1+1: Useless

1+1: Useless
Chapter 39 - Runner!


__ADS_3

Adegan memperlihatkan seorang pria berlari, dengan keringat dan bahkan deru nafasnya begitu cepat, dan di sudut penonton satu wanita menyaksikan adegan pelarian..


Dan kemudian dua orang berlewatan sembari 'tos' dalam artian bertepuk demi merayakan sesuatu, angin-angin berhembus dan wanita yang menyaksikan ini begitu terkesima..


"Dua tangan yang saling bertepuk, sebuah estafet yang tidak diragukan lagi, bagaimana mungkin dua orang ini bisa saling percaya?"


"Hati yang terhubung menjadi angin, hal itulah yang aku kagumi dari... stride Akademi Honan!!"


"Honan?"


"Ya, kehidupanku di Honan akhirnya di mulai juga!!"


"Woy, kenapa awalannya kayak-kayak prince of stride, Bossun kenapa kau berlarian bersama Nicko!!" teriak Nicki.


"Ini demi memainkan peran berlari kayak Runner, kau harusnya mengapresiasi adegan ini, aku melakukannya demi mbak..."


"Mbak siapa ya??!!"


"Ngehalu kalian ya, disini ga ada cewek yang datang, kalau mau parodiin animek, harus strategis woy, pemerannya harus ciwik, masa lu meranin dua orang!!" teriak Nicki.


"Ampun...."


Terkesan bagaimana, tetapi setiap teks ini selalu memasukan unsur parody, "Karena kisahku adalah parody!!" teriak Nicki menyambung bagian narasi, dia berlari begitu cepat.


"Aku tidak tahu aku sedang dikejar siapa, aku tidak tahu perihal adegan apa ini, barusan sedang ngobrol, dan mendadak aku memerankan pria yang berlari!!"


Wooooooooshhhhhh....


Kecepatannya tak bisa dikejar, bahkan kemudian seorang pria yang menaiki sepeda nampak terkesima dengan kecepatannya.


Tapi, pria ini bingung, kenapa sang pria yang berlari itu sepertinya sangat cepat karena dia memang cepat berlari...


"Maling!! maling!! maling!! maling!!"


"Ya, beginilah gaes aku sedang berperan sebagai pencuri, ikuti keseharianku ya, jangan kemana-mana tetaplah di channel Nicki Breaking Fourth the Wall!!"


Duarr!!!


"Ukh.. b-********, perihal apa kau menabrakku, brengs*k!!" Nicki yang barusan promosiin chanel yutubnya malah tertabrak oleh si pembawa sepeda yang terkesima sebelumnya.


"Aku sengaja menabrak engkau, kau hebat juga larinya secepat kilat, tapi sayang...."


"Sayang??"


"Ga bisa lari dari kenyataan, hehehe..."


"Aku berlari karena aku mencuri roti, sebenarnya barusan sudah diperingatkan oleh mbak Dora the Explorer di channel televisi, tapi si Pria itu ndak sadar.... malah sadarnya pas anaknya neriak maling!!"


"Mana bisa gitu, masa si Dora bisa ngomong ke kamu, masa dia bisa ngasih tahu penontonnya dirumah, sejak kapan si Dora bisa Breaking fourth the wall!!" Pria ini, sebut saja Ryuuji.


"Woy, seharusnya itu emang udah breaking fourth the wall, apalagi dia nanya-nanya kepenonton, si Dora itu bisa menembus dinding ke empat kayak aku!!" bentak Nicki.


"Nicki-san, kau adalah pelaku pencurian sneck-sneck di swalayan dan warung-warung terdekat kan? aku sudah tahu rahasiamu, jika tak ingin dibocorkan, masuklah ke tim lari-lari akademi Honan!!"


"Honan? woy!! ini bukan Prince of Stride, tadi adegan aku lari mirip adegan Kaze Tsuyoku ga Fuiteru, kenapa jadi Prince of Stride!!" teriak Nicki.



"Waktunya pojok mas Bossun, kalian pasti merasa bosan karena cerita ini harus ada latihannya dulu? atau lomba lari ngitung-ngitung waktu???!! tentu saja disini tidak ada, untuk menghemat biaya produksi filem, kita akan melewati latihan!!" seru Bossun.


