
Lize masih mematung melihat aluna , ia tak percaya dengan penglihatan nya , lize seperti melihat vani berwujud aluna di depan nya
lize menghampiri aluna dan langsung memeluk nya erat
" Aluna , ini kamu sayang " lize menatap mata aluna yang sembab karena menangis
luna mengangguk dan memeluk lize erat
" kemana saja kamu selama ini sayang , tante dan om ajan selalu mencari mu , ayo duduk nak "
" aku- aku selalu menunggu kedatang kalian di rumah neraka itu tetapi tak pernah datang "
" maaf kan kita luna , maafkan tante yang meninggalkan mu di saat kamu terpuruk " luna mengangguk , ia bahagia bisa bertemu dengan sosok lize yang sudah di anggap nya seorang ibu pengganti vani
Lize juga ajan adalah sahabat karib dari orang tua aluna , mereka merintis usaha bersama , sampai akhirnya suatu tragedi menyakitkan terjadi ferdi menikah lagi , bukan karena nencintai wanita itu tetapi ia merasa kasihan karena wanita itu di tinggalkan suami nya dalam keadaan hamil besar , wanita itu tak lain adalah Anjani
Dulu anjani berusaha bunuh diri , disaat bersamaan ferdi datang dan menyelamatkan nya , dari sanalah ferdi sering datang ke rumah anjani untuk melihat keadaan nya juga kehamilan nya
Karena tak ingin menjadi omongan tetangga dengan terpaksa ferdi menikahi anjani , vani tentu saja tau karena ferdi menceritakan semuanya pada vani
Vani menyetujui pernikahan ferdi dengan anjani karena vani tau ferdi sangat menginginkan seorang anak , sedangkan sudah 3 tahun menikah mereka belum di karuniai seorang anak , vani juga mengizinkan anjani tinggal bersama di rumah nya
Hingga setelah 1 tahun pernikahan ferdi dan anjani , vani dinyatakan hamil , kabar bahagia ini terdengar di telinga anjani
Tak terasa usia aluna sudah menginjak 10 tahun dan dania berusia 12 tahun , ferdi sangat memanjakan aluna hingga suatu saat ferdi mengalami serangan jantung dan meninggal dunia
Tak sampai 1 tahun vani juga meninggal dunia karena kecelakaan , entah apa yang sebernya terjadi hingga vani mengalami kecelakaan tunggal tersebut , sampai saat ini masih menjadi teka teki
*
ajan mendengar ada keributan di ruang tengah sehingga ia turun dari kamar nya
Ia melihat istri nya sedang memeluk seorang gadis dan menangis
" ma , kenapa kamu menangis siapa perempuan ini ?"
" pa ini aluna anak vani dan ferdi yang kita cari selama ini , randi membawa nya barusan , lihat bahkan wajahnya saja sangat mirip dengan ibunya " lize mengelus wajah aluna dengan lembut
senyum ajan mengembang setelah mendengar perkataan sang istri
" ya tuhan akhirnya kita bertemu nak , mendiang ayah mu pasti senang karena saya sudah menemukan mu " ajan memeluk aluna
" pa , ma biarkan luna istiraha dulu , kasihan dia pasti sudah sangat lelah , dan jangan lupa kasih makan hhh " randi cengengesan sendiri
Aluna di antar lize ke kamar tamu , aluna sungguh sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan orang orang baik seperti keluarga atmaja
__ADS_1
" luna jika kamu sudah membersihkan diri , kamu turun ya kita makan malam sama sama , tante tunggu di bawah " aluna menganggukan kepalanya paham
Akhirnya aluna bisa mandi dan berganti pakaian , karena seharian ini ia belum mandi dan berganti pakaian
setelah selesai membersihkan diri aluna menghampiri semua nya di meja makan
" aluna duduk sayang " titah ajan
" iya om terimakasih " aluna sebenar nya sangat sungkan , tetapi perutnya sudah sangat keroncongan minta di isi
" besok pagi ada yang ingin om dan tante katakan padamu juga randi aluna " aluna mendongak dan mengerutkan keningnya
" sekarang saja om , tante mumpung luna masih disini , besok kan luna harus pulang dan kuliah "
