"Ketika Cinta Bicara"

"Ketika Cinta Bicara"
EPISODE 25


__ADS_3

 Sekembalinya ppah dan Ka Raihan ke Malaysia,,rumah kembali sepi..karena hanya ada mmah dan aku disini..


Sementara kekasihku dokter Deny juga sedang keluar kota beberapa hari mengikuti seminar kesehatan,,namun katanya hari ini dia sudah bisa pulang.


Jadi gakk sabar pengen ketemu.


Dan benar saja,,notif wa ponselku berbunyi tanda chat masuk


Ku lihat layar ponselku untuk memastikan chat dari siapa ternyata tertera tulisan "My Deny"


Ku baca pesan wa darinya..


"Sayang..hari ini aku pulang"


"Really ??"


"Of course honey"


Bagaimana kalo nanti malam kita dinner romantic di resto dekat persimpangan jalan,,resto Malibu.


"Whatt?? Malibu resto ????"


"Iya sayang,,kenapa??"


"Gak pa-pa koq"


"Kamu kaget,, aku ajakin makan di resto elite itu,,resto high class,, wajar sihh sayang kamu kaget aku ajakin kesana,,coz hanya orang-orang kaya yang sering terlihat makan disitu,,selain tempatnya nice,,makanannya bonafid,,juga aksitektur dan dekorasi di dalamnya yang oke punya."


Oriel tersenyum saat membaca chat orang terkasihnya yang memuji resto milik ppahnya itu,,Dokter Deny belum tau jika Malibu resto itu milik ppahnya,,yang Oriel sendiri menata ruang dan mendekorasinya bagian dalamnya.


"Okkey,,kapan Oriel dijemput buat dinner disana??"


"Jam 8 malam dehh,,kamu dandan yang cantikk ya,,kan makan malam romantis"


"Itu mahh Gampang atuh"


Sampai ketemu nanti malam sayang..


Love u mmuaachh😘


"Okkey beibz..love u too...emmuaachh"😘


Chatt aku dan Dokter Deny ku akhiri lalu segera menuju lemari,,memilih beberpa gaun yang terpajang disana,,untuk ku kenakan di acara dinner nanti malam,,pilihanku jatuh pada sebuah gaun siffon warna peach dengan tas dan heels warna senada.


Aku mematut diri depan cermin,membayangakan penampilanku nanti..aku jadi senyum-senyum sendiri.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


     Jam di dinding kamarku menunjukan pukul setengah delapan malam,,aku segera bersiap..


Ku kenakan gaun ku,,lalu ku poles wajahku dengan make up natural,


Karena polesan make up itu memberi kesan berbeda pada wajahku malam ini,,lebih ceria dan cantik ditambah sentuhan lipstik nude pada bibirku membuat tampilanku menjadi perfect.


15 menit kemudian aku sudah siap tinggal menunggu dokter Deny menjemputku.


Benar saja tepat jam 8 malam,terdengar bel rumahku berbunyi,,ka Raihan yang kebetulan berada di ruang tengah segera membuka kan pintu.


Cowok handsome ketemu cowok handsome,keduanya saling bertatapan,,Raihan nampak meneliti penampilan dokter Raihan dari ujung kaki hingga ujung rambut,,Dokter Deny menatap tajam pada ka Raihan,,terselip pertanyaan dibenaknya,, "Siapa sebenarnya cowok ini??" Sedangkan yang dia tau Oriel anak tunggal"


Kehadiran Raihan benar-benar menghadirkan kecurigaan dihatinya.


Ingin bertanya "siapa dia" namun sungkan.


Sampai Raihan buka suara barulah terjadi interaksi dalam obroaln di antara mereka berdua.


"Maaf..cari siapa ya??"


"Orielnya ada??"


"Kamu siapanya??"tanya Ka Raihan


"Teman dekatnya"


"Kalo kamu siapanya??" Dokter Deny menyelidik.


Belum sempat ka Raihan menjawab,,mamah yang melihat dokter Deny segera menghampiri.


"Wahh ada dokter Deny,,silahkan masuk dokter"


"Iya tante,,ada apa dokter,tumben malam-malam kesini??"


"Mau ketemu Oriel tante,,sekalian mau minta izin ajak Oriel dinner"


Seketika hadir pertanyaan dibenak mamah,,sepertinya Oriel dan dokter deny sedang dekat,,dan jika itu benar aku mendukug sekali Oriel dengannya..batin mmah


"Tante..boleh gak saya ajak Oriel keluar malam ini??"


"Ohh tentu saja boleh dokter"


"Maaf tante..panggil Deny saja",biar lebih akrab.


"Baiklah..tunggu sebentar ya mmah panggilkan Oriel.."


