
Keesokan harinya..Oriel bangun pagi2 sekali..
Dia begitu antusias dengan event hari ini..bagaimana tidak pertandingan kejurda motorsport untuk formasi dragrace akan segera diikutinya.
Setelah menyiapkan wearpack yang akan dipakainya,,dia lalu mencek kelengkapan lainnya seperti helmet dan juga sarung tangan khusus racer yang memang tersedia satu set dengan wearpacknya.
Oriel pun terlihat menuruni lantai dua rumahnya menuju garasi tempat dimana "BlackPink" berada.
Di lepasnya body cover yang menyelimuti "BlackPink" itu,, kemudian kembali mencek kelengkapannya.
Tak berapa lama kembali terdengar raungan keras "Blackpink" dari arah garasi,, yang sengaja Oriel geber gassnya,, tanda mesin di panaskan.
Terang aja ketiga sahabatnya yang sedari tadi tengah bercanda di ruang tengah,, yang sengaja datang pagi - pagi untuk turut serta ke circuit sebagai "pemandu sorak" nya Oriel terkejut dibuatnya,,dan mereka segera berlarian ke arah garasi..
Kembali mereka terkjut untuk yang kedua kalinya saat melihat "Blacky" yang garang berubah menjadi BlackPink yang cantik tapi sangar.
"So Whaatt????😲😲 Ini Blacky ya Riel??!!" Tanya Abel.
"Yoa flend 😉...end Now.. namanya udah ganti bukan "Blacky" lagi tapi "BlackPink"
"Kereeennn Riel cucok Em.. sama namanya.."kata Rena
"It's nice a car..Sesuai sama yang punya..Nice end beutyfull" kata Alya
"Biar punya ciri khas ajaa koq,,sama racernya yang seorang cewek kataku lagi.
Satu kata Riel Amazze....kata mereka bertiga..
Aku hanya bisa tersenyum happy karenanya.
Tak lama berselang,,ponselku berdering,, telpon dari Ka Satria yang menyuruhku segera ke circuit karena satu jam lagi pertandingan akan segera dimulai.
Sesaat setelah telepon berakhir aku segera bersiap otw dengan sebelumnya mengeluarkan "BlackPink" dari sarangnya yang sudah siap tempur lebih dulu.
Ku pasang Wearpackku kemudian duduk dibelakang setir,,perlahan ku susuri areal pekarangan rumahku yang luas,,setop di depan pagar tinggi yang terbuka sendiri karena tombol otomatisnya baru saja di pencet oleh Mas Tri security yang setiap hari berjaga di pos depan rumahku bersama temannya Mas Dody.
"Pagi Mas Try..Mas Dody,,,nitip home ya..Oriel mau pergi dulu.."sapaku
"Pagi juga Non Oriel"..Mobil sportnya keren kata keduanya..
"Mau tanding lagi ya non??" Mas Tri bertanya.
"Yoa Mas..doain ya menang"
"Pasti Non kata mereka..
"Pergi dulu ya.."
"Siiepp...Be Carefull Non kata mas Dody sokk - sokkan pake bahasa Inggris
Tertawa aku dibuatnya😄😄
__ADS_1
Kemudian BalckPink ku lajukan menuju circuit Mandala,,di iringi Si Yellow dibelakangnya yang membawa ketiga sahabatku dengan Abel sebagai drivernya.
Terlihat beberapa pasangan mata pengendara lain memandang takjub ke arah "BlackPink" kepunyaanku,,pandangan kagum terlihat dari mereka saat "BlackPink" harus berhenti saat lampu lalu lintas berwarna merah menyala..beberapa pengendara motor yang berada di dekat my car nampak celingukan ke arah kaca samping dari arah kiri dan kananku,,mencoba mencari tahu siapa pengendaranya.
Aku hanya bisa tersenyum menikmati pemandangan itu.
30 menit meluncur pasti di jalan raya,,aku pun sampai di circuit diikuti oleh Si Yellow bersama ketiga sahabatku di dalamnya.
Lagi2 tatapan takjub terlihat dari penonton yang memenuhi stadion sekitar circuit itu,,juga dari racer lain saat BalckPink dan Yellow menuju ke arah Paddock untuk my team.
Sesampainya di Paddock,,kembali keterkejutan dari my team yang melihat perubahan besar dari "Balcky" menjadi "BalckPink"
"Waoww...Amazze!!!!" Ka Satria terlonjak kaget melihat perubahan itu.
Aku keluar dari dalamnya,,
Seraya berseru..
"Suppriiiiseeeee!!!!!" 🤗🤗Tak lupa senyum kebanggaan tersemat dibibirku.
"Ini dia baru Oriel bangett",, cocok smaa drivernya yang cewekk",lebih berkarakter" kata Om Reza Leader my team berujar
"Ini baru Oriel!!!! Hidup Oriel..kata Mas Bian salah satu mekanik,,asisten ka Satria.
My team yang lain juga menyambut dengan gembira kedatangan BlackPink hasil modifikasi baru ku pada Blacky.
Mekanik for my team dg nama Motomobi Racing Team ,,nampak sibuk mengecek semua kelengkapan my car,,mulai dari kondisi mesin,,gass,,rem dan tekanan ban..tak ada yang luput dari pengecekan.
