
Rena terlihat berjalan tergesa saat melihat Oriel memasuki areal kampus,.
"Riel,, tunggu" teriak Rena
Langkah Oriel terhenti mendengar teriakan Rena.
"Iya Ren,, ada apa??"
"Gak apa koq..ehh kita ngobrol yukk"
"Sambil nunggu Abe dan Alya datang"
"Boleh,,dimana??"
"Disitu aja dibangku taman" kata Rena
Rena pun berjalan pelan menjajari Oriel,, lalu duduk bersama di sana
"Emang nya mau ngobrolin apa Ren?"
"Obrolan santai aja,, habis sejak elo dekat sama Zaki,, loe jadi jarang cerita2 ke kita"
"Hemmm itu cuma perasaan loe aja kali Ren,, gue gak ngerasa gitu koq,,kalo sama Zaki itu karena kebetulan aja karena dia yang ada dekat gue waktu itu"
"Tapi jika menurut terawangan gue,, seperti ada sesuatu dari kedekatan kalian"
"Ishhh loe Ren udah kaya peramal aja dehh..pake ilmu terawangan segala" canda Oriel seraya tertawa.
"Begitulah yang gue rasa Riel..jika pun semua itu benar,, gue gak setuju jika ada something special di antara kalian."
"Lohh,, emang alasannya apa Ren?? Jadi elo berpikiran seperti itu?"
"Karena Zaki itu tak pantas buat elo Riel,, Zaki itu hanya memanfaatkan loe saja demi meraih keuntungan pribadi"
"Masa sihh??tapi selama ini dia gak menunjukan gelagat itu koq Ren"
"Oriel..Oriel elo tu terlalu baik dan naif, mana ada maling yang ngaku coba"
__ADS_1
Oriel terdiam mendengar penuturan Rena barusan.
Sesaat kemudian mereka d kejutkan oleh kedua sahabatnya Abel dan Alya yang baru tiba disana.
"Eh kalian udah pada disini tohh?" Kata Alya
" Lagi ngobrolin apa sehh koq ciyus gitu" tanya Abel.
" ahh gakk ada yang serius koq,,ya kan Riel?"
"Iya cuma ngobrol santai aja"
" Oh iya Riel apa sudah ada pendonor buat elo?" Tanya Abel.
"Belum ada Bel,, ppah sama mmah juga selalu memberitahu rekan bisnisnya kalo - kalo ada yang bersedia mendonorkan matanya, tapi sejauh ini hasilnya masih sama"
"Yang sabar ya Riel,, semua akan indah pada waktunya" kata Abel bijak.
"mksih Bel,, gue selalu sabar koq"
Mereka bertiga lalu memeluk Oriel bergantian.
Kelas di mulai mereka berempat beranjak dari taman itu.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Kelas usai,,Oriel berjalan pelan menuju taman belakang sekolah,, duduk termenung sendirian di taman belakang kampus tempat favoritenya..
Berbagai pertanyaan muncul dibenakknya teringat perkataan Rena tadi tentang Zaki.
"Apa benar Zaki begitu? Dekat dengannya hanya demi kekayaan?!"
Oriel bertanya dengan hati kecilnya.
Ketika sedang asik melamun dia dikejutkan oleh seseorang yang menyentuh bahunya.
__ADS_1
"Sayang koq melamun?? Mikirin aku ya??" Goda Zaki.
"Apa sihh beibz,,,jangan ge-er dehh"
"Teruss?? Kali bukan mikirin aku lalu mikirin apa coba??"
"Mikirin kapan Oriel bisa melihat lagi"
"Jangan dipikirin,,jalani dengan ikhlas ujian ini,,dibalik itu semua akan ada hikmah yang indah menanti"
"Bukan masalah ikhlas, gak ikhlas koq beibz,,hanya saja sedikit pesimis karena saat ini msih belum ada orang yang mendonorkan matanya"
"Entah sampai kapan seperti ini"
"Sayang dengar kata - kataku,, jangan putus asa,,tetaplah semangat,aku yakin kamu kuat dan kamu bisa,,bisa melewatinya dengan ketegaran"
Oriel tertunduk sedih,,Zaki berusaha menghiburnya dengan lelucon - lelucon konyolnya yang membuat Oriel sedikit menyunggingkan senyum.
"Nahh gitu dong kan cantikk"
"Janji ya gak nangis lagi"
"Iya"
"Beneran ya, janji"
"Iya Janji"
Zaki tersenyum senang,, Oriel telah berjanji padanya tidak akan sedih lagi
Oriel kembali teringat pada kata2 Rena tentang Zaki,,beberapa hari yang lalu,,namun Oriel tidak mengambil perkataan Rena seratus persen,, hanya sebagai angin lalu saja,, karena Oriel merasa perkataan Rena tentang Zaki tak sesuai fakta yang terlihat pada diri Zaki,,Oriel merasa Zaki benar-benar tulus padanya.
Oriel lebih mempercayai Zaki ketimbang Rena,,meski begitu Oriel tetap berpikir positif pada Rena, mungkin dia begitu karena rasa sayangnya sebagai sahabat dan menginginkan yang terbaik untuknya.
Dan Oriel lebih memilih mendiamkan hubungan specialnya dengan Zaki dari ketiga sahabatnya,, apalagi setelah mendengar perkataan Rena
itu,, Oriel lebih menjaga lagi rahasia cintanya.
__ADS_1
Dia ingin diantara Zaki dan ketiga sahabatnya tak terjadi salah paham,,yang akan membuat renggang hubungan Oriel dengan salah satunya nanti.
Karena ketiga sahabatnya dan Zaki adalah orang - orang yang disayanginya dan menyayanginya itu,,Oriel lebih menjaga lagi rahasia cintanya.