"Tak perlu mahh..Oriel sudah disini"


Tante Maya dan Ka Raihan juga dokter Deny nampak takjub melihat penampilan Oriel yang berbeda malam ini,,dia terlihat sangat cantikk dengan gaunnya itu,,juga riasan yang terlihat di wajahnya menambah sempurna penampilannya.


Oriel tersenyum ke arah dokter Deny yang dibalas dengan senyum manis dan tatap penuh cinta darinya.


"Mahh Oriel pergi dulu ya..kalo nanti ppah datang trus cari Oriel bilangin ke ppah Oriel jalan sama dokter Deny."


"Iya sayang,, nanti mamah bilangin,,jangan terlalu larut pulangnya ya"


"Okkey mahh"


"Tante..kami pergi dulu"


"Iya nakk,,hati-hati di jalan"


"Dahh mmah..dahh ka Ray.."


Daaahhh..kata mamah


"Ingatt!! Pulang jangan larut kata Ka Raihan dengan ketegasannya.


Kembali hadir tanya dibenak dokter Deny saat Oriel memanggilnya kaka..apa benar cowok itu kakaknya,,padahal yang dia tau Oriel  putri tunggal pak Bagas.


Saat di mobil dalam perjalanan menuju Malibu resto,, dokter Raihan menanyakan tentang Raihan..


"Sayang..cowok yang tadi dirumahmu itu siapa??"


"Emang kenapa??"cemburuuu???"


"Gak nanya ajaa,,siapa yang cemburu..gak koq,,hanya sedikit curiga di awal ketemu,,namun saat tadi kamu panggil kaka ke dia aku sedikit tenang,,namun masih bertanya "siapa dia" koq kamu panggil kakak,,apa dia kakak kamu??kan yang aku tau kamu anak tunggal."


"Hemmm..namanya Raihan,,dia kakak aku yang baru ditemukan ppah setelah lama mencarinya karena  terpisah disebabkan faktor keadaan.


Ka Raihan itu putra ppah dari pernikahan dengan istri pertamanya dulu namun sekarang sudah meninggal karena kecelakaan."


Jadilah sekarang ka Raihan tinggal bersama kami,,dan Oriel jadi punya kakak laki-laki"🤗🤗


"Ohh begitu,,jadi dia kakak kamu tohh"

__ADS_1


"Iyaa sayang,,itu artinya mulai sekarang buang jauh-jauh kecurigaanmu itu"


"Heemmm kamu ini ya..wajar lah aku curiga,,kan sebelumnya yang aku tau kamu anak tunggal"


"Iyaa deh..ya udah sekarang senyum dong,,dari tadi mukanya tegang amat"


Dokter deny tersenyum manis..


"Nahh gitu dong,kan handsome."


"Sayang..kamu benar-benar cantikk,,aku jadi gak sabar"


"Gak sabar apa nehh beibz"


"Buat ngelamar kamu jadi istriku"


"Whaatt??"


"Bagaimana kalau sepulang dari dinner aku melamarmu??"


"Sayang..apa gak kecepetan kita married?"


"Ya nggak lah,,,kamu kan bukan abg lagi,,sudah dewasa"


"Lalu kuliahku gimana??" Kan masih dua tahun lagi baru lulus,,dan aku gak mau ngelangkahin ka Raihan..yang ku mau ka Raihan dulu yang married baru Oriel"


"Kalau masalah kuliah itu bukan masalah besar..kan kuliah setelah menikah kan bisa,,tohh cuma menunggu dua tahun saja dari kelulusan,,kita bisa menunda dulu punya anak selama itu."


"Cobalah dibicarkan sama ppah dan mmah kamu nantinya."


"Bagaimana kalo kita tunangan dulu ajaa??"kata Oriel.


"Gakk ahh aku takut gak bisa nahan diri nantinya jika sama kamu,,takut ngelakuin dosa, mending langsung menikah,kan lebih jelas"


"Izinkan aku melamarmu malam ini di depan orang tuamu"


"Kamu yakiin??"


"Yakinlah..kalau nggak ngapain aku ngomong gini ke kamu"


"Aku ingin tau dan liat sendiri bagaimana tanggapan orang tua mu dengan tindakan ku yang melamarmu nanti,,dari sana kita akan tau tanggapan mereka tentang hubungan kita,,apa mereka setuju atau tidak."


"Baiklah,,aku supprot kamu..semoga kamu masih bisa ngomong lancar nanti di depan mereka"


"Nantangin nehh??"


"Buktikan saja nanti ya"😄😄


"Okkey..siapa takut"


20 menit di perjalanan,,kami sampai di depan Malibu resto.


Dengan menggandeng tanganku,dokter Deny melangkah memasuki resto itu.


Semua tatap mata waiter dan waitress di sana tertuju padaku, apalagi manager Ferdy dia nampak terkejut melihat kedatanganku anak dari owner resto ini.


