
Hiasan, keindahan, dan bagian dekorasi menakjubkan yang mereka lakukan, Manusia, selalu saja memasukan unsur 'Manusia' lagian, mau bagaimana lagi?
Ide hanya itu, dan pikiran hanya itu, hingga akhirnya memasukan tulisan 'ide' yang serba apa adanya dengan iringan dan embel\-embelan 'Manusia' harusnya lebih modern.. 'This is Humans' atau mungkin 'Whenever You Cry' sediakan tisu.
Waktu, tidak bisa diulang...
Tulisan, dan kata\-kata bijak Manusia selalu ada 'waktu' misalnya.. 'Waktu itu aku berak di celana, abis itu lempar celanaku kemuka kalian, akhirnya wajah kalian penuh dengan warna keindahan kuningan emas yang berkilau melawan indahnya manik\-manik di wajahmu.'
Waktu, tidak bisa di ulang.
Subadrun: Are You Challenging Me?
"Woy!! Subadrun itu cuma checkpoint di tempat kematiannya!! bukan pengguna kemampuan waktu!!" teriak Nicki.
"Ya begitulah, dan beginilah Golden Time Lover." balas Nicko.
"Apaan tuh Golden Time Lover?"
"Mana kutau!!" balas Nicko.
"Mana kutau mukamu!!" balas Nicki, karena dia kecewa gak dapat jawaban yang memuaskan dari kembarannya.
Mereka dan mereka, adalah satu kesatuan, hingga membentuk 'mereka' menjadi 'double' yang sulit dipisahkan, mereka adalah 'mereka' dan akan selalu menjadi 'mereka' jika mereka belum the end in the world..
Lantas, bagaimana pesona alam dan keindahan waktu, waktu\-waktu liburan, waktu\-waktu berjalan.. atau mungkin...
"Aku akan menulis hari ini...."
Beberapa jam kemudian..
"Besok ajah ah.."
Dan kemudian..
"Hari minggu ajah ah.."
Manusia relatif merencanakan rute mereka hari ini tapi kadang tertunda\-tunda karena mereka malas melakukannya, bukankah, ini seperti periode.. the end in my mind....
Kisah ini hanyalah fiktif belaka, apabila ada kesamaan, bisa jadi bisa jadi.. karena ini hanya meniru kejadianmu dan bahkan kejadian berlalu yang tak terketahui oleh pikiran kita yang sempit dan kebanyakan melakukan sesuatu yang tak berguna untuk sesuatu yang memang tidak berguna.
__ADS_1
"Bro Nicki!!" teriak seorang Pria, sebut saja Citadent Timeout\-kun.
"Waduuu!!" Nicko terkejut karena teriakan si Citadent\-kun.
"Ono opo toh mas??" tanya Nicki dengan santai sembari tangan kanannya digunakannya untuk mengupil, kemudian saat dia mendapatkan upilnya, dia lempar kesembarangan arah yang kebetulan di jalanan itu ada cewek lewat makan eksrim.
Dan upilnya kakah Nicki hinggap di eksrim ntuh cewek tanpa ketahuan oleh si cewek ntuh.
"Uh.. toping cokelatnya kayak ada asin\-asinnya gitu tapi sedappppppp..." ucap si Himitsu Girls.
Ah, beginilah kehidupan yang dipenuhi kedamaian, dan kekhawatiran tentang tataan dunia tak perlu diperhatikan, bahkan president pun tak perlu dibahas.. cukup katakan.. "Emang kita makan di kasih??"
"Ano.. oniisan.. begini atuh, sampeyan ini kan City Hunter.. Saeba Nicki, kan?"
"Kok tempeh?"
"Ya taulah, soalnya aku baca postingan ente di internet.. \*\*\*\*\*\*\*\* ente!! ngepromosiin sampai ke fenspeg pens Bities!"
"Bities? saya tak kenal?"
"Saya hanya mengatakan bities biar gak ada yang protes di cerita ini, bahaya kalau ga di plesetin bakalan banyak pro dan kontra!!" ucap Citadent.
"Ginih deh Citadent kun, time is gold, and gold is yellow colour, and yellow colour itu murni, and murni itu... your eeq!! jadi, jangan buang\-buang waktu disini apalagi dengerin celotehan ente!! karena waktu kalau kepengen berak, bisa ngeluarin emas!!" bentak Nicki.
