
“hmm, itu cepat, welp, sepertinya sudah semua, hem kenapa masih ada titik di skill pendeteksiku” pikir arasi, setelah itu arasi langsung menghampiri gubuk yang ada titik biru di skill pendeteksi arasi, terlihat bahwa gubuk itu adalah gubuk paling besar di desah itu, setelah itu arasi masuk ke gubuk itu, dan mencari lokasi titik biru itu, ternyata titik biru itu berasal dari kotak yang di tutupi oleh kain, setelah itu arasi membuka kain itu, ternyata di dalam kain itu adalah sebuah kandang yang berisi kucing berwarna puti, dan memiliki mata hijau dan biru, “seekor kucing ?, kenapa ada kucing di desah goblin ?” pikir arasi, setelah itu kucing itu bangun dan langsung mundur di sudut kandang itu “kenapa ada manusia di sini” kata kucing itu, “tunggu, kucing ini bisa bicara” pikir arasi, setelah itu arasi menggunakan skill penilaiannya ke kucing itu, setelah itu muncul status dari kucing itu “hemm, seekor ‘bakeneko’ ha?, kalau tidak salah, bakeneko itu adalah moster yang berbentuk kucing yang biasanya di jadikan peliharaan oleh para penyihir, karna kemampuannya untuk menggunakan sihir, dan juga dia bisa berubah menjadi manusia, karena itu para penyihir menjadikannya peliharaan, karena dia bisa membantu dalam pertempuran dan pekerjaan rumah, hemm apa aku gunakan skill tamer milikku ya” pikir arasi, “jadi kenapa bakeneko sepertimu ada di desah goblin ?” tanya arasi, “tunggu, kau bisa mengerti perkataanku, padalah aku menggunakan bahasa rasku” jawab kucing itu, “yap, aku bisa seluruh bahasa, jadi, bagai mana kau bisa ada di sini?” kata arasi, “seperti yang kau lihat, aku ini bakeneko, tuanku di bunuh oleh para goblin di sini, saat kami sedang menjalankan misi” kata kucing itu, “jadi mau membuat kesepakatan” kata arasi, “kesepakatan?” kata kucing itu, “yap, aku akan membebaskanmu dari sini, sebagai gantinya, kau akan menyerahkan jiwa milikmu kepadaku, dan mengabdi kepadaku, jadi, apa keputusanmu” kata arasi, setelah itu kucing itu terlihat mempertimbangkan kesepakatan yang arasi berikan, “aku setuju” kata kucing itu, setelah itu kucing puti itu tiba – tiba kesakitan setelah menyetujui kesepakatan yang arasi berikan, terlihat sebuah simbol terukir di wajah dari kucing itu, setelah simbol itu terukir secara sempurna, kucing itu pun berhenti kesakitan, setelah arasi melihat bahwa simbol dari sigil miliknya sudah ada di wajah kucing itu, arasi langsung menghancurkan kandang kucing itu, setelah itu mengarahkan telapak tangannya ke arah kucing itu dan berkata “mulai sekarang namamu adalah yuri, dan kau akan melayaniku di kehidupanmu maupun kematianmu” kata arasi, setelah itu kucing itu membungkuk ke arah arasi dan berkata “aku yuri, dengan tubuh dan jiwa ini, saya akan melayani Anda di kehidupan maupun kematian” kata yuri, setelah itu terlihat nama yuri muncul di status arasi sebagai hewan peliharaan, setelah itu arasi dan yuri pun pergi keluar dari gubuk itu dan mengumpulkan bangkai goblin yang arasi bunuh, setelah arasi dan yuri selesai memasukkan semua bangkai goblin itu, ke inventory arasi, yuri pun bertanya ke arasi, “tuan, kenapa makhluk seperti Anda bisa ada di sini” tanya yuri, “apa maksudmu ?” kata arasi, “kami para bakeneko, saat kami menjalankan kontrak dengan seseorang, kami bisa melihat isi hati orang itu, tapi saat Anda menggunakan skill tamer Anda, yang saya lihat hanya jurang gelap yang tak berujung, itulah saya ragu bahwa Anda adalah seorang manusia, dan perjanjian yang Anda buat sebelum Anda menggunakan skill tamer Anda, itu perjanjian apa?” tanya yuri, “oh, aku tidak tahu bakeneko bisa melakukan itu, dan untuk perjanjian yang kau katakan, seperti yang kukatakan tadi, itu adalah kesepakatan, agar saat kau mati, jiwamu akan langsung di pindahkan ke kastelku” jawab arasi, “kastel ?” tanya yuri, “yap” jawab arasi, “jadi aku tidak bisa lagi di kategorikan sebagai makhluk hidup ya ?” tanya yuri, “yap” jawab arasi, “oh” kata yuri, “kenapa ?, apa kau menyesal membuat kesepakatan denganku” tanya arasi, “tidak, saya tidak menyesal sama sekali, saya malah merasa beruntung karna membuat kesepakatan dengan Anda” jawab yuri, “welp, aku masih ada misi lain, jadi lebih baik kita mulai berjalan” kata arasi, “misi, apakah Anda adalah seorang petualang” kata yuri, “yap” kata arasi, setelah itu arasi langsung menggunakan skill pendeteksinya untuk mencari tanaman obat, setelah arasi sudah menemukan lokasi – lokasi tanaman yang ingin dia ambil, arasi berkata “yuri, kau naik ke pundakku, dan pegangan yang erat karna akua mau mulai berjalan” kata arasi, setelah itu yuri pun naik ke pundak arasi, setelah yuri sudah naik ke pundak arasi, arasi pun menggunakan kedua skillnya untuk pergi ke lokasi pertama dari tanaman obat