Salam hormat mereka haturkan padaku,,manager Ferdi segera menghampiri meja ku yang sudah di booking oleh Dokter Deny sehari sebelumnya.


"Selamat malam Nona Oriel.."sapa Manager Ferdy


"Anda dan rekan mau pesan apa??"


Silahakn dilihat menu special kami,,seraya membukakan buku daftar menu yang ada di meja.


Beberapa waitres datang menghampiri meja kami atas perintah manager Ferdi.


"Kamu mau makan apa sayang??"kata Dokter Deny


"Sup udang dan steak,,plus jus jeruk 2"


"Baik tuan,,segera kami antarkan" kata salah satu waitress.


Semua makanan terhidang di atas meja yang telah di set ala romantic dinner dengan pencahayaan sedikit temaram hanya dengan lilin kecil dibagian tengahnya.


Oriel dan dokter Deny nampak menikmatinya,,semua karyawan resto dan manager Ferdi sedari tadi tak lepas menatap ke arah meja mereka,,menyaksikan kemesraan owner resto ini dinner.


"Beruntung banget ya cowok itu bisa  deket sama nona Oriel" kata salah satu waitres


"Tapi kayanya tu cowok juga bukan orang sembarangan,,setahu ku sih tu cowok profesinya dokter,, kalau gak salah namanya Deny,,aku pernah melihatnya di rumah sakit sewaktu mengantar nenek operasi katarak sebulan yang lalu" kata salah satunya lagi.


"Mereka benar-benar serasi ya" kata seorang yang baru datang dari kitchen room.


Satu jam dinner di resto miliknya,, mereka lalu beranjak dari sana,,Dokter Deny akan mengantar Oriel pulang.


Saat akan pulang semua waitres mendekat dan merubung ke arahnya,,tak berapa lama manager Ferdi menghampiri dan berkata..


"Terimakasih nona Oriel dan tuan,,sudah berkenan mampir di resto kami,,semoga pelayanan kami memuaskan anda.


"Sama-sama"


Dokter Deny sampai bingung melihatnya ketika mereka semua mengantarkan kepergian Oriel dan dokter Deny ke depan resto..


Dan baru kembali sesaat mobil yang dikendarai dokter Deny bergerak meninggalkan halaman parkir resto tersebut.


Dalam mobil saat menuju rumah...


Dokter Deny bertanya pada Oriel koq bisa mereka di resto mengenal Oriel.


"Sayang..aku heran koq mereka bisa begitu mengenalmu,,pake nganterin sampai depan resto segala lagi,,kamu sering makan disana ya sayang??"


"Nggak juga koq sayang,,paling sesekali kalau lagi pengen"


"Tapi koq bisa kaya tadi ya.."


Oriel hanya tersenyum simpul mendengar perkataan kekasihnya itu.


"Kamu jadi mau ngomong masalah tadi ke ppah??"


"Ya jadi lah sayang,,sesampainya kita nanti aku akan langsung bilang"


"Yakin berani??"


"Ya berani lah"


"Kamu liat ajaa ntar"


Setengah jam kemudian kami sampai di halaman depan rumahku.


Dokter Deny melangkah mengikuti ku.


Mamah yang membukakan pintu saat   bel ku bunyikan.


"Ehh kalian ternyata,,ayo masuk" kata mmah


Dokter Deny mengantarku sampai ruang tamu,, mamah mempersilahakn duduk.


Tak berapa lama ppah bergabung


"Lohh ada dokter Deny tohh,udah lama??"


"Barusan koq Om"


"Gimana tadi dinnernya??"

__ADS_1


"Alhmdulilah lancar tante,,pelayananya memuaskan,,masakannya juga enak"


"Emang di resto mana dinnernya,,siapa tau kapan-kapan kita bisa kesana juga" kata mmah


"Malibu resto tante"


"Apaa??di Malibu?? Kata ppah sedikit terkejut.


"Bayarr??" Kata ppah muncul keanehan pada wajahnya yang membuat Oriel tak bisa menahan tawa.


"Ya bayar lah Om"


"Om kira digratisin sama Oriel"


Kembali Oriel cekikian dibuatnya sesaat setelah mendengar jawaban dokter Deny.


"Emang Oriel gak bilang ke kamu sebelumnya" kata Ppah


"Bilang apa Om??"


"Oriel kamu nakal ya..kata ppah"


Kembali Oriel tertawa,,dan sekarang bukan hanya Oriel yang ketawa tapi mmah juga,semakin bingung dokter Deny dibuatnya.


"Ada apa ya Om??"


"Resto Malibu itu salah satu aset yang Om miliki"


"Jadii..resto Malibu itu kepunyaan Om?"


Ppah mengangguk pelan


"Orieelll kenapa gak bilang dari awal" kata Dokter Deny.


