500 Juta 1 Malam

500 Juta 1 Malam
aluna kerja


__ADS_3

Tibanya di rumah aluna menghempaskan dirinya ke sofa kamar di ikuti randi


" sayang , katanya ada yang ingin papa katakan padamu , dan ini sangat penting. " aluna mengernyitkan dahinya


" ada apa yang " randi menggelengkan kepalanya " sekarang kita turun dulu papa sama mama udah nunggu di bawah " alun mengangguk


Sesampainya di bawah ternyata benar ajan dan lize sudah menunggu


" sayang duduk sini " ajak lize pada luna


" ada apa ma pa? " tanya luna


" aluna ini ada surat wasiat juga berkas berkas yang ayahmu tinggalkan sebelum beliau meninggal , dia menitipkan wasiat ini untukmu . Untuk anak semata wayangnya " ajan menyodorkan surat wasiat juga berkas berkas kepada luna


Luna membuka amplop yang berisi surat wasiat ia membacanya dengan seksama


aluna sedikit tersenyum lalu melirik berkas berkas itu


Dan membuka satu persatu berkas di meja


" pa sepertinya aluna tidak bisa menjalankan perintah ayah , aluna tidak mahir dalam bidang ini dan juga aluna kan ingin menjadi dokter bukan pengusaha ." aluna menunduk


" aluna kamu bisa belajar dari randi , sekarang papa sudah tua sudah waktunya pengsiun dan ini adalah hak kamu nak , ayah kamu menitipkan perusahaan nya pada papa dan sekarang sudah waktunya kamu yang memegang kendali perusahaan ayah mu ini , dan perusahaan ini sudah balik nama atas nama kamu , jadi papa mohon kamu jadi Ceo di perusahaan mu sendiri ." ajan sangat memohon pada aluna


" tapi bagaimana kuliah luna , luna ingin menjadi dokter ini sudah menjadi cita cita luna dari dulu "


" nak kamu bisa melanjutkan cita citamu menjadi seorang dokter , dan menjadi seorang ceo sekali gus " ucap lize


" benarkah ma " lize mengangguk meyakinkan


" baiklah luna akan mencoba nya , luna akan belajar terlebih dahulu kepada mas randi " ajan sangat senang mendengar aluna menyetujui nya , sekarang ia bisa tenang karena perusahaan sahabatnya sudah di berikan kepada aluna .


Bukan tak mau dari dulu ajan memberikan nya pada aluna , tapi keadaan yang memaksa untuk ajan menahan memberikan nya pada luna , luna susah di temukan juga belum terbebas dari ibu tirinya , tapi sekarang takan ada yang bisa merebut hak luna karena ibu dan kakak tirinya sudah di penjara .


luna sebenarnya belum sepenuhnya pulih dari luka oprasi cs , tapi akhir akhir ini luna selalu mendapatkan masalah . Luna berencana akan mulai kuliah lagi setelah bekas oprasi nya sembuh dan mulai bekerja di perusahaan nya sendiri .

__ADS_1


" Ayah Ibu aku tak menyangka kalian meninggalkan harta begitu banyak untuk ku , hah apa aku bisa menjalankan nya dengan baik seperti yang kalian lakukan atau tidak. " batin aluna


" bagaimana jika ibu juga kakak tau aku mendapatkan wasiat sebanyak ini apa mereka akan merebutnya dariku " aluna menggelengkan kepalanya


Luna termenung di dalam kamar melihat berkas berkas yang di berikan ajan padanya tadi .


luna kaget karena ada yang memeluknya dari belakang , luna tau itu pasti randi suaminya . Randi membalikan tubuh luna menjadi berhadapan dengan nya .


" sayang , kamu jangan bengong terus dong , kamu harus percaya diri , kamu pasti bisa mengelola perusaan itu dengan baik dan bisa menggapai cita cita mu menjadi dokter."


Aluna mengangguk


" kamu ajarin aku ya , biar ceper bisa seperti kamu ngelola perusahaan " randi mengelus kepala luna


" iya dong sayang itu masalah gampang " randi mecubit pipi bulat istri nya


*


Beberapa bulan kemudian


" bi aku sama mas randi berangkat dulu ya , titip anak anak " kedua baby sister itu menangguk paham


" baik bu "


Setelah sampai di kampus luna langsung turun dan tidak lupa ciuman mendarat di pipi randi


" belajar yang rajin sayang , nanti kalo kamu udah pulang telepon aku ya , biar aku jemput dan kita langsung pergi ke kantor mu " aluna mengangguk


" okee suamiku " aluna mengacungkan jempol nya


Randi pun pergi menuju kantornya


Tiba di kantor randi melihat rey sedang berbicara dengan seseorang yang sangat ia kenal


" rey ada apa? " tanya randi

__ADS_1


" tuan dia memaksa ingin bertemu dengan mu , aku melangnya karena takut nyonya aluna marah lagi kepadamu ."


" monic sebaiknya kamu pergi dari sini , aku sudah tenang hidup tanpa mu sekarang kamu kembali lagi kesini , aku bosan melihatmu " randi bicara dengan nada yang sedikit tinggi


" randi aku butuh pekerjaan untuk menghidupi diriku sendiri , kamu ada kan lowongan untuk ku bekerja , aku mohon , jika aku tidak bekerja aku mau makan apa ran masa kamu tega si." monic memasang wajah sendu supaya randi mengasihani nya


" kamu tanya saja ke rey apa ada pekerjaan atau enggak , sudah aku mau masuk , rey urus wanita ini. " randi melenggang pergi meninggalkan monic yang cemberut


" heh wanita licik , gak ada lowongan pekerjaan untukmu desini " rey pun meninggalkan monic sendiri


monic pergi dengan perasaan marah , gagal lagi ia masuk ke perusahaan itu untuk mendekati randi .


" aku harus cari cara lain supaya randi dan istri nya bisa berpisah , aku harus membali lagi kepada randi seperti dulu biar aku bisa foya foya membeli apapun yang aku inginkan " batin monic


Di dalam ruangan randi sebenarnya merasa tak enak menolak monic tapi ia akan dimarahi sang istri jika melakukan kesalahan lagi .


" tuan jangan sampai anda memikirkan wanita itu , ingat dia dulu sudah menghianati tuan dan sekarang tuan audah memiliki nona aluna dan juga anak anak menggemaskan " randi mengangguk mengiyakan perkataan rey


" kamu benar rey , di rumah sudah ada istri cantik dan anak anak menggemaskan , kenapa harus memikirkan wanita yang sudah jelas jelas menghianati kita "


*


Setelah selesai dengan kuliahnya , aluna memutuskan untuk menghubungu randi , ia sudah berjanji akan ke kantor hari ini .


" [ mas aku sudah pulang , kamu jemput aku ya , aku tunggu ] "


Tak berapa lama , randi datang dengan mobil sport nya , ia keluar mobil dan mempersilahkan aluna masuk .


" silahkan sayang " tersenyum melihat tingkah randi


Setelah sampai di perusahaan nya aluna turun , disana sudah ada karyawan yang menyambutnya .


Baru pertama kali aluna kesini ia terkagum kagum melihat bangunan ini .


" selamat datang aluna , mari masuk kamu harus memperkenalkan diri kepada semua karyawan disini " mereka bertiga beriringan masuk

__ADS_1


" kalian semua silahkan berkumpul disini , ada pengumuman untuk kalian semua ."


__ADS_2