Setelah semua dirasa perfect,,aku bersiap memasang helmt,,tertera nama dan no pada my car Oriel21 di pintu dan kap depannya..hal yang buat ku bangga.
"Hallo Ppah"
"Iya honey,, ada apa nakk??"
"Oriel baik - baik aja kan??"
"Baik koq pahh,,Oriel cuma mau minta doa dari ppah dan mmah biar Oriel bisa berhasil memenangkan pertandingan hari ini"
"Emangnya Oriel ikut pertandingan apa nakk?"
Dengan jantung yang deg..deg kan Oriel berkata,, "Racing Pahh"
"Whhaaaaattt??!! Raciiing???!!!
"Oriiiieeeeellllllllll!!!!!! Kamu tu ya.."
Gakk boleh!!! Pokoknya ppah sama mmah gak ngizinkan!!!"
"Tapi pahh,,Oriel udah mau perfom nehh..sbntr lagi masuk lintasan"
"Benar2 ya kamu Oriel!!"
__ADS_1
"I'm so sorry pahh,, udah terlanjur juga"
Pokoknya ppah sama mmah gak perlu cemas,,cukup doain Oriel ajaa,,Okey??"
Udah dulu ya Pahh,,bye ppah..salam buat mmah..
Di seberang sana sang ppah benar2 gakk bisa bicara lagi setelah mendengar penuturan Oriel barusan.
Telpon Oriel akhiri setelah mendengar informasi dari panitia jika para racer diharap memasuki lintasan dan mengambil posisi start.
Setelah my team memasukan 2 ban cadangan ke bagasi,,kami semua yang ada di my paddock berdoa,,agar diberi kelancaran dan kemenangan.
Gass dari BlackPink di geberr,,bunyi raungan dan deru mesin beradu di setiap Paddock tanda lomba akan segera dimulai.
Satu demi satu para racer membawa mobil balapnya menuju lintasan tak terkecuali "BlackPink" nya Oriel21.
Racer demi racer di adu performanya di lintasan balap,,untuk formasi dragrace..setelah menunggu,,akhirnya tiba juga giliranku.
Aku dipasangkan dengan Bimo dari Finsenta Racing Team..
Tak berapa lama kami menerima aba-aba berupa lampu,, tanda start akan di mulai,sesaat terlihat lampu start warna hijau menyala aku dan Bimo nampak kemudian memacu mobil yang kami kendarai.
Dibelakang setir aku nampak bersemangat memforsir gass dari my car,,agar bisa segera sampai lebih dulu digaris finish.
Ku pacu BlackPink ku dengan kecepatan maksimal kurang dari 569 kilometer perjam dengan lintasan balap sepanjang 402 meter.
Karena performa mesinku memang handal,,mudah bagiku untuk mencapai garis finish dan sudah pasti Bimo dari Finsenta Racing Team itu bisa ku dahului.
Aku berhasil menjadi winner setelah uji tanding dengan racer lainnya yang dengan speed tercepat dalam catatan waktunya.
Senyum kemenangan tersungging di wajahku,,ditingkahi sorak sorai dari my team dan juga ketiga sahabatku.
Terdengar MC dari acara itu berkata.. "The Winner is Oriel for Motomobi Racing Team"
Applouze meriah untuk Oriel..dan dpersilahkan menuju podium untuk menerima throphy dan uang tunai.
Wajah ceria ku seolah menggambarkan rasa bahagia karena telah berhasil membawa pulang thropy juga uang tunai 100 juta..sedang Denny harus puas berada di posisi kedua dan posisi ketiga di tempati oleh Daffa peserta dari kalbar.
Sementara Erik di posisi ke 4,, terang saja dia menggerutu gak jelas karena hanya bisa berada di posisi yang tak pernah diharapkannya sedikit pun.
Setelah acara serah terima hadiah dan penghargaan semua peserta racing kembali ke paddock masing - masing,, aku pun membawa BlackPink ku menuju paddock,,sambutan dan applouze meriah lagi-lagi ku terima dari my team juga ketiga sahabatku yang sudah menunggu ku.
Abel,,Rena dan Alya memelukku dan memberiku ucapan selamat atas kemenangan yang berhasil kuraih.
Ucapan yang sama juga terlontar dari leader teamku Om Reza,,dan bukan hanya itu Om Reza juga memberiku hadiah uang sebesar 30 juta sebagai ucapan terimaksih darinya karena telah berhasil membawa nama baik team yang dibawahinya.
Sepulang dari circuit aku ajak teamku dan ketiga sahabatku untuk makan2 bersama di resto tentu saja aku yang traktir dari uang hasil kemenangan tadi.
Namun di tempat lain ada seseorang yang tak ku sadari tengah ikut berbahagia mendengar kemenanganku hari ini dari tayangan televisi yang sedang di tontonnya sore ini..dialah Zaki.
Ahh Oriel..kamu benar - benar cewek yang luar biasa,,bertambah besar kekagumanku padamu" batin Zaki.
__ADS_1
Mungkin aku hanya bisa mengagumi mu dalam diam,, karena aku menyadari siapa diriku.
Entah sampai kapan aku bisa terus menyimpan rasa ini..kata Zaki lirih seraya mengusap mukanya.