"Apa ini, kenapa sudah ada kostumnya, kenapa dah ada layernya dan bahkan kostum kayak animek Prince of Stride, dan halangannya bahkan..."


"Nicki-san, ayo beraksi, Nicko-san pasti bisa bekerja sama denganmu, aku sebagai Layer, akan berusaha semaksimal mungkin!!"


"Fix, cerita ini akan kena copyright karena kita memparodikan anime!!" si Nicki mulai pusing melihat tingkah laku mereka yang dipenuhi banyak asal ceplas-ceplos soal parody.


"Setidaknya kalau mau parodikan, jangan bilang copyright, genre Parody adalah Parody!! bukan genre copyright!!" sambung si Nicki yang naik pitam.


"Sudah-sudah, kalian tim Honan yang ada mas Yamaguchi ya??!!!"


"Siapa lagi itu Yamaguchi, siapa dia woy!!" bentak Nicki.


"Kitorang adalah team...."


"Motor Sutandarto...." sambung si Pria kacamata, dia adalah Kyū, berperan sebagai kutu buku. setim sama Nicki.


"Pencuri kata-kata keren, kau akan dipenjarakan!" teriak Nicko.


"Kenapa kalian berperan sebagai char itu, kenapa kalian? kalian ga tampan! ga setampan karakter itu, kalian ini burik, masa berperan sebagai orang ganteng, ngaca woy!!" teriak Nicki.


"Diam maling!!" bentak Ryuuji yang naik pitam.


"A-ampun..." si Nicki mendadak bungkam..


Kini lima manusia saling bertatap-tatapan, satu tim 5 orang, tim sebelahnya lagi 5 orang, jadi sepuluh lah, payah amat ini narasi!


"Yo, kau pasti kakaknya Nicko ya!"


"Salah orang.." balas Nicki, dia gak mau ngaku karena dah kesal tentang kerandoman orang-orang dicerita ini.


"Ikuzo, kita harus meriahkan lari-lari estafet ini, tapi ingat, kita sebagai manusia, takkan bisa lari kenyataan!! kalau kalian jelek, itu sudah kenyataan, ayo ikuzo lets an go!! not out and relax!!"


Estafet pertama, Nicko vs Sadisuke.


"Three, two, one, zero, larilah!!!"


"Hashire!! Nicko!!"


"Ini bukan Melos woy!!" teriak Nicko yang mulai berlari, bahkan mas Sadisuke sudah menjauh sikit beda 7 centimeter.


"Nicko, youre lost, karena Honan the nuub team in the game!!"


"Bacot!!"


Kini mereka memasuki fase melewati spider jump..


"Ya kita lihat peserta ninja warrior estafet memasuki jump spider!!"


"Kenapa malah jadi Ninja Warrior, bukannya ini End of Summer!!" teriak Nicko.


"Kamu takut kalah ya!!" ucap mas Sadisuke yang melewati Jump Spider dengan cepat, menggerakkan kedua tangannya dengan sangat hati-hati, dan kedua kakinya juga ia gerakkan guna bisa cepat kedaratan.


"Lemah!!!" Nicko ndak perlu ikutan gaya mas Sadisuke, dia malah nyebur ke air dan kemudian berenang-renang ketepian.


"Sodara Nicko-kun sudah mulai mendekati estafet kedua, apakah mereka bisa terhubung???!"


"Ryuuji-senpai, this is your turn, mas Nicko unggul selisih 3 detik dari mas Sadisuke!"


"Yes my girl!"

__ADS_1


.


"Three two one... go!!!"


"Kekuatanku adalah kehebatanku, kehebatanku adalah kecepatanku, kecepatanku adalah kehebatanku, dan kehebatanku adalah keren buatku ..."


"G-ganbatte, Ryuuji-senpai!!"


Nicko datang masih larian, dan lalu mengarahkan tangan kanannya untuk ngetos sama mas Ryuuji.


"Itu siapa yang teriak semangat?" gumam si Ryuuji yang sudah berlari.


"The end of speed....."


"K-kecepatan ini, ini adalah lejenda yang sebenarnya, dia berlari!! dengan kecepatan yang tak dapat digapai..."


