500 Juta 1 Malam

500 Juta 1 Malam
PERTEMUAN


__ADS_3

Lambat laun semua akan mengetahui pernikahan aluna dan randi termasuk anjani dan diana , awalnya mereka kaget dan tak percaya dengan pernikahan mereka , tapi ada banyak bukti dan saksi , sampai kehamilan aluna pun mereka ketahui setelah melihat perut aluna yang tampak membesar .


Beberapa bulan kemudian kehamilan aluna sudah menginjak usia 7 bulan


Tak ada yang terjadi apalagi kejahatan yang di lakukan oleh ibu juga kakak tirinya , karena body guard selalu berada di dekat aluna .


Hari ini aluna juga randi berencana untuk berbelanja kebutuhan si kembar , mereka pergi ke mall tak lupa body guard selalu mendampingi mereka kemana pun mereka pergi .


Usia kehamilan aluna memang menginjak usia 7 bulan , tetapi perut nya itu seperti sudah 9 bulan kehamilan dikarenakan ada dua baby di dalam nya , aluna kesusahan saat berjalan maka dari itu ia hanya duduk di kursi roda dan randi yang mendorong nya , ya walaupun masih bisa berdiri dan berjalan tetapi tidak bisa jauh .


" sayang kita mau beli apa dulu " radi bertanya


" ehmm kita ke toko peralatan bayi aja dulu yang " mereka meluncur mencari toko perlengkapan bayi


Disana aluna memilih milih pakaian untuk si kembar , aluna mengambil sembarang baju karena ia tak tau jenis kelamin si kembar , memang luna sudah melakukan usg tetapi ia tak mengijinkan dokter untuk memberi tau dirinya maupun randi jenis kelamin baby nya , ia ingin kelahiran si kecil menjadi surprise untuk semuanya .


" randi bingung mana yang harus di pilih nya ia mengambil apa saja yang di temui nya "


" sayang udah cukup , ini terlalu banyak nanti gak kepake jagi mubazir. " randi mengangguk


Mereka ke kasir membayar belanjaan yang sudah di beli


Aluna juga randi melanjutkan berbelanja barang lain nya


Aluna masuk ke toko baju untuk busui di ikuti para bodyguard perempuan ,


" menurut kalian yang ini gimana , cocok sama aku gak . " mereka mengangguk


" cocok sekali nyonya " salah satu wanita itu menjawab


" kemana mas randi ya , kok gak ada." batin aluna , ia mencari sosok suami nya sampai ke luar toko pakaian


Akhirnya aluna menemukan randi , ternyata randi sedang berbincang dengan seorang wanita , aluna pikir itu teman atau rekan kerja nya ternyata ...


Mata aluna memanas melihat pemandangan itu


Wanita itu memeluk randi dan randi membalas pelukan itu , randi mengusap pucuk kepalanya nya .


Hati aluna merasa tercabik cabik melihat adegan itu


" siapa , siapa wanita itu ? " batin aluna

__ADS_1


Aluna menatap randi yang tak melepaskan pelukan wanita itu , hingga tak sengaja melirik ke arah aluna yang sedang menangis pelan .


Randi melepaskan pelukan wanita itu dan menghampiri aluna dengan tergesa


" ayo kita pulang , sudah gak ada lagi yang aku butuhkan. " ajak aluna pada bodyguard itu


hendak melangkah meninggalkan randi , randi sudah mencekal tangan aluna .


" sayang kamu jangan salah paham , aku bisa menjelas kannya. " aluna menangguk tapi tk menghiraukan ucapan randi juga tak menjawab nya


" aku ingin pulang , jika kamu masih ingin disini dengan wanita itu tidak apa apa , aku bisa pulang dengan mereka. " aluna melepaskan tangan randi dan meninggalkan nya


" Randi .. " teriak wanita itu membuat randi dan luna menoleh


" di-dia siapa ran?" tanya wanita itu , aluna menatap wanita itu dari atas hingga bawah , sungguh sangat cantik .


