1+1: Useless

1+1: Useless
Chapter 12 - Action Seperti Apa Yang Akan Dilakukan?


__ADS_3

Action, adalah genre pertarungan, tetapi cerita ini tidak membahas pertarungan yang bagus, hanya bersifat komedi hanya karena moment itu yang didapatkan.


Tetapi, Haruskah aku sebagai Narasi memberitahu rahasia tentangmu, rahasia tentangku, atau namamu berseru pada seruanku?


Lembaran buku mulai berganti, kebagian eksotis yang dipenuhi erotis, tapi nampaknya gak etis menambahkan genre itu.


"Nampaknya, Bossun-san sudah kebingungan memulai bagian ini, baiklah mari kita beraksi.." ucap seorang Pria berpakaian khas olahragawan, sang pemain basket terhebat, Goran Novkovic.


"Nampaknya arc bakuhantam serius akan dimulai, dan bahkan musuh **** seperti Sergey dan Stankevicius tidak bisa memperlihatkan genre action..."


Skip/


Nampak sudah berada di arena berdiameter lupakan, dan di dinding belakangpun sudah tertulis tentang pemberitahuan..


"Turnament Berkelahi Pak, Jawab Murid Seperti Jagoan?"


Nicki nampaknya berada di kerumunan orang sembari ia duduk kemudian dan lalu menggerakan jari-jari tangan kirinya untuk mengupil.


Ini adalah perbuatan khasnya saat ia duduk dan atau mungkin melakukan sesuatu, nampaknya cerita ini tidak sinkron dengan kejadian yang bagus, bahkan bakuhantamnya pun masih jauh dari kata ada aktion.


Hanya kekonyolan Nicki yang tercipta, dari cara ia duduk dan kemudian tangan kanannya yang tidak ada kerjaan akhirnya ia paksakan untuk bekerja dengan keras, nampaknya dia memasukan tangan kanannya tersebut kedalam celananya dan lalu akhirnya adegan ngefly yaitu garuk-garuk tapi di sensor pun tercipta.


"Tournament Berkelahi Pak, Jawab Murid Seperti Jagoan adalah tournament untuk membuktikan seberapa hebatnya anda dalam bermain kuis!!" teriak sang MC, Juubayashi.


"Males.." ucap Nicki.


"Loh, kenapa bapak yang disana? tournament belum dimulai? kenapa anda nak keluar? hey siapa saja!! hentikan dia untuk keluar, gak sopan dia!!" teriak sang MC, Juubayashi.


Sekumpulan orang-orang mulai berlari dan mengarah kesang Nicki guna mencoba menangkap mereka, tapi sang Nicki tidak waspada bahkan dia santai-santai saja.


Semakin mendekat mereka kemudian, dengan sekilas sang Nicki mengeluarkan tangan kanannya dan acara garuk-garuk sesuatu...


~


"Ampun kak..." ucap Nicki, dia memperlihatkan wajah nangisnya dan kemudian akhirnya dia minta ampun kayak bocil.


"Film Action seperti apakah yang kalian inginkan? plot menarik dengan cerita yang wah?"

__ADS_1


"Atau Action mantep yang dibaluti Science Fiction?"


"Mungkinkah Aksi yang menegangkan tapi tidak ada komedi?"


"Pada akhirnya, Film hanya fiksi, ketidak-asliannya adalah fiksi, dan akhirnya film hanyalah fiksi rekayasa dari kamera itu sendiri......"


"Jika kau menginginkan aktion yang seru...."


"Disini bukan tempatnya..." ucap Nicki.


Karena banyak bacot dan sok-sok mau beraksi, Nicki pun menghilang dari pandangan rekaman kamera, karena sang Nicki sadar aksinya ini tidak ada action.


Akankah begitu?


"Pertarungan seperti apakah yang diinginkan oleh pecinta bakuhantam?"


"Berteriak sembari meneriakkan jurus mereka? atau tidak banyak bacot bisa dianggap bisu dan kaku, harusnya genre bakuhantam selalu ada adegan ngomong?"


"Adegan seperti itu terlalu banyak, aku menginginkan hal yang berbeda, dimana kombinasi olahraha dipadukan dengan teknik bakuhantam?" ini adalah ucapan Goran Novkovic.


Akankah keinginan itu akan ada?


"Kita akan mempertontonkan aksi Goran Novkovic sang ahli basket melawan Herrerios Lamperdgood sang atlet terkenal dari NHL, si raja angka, pemain hoki terhebat!!" teriak sang MC, Milt.


"Hoh?" Novkovic sudah berada di arena, ini nampaknya mau menceritakan bakuhantam gajelas yang mendadak udah ada ajah bakuhantam sekarang.


"Biar cerita ini seperti genre shounen pada umumnya, kita harus membuat hal ini menjadi kenyataan, meskipun ada karakter lain yang dikorbankan demi cerita!!" ucap Lamperdgood.


"Fight!!" teriak sang wasit.


Nampaknya kedua peserta mulai saling mandang-memandang, karena mereka ingin serius untuk menang.


Novkovic sudah mulai memantulkan bola basketnya kelantai, dan sang Lamperdgood sudah bersiap-siap dengan tongkat hokinya.


~ Basketball vs Hockey, Fight!!


"Meteor Arm!!" teriak sang Lamperdgood sembari memukul sang Novkovic dengan tongkat hokinya.

__ADS_1


"Satu kata untuk menghindari adegan ini... lari!!!" teriak sang Novkovic..


Novkovic berlari untuk menghindari pukulan dari sang Lamperdgood.


Saking lamanya mereka lari-lari..


Beberapa Jam Kemudian.


"Actionnya ga jadi hehe, soalnya kita ga cocok genre action.." ucap Bossun.


"Iyanih, niat mau ubah genre tapi adanya malah gajelas.." komentar Nicki.


Hingga akhirnya.


Nicki sedang memainkan smartphonenya dan lalu menonton tivi onlen.


"Saya, nama saya Ai, saya melaporkan bahwa Pembawa Acara Terfavorit di Kota Not Useless bernama Pandemonican kini di culik oleh sekelompok orang.. dan mereka meminta tebusan 25 Juta!!"


"Nani!?!!!"


Daripada menyerang sang tokoh utama secara langsung, tapi musuh-musuh ini malah menyerang Idola sang tokoh utama terlebih dahulu.


"Ya, baiklah, Bossun menyarankan ini dimulai dengan penculikan, biar dorama settingan ini bisa asli.."


"Jangan kemana-kemana, tetaplah di Rumah Juhya Jihyo!!" ucap sang Pria tersebut di depan kamera, sembari memperkenalkan dirinya kekamera.


~


"Ah, aku keceblosan mengatakan namaku, barusan aku mengatakan namaku, woy woy woy!!"


~


Karena gak sengaja keceblosan, pelarian sang Jihyo diketahui.


"Bodoh..." komentar Bossun.


"Gimana gak cepat selesai, polisi baru nyari malah dia ngasih spoiler namanya duluan.." si Nicki nepuk jidat melihat breakingnews dan penangkapan sang Jihyo.

__ADS_1


B E R S A M B U N G


__ADS_2