500 Juta 1 Malam

500 Juta 1 Malam
MENJADI PELAYAN


__ADS_3

Anjani membulatkan matanya , ia tau sekarang kenapa dia dan diana bisa di bawa kesini


" aluna sialan , pasti dia yang menyuruh orang orang ini untuk menangkapku juga diana " batin anjani


" aku tidak melakukan sesuatu tuan , kenapa kalian menangkap kami seperti ini apa salah kami. " randi menyeringai menatap diana


" ternyata kau tak mau mengaku , rey bawa orang itu kemari. " rey membawa seorang preman suruhan diana juga anjani


" me-mereka yang menyuruhku menculik gadis dan melecehkan nya tuan " tangan randi mengepal mendengar penuturan preman itu


" apa kau tidak mendengar kejujuran preman ini hah , kenapa kau melakukan hal itu kepada wanitaku , dasar iblis " randi mencengkram dagu diana dengan keras


" ahh sakit tuan lepaskan aku " diana mulai menitikan air mata


" tuan lepaskan anak saya , dia tidak bersalah akulah yang menyuruh orang orang itu " tatapan randi beralih kepada anjani


" ouhh jadi kau ibu tua , bagaimana jika anakmu yang mengalami hal itu , dia di culik lalu di lecehkan banyak preman , apa kau akan iklas hah ." randi meninggikan suara nya


" rey kita harus mencoba nya di depan orangtua nya langsung , biarkan anak buahmu menjamah wanita muda ini di depan ibu nya . " randi menyeringai


Diana membulatkan matanya lalu menggeleng cepat


" tidak aku tidak mau , ibu bantu aku bu ." diana mulai ketakutan karena anak buah rey mulai mendekatinya


" jangan jangan sentuh anakku , aku mohon maafkan kami , kami mengaku salah kami akan menebus kesalahan kami kepada aluna ." randi tersenyum mengejek


" dengan apa kau akan menebus nya , apakah dengan uang , atau diri kalian sendiri ." diana dan anjani saling tatap mereka menggeleng


Mereka tak tau apa yang harus mereka lakukan untuk menebus kesalahan pada aluna


" aku akan memaafkan kesalahan kalian dengan 1 syarat "


Diana dan anjani mendongak , mereka tersenyum ke arah randi .


" apa itu tuan , kita akan melakukan apapun agar bisa aluna maaf kan."


" kalian akan menjadi pelayan di rumah ku juga aluan , jika kalian tidak mau bersiap siaplah masuk penjara dengan hukuman sangat lama ." anjani juga diana terdiam


" baiklah kami setuju "


" Rey lepaskan ikatan mereka dan bersihkan diri kalian berdua , alunaku pasti tak suka dengan bau kotoran seperti ini , rey nanti setelah mereka selesai biarkan saja tidur disini besok sore antarkan ke rumah baru aluna ,aku akan pulang , aluna pasti sudah menunggu. " rey mengangguk paham


" baik tuan "


Setelah kepergian randi , anjani juga diana mulai memberaihkan diri mereka .


Rey keluar ruangan itu meninggalkan anjani juga aluna berdua


" sebenarnya ada hubungan apa mereka berdua , kenapa aluna begitu di prioritaskan , aku harus mencari tau." batin anjani


" bu , aku gak mau jadi pelayan untuk aluna , bisa bisa dia besar kepala jika kita menjadi pelayan nya . " rengek diana

__ADS_1


" ini hanya sementara diana , kita harus membuat rencana untuk menghancurkan aluna. " diana mengangguk pasrah


*


Di apartemen randi baru saja pulang , ia melihat aluna meringkuk di sofa .


Ternyata aluna ketiduran di sana


" kebiasaan kalo tidur suka sambil nonton drakor " randi mengusap rambut aluna


aluna terbangun karena ada gerakan yang mengganggu nya


" sayang kenapa kamu mengganggu tidur ku , aku sangat lelah , biarkan aku tidur disini dan kamu harus memeluk ku . " manja aluna


" kita tidur di kamar aja ya , kasian bayi nya kalo kita tidur disini , nanti mereka gak nyaman lagi ."