" besok saja aluna , sekarang kamu istirahat ya " setelah selesai makan mereka semua bubar ke kamar masing masing
*
Di rumah anjani dan dania sedang uring uringan karena uang pegangan mereka sudah ludes habis tak bersisa
" kemana anak sialan itu , kenapa gak balik balik juga " emosi anjani memuncak karena aluna tak juga pulang setelah kepergianya dari rumah beberapa minggu lalu
Anjani pikir aluna akan pulang lagi ke rumah setelah bekal nya habis , tapi ternyata salah
" Bu coba ibu telfon nomor aluna , dan bujuk dia supaya mau balik lagi ke rumah ini " dania menimpal
" pergi kemana dia sebenarnya , besok aku akan menemui dia di kampus , bisa mati kita kalo tak pegang uang sepeserpun "
" makannya kamu jangan boros boros dania , pake acara ke salon segala , kan uang nya cepet habis , belum lagi kamu mentraktik teman teman mu hah bikin pusing saja "
" loh kok aku si ma yang di salahin , mama juga pake kan uang itu buat jalan jalan ke bali "
mereka berdebat tapi tak berujung
" pokonya besok kamu temui aluna di kampus " anjani meninggalkan dania sendiri
*
Pagi nya aluna terbangun dari tidur , tidurnya sangat nyenyak malam tadi , belum pernah aluna merasakan kenyamanan seperti ini sebelum nya
" selamat pagi dunia " aluna menggeliat
Aluna menuju kamar mandi dan berpakaian rapi , ia berencana akan pulang hari ini
" selamat pagi om , tante , tuan "
__ADS_1
" hah siapa yang kamu panggil tuan aluna , apakah randi " tanya lize
" i-iya tante " lize menggelengkan kepalanya
" mulai sekarang jangan panggil randi dengan sebutan tuan , karena sebentar lagi kamu akan menjadi istri nya "
uhukk uhukk
aluna sangat kaget karena tiba tiba lize berkata seperti itu
" maksud tante apa luna gak ngerti "
" aluna , tante juga om tau kamu sudah di nodai oleh randi , maka dari itu kami memutuskan akan menikahkan kalian berdua hari ini , di rumah ini "
Aluna membulatkan matanya karena merasa ini keputusan yang tiba tiba
" tante ta-tapi aluna belum siap menikah dan juga aluna masih kuliah dan satu lagi aluna tak mencintai tuan ini"
" pokonya kamu akan menikah hari ini dengan randi , dan tinggal di rumah ini untuk sementara sampai kalian siap hidup berdua di apartemen , tidak ada penolakan aluna , randi harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah ia lakukan , tante mohon kamu menerima nya " lize memegang tangan aluna erat
" setidak nya kami bisa membuktikan kepada mendiang kedua orang tuamu , bahwa kami akan menyangimu seperti anak kami sendiri , om sudah berjanji kepada mendiang ayah mu aluna , om mohon kamu terima pernikahan ini " bujuk ajan pada aluna
" tapi bagaimana dengan kuliahku om , tante , aku ingin menjadi seorang dokter , jika aku tak kuliah maka cita citaku takan terwujud " alasan luna
" kamu tenang aja , kamu masih bisa melanjutkan kuliah setelah menikah nanti "
Huffhh aluna membuang nafas pelan
hari ini aluna tak bisa masuk kuliah karena harus melangsungkan pernikahan dengan randi
Jam dua siang acara dimulai pernikahan nya sederhana , hanya mengundang kerabat dekat
Setelah itu kata sakral terdengar di telinga aluna
"SAH"
" ayah , ibu jika kalian melihat ini , pasti kalian akan sangat bahagia " aluna menitikan air mata , sekarang ia sudah sah menjadi seorang istri dari Randi Atmaja
Malam hari pun tiba , aluna tak ingin tidur berdua dengan randi karena ia merasa takut , randi akan menerkamnya lagi
" jangan tidur disini , tidurlah di kamar lain , atau di sofa saja "
" memangnya kenapa , sekarang aku sudah menjadi suami mu , jadi aku akan tidur disini "
" jangan tidur di sini sebelum aku mencintaimu tuan , kita menikah karena terpaksa jadi anda jangan ngarep ya "
__ADS_1
Randi menggaruk kepalanya yang tak gatal