500 Juta 1 Malam

500 Juta 1 Malam
ALUNA BENAR BENAR KECEWA


__ADS_3

Sudah 5 hari randi berada di luar kota , ia mengingkari janjinya yang menjanjikan hanya 3 hari saja tinggal disana , tetapi malah lebih dua hari .


Randi juga tak ada menghubungi aluna maupun keluarga , lize mencoba menghubungi rey tapi jawabannya hanya " sedang sibuk "


aluna tidak memperbolehkan siapapun memberi tau randi maupun rey perihal ia sudah melahirkan


Ia ingin tau , bagaimana reaksi randi saat melihat bayi bayi nya.


" kenapa kamu tega mas , kamu gak ada hubungin aku juga menanyakan kondisi ku saat ini . " aluna menangis pelas


Memang aluna sudah di perbolehkan pulang hari ini .


Setelah sampai di rumah , aluna menuju kamar nya , ia sudah mempersiapkan dua baby sister untuk kedua anak nya .


Aluna menyuruh kedua baby sister itu membawa anak anak nya ke kamar


disana sudah ada lize dan ajan yang menyiapkan kamar untuk baby kembar itu .


" bagaimana sayang apa menurutmu ini cocok untuk mereka berdua " tanya lize


Aluna mengangguk aja mengiyakan ucapan lize


" apa mas randi sedang bersenang senang dengan wanita itu , bahkan anak anak belum di kasih nama " batin luna


Disaat sedang memikirkan randi suara notifikasi ponsel luna berbunyi , luna membuka pesan di aplikasi hijau itu lagi lagi mata aluna memanas .


Entah nomor siapa sekarang yang mengirim pesan itu , juga ada rekaman vidio disana .


isi vidio itu menampakan randi sedang makan bersama dengan wanita di mall waktu itu siapa lagi kalo buka monic .


Hati aluna merasa tercabik cabik , sudah tiga hari randi tak menghubungi nya , sekarang aluna tau kenapa randi tak menghubungi dirinya karena sedang sibuk dengan wanita itu


Lize melihat aluna menangis , ia melangkah mendekati aluna .


" kenapa aluna " tanya lize


Aluna menyodorkan ponsel nya ke arah lize lalu di rebut oleh ajan lagi lagi lelaki berusia 60 tahun itu mengepalkan tangan nya .


" maaf kan mama luna , kamu sabar sayang mungkin mereka sedang ada pekerjaan bareng " aluna menggeleng


" aluna gak kuat ma , aluna akan pergi dengan anak anak tanpa mas randi , biarkan dia bahagia dengan wanita itu mungkin ini jalan terbaik untuk kita. " lize menggeleng cepat

__ADS_1


" tidak nak , kamu tidak akan kemana mana biarpun kalian berpisah biarkan randi yang pergi dari sini " aluna menangis sejadi nya ia menumpahkan semua air mata di pelukan lize


Lize tak menyangka jika randi akan melakukan hal ini


setelah aluna tenang dan beristirahat lize keluar untuk menghubungi rey


"[ rey kenapa kalian gak pulang pulang hah , apa sesibuk itu hingga randi melupakan aluna istri nya] "


"[tuan randi memang sedang sibuk nyonya , jadi beberapa hari ini gak bisa di ganggu , tapi rencananya hari ini akan pulang]" jawab rey di sebrang telfon


"[ iya pulang lah dan bawa sekalian gundik nya itu , biar ku cabik cabik dia sampai mati ]" rey mengernyit heran


"[maksud nyonya apa]" tanya rey


"[ alah kamu juga pasti ikut ikutan dengan anak itu , sudah hari ini kalian harus pulang gak ada alasan lagi .]"


"[baik nyonya]"


Sambungan telepon terputus


Lize tak habis fikir dengan putranya itu , kenapa ia bisa luluh lagi dengan monic padahal monic sudah menyakiti nya juga menghianatinya dulu . Lize menggelengkan kepalanya


malam pun tiba , di kamar aluna sedang menyusui si kembar , ia sangat sedih kenapa randi melakukan ini padanya .


