
Di jalur kedua arasi menemukan sebuah gua yang aneh, arasi pun penasaran dan mengecek keterangan gua itu dengan skillnya, ternya gua itu adalah sebuah dungeon, “emmm, sebut dungeon, dari keterangannya yang kubaca, dunngeon adalah sebut tempat yang memiliki beberapa lantai yang di setiap lantai memiliki moster berbeda bedan, semakin dalam lantainya semakin tingi pula tingkat kesulitan mosternya, dan di akhir lantai terdapat sebuah permata besar yang dinamakan dungeon core, yang bilah dihancurkan akan membuat dungeon terselesaikan, emmm, sepertinya sedikit menarik, welp, aku juga tidak ada kegiatan lain” pikir arasi, arasipun langsung masuk ke dungeon tersebut, dan mulai membantai setiap moster yang ada, di lantai satu sampai lantai tiga arasi melawan moster Humanoid kerdil berwarna hijau yang di sebut goblin, di lantai empat sampai tuju arasi melawan goblin dan moster yang mirip seperti goblin akan tetapi memiliki badan yang lebih besar dari goblin yang disebut orck, di lantai delapan dan sembilan arasi melawan goblin, orck, dan pariannya, yaitu, jenderal goblin, goblin wizard, goblin sumoner, goