
ย ย Setelah makan malam bersmaa papah dan mmahnya,,Oriel segera ke kamarnya,,lalu meminum obatnya.
Kemudian berbaring di atas tempat tidurnya,,menatap layar ponselnya,,begitu banyak chat wa masuk dari teman - temannya..namun tak ada yang menarik perhatiannya.
Tiba - tiba dia teringat pada Dokter Deny..kan dia belum shay hay dengannya via wa..dia pun berinisiatif menghubunginya.
"Malam Dokter"
"Ini Oriel..di save ya no nya"
Terlihat contreng biru dari chat yang tadi ku kirim tanda pesan sudah dibaca olehnya.
"Malam juga Oriel",, sudah disave koq nomernya"
"Syukur dehh"
"Oriel ganggu ya??"
"Sama sekali nggak,, malahan senang"
"Gak di marahin istri nanti,,ketahuan chattingan sama cewek lain,, berabe lohh ??"
"Masih Single en jomblo Oriel..so gak bakalan kena marah"
"Ciyyee promosi"๐๐
"Bukan promosii tapi fakta"๐๐
"Maaf Dokk,, bukan bermaksud lancang Oriel ngomong gini,,cuma kebiasaan smaa teman"
"Nggak papa,, justru lebih asik yang kaya gini,, lebih rileks"
Mulai sekarang kita sebagai teman,,bukan lagi antara Dokter dan pasiennya"
"Bagaimana Okkey gakk usul ku??"
"Okkey siapa takut" balas Oriel.
Sejak saat itu Dokter Deny dan Orielย gak canggung lagi jika bicara nonformal,,biar semua terasa lebih santai.
ย ย Semakin hari semakin dekat Oriel dengan dokter Deny..
Setiap malam sebelum tidur Dokter Deny tak pernah absent chattingan dengan Oriel.
Dokter Deny selalu mengingatkan Oriel untuk minum obat tepat waktu,juga rutin memberi obat tetes mata pada kedua matanya.
Keduanya sekarang menjadi terbiasa saling mengingatkan dalam keseharian mereka.
Hingga tak terasa kedekatan mereka sudah memasuki bulan ke empat..
Dokter Deny sebenarnya ingin sekali mengutarakan keinginannya namun dia selalu mengurungkan niatnya,,mengingat Oriel baru saja kehilangan seseorang yang berarti dihidupnya,,rasanya kurang etis saja jika harus tergesa - gesa mengatakan hal itu padanya.
Dokter Deny memilih menyimpan perasaannya untuk saat ini menunggu saat yang tepat akan lebih baik menurutnya.
Pedekate dulu ajaa pikirnya,,agar bisa lebih saling mengenal.
__ADS_1
โโโโโโโโโโโโโโโโ
ย ย ย Beberapa hari ini ppah terlihat sangat sibuk dengan ponsel dan laptopnya,,,telpon sana,,telpon sini,trsnfer file dan lainnya yang berhubungan dengan project yang sedang ditanganinya saat ini.
Nampaknya ada sedikit masalah di perusahaan yang dpimpinnya di negeri Jiran itu,,karena berkali - kali asisten pribadiny Raihan menelponnya.
"Baiklah Raihan besok pagi saya akan kesana" kata papah salah satu kalimat yang sempat ku dengar saat aku baru saja pulang kuliah,,ketika ppah sedang duduk bersandar di sofa ruang tamu dengan telponnya.
Sore ini di teras belakang rumah kami ngeteh bareng,ppah mengatakan jika besok pagi dia harus berangkat ke Malaysia,ada sedikit masalah pada perusahaan yang di tanganinya saat ini.
Mamah mengizinkan saja papah berangkat, sementara mmah tetap bersama Oriel.
ย ย ย ย Keesokan paginya papah tengah bersiap ke bandara..dengan membawa sebuah koper kecil ditangannya ppah memasuki mobilnya, aku dan mmah juga turut serta mengantarkan kesana.
Sesampainya di bandara lagi - lagi ppah menerima telpon dari Raihan,,untuk meminta ppah segera datang,,karena kondisi benar-benar urgent.
"Kamu handle dulu,,saya sudah dibandara sebentar lagi pesawat take off dan beberapa jam lagi saya tiba disana"
Terdengar suara ppah ketika sedang bicara dengan asistennya itu.
"Mahh..Oriel ppah pergi dulu ya..kalian jaga diri baik-baik"
Seraya mencium kening mmah dan aku.
"Iya pahh,,kalo sudah sampai sgera hubungi" kata mmah dan aku.
Ppah telah berada di dalam pesawat,,duduk dibangkunya dengan siftbelt yang terpasang..pesawat lepas landas dan terbang menuju negeri seberang.
Aku dan mamah pun pulang..
Ku jeda pembicaraanku dengannya saat ku lihat siapa sang penelpon,,ternyata ppah.
Tak berapa lama,,telponkuย berdering lagi,,telpon dari papah kembali masuk..