" dia istri ku , namanya aluna dan sekarang sedang mengandung anak kami. " terlihat wajah wanita itu merah padam


" kapan kamu menikah ran , kenapa kamu bisa secepat ini melupakan ku ." hati aluna bergetar mendengar ucapan wanita itu , sekarang ia tau ternyata wanita ini mantan kekasih randi .


" aku pergi , silahkan lanjutkan ngobrol nya ."


Aluna berlalu pergi di ikuti bodyguard nya


" randi tunggu " teriak wanita itu tetapi randi tak menghiraukan nya


setelah sampai di parkiran mobil aluna masuk di ikuti randi


" sayang maaf " randi menggenggam tangan aluna tapi luna melepaskan nya


" aku bisa jelaskan semuanya yang kamu dengerin dulu " mata aluna hanya lurus ke delan tanpa menoleh sedikitpun ke arah randi ia marah karena randi tak memikirkan perasaan nya


" aku sudah tau , dan kamu tak perlu menjelaskan sesuatu padaku , dia mantan kesihmu mu bukan , aku pernah melihat nya di figura saat ke kantormu waktu itu. " aluna tersenyum miris


" i-iya dia masalalu ku , tapi kita sudah putus dari lama. "


" iya dan kalian saling merindukan makannya saling berpelukan , tanpa memikirkan perasaan ku , coba jika kamu yang berada di posisi ku , aku berpelukan dengan mantan kekasihku di depan matamu apa yang akan kamu lakukan. " aluna menahan amarah nya


" iya aku minta maaf , aku hanya kasihan padanya , dia di aniaya suami nya makanya aku menguatkan nya , kamu jangan salah paham sayang."


" apa tidak ada cara lain untuk menguatkan wanita itu tidak dengan cara memeluknya dan di depan istri mu kamu memeluknya , kamu menguatkan nya tapi malah menyakiti ku huhuhu " aluna menangis kencang di mobil , supir hanya menggelengkan kepalanya karena baru sekarang mendengan majikan nya itu berdebat seperti ini .

__ADS_1


" aku minta maaf ya , aku janji gak akan mengulangi nya lagi. " randi memeluk aluna yang tersedu


" janji ya , kamu gak bakalah gitu lagi." randi mengangguk


Sesaimpainya di rumah randi mendorong kursi roda aluna para bodyguard membawa belanjaan mereka


Dua orang di dapur sedang mengintip siapa lgi kalo bukan anjani dan diana


" diana lihat mata aluna sembab seperti orang yang sudah menangis " diana mengangguk


" apa yang harus kita lakukan , aku sudah capek begini terus , aku mau jadi nyonya di rumah ini bukan sebagai pelayan . "


" kamu tenang saja , kita cari cara supaya randi bisa terjebak dan tidur dengan mu. " seringai anjani


Di kamar aluna masih termenung mengingat yang terjadi di mall , hati nya masih terasa sakit menyaksikan hal itu .


Randi melihat aluna menjadi pendiam tak seperti biasa nya merasa tek enak .


" sayang jangan diam terus dong, aku kan udah minta maaf sama kamu. " randi menggenggam tangan aluna


" sebaiknya kamu mandi dan ganti bajumu , bau wanita itu menempel di baju mu ."


Aluna melenggang pergi meninggalkan randi sendiri


Aluna turun ke bawah , ia merasa sangat lapar , ia duduk di kursi makan dan mengelus perut nya yang keroncongan .


" hay baby kalian pasti laper ya mau makan "


Di meja makan sudah tersaji beberapa menu makanan itu sangan menggiurkan bagi aluna .


randi melihat nya dari atas , tumben aluna gak ngajak makan bareng .


" pasti luna masih kecewa padaku , heh dasar bego. " randi mengetok kepalanya sendiri dengan tangan


" sayang kenapa gak ngajak aku "


" aku udah laper banget jadi gak sempat ajak kamu "


" hah malah sekarang bicaranya kaku gitu gak pake ayang ayang lagi " batin randi


Baru saja luna hendak memasukan makaan ke mulut nya , ia sudah di cegah .

__ADS_1


" jangan makan masakan itu " randi dan aluna menengok ke arah suara


" mama "


__ADS_2