"K-kobayakawa Ryuuji, ano... densetsu no lightspeed from Ryuujishield Nijuichi???!!"


"Sebastien, ini sudah dalam lomba relly, kau adalah kecepatan!!" teriak pendukung pria yang bernama Sebastien.


"The end of nebeng............"


"Musuhnya sudah tertinggal, aku adalah kehebatan!!" ucap Ryuuji..


"Tidak, sampai kapanpun, pegangan ini takkan kulepaskan bahkan sampai luka-luka sekalipun, atau bahkan mencium aspal sekalipun!!" teriak Sebastien yang ternyata dia terseret oleh mas Ryuuji yang berlari dengan kecepatan cahaya.


"Kimi wa???!!"


"Ampun bang, numpang nebeng... hehehe..." mas Sebastien tersenyum kepada mas Ryuuji...


"Nebeng nebeng, lukira gw angkot!" bentak Ryuuji yang masih berlari dengan kecepatan cahaya.


"Mas Kyū, Mas Ryuuji sudah mulai mendekat, dia unggul selisih 0,1 detik dari Sebastien-kun yang nebeng... bersiaplah..."


"Hahaha.. Sebastien memang hebat..." Pria dengan tinggi yang mayan pendek, berambut hitam gelap, Siel-san.


"Siel, kau jangan meremehkan kecepatan Ryuuji-senpai..." ucap mas Kyū, Kyū nampaknya tak senang dengan kesombongan mas Siel yang banyak gaya sekarang ya.


Kini, mulai terlihat batang hidung si kecepatan cahaya Kobayakawa Ryuuji.. "K-kobayakawa-senpai is here!!" ucap Kyū, Tachibana Kyū-kun.


"Kyū-kun, cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap-cuap..."


"What is this?"


~ Siel menahan amarahnya, menatap Kyū penuh dengan dendam, sambil berkata kemudian.... "F*ck You..."


"S-surti Tejo? by Jamrud?!!" si Kyū malah melongo karena dia tahu narasi memparodikan lagu tersebut apalagi dengan tampilan si Siel menunjukkan jari tengahnya.


"Kyū-senpai, tidak usah heran, cerita ini memang khusus parody, chapternya ajah beda-beda cerita, kita harus konsisten dengan genre ini, tidak ada parody, tidak ada kamu disini!!"


"Bacod, Layer biadab macem kamu ga usah banyak bacot ya ***-chan.."


"Kyū-senpai, terimakasih sudah mensensor namaku, karena namaku masih misterius, yang jelas, mas Ryuuji comeback to you... ikuzo.." ucap ***-chan.


"Sebastièn, semangat, kita harus wins in the game..." ucap layer team Motors Sutandarto, Tedjo.


"Aku sampai akhir, takkan melepaskan pegangan kemudinya, sampai kapanpun, bahkan... jika aku harus romantisan sama aspal!!" ucapnya yang kini beda, Sebastien ini ngefetish aspal.


"Aneh-aneh saja kao!!" bentak Kyū.


"Three... two... one.... go!!"


Adegan tos barusan adalah untuk menyambungkan pelari estafet untuk melanjutkan jalur mereka, akhirnya yang sekarang berlari adalah estafet ketiga.


3nd. Kyū vs Siel.


"Dakara hayaku.. isshin kosei... oboete goran ..."


"Itu lagu sudah di sfx di bagian Televisi Ajaib, kayak ga ada ide lain kau menyanyikan yang sudah dinyanyikan??!!" bentak Kyū.


"Ah, kau Kyū ya, masih sempat-sempatnya bisa ngebacot pas adegan lari-lari, nafasmu bisa kau atur ya??!! aku ini si kecepatan rocket..."


"Huh??!!"


Mereka kemudian memasuki bagian Ping Pong Rush.


"Kita lihat ada cecenguk yang ingin melewati estafet ini...." ucap sekumpulan pemain pingpong yang mukul bola-bola kelintasan lari.


"The summer of jumping acration the best in the world with my face absolute ikemen in the world..."


"Jurusnya panjang amat woy!!" bentak si Kyū.


Bola pingpong tiga biji mengarah kepada sang mas Siel, tetapi semua terpantul kembali...


