1+1: Useless

1+1: Useless
Chapter 22 - Succes for Nguyen-kun.


__ADS_3

~


Sudah kubilang, tidak perlu mengucapkan selamat tinggal, karena kita akan bertemu lagi.


Apakah, seindah itu?


Ataukah, akan menjadi ending yang bagus?


Mungkinkah, semestinya terjadi?


Ataukah, mungkinkah, apakah, semuanya berakhir?


Dahulu kala.....


"Nguyen-kun!! online jam sembilan, kita war!!" leader klan, sebut saja Troch-kun.


"Siap Bossuman!!" balas Nguyen.


~ Ini adalah apa, dan bagaikan apa? menjadi seperti apa, dan maunya apa, lalu kenapa apa menjadi apa? karena apa memang ditakdirkan untuk menjadi apa, apa sih maunya, apa sih maumu, apa-apa apa-apanya dongs ...


Ah, sejenaku berdiam dan bernafas, Manusia.. meskipun diam, mereka bernafas, kalau mereka tidak bernafas. bisa saja mereka menahan nafas agar tak bernafas, tapi akhirnya kehabisan nafas dan nafasnya tak teratur.. dan kemudian..


Lupa.


Nguyen-kun, nama lengkapnya Phiriykyun Nguyen, dia adalah pemain gems Clash of Clans yang kerensnya minta ampuns.


Kenapa pragraf yang tadi, berakhiran dengan 'S' karena 'S' itu, Kerens!


Barusan ada S, dan di Baru 'S' an, ada 'S' juga, kau haru(s) menghitung(s) berapa jumlah 'S' di(s)ini, bi(s)a (s)aja kau lakukan jika kau kurang kerjaan.


"********!! Nguyen!! kau lupa online!! cepatan woy!! kita ngewar ini!! kan (s)udah kuberitahu!!" Troch naik pitam, bagaikan dendam yang ia pendam, me(s)ki tidak ada dendam di antara kita.


"Anu, baru(s)an, Kak Troch, marah yah?" tanya ma(s) Nguyen yang polo(s) baik hati dan tidak (s)ombong.


"Haddeh, bukan marah, cuma naik darah doang, abaikan (s)aja my friend(s) jangan di ambil hati.." balas Troch-kun yang ternyata baik hati juga.


Karena terlalu banyak (s) tidak apa-apa, tidak menghitungnya, karena bahkan bintangpun bakalan (s)ulit di hitung.

__ADS_1


Merujuk ke hal, (s)elamat tinggal, tapi tidak pernah terjadi, dan bagian 'S' selalu jarang dalam abjad, mungkin mereka bukan (S)adi(s)tik.


Tapi..


~ "Ah...." Nguyen terkenal di dunia maya, tetapi, selalu (s)endiri di(s)ini, dunia kenyataan yang kejam, tak (s)eindah game(s) yang ia mainkan.


Sendiri, berjalan sendirian, dan akhirnya 's' dalam kurung tidak diperlihatkan lagi, karena ini memasuki fase bakalan banyak 'S' meskipun 'A' bahkan lebih banyak darinya.


"Ah, Nguyen-kun!! kau ini gila!!"


"Nguyen-kun jelek!"


Ah, mari memikirkan bagaimana adegan pembulian yang sudah biasa dalam masyarakat, bukan soal 'Mereka tidak mendapatkan pendidikan' tetapi, mereka tidak mendapatkan kasih sayangkah, atau kesenangan mereka tidak ada? dan menjadikan patokan pembulian adalah 'Kesenangan?'


Mari, kesana-kemari dan tertawa, hilangkan 'S' agar menciptakan keindahan yang absolute...


Kela(s) pun, bahkan ramai, dan dia selalu (s)endiri, (s)edangkan yang lain, bicara berkelompok..


"Nicko-kun!! jangan mengambil roti kejuku!!" teriak Nicki.


"Niisan! siapa yang dapat duluan, dia yang memiliki!" bentak Nicko.


� Waktunya kemampuan Piotr Szmanowszky, diperkenalkan. [Mengubah Alur Cerita, Lewat Ketikannya.]


~ "Sudahlah sudah, jangan kau sudahan saja, sudahlah sudah, jangan minum susu saja, sudahlah sudah, jangan sendirian saja, sudahlah sudah, ikuzo berak bersamaan!!" teriak Nicki.


"Heh??" Nguyen yang berada di barisan belakang, jalan lambat sendirian, dan teriakan menggema, membisingkan telinga, dan menutup perlahan..


"Kalau tidak bisa makan, beraklah! kalau tidak bisa berak, tidurlah, kalau tidak bisa tidur.. maka makan!!"


Mereka tidak mengerti, dan ia tidak mengerti, dan istilah apa yang terjadi, ini hanyalah bualan bagian menarik dari setiap kata-kata sampah manusia.


~ "Seseorang kadang mengatakan, lihat, dia sendirian, hah, kasihan sekali, dia bau, jangan dekat-dekat dengannya.."


"Dia menjijikkan, ya! dan dia tidak punya teman ya!!"


Nicki melewati sang Nguyen-kun dengan edisi bagaikan pertemanan dalam genre shounen....

__ADS_1


"Kau.. tak sendirian... karena kita berjalan di atas tanah yang sama, bukankah, bahkan tanah tidak sendirian, atau bahkan mungkin, dan beginikah?"


"Ah, kita.. seperti periode masalalu, dan berakhir menjadi sampah, dan lalu menangis kemudian, mengompol kemudian, mengumpat kemudian, memperlihatkan anumu kemudian, dan wanita-wanita berteriak kemudian.."


"Tapi, Ibuku tidak memprotes betapa kecilnya anuku, atau bahkan Adikku, tidak diprotes betapa dia tidak bisa mencuci pantatnya dengan benar.."


"Mari, buangkan rasa malu, tidak pede dan tak berani, dan kamu.. mungkinkah berakhir begini, atau kemudian nanti, kamu terkenal dan banyak duit.. kemudian.."


"Wah, Nguyen-kun jadi pemain gems hebat.."


"Wah, nyesal aku bully dia dulu...."


10 tahun kemudian...


"Nguyen-kun terkenal!!"


"Asyik!!"


"Pasti dia kenal kita kak!!" ucap Nicko.


"Yojelas, kitakan suka ceramah!!" balas Nicki.


Mendadak... Nguyen yang dah gede berlewatan dengan Nicki dan Nicko.....


"Ah, kalian, orang gembel ya??"


-


"********!!"


"Woy! woy! woy!"


"Fuhahahahahahahahahahahahahahahaha.."


Mereka akhirnya sadar, betapa hebatnya kemampuan �Piotr Szmanowszky.


"Maaf, ini gengsi, soalnya aku benar-benar kenal mereka berdua, mereka berdua kan tokoh utama disini, tapi aku sebagai orang terkenal meskipun bukan tokoh utama, aku harus sedikit gengsi pura-pura tak mengenal mereka.."

__ADS_1


"Kan, beginilah kehidupan!!"


B E R S A M B U N G


__ADS_2