"Kalo Oriel bilang gak akan jadi suprise lagi nantinya"


"Pantesan perlakuan mereka yang ada disana special banget,ownernya sendiri yang dinner" kata Dokter Deny.


"Gimana jadi ngomongin yang tadi kita bahas??"


"Jadi dong"


"Om..tante..ada hal penting yang mau saya bicarkan pada Om dan tante"


"Tentang apa itu"nakk Deny kata mmah


"Saya punya niat untuk menjadikan hubungan kedekatan saya dan Oriel menjadi lebih serius,,dalam kesempatan ini saya sekalian ingin melamar Oriel menjadi istri saya"


"Melamarr?? Emang kalian sudah seberapa dekat??" Kata ppah


"Belum terlalu lama sih Om,,baru empat bulan ini,tapi saya sudah merasa cocok dengan Oriel,,sehingga saya tak ragu melamarnya"


"Tapi Oriel masih kuliah nakk Deny,,.masih 2 tahun lagi baru lulus" kata mmah


"Orang yang menikah masih boleh kuliah koq tante,,saya juga ingin Oriel bisa lulus kuliahnya"


"Bagaimana Om tante atas pernyataan saya yang mengkhitbah Oriel,,Oriel sih ada menyarankan untk tunangan dulu,,tapi saya gak mau tante, takut kami khilaf,, yang bisa menjerumuskan kami dalam dosa"


"Mmah sih setuju aja dengan hubungan kalian juga niat baik nakk Deny untuk menikahi Oriel."


"Ppah juga setuju aja,,tapi akan melangkahi kakak kamu Riel nantinya"


"Coba panggil dulu kakak mu Riel,,biar kita tanyakan langsung padanya.."kata Ppah


Oriel lalu melangkah menuju kamar Raihan di lantai atas.


Tak berapa lama kedua kakak beradik itu turun.


"Iya pahh ada apa,,kata dik Oriel ppah memanggil Ray"


"Ini nakk, dokter Deny akan mengkhitabah adik kamu,,apa kamu setuju,,jika Oriel mendahului kamu menikah??"


"Tak apa koq yahh,,jodoh kan ditangan Tuhan,,So gak jadi masalah jika duluan Oriel yang menikah."


"Jagain adik ku ya,,jangan sekali-kali buatnya menangis,,kalau tidak kamu akan berhadapn dengan ku."


Wejangan dari kakak tersayang.


"Tak mungkin saya membuatnya berairmata,,justru saya ingin membahagiakannya,untuk itulah saya menikahinya."


"Buktikan saja kata-katanya" kata Raihan lagi.


"Mungkin dalam minggu ini saya akan membawa orang tua saya kemari untuk melamar secara resmi Oriel Om..tante..ka Ray"


"Baiklah,,nanti beritahukan kami jika mau biar kita siapkan segala sesuatunya" kata mmah.


"Iya tante..saya permisi pulang,,sudah malam,besok saya kembali dinas di RS."


"Iya silahkan nakk Deny kata ppah dan mmah.


Kami semua mengantarkan sampai depan pintu.


"Assalamualaikum" katanya


Yang dijawab "waalaikum salam" oleh kami semua


Dokter Deny kemudian berlalu,,mobilnya bergerak pelan semakin lama hilang dari pandangan.


   Seminggu kemudian..


 Terlihat kesibukan di kediaman Bagas Suryadi Ningrat..


Hari ini akan diadakan acara lamaran dan serah terima hantaran dari keluarga Dokter Deny ke keluarga Oriel.


Dimana dalam acara ini sudah di putuskan jika diberikan mahar kepada Oriel uang tunai sebesar 100 juta plus satu set perhiasan emas seberat 50gr,,dan seperangkat alat sholat.


Nampak hantaran yang begitu banyak dibawakan oleh pihak keluarga Dokter Deny untuk Oriel.


Ada 20 box hantaran berisi segala barang-barang kebutuhan Oriel,yang terpajang di atas meja yang telah di sediakan.


Oriel terlihat sangat cantik dengan gaun panjangnya yang berbahan brokat plus hijab senada yang menutupi rambutnya.


Semua yang melihat nampak takjub dibuatnya, aura kecantikannya sangat terlihat.


Dalam kesempatan ini juga pak Bagas memperkenalkan Raihan sebagai putranya.


Semua terlihat bahagia.


Acara berjalan khidmat hingga akhir,tak lupa untaian doa dihaturkan oleh seluruh keluarga kedua calon mempelai untuk kebahagiaan hidup mereka berdua kelak menuju mahligai rumah tangga.


                    


                        END


Terimakasih buat para readers..🙏🙏


Readers yang baik tentu saja akan meninggalkan jejak like dan comen pada karya yang telah di bacanya.


"Salam manies dari DianadieNcess


Untuk kalian pecinta karyaku..😍😘


Support kalian semangat buatku berkarya😉

__ADS_1


__ADS_2