- Power: Jika dia mengatakan kata-kata barusan, itu cuma buat gayaan, itu bukan nama jurusnya, karena dia sebenarnya daya tarik. dimana bola adalah benda yang tidak ada kelamin, bola itu tidak membentur mas Siel karena bolanya bingung dia mau ngapain.


"Sesuatu yang bisa membenturku hanyalah lawan jenis.."


"Cara kerjanya apapun yang jatuh padanya itu takkan jatuh mengenainya malahan akan terpantul kembali, karena benda-benda tidak memiliki jenis kelamin yang pasti untuk ketarik oleh ketampanan pria ini??!! power yang ribet!!" ucap Kyū.


Bola pingpong sepuluh biji mengarah kepada mas Kyū, dan dia hanya ngomong....


"Stop.....!!!"


"Kau mencuri hatiku, hatiku....."


"K-kau, jurus itu???? the song of dangdut, Diwi Pirsik-san yang terkenal itu???!!"


"Yeah..." balas si Kyū.


Andaikan bola pingpong bisa ngomong, mungkin dia sudah ngebalas perkataan mas Kyū dan mas Siel. "Kita temenan saja ya, aku terlalu bulat buatmu..."


"Woi, jangan masukan adegan gajelas, ini perlombaan, lari estafet tapi adegan larinya malah lebih ke dorama ngebacot!" bentak Kyū.


Mereka sudah mulai memasuki line keempat, dimana kak Bossun bersama Melos sudah bersiap untuk ngetos bersama team mereka masing-masing..


"Bagian Melos-kun is here..." komentar gadis bernama, Cillea, mungkin?


"Aku akan berlari, dengan kecepatan yang tak dapat kau gapai..." ucap Melos.


"Kau bisa ngomong gitu berkat aku yang ngetik.." balas Bossun.


"Chiter!!" bentak Melos.


"Mukamu!!" balas Bossun.


"********!!"


"Kau lah, hehehehe.."

__ADS_1


"Narasiman Sentai Bossunman-san, Kyū senpai memimpin dengan perbedaan 2 detik, bersiaplah!!"


"Ini bukan super sentai, aku gak lagi makai kostum!!" bentak Bossun.


"Hashire!! Melos!!" teriak Tedjo yang ngomong via semacam yang dipake merek ditelinga.


"Hashire!! Melos!!" teriak Cillea.


"Cillea, lari itu berat, kamu gak akan kuat, biar aku saja..." ucap Melos, dia berlari setelah ngetos sama mas Siel.


"M-melos no unmei??!!" kejut mas Bossun, dia melihat kak Melos sudah mendekati dirinya dengan kecepatan tak terduga.


"Melos no Unmei, Melos no Tameni, Melos no Hashire... Hashire!! Melos!!" teriak Cillea.


~ Kemampuan: semakin sering orang meneriakkan "Hashire, Melos!!" kecepatannya akan bertambah, akan bertambah tergantung dengan seberapa sering kata perintah : Hashire, Melos! , itu di teriakkan.


"K-kecepatan ini, tapi...." si Bossun malah tersenyum, "Narasiman hanya memikirkan ketikan untuk membuat dia maju kedepan lebih kedepan daripada kecepatan Melos itu sendiri... karena aku adalah...."


"Narasiman...."


Kata-kata muncul kemudian, ketikan ini adalah ketikan Bossun, bukan ketikan authornya....


Bossun: Dia sudah berada di depan Melos, bahkan sekarang, seberapapun sering mbak Cillea berteriak, mas Bossun selalu lebih jauh kedepan meninggalkan Melos.


"H-hashire!! Melos!!"


"H-hashire!! Melos!!" dukungan ratusan orang, mulai terdengar, bahkan Melos yang sudah jauh ditinggalkan oleh mas Bossun, mulai bersemangat dan bertenaga ia...


"I-ini???" Bossun mendadak terkejut...


"H-hashire!! Melos!!"


"Larilah, Melos!!"


"M-melos-san, k-kau.." Bossun bahkan tak bisa, bahkan tak bisa mempercayai seseorang yang mampu melewati sistem narasi itu sendiri, Bossun dengan kecurangan dan kemampuannya untuk membuat narasi lebih membuat kedepan kini sistemnya error dan bahkan sistem curang tersebut dilampaui oleh kecepatan si Melos.


