
~ Rute kekacauan, bertemakan 'Militer' atau mungkin 'War' yang terjadi saat ini.
Banyak yang berlari-lari, dengan gaya merentangkan kedua tangan mereka kebelakang.
Orang awam, memikirkan... "Ah, mereka seperti kupu-kupu?"
Tetapi...
"Walau bagaimanapun, aku masih seorang shinobi!!" ucap seorang pria, bersurai rambut sedikit putih, tetapi sangat tanpan dan mempesona.
"Hoy, sejak kapan??!!! Masa Boruto rambut putih? apakah dia terkontaminasi oleh asap rokok!!??" seru seorang pria yang sedikit berambut abu-abu.
"Sejak kapan juga, Mizuki rambutnya warna gitu???" seorang gadis yang memakai 'Kacamata Renang' tetapi, bagaimanapun penampilan mereka.
"Kami masih seorang Shinobi!!" ucap mereka bertiga secara bersamaan.
"Hoh?? ini adalah era????"
"Shinobi!!"
"Astaga, kalian ini terlalu banyak bacot, sampai sang penulisnya lupa mau masukin adegan apaan, yang jelas, kalian ini cuma karakter fiktif yang digunakan untuk menghilangkan kesepian sang penulisnya!!" ucap Bossun.
"Sejak kapan Narasiman menjadi sombong dan sudah ahli membentak??? bukankah perkenalan kita bertiga sudah kalian rencanakan????" Pria yang bersurai putih, namanya. 'Izimiki Biriti!!'
"Biriti-kun!!"
"Mukamu Izimiki Biriti!!" bentak pria bersurai putih ini, "Ore no namae wa..."
Sfx: Zen Zen Zen Zense
"Kimi no na wa?"
"Apa-apaan ini!! kenapa perkenalan kita harus ada sfx-nya Kimi no Nawa!! sedang mengejek perkenalanku kah?? hah!!" bentak Pria bersurai putih ini.
"Daritadi namamu belum kau beritahukan woy!!" bentak Bossun.
"Gimana mau memberitahukan?? saya sering di stop-in mendadak narasiman-nya sendiri!!" bentak pria bersurai putih, namanya adalah..
Kali ini, namanya adalah... "Kimi no namae wa??"
"Ore no namae wa???"
"Kimi wa dare da??!!" tanya sang Bossun sembari berteriak.
"Boku wa Lambo desu!!"
"Boku wa dare da??!!" teriak Bossun.
"Kimi wa Bossun!!" balas sang Pria bersurai putih ini.
"Barusan kau bilang namamu Lambo, kan?"
"Nai, nai, nai, arienai!!" bentak si Pria bersurai putih ini, "Kita tidak sedang melakukan dorama kampungan yang naik kepanggung abis itu pentas cuma 5 menit, di komentarin sampai sejam dua jam.." sorotan mata tajam yang mengintimidasi lawan, tatapan tak terduga ia pancarkan kepada targetman penglihatan.
__ADS_1
"Apa itu??" matanya mengarah, kepada snacker yang dimakan dengan lahap oleh sang Bossun.
"Krepek Ninjatoz, ini adalah pernak-pernik Ninjatos!!" balas Bossun.
"Bolehkah aku merasakannya??"
"Boleh saja, jika kau berhasil menangkapku..." balas sang pria terhebat dari yang terhebat, Bossunman!!
"Gwarrrr!!!" mendadak dari belakang sang Bossun, muncul sang Nicki yang mengagetkan, bahkan dengan cepat dia merampas Snacker Ninjatos milik sang Bossun 'Narasiman' Skywalker.
~
Ini, adalah kisah klasik keindahan Perugia, atau mungkin saat di semenanjung nan jauh dari barat, Legenda-legenda dipenuhi dengan keindahan, begitulah kehidupan, keindahan takkan ada habisnya, tetapi sengsara juga kadang datang kepadamu, tetapi, kadang sengsara membawa nikmat, atau mungkin, saat film diputar dengan awal yang buruk, dan berakhir dengan ending yang bagus.. hal itu adalah skenario yang di inginkan oleh penonton.
Tetapi, Jika kita berakhir mati.... skenario Manusia adalah mati, karena Manusia ditakdirkan untuk itu...