"Jangan ada tanda seru juga jika ga ada dalam tanda petik!!!" sambung Citadent!!
"Ala!! bacot lu Ci\(p\)tadent, itu nama atau odol???" balas Nicko.
"Apalah arti sebuah nama!! intinya aku membutuhkan bantuanmu kawanku!! demi menggaet Pei Sodent\-chan, aku membutuhkan bantuanmu!!" teriak Citadent.
"Pei Sodent? orang mana itu?? baru denger!!" balas Nicki.
Mendadak di depan mereka muncul gadis cantik bahenol yang best in the world dengan 'the mountains' yang terjebak oleh turappu jaring laba\-laba yang berusaha melepaskan dirinya dari balutan cengkraman ketat dan menyusahkan.
"Wow!!"
"Yeah!! this is girl, Pei Sodent\-chan!! boku no taiyou desu wa!!" ucap Citadent.
"Masalahnya, Unilever sama Wings, bisa bersatu gak??" tanya Nicki.
"Ntah!!" balas Citadent.
__ADS_1
"Oy! Oy! Oy!!" seorang pria nyentrik datang ke tekape dengan motor merk 'Yamahud' yang suka ngiklan 'Yamahud semakin yahud!!'
Sebut saja mbak Pei Sodent sudah dateng disini, dengan keindahan yang absolute menggetarkan your heart doki doki ni nareru....
"Ara~ Ara~ Citadent\-kun, sedang apa disini?" tanya Peisodent\-chan dengan nada menggoda.
"Arere.. Peisodentchan \>< a\-aku tak sengaja ada disini saja.. k\-kau kok bisa lewat sini??? \><" kak Citadent mendadak jadi malu\-malu gak tau kenapa, wajahnya cem kepiting rebus saat ini.
"Ara~ Ara~ Citadent\-kun, ganbatte kudasai nee.. selamat menjalankan semangat masa muda!!" ucap Pei\-Sodent\-chan.
"Yes, oneesan \><, Ano nee.. Pei\-Sodent\-oneechan, m\-maukah kau jadi.... watashi no kano\-"
Klise, dan kata\-kata klise halangan, atau mungkin ini hanya bunyian.. 'Pippppp' knalpot bising bagaikan bisingan, memang bising seperti bisingan, dan kemudian menjadi bising...
"Ara~ Gomenne, Citadent\-kun, watashi no Boyfriend is here.. and dia menjemput oneesama.. oneechan go to in the walk with my boyfriend desu wa.. ganbatte nee Citadent\-kun.. semangat masa muda!!"
"Ara~ Ara~"
Waktu itu, berjalan bagaikan kamu berjalan, dan secepat apapun taikmu jatuh ke kloset, mereka tetap berjalan, saat engkau tidur pun mereka tetap berjalan.. waktu takkan terhenti, dan saat kamu tidak berani mengungkapkan kesukaanmu padanya..
Maka, ini seperti jalur balapan, kamu berada di bagian belakang, sementara yang mendapatkannya adalah pembalap yang mengerahkan keseriusannya untuknya..
Dan, jika kamu berakhir seperti Citadent\-kun, apakah Oneesan Pei\-Sodent\-chan no boyfriend itu pekboi?
Jawabannya...
"Ah, Fiormula Pierre von Sendsodent, aku keren.. namaku keren!! ucap Fiormula.
"Ara~ Fiormula\-kun selalu berceloteh sangat menarik.." ucap Pei\-Sodent, kedua tangan Pei\-Sodent melingkar dan memeluk tubuh sang Fiormula\-kun.
"Ah, gak sia\-sia aku makai jalur pelet.." ucap Fiormula.
Ternyata dia memang fekboi gan!!
~ "Aduh, waktu adalah emas, jangan di sia\-siakan, bahkan jika kau ingin berak, langsung berak saja, karena itu menjadi emas.."
"Waktu itu emas, emas itu murni, murni itu kuning, kuning itu taik, taik itu... busuk..."
Dimana waktu berjalan, kita bisa mengubah jalur jalan kita, dan pilihan apa yang akan kita lakukan, tapi, ada satu hal yang takkan berubah bahkan hingga ribuan dan jutaan tahun...
Bahwa...
Eeqmu akan tetap busuk...
__ADS_1
B E R S A M B U N G