" gendong " randi tersenyum dengan tingkah manja aluna


Randi menggendong aluna ke kamar dan membaringkan nya di tempat tidur


" kenapa jadi gak ngantuk si , padahal tadi ngantuk banget , kayak nya bayi bayi di perut bunda mau di manja dady dulu ya . " aluna bicara sendiri sambil mengelus perutnya


" baiklah dady akan menunggu bunda sampai tidur " randi mengelus perut aluna yang masih rata itu


" emm sayang ada yang ingin aku kasih tau ke kamu " ucap randi pelan


" kenapa yang "


" sebenarnya dalang penculikan kamu itu ibu juga kakak tirimu , mereka merencanakan semua nya karena mereka marah padamu , aku sudah menangkap mereka dan akan di beri pelajaran " aluna mengernyitkan dahinya


" mereka akan menjadi pelayan di rumah kita nanti , bukan di apartemen ini tapi di rumah yang sudah aku beli beberapa waktu lalu "


" lah kenapa kamu gak ngomong kalo beli rumah " aluna sedikit marah


" tadinya mau kasih surprise buat kamu , malah kejadian nya begini hihi " aluna tersenyum kembali


" kamu lucu ihh , ya udah terserah kamu aja yang gimana baik nya aja , aku mah ngikut kamu aja ." randi tersenyum karena tak ada penolakan dari aluna


" besok kita lihat rumah nya ya , kamu tinggal tidur aja disana karena di rumah itu udah ada isinya , tinggal menggunakan aja "


" okee terimakasih suamiku "


Akhirnya mereka tertidur saling berpelukan


Esoknya


randi selalu mual setiap kali mencium bau bauan seperti bawang dan yang lainnya dan memuntahkah makanan yang masuk ke perut nya


" maaf sayang aku menyukai makanan yang mengandung bawang ini , jadi kamu tahan ya." aluna melahap makanan itu dengan lahapnya


" sayang kenapa tidak kamu yang mengalami ini , kenapa harus aku ." randi mengeluh

__ADS_1


" sayang kita harus adil , kamu yang mual aku yang mengandung okee , jadi jangan protes ya. " randi mengangguk pasrah


Setelah selesai sarapan aluna dan randi bergegas mengemasi barang bawaan , karena mulai sekarang mereka akan pindah ke rumah.


Rey membantu membawa barang barang mereka aluna mengingatkan jika jangan sampai boneka nya terlupakan


" sayang jangan lupa boneka jumbo ku juga anak anaknya dan kamu yang harus membawanya" randi mengangguk


" okee sayang sesuai keinginan mu " randi mengelus rambut aluna pelan


Akhirnya mereka berangkat menuju rumah baru


Sesampainya di sana aluna terperangah melihat rumah bak istana itu


" yang apa gak salah beli rumah , kita hanya berdua loh mana enak tinggal di rumah besar begini."


" nanti kan bakalan bertambah dua baby , juga akan banyak pelayan , jadi gak akan berdua." randi mengecup pucuk kepala aluna


" ya udah yuk masuk "


rey juga pa supri mengeluarkan barang barang mereka dan membambawa nya ke dalam


" ini dia kamar kita " randi membuka pintu kamar itu


" wahh luas banget yang , disini juga ada kamar mandi " randi mengangguk


" oh iya yang , nanti sore ibu sama kakak tiri kamu akan kesini untuk menjadi pelayan di rumah ini. " aluna mengangguk paham


" apa gak berlebihan yang menjadikan mereka pelayan di rumah ini "


" enggak , dari pada mereka di penjara. "


Setelah bebenah membereskan barang nya randi mengajak aluna makan siang ke luar


sore nya rey membawa anjani dan diana ke rumah mereka menganga melihat rumah mewah ini


" rumah ini milik tuan randi yang kemarin itu , hmm aku harus menggodanya , jika dia tergoda olehku aku pasti bisa mendapatkan ini semua." batin diana


" heh kenapa malah bengong gitu , cepat masuk " rey mengagetkan diana yang sedang menghayal itu


Anjani dan diana mengangguk


Di dalam ternyata sudah ada randi sedang menonton tv


" permisi tuan " ucap rey


randi melirik rey yang ternyata membawa dua wanita itu


diana terpesona melihat randi yang hanya menggunakan kaos oblong juga celana selutut


" sayang ada tamu siapa ya " aluna keluar kamar dan menuruni tangga

__ADS_1


Anjani dan diana terkaget melihat siapa yang turun dari tangga


" Aluna "


__ADS_2