"Hallo nakk"
"Hallo pahh"
"Ppah sudah sampai,,bilang sama mmah ya,, ppah gak bisa bilang langsung ke mamah,,soalnya ppah akan mengadakan pertemuan dengan rekan kerja terkait bisnis"
"Baik pahh,,nanti Oriel bilangin ke mamah"
"Makasih sayang,,doain ppah ya"
"Selalu pahh"
"Love you honey"๐๐
"Love you to ppah"๐๐
Setelah dari bandara Pak Bagas Suryadi Ningrat langsung menuju perusahaannya,,sesuai dengan janjinya pada Raihan tadi.
Setibanya di negeri Jiran,,dia lalu mengadakan pertemuan berdua dengan Raihan di sebuah resto,selainย lapar juga untuk menghindari pihak lain dikantor yang bisa saja mencuri dengar obrolan keduanya.
Mereka hanya terlihat berdua saja membahas masalah yang sedang dihadapi perusahaan saat ini sambil menyantap hidangan yang tersaji di atas meja.
__ADS_1
"Bagaimana Raihan,,problem apa yang kamu temukan??"
"Setelah meneliti dengan seksama pada file keuangan perusahaan secara langsung saya menemukan ada yang tidak balance,,sepertinya ada tikus kecil yang mencoba menggerogoti perusahaan."
Karena Hasil keuntungan yang masuk tidak sesuai dengan perkiraan awal"
Jika dibiarkan berlarut - larut perusahaan akan terancam,,perusahaan akan rugi besar dan sudah bisa dipastikan akan mengalami gulung tikar."
"Berapa besar selisih angka dari perkiraan awalnya Raihan?"
Selisihnya sangat tajam pak Bagas,,jika tikus itu dibiarkan terus menerus dengan aksinya mungkin saja perusahaan colaps"
Saat ini saja perusahaan telah dirugikan 800 juta,,akibat ulah tikus itu."
Pak Bagas yang mendengarnya tampak geram,,dia merasa kecolongan,,uang perusahaan sebesar 800 juta raib.
"Kita harus menyelidiki hal ini Han,,siapa pelakunya dan apa motifnya"
"Benar sekali pak Bagas,,kita harus menemukan tikus itu segera."
"Saya paling anti jika adanya ketidakjujuran dalam perusahaan ini,,karena perusahaan ini saya dirikan dengan hasil kerja keras saya,,dimana saya sangat mengutamakan kejujuran dengan hasil yang halal."
Mendengar hal ini tentunya saya sangat murka,,saya pastikan tikus itu akan mendapat hukumannya!!"
"Pastinya pak,,jangan biarkan koruptor masuk di perusahaan ini,,akibatnya akan fatal untuk perusahaan anda."
"Lalu rencana apa yang akan kita lakukan Han,, agar bisa menangkap tikus itu?"
"Kita akan memonitoring apa yang dilakukan oleh tikus itu,,dengan cara menyadap aksinya"
"Caranya Han?"
"Kita akan pasang alat penyadap di ruangan pihak yang dicurigai..dalam hal ini bagian keuangan dan HRD,juga menyelidiki apa saja aksinya diluaran dengan kata lain mencari tau sepak terjang orang yang dicurigai sampai kita menemukan buktinya sehingga membuatnya beristirhat di hotel prodeo."
"Baiklah,,nanti saya akan sewa mata - mata untuk menyelidiki pihak yang menjadi otak dibalik kejahatan tersembunyi ini." Kata Pak Bagas.
"Saya sependapat dengan anda pak Bagas"
Malam ini saya akan ke kantor bersmaa team untuk memasang alat penyadap di ruangaan yang saya maksud tadi."
"Saya serahkan kasus ini ke kamu Reihan,,selesaikan dengan caramu!!"
"Baik pak Bagas,,saya akan menghandlenya"
"Setelah dari sini saya akan langsung ke apatement untuk istirahat,, saya merasa sedikit pusing,,mungkin besok saya akan kembali ke kantor"
Kalo menurut saya,,lebih baik anda jangan ke kantor dulu pak,,agar rencana kita bisa berjalan lancar,,dan kita biarkan dia berasumsi jika kita seakan- akan kita tidak mengetahui aksinya dan merasa perushaan baik-baik saja saat ini meski aksinya sedang berlangsung,agar tikus itu tidak curiga dengan apa yang menjadi planning kita untuknya nanti"
" Waow kamu memang luar biasa Han,, tak salah saya menjadikanmu asisten saya,, kamu bisa di andalkan"
""Terimakasih Pak,,saya orang yang mengutamkan kejujuran dalam bekerja dan melihat kecuringan itu saya meradang dibuatnya".
"Saya serahakan tugas ini sepenuhnya padamu Han!"
"Baikk pak Bagas"
__ADS_1
Setelah pertemuan itu pak Bagas kembali ke apartemennya untuk beristrhat sementara Raihan kembali ke kantornya.