1+1: Useless

1+1: Useless
Chapter 8 - Great Pilot Stankevicius-kun.


__ADS_3

Pekerjaan, adalah sebuah stastisik yang mengharuskan kamu mengerjakannya dengan sebaik mungkin agar dapat menghasilkan keuangan yang wow.


- "Hai, namaku bukan Budi Setiawan, ini rumah di belakang saya, adalah rumah orang, saya berhasil memasukinya karena akses pertemenan, ingin makan gratis seperti saya? cari teman yang bagus untuk makan.."


"Bjir!! di mulai dengan tidak jelas, akankah ini akan menjadi dinamika pertemanan yang menggetarkan???"


"Hai, My Name is not Budi Setiawan, i am from i dont know.."


"Ini giliran sok english malah dia gak tau dia darimana wkwkwk!!" komentar Bossun.


Manusia itu tidak jelas maunya kemana, arahnya mau kemana, dan ingin berjalan kaki kemana, meskipun itu disebut berjalan kaki, sebenarnya mereka menaiki kendaraan yang bernama Sendal.


"My Sandal, the best in the world!!" teriak Nicki.


Kini Nicki dan Nicko memperlihatkan ketampanan dan kekerenan mereka yang berlebihan dengan cara masuk ke supermarket tapi meninggalkan sendal mereka di luar.


"Mas, kenapa gak makai sendal?" tanya mbak-mbak kasir.


"Sendal saya kedinginan, gak biasa masuk di tempat ber-Ac mbak!" balas Nicki.


"Sendalku lagi berak.." sambung Nicko.


"Jadi, ini mentingin sendal atau apa?" komentar Bossun.


Sebenarnya obrolan ini tidak jelas karena Narasi tidak bisa memikirkan arah mana yang akan dia tuju setelah dia pergi menghilang, dan kini tak lagi datang, karena sendalnya tidak ada.. akhirnya kini dia datang kembali.


"Itu barusan adalah narasi jika dibaca dengan nada lagu, maka akan mirip lagunya Kangen Band!!" ucap Bossun, "Dan sebenarnya obrolan gajelas ini hanya ingin membuat ini sedikit panjang, biar mantap!!"


-


Mereka tidak jelas, dan akan menjadi begitu, karena mereka kurang kerjaan, makanya sukanya keluyuran untung ga suka daun muda. Karena daun yang jatuh sangat jauh dari jalan raya. Terbawa angin sampai ke seberang.


Angin-angin yang berhembus kencang, dan perpaduan melodi kendaraan yang lewat lewatan di tepi jalan.


Bahkan pendengaranmu yang tercampur dengan ratusan kebisingan yang berbeda-beda.. Jauh di atas sana, menyimpan dinamika keindahan akselerasi penerbangan yang mengagumkan.


Why?


"Yokai ningen beam!!" teriak seorang Pria yang nampak berada di depan tempat duduk paling depan.


"Sebut saja pilot kok repot.." ucap Pria ini, dia nampaknya mengetahui kegoblokan sang Narasi yang sukanya nulis terbelit-belit.


- Sebenarnya mau sebut saja pilot, tapi perlikunya ga sesuai pilot.


"Hmmm, aku nampaknya seperti mendengar suara hati Narasi, dia mengejekku seperti bukan pilot? okeh!! Great Pilot Stankevicius-kun akan beraksi!!"


Adegan berubah lebih mencekam, dan bahkan kini mas Stankevicius yang sok sombong sudah berdarah-darah dan memperlihatkan kebadassan yang berlebihan.


-

__ADS_1


"S-stankevicius-san, ini berbahaya ada monster di depan, dia berada di atas dengan tubuhnya yang mengerikan!!"


"Huh? Monsuta? this is dream, di dunia ini tidak ada monster!! ini bukan Digimon!!" bentak Stankevicius.


"This is reality, Captain Stankevicius, kono Monsutta niwa yume ga aru!!"


"Bjir?? monster ada mimpi??"


Mendadak Monster itu memperlihatkan kepalanya di depan kaca pesawat terdepan yang ada pilotnya.


"Bilang ajah depan Kaca Pilot kok repot!!" komentar Monster.


Monsternya membuka mulutnya lebar-lebar, penuh membara tapi bukan gelora, ini adalah pemandangan eksotis yang menggetarkan jiwa ragamu.