~
"Hah, nostalgia sekali..." ucap sang Nicki, dia memakan Snacker Ninjatos ini dengan lahap, bahkan kemudian tak ia sisakan untuk sang Bossun.
"Korekara...."
"Stop!! kau pikir dengan kau datang, kau akan menjadi tokoh utama di bagian ini??? mimpi!!" bentak Bossun.
"Walah-walah, dia mengambil bagian kita, Whitehair-kun!!" ucap sang gadis yang kemudian melepaskan kacamata renangnya.
"Hadduh, bagaimana ini, Megane-senpai??"
"Tidak tahu, Abu-abu-kouhai!!"
"********!! udah mengambil edisi penampilan kita, dia malah membentak bintang tamu!!" teriak Bossun.
�"Penuh Nostalgia...." ucap Nicki lagi, sedikit merenungkan, dan lalu melihat keatas langit.
"Sayonara, Home-run, adalah hal yang menyenangkan untuk para pemenang, tetapi, Sayonara..... itu kata-kata yang sangat menyesakkan.. saat kata-kata itu dikatakan oleh seseorang yang sangat berarti..." ucap Nicki.
"Galau??"
~
"Yo!!"
"Yo!!"
"Yo!!"
"Yo!!"
Sapaan? ini sapaan awalnya bagaimana dan merujuk kehal mana, atau mungkin mau dibawah kemana? dan akan berakhir kemana? atau mungkin tidak kemana-mana, tetapi lebih jauh dari sesuatu yang berada dimana-mana?
Bagaimana, begitukah, beginikah, ataukah mungkin begitu? dan lalu bagaimana?
Bagaikan bisu tak bersuara, dan hati membaca ketikan, dan kemudian...
__ADS_1
"Yo, bisakah aku jadi bagian dari klan kalian??"
"Ah, kau ingin menjadi seorang Shinobi??"
"Ya!!"
Ini adalah, sebuah kata sekilas yang sangat bebas dan sangat pendek bagaikan garis yang memutus dari jalur yang lebih jauh untuk berubah menjadi pendek.
Kita, memikirkan cara, melewati rute, dan tersenyum kemudian, menatap masa depan, dan keindahan alam, lalu jam berlalu, dan kamu... menuju masa depan, ramhut memutih, punggung menjadi sakit, keseringan meringis kesakitan, dan lalu... menyesal..
"Kenapa, waktu muda, begini, tidak begitu, dan menjadi seperti itu?"
Penyesalan, takkan pernah berakhir, dan melewati rute tahun ke tahun, seperti keindahan saat kembang api berkilauan, dan akan menangis kemudian... saat kamu menjadi tua....
"Piruko-sensei!! ada Shinobi dari edisi Nyuteizen!!!" ucap sang Nicki.
"Bagaimanapun, kita masih seorang Shinobi..."
Antara barisan depan dan barisan belakang, depan lebih gampang terbunuh tetapi gampang juga membunuh, belakang kemungkinan jarang tetapi masih bisa mati.
Skenario ini, sama saja akan mengantarmu kepada kematian....
"Piruko-sensei!! ayo lari!!" teriak Nicki.
"Tidak Nicki-kun, sudah tugas seorang shinobi untuk melindungi murid paling muda...."
Sayonara Shinobi, atau mungkin selamat tinggal..
"Jangan ucapkan selamat tinggal, karena kita akan bertemu la-"
~ Pelarian ini adalah jalan pecundang, dan seorang anak kecil gagal mati hari itu, karena seorang Shinobi yang memegang-teguh prinsip jalan ninja-nya.
~ "Nostalgia....." ucap Nicki..
"Ah, sangat Nostalgia... Aku juga sama..." Pria bersurai putih ini, kemudian berjalan, angin sepoy-sepoy meniup rambutnya..
"Lain kali, sampai kesana, kita akan bertemu kan, Nicki-kun!!"
"Cobalah sekali-kali, merasakan Kopi Asin Ninjatoz.."
"Kopi?? bukannya teh?"
"Heh, kurasa aku lupa!!"
"Mungkin teh?"
"Kopi!!"
"Ah, Nicki-kun, kita tidak harus mengucapkan selamat tinggal, karena kita akan bertemu lagi.."
Pria bersurai putih ini, adalah...
- H I M I T S U
__ADS_1
B E R S A M B U N G