
"Rekaman CCTV? oh tentu saja aku sengaja terekam biar ada yang kenal hehehe..."
"Saat ini saya berada di rumah seseorang yang katanya adalah pelaku penimbunan obat nyamuk dan bahkan dia tertangkap cctv menyentuh orang secara sembarangan, tapi di awalan dia udah ngaku sengaja terekam biar masuk tivi, padahal aku belum mengajukan pertanyaan apa alasannya melakukan hal itu, tapi dia asal-asal ngomong kayak artis terkenal saja.." ucap Anastasia, dia masih menggenggam mic biasanya, "Boleh tahu siapa nama anda?"
"Namaku? sensor tapi ya! namaku L***!!" ucap Laps.
"L***-san apa motivasi anda melakukan penimbunan obat nyamuk, kenapa anda memborong begitu banyak obat nyamuk dan kemudian menjualnya begitu mahal?"
"Motivasi saya sih sebagai orang yang pengen kaya, aku ingin banyak duit seperti mas Ashiapphhh Gledek ituloh..." balas Laps-san sembari ngomong ashiappphhh kepanjangan.
"Ashiapphhh Gledek? siapa itu? di wikipedia tidak menemukan nama artis tersebut, L***-san, apakah anda penggemar Ashiapphh Gledek, kalau iya, sebutkan nama aslinya!"
"Artta Lightning, mbak!" seru Las bersemangat, wajahnya masih di blur karena ini demi kenyamanan narasumber. Dan pihak berita juga harus berterima-kasih karena mas Laps sudah berani menjadi narasumbernya.
"Oh, yang yutuber keren itu ya, kebetulan aku A-Team, tapi...."
"Tapi?"
"Tapi..... kamu kok selingkuh... tapi... kamu kok selingkuh...."
"Woy, Anastasia-san aku tidak selingkuh, baby dont cry, your in my heart!!!!" teriak Laps, "Demi cinta dan sekilas peristiwa, namaku menjadi rahasiamu, call my name... Laps Lifeacurance!" sambung Laps.
"Baiklah, namamu berseru pada seruanku, nama aslimu tersimpan dalam ingatanku, mulai sekarang namamu..."
"Bay Gon..."
"????????!!!"
"Ngapain jadi Noragami?? astaga reporter lapangannya ternyata wibusuk!!" teriak Penonton di Rumah.
- Adegan mulai normal kembali, karena mbak Anastasia sudah ditegur oleh pihak yang merekam.
"Duh, saya jadi kebawa suasana berkat ketidak-jelasan anda, pak L***-san..." ucap Anastasia. Dia merapikan gaya rambutnya dan akan mulai bertanya kembali, "Perihal sebab apanih, kamu pengen jadi orang kaya sedunia.. kita tidak perlu melakukan keformalan seperti di televisi pada umumnya.." sambung Anastasia, dia kembali mengajukan pertanyaannya yang lejendaris.
"Perihal karena aku pengen terkenal diseluruh dunia, meskipun saat ini aku belum bisa mampir di channel televisi bahkan aku kepengen masuk televisi sampai sekarang belum terwujud..." balas Laps, kemudian dia seperti merasakan kejanggalan kata-katanya, "Eh, ini berada di televisi kan? mak aku masuk tivi... mak aku pemes!!" sambung si Laps yang mendadak heboh sendiri.
Nicki yang barusan sudah mengalahkan mbak Sofellia dengan kekerenan yang berlebihan kini sedang menonton acara berita secara livestream menggunakan smartphone andalannya.
"Mas L*** pengen terkenal kan?" tanya mbak Anastasia.
"Yoi..." balas Laps.
__ADS_1
"Mereka gak bakalan tahu nama mas siapa, soalnya penyebutannya di sensor, bahkan wajah mas L*** disensor demi kenyamanan bersama dan kerahasiaan narasumber..." ucap Anastasia.
"Tapi, aku pengen terkenal, lepaskan sensornya, karena aku baru kali ini masuk televisi!!" ucap Laps, dia sudah sangat bersemangat, bahkan kini dia berdiri, "Laps..." sambungnya.
"L***-san, jangan memberitahukan identitasmu, soalnya kamu bakalan ketahuan...!!!"
"L***-san janai, Love da!!"
"Love-san, itu bukan namamu yang sebenarnya kan?"
"Love-san janai, Cinta da!!" teriak Laps.
"Haduh, nampaknya narasumber kita otaknya sedang konslet, baiklah ini adalah perihal mengupas tuntas rahasia di balik demam berdarah... dan yang kita invited kesini hanyalah orang gila yang suka ngehalu.." ucap Anastasia, dia segera mengakhiri berita liputannya...
"Okeh sudah kembali lagi kestudio permirsah, hai semua... apa kabar kamu...."
"P-pandemonicanchan meniru youtuber asal Brasillia???!!!"