"Pesawat ajah bisa terbang, kok kamu nggak?" ucap Monster seperti bertanya.


"Pesawat ga bisa terbang kalau ga ada Pilotnya!!" balas Stankevicius.


"Hoh? Opini yang menarik Manusia!!" balas sang Monster.. "Kebetulan aku lapar, aku ingin memakan kalian, tapi pesawat ini ga bisa kucerna, kalian harusnya keluar dong ah dari pesawatnya!!"


Monsternya malah jadi aneh, makannya saking anehnya dia bisa ngobrol dan bisa bernegosiasi dengan Manusia.


"Kau pikir, kau berbicara dengan siapa, Youkai?"


"Hoh? kau menantangku?"


"Siapa takut!!"


Negosiasi sepihak yang menakutkan, bahkan saking menakutkan, Penerbangan ini begitu horror dan mencekam.


"T-tidakkk!! this is monsta!!!"


"Nothing last forever!!"


"Mada mada dane!!"


"Hoh? muteki kanban musumetachi?"


"Omae wa mou shindeiru...."


Penumpang-Penumpang Pesawat ternyata adalah wibu.


"Gawat Minnasan!! ada monster Minnasan!!" Wibu Elithist berteriak.


"Yada!! kowai!!"


"This is adventure!! korekara this is my turn!!" seorang Pria yang sedikit hendsome dengan rambut jabrik gak sengaja nyasar di tempat pilot.


"Ngapain penumpang dimari, ini kekuasaan Pilot!!" bentak Stankevicius.

__ADS_1


"Tidak senior, mulai sekarang ini pertarungan kita!!" balas pria jabrik yang ternyata wibu terjangkit chunnibyou.


"Halah, efek muat penumpang dapat wibu, akhirnya adegannya jadi jelek.." ucap Stankevicius.


"Ningen, kau berani muncul di hadapan Jyakumen no Mono??" Monsutta mulai berbicara lagi, nampaknya negosiasi dengan Stankevicius belum selesai.


"Aku adalah Demon Black Hand, Tanganku menyimpan kegelapan yang berbahaya, yang akan kugunakan untuk membinasakan Youkai, bersyukurlah, Jyakumen no Monoo!! kau akan berhadapan denganku!!" si Jabrik ini memperlihatkan tangan kirinya yang diperban oleh perbanan.


"Oh, tanganku berdenyut, kekuatanku akan keluar!! feel my power!!" teriak si Jabrik, sebut saja Justice.


"Mana bisa gitu woy!!" teriak Stankevicius, dia menampol kepala sang Justice dengan tangan kanannya.


Prakkkk!!!!


Dengan sekali hantaman, sang Justice pingsan seketika.


"Mulai sekarang ini pertarungan kita, Jyakumen no Mono!!" ucap Stankevicius, dia memperlihatkan semangat yang membara.


Jyakumen no Mono, hanya santai saja, saking santainya.... "Santai belum lengkap tanpa Silverqueen!!" sambil makan Silverqueen dia berbicara, sambil mempromosikan produk dia ucapkan, tapi.. ini bukan endorse.


"Hoh, Jyakumen, apakah kau Youkai yang pengen makan stok coklat?"


"No..."


"Terus?"


"Lagi ngidam ajah gan h3h3h3h3...."


Dan Akhirnya...


"Great Pilot Stankevicius-kun, ini adalah julukan Pilot terhebat yang berhasil mengalahkan Youkai di atas udara!!" ucap sang Reporter Televisi, Ai.


"Ai-san ingin bertanya, Tuan Pilot!! bagaimana pertarungan anda melawan Monster tersebut?"


"Seru!!'


"Bagaimana itu terjadi?" tanya Ai.


"Tak terduga!!"


"Bagaimana jalannya pertandingan?" tanya Ai.


"Seperti jduakk!! duarr!! brakk!! dan kaboomm!!"


"???????????"


Karena sang Reporter tidak mengerti ucapan sang Stankevicius, saat ini Nicki yang menonton televisi segera mematikan televisi tersebut dengan remotnya.


Karena Televisi dimatikan, akhirnya debut Stankevicius berakhir.

__ADS_1


"Hoh, Stankevicius sang Great Pilot??"


B E R S A M B U N G


__ADS_2