Tak berselang lama suara deru mobil terdengar di telinga aluna


Aluna menyudahi aktifitas menyusui dan memberikan si kembar pada baby sister nya masing masing


Aluna keluar kamar terlihat lize juga ajan keluar dari kamar mereka


" siapa yang datang ma " tanya aluna


" anak sialan itu " ajan menjawab


Randi masuk dengan wajah sumringah karena akan bertemu dengan sang istri yang sudah dirindukan nya


" sayang aku pulang " , ia mendekati aluna hendak memeluknya tapi randi kaget karena melihat perut luna yang sudah rata


" sayang ka-kamu sudah melahirkan " aluna menatap tajam ke arah randi


" anak sialan BUGHH BUGHH kurang ajar kau , sudah mempermalukan kami BUGHH BUGHH "

__ADS_1


Randi terjungkal ke belakang karena tak sempat menahan diri dariaerangan sang ayah


" apa yang papa lakukan , randi baru pulang kenapa di hajar begini. " tanya randi heran


" masih tanya kenapa papa hajar kamu begini , kamu bukan kerja disana tapi enak enak sama monic iya kan." randi terpaku mendengar ucapan ayah nya , ia melirik aluna yang hanya diam tak membantu nya sama sekali .


" aku bisa jelaskan ma , pa , sayang " aluna tak menghirau kan ucapan randi , ia berlalu pergi meninggalkan randi yang sedang di hakimi orang tua nya .


aluna menangis mengingat foto yang di berikan oleh randi yang memeperlihatkan randi sedang tidur dengan monic di tempat tidur tanpa memakai baju juga vidio tadi siang .


Tak berselang lama randi masuk ke kamar dengan terburu buru


" sayang aku bisa jelaskan , aku tidak serendah itu yang , aku ingin lihat siapa yang mengirim foto juga vidio itu kepadamu , mana hp mu " aluna menyerahkan ponsel nya pada randi


randi membuka aplikasi hijau milik aluna , seketika mata randi melotot melihat foto juga vidio itu


" apa kamu masih mau mengelak mas , bahkan yang mengirim pesan foto foto itu kamu , bukan nomor asing , apa yang sudah kamu lakukan di belakang ku mas , disaat aku butuh kamu dalam perjuangan ku melahirkan bayi kita kamu malah melakukan hal menjijikan dengan wanita lain , kamu tau mas aku disini pendarahan karena syok melihat foto itu sampai terpaksa melakukan oprasi cs , dan hari ini ada kiriman vidio dari nomor asing yang memperlihatkan kamu sedang makan dengan wanita itu . dimana hati kamu mas " aluna menggelengkan kepalanya


" aku benar benar kecewa sama kamu , mending kita pisah saja , aku gak mau jadi penghalang untuk hubungan kalian berdua " randi menggeleng cepat dengan perkataan aluna


" enggak kamu harus dengerin dulu penjelasan aku yang , aku gak pernah melakukan hak seperti itu sama monic , memang aku bertemu dengan monic di sebuah restoran , ia menceritakan kehidupan nya selama berumah tangga , ia mengalami kdrt dari suami nya , dan disana bukan hanya kita berdua tapi ada rey juga , dan vidio itu di ambil saat rey sedang ke toilet , dan untuk foto itu , itu hanya editan yang di buat oleh monic dan diam diam mengirimkan nya padamu saat aku menyusul rey ke toilet .


aluna menggeleng karena tak percaya dengan ucapan randi .


" kamu bisa tanya kepada rey jika tak percaya , dan untuk aku tak menghubungimu , ponsel ku hilang entah kemana , ponsel rey baru ketemu kemarin di kolong mobil , dan kenapa aku gak pulang setelah 3 hari karena disana masalah nya ternyata sangat rumit jadi aku harus menyelesaikanya dulu " jelas randi


" sudahlah mas aku ingin sendiri dulu , jika kamu ingin menemui si kembar ada di kamar mereka , mereka juga belum di kasih nama " randi menggelengkan kepalanya


" aku gak mau keluar sebelum kamu percaya padaku dan memaafkan ku "


" keluarlah mas temui anak anak dulu dan kasih nama untuk mereka "


" baik aku akan menemui anak anak dulu , tapi aku akan kembali lagi kesini , dan kita harus menyelesaikan masalah ini sampai selesai." aluna hanya diam tak berbicara sepatah kata pun


Akhirnya randi pun keluar kamar untuk menemui baby kembar


Di kamar bayi randi pelan pelan masuk ke dalam kamar karena takut mereka sedang tidur


Di sana ada dua baby sister yang menunggu


" ternyata anakku cantik dan tampan "

__ADS_1


__ADS_2