"Saya juga sedang ga mudeg sekarang karena wawancara barusan, bahkan saya yang di studio saja sudah pusing apalagi yang datenginnya secara langsung.. jadi mbak dan mas sekalian... demam itu adalah penyakit disebabkan karena daya tahan tubuh kalian, bukan karena sentuhan gajelas... saya Pandemonican mohon undur diri dari hadapan anda.." ucap Pandemonican. dan kemudian channelnya berakhir. Tulisan-tulisan kreasi dan direktor pun menghiasi layar.
"Siapakah pria itu? yang kena sensor?! aku ingin mengalahkan pria tersebut, akibat dia mhak Sofellia sampai menyerang manusia lainnya!" ucap Nicki.
Bagaikan white knight in modern, kesatria penolong dalam dunia modern, kini dia seperti itu, mencari tempat yang ada si L*** oh dimanakah yang ada tempatnya si Laps!!
Tempat setelah mbak Anastasia pergi, tinggal Laps sendiri terpaku menghitung keuntungan, "Yoshaa... di wawancarai dapat duit, masuk tipi auto terkenal, plus jadi penimbun obat nyamuk, sasuga ore wa!!" ucap Laps.
Sementara mas Nicki mencari si Laps, tapi Nicki tak tahu dimana arenya si Laps, jadi aneh ntar kalau tiba-tiba mas Nicki udah ada di tempatnya si Laps. Padahal dia tidak tahu alamatnya.
"Oh... kukesana kemari mencari alamat... sayang yang kuterima.... alamat dari telk*ms*l...."
- Segera isi pulsa anda di konter terdekat agar nomor anda bisa diperpanjang masa aktifnya, my friends! tetaplah jadi pelanggan setia Telk*ms*l!
Begitulah bunyi undangan dari pesan TELK*MS*L. Dimana mas Nicki di undang ke konter terdekat agar melakukan pengisian ulang.
Muter kesana-kemari, sampai banyak jam terlewati, sampai habis dagangan mas Laps, si Nicki tak kunjung menemukannya...
Hingga kemudian...
Mas Laps tak terasa ada di depan mas Nicki, tapi mereka tak saling kenal karena wajahnya mas Laps di telepisi kan di sensor.
Tapi, ada satu cerminan yang bisa membuat mas Nicki mengetahui itu adalah orang yang masuk di televisi.....
__ADS_1
"Kini kumenemukanmu.... berjanji tuk saling bakuhantam... lelah kakiku melangkah.... kutersesat dan tak tahu arah jalan pulang... aku tenggelam tapi bisa berenang tapi terbawa arus hingga keujung wajahmu... jalan kuhampa oh kuhantam dia... wajahnya ngeselin... oh di dalam hati... kudengar suaranya... oh mirip sekali.. di tempat ini kita bertemu...."
"Hah?" si Laps malahan kebingungan melihat ketidak-jelasan mas Nicki.
"Gadis itu menangis, melepaskan kepergian teman-temannya yang penyet dengan air mata kesedihan...." Nicki memasuki fase serius bung...
"Kumohon, berikan aku kekuatan untuk mengalahkan musuh paling ngeselin di dunia, kumohon, aku membutuhkan kemampuanmu..." ucap Nicki.
Suara samar-samar mulai terdengar, "Hoh, kau membutuhkan kemampuanku, Manusia?" suara cinta perlahan terdengarkan, suara itu darimana datangnya... "Aku tidak datang dan pergi oh begitu saja, karena aku selalu ada bersemayam dalam kekuatanmu..."
"Kore wa?" Nicki mulai merasakan energi spiritual yang berlebihan.
"This is Reiatsu?" si Laps Lifeacurance bahkan terkejut karena merasakan energi spiritual mas Nicki.
"Z-zanpakutou?!!"
"Gunakan teknik bankai, kau bisa mengalahkannya dengan sekali hantaman..." balas Raket Nyamuk yang bisa berbicara, "Ore no namae wa Secorious 2nd.... dan bankaiku adalah...."
Nicki mulai berlari kearah mas Laps dengan energi membara yang tak ada habisnya, "Ini bukan cosmo, aku naik level menguasai Reiatsu......" Nicki kemudian mengayunkan raket nyamuk yang ia genggam pakai tangan kanannya kearah sang Laps... "Bankai: Secorious Malaria-san...."
"???????!!!" teknik bankai ini adalah menciptakan destinasi aliran listrik dari raket nyamuk dan kemudian nyamuk-nyamuk yang tewas menjadi ilusi seperti mereka masih hidup...
"Rasakanlah gigitan... gigitan bankai ini lebih mengerikan dari sakitnya engkau di sunat...."
Beberapa jam kemudian..
"D-dingin... huhuhuhu... huhuhuhu... siapa saja rawat aku... soalnya aku tak punya istri...." ucap mas Laps.
Dia terkena demam, padahal kemampuannya membuat orang demam, tapi dia bisa demam.
"M-manusia... kau hebat, kau tidak bisa diremehkan... mulai sekarang... jadikan aku senjatamu..." ucap Secorious 2nd.
"Huh?"
Beberapa minggu kemudian:
"Hari ini, cerah... dan hari ini......"
"Aku kena demam..." ucap Pandemonican.
Arc Demam Berdarah Berakhir.
__ADS_1
B E R S A M B U N G