"Hashire, Melos!!"


Bahkan, seberapa cepat Melos berlari, ia tak bisa dilewati oleh mas Bossun, meskipun seberapa cepat berlari.. Melos tetap tidak bisa..


"Lari dari kenyataan.." komentar Cillea... "Biarkan.. aku lari, dari kenyataan ini.... M-melos-san.. bahkan tidak bisa lari dari kenyataan apalagi lirik lagu bang Irwins Falls..."


"Melos, adalah Pria yang mampu melewati sistem narasi itu sendiri, bersiaplah, Nicki-senpai, dia mendekat..." ucap ***-chan.


"Yes Sir!!"


"Sir janai, ***-chan dah!!"


"***? kenapa harus ada bintang, apakah namamu mengandung kata jorok???!!"


"Hashire, Melos!!"


"Nicki-senpai, bersiaplah berlari, mas Bossun yang bisa mengatur sistem Narasi tertinggal 3 detik dari mas Melos..." ucap ***-chan, "Three, Two, One, Go!!"


"We are fighting dreamer!!" teriak Nicki, dia bahkan tak melihat secara langsung, tak memperkirakan dimana jalur sang musuh yang sudah berlari terlebih dahulu.


Dia tidak terlihat, bahkan tidak ada dalam pandangan sang Nicki, "Dimana???!!"


"Tetapi, saat dia terlalu kedepan, bahkan tak melihat jalur belakang, dia takkan sadar, bahwa permainan selalu berubah di jalur belakang.." ucap Nicki.


"Nicki-san, lebih cepat, b-berlarilah!!" teriak ***-chan...


"Mimpi... adalah kunci.... untuk kita... menaklukkan dunia... berlarilah tanpa lelah.... sampai engkau meraihnya..."


"Lagu ini???" komentar penonton-penonton yang budiman.


"Teknik ini, apakah dia akan bernyanyi secara full dan gak takut terkena copyright?" komentar Nicko di line dua yang dah selesai bagian larinya.


"Jangan teruskan, nanti bagian ini tidak bisa ditayangkan di layar televisi!!" teriak Kyū.


"Nyanyikan saja, inikan genre Parody!" teriak Bossun.


"Dia akan bernyanyi sampai full!!" seru Ryūji.


"Laskar.... Pelangi...."


"Jangan!!"


"Tidak!!"


"No!!"


"Dame! dame! dame!"


".............." Nicki bukannya mengeluarkan lirik yang berikutnya dia malah keringat dingin, seperti adegan saat dia terjepit dan tak mengerjakan peer, dengan cepatnya dia menjawab...


"Lupa liriknya..."


"Gubrakkkk!!!" ***, Bossun, Ryuuji, Kyū, hingga mas Nicko, mereka tepuk jidat.


"Tapi.... aku pasti menang..."


"Floor in the dance, area dimana ini sangat licin..."


"Eh?" Nicki memperlihatkan wajah begonya, "A-aku terjatuh... aku terjatuh lagi dipelukan lantai... sudah kubilang, aku lagi lomba lari.. jangan kau buat... a-aku terpeleset!!"


~ W I N N E R S!!!


MOTORS SUTANDARTO ADALAH PEMENANG NINJA END OF WARRIOR!!


"Udah sok sok keren mau wins, malah kepeleset, gobl*k!!" bentak anggota team Honan bersamaan.


"Hari ini aku kalah..."


"Tapi... kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.." ucap Nicki, dia masih sempat-sempatnya ngupil.


Team Motors Sutandarto nampaknya begitu senang dengan kemenangan ini, bahkan mereka selfie bersama.


"Noname-san, kau hebat!!"


~ Chryl Noname.


Kemampuan: Misterius.


"Yang terpenting, aku tetap tokoh utamanya..." ucap Nicki yang masih mengupil.


"Ya terserah, yang jelas kita kalah.." ucap ***, Nicko, Bossun, Kyū, dan Ryuuji.


Runner- Berakhir.

__ADS_1


B E R S A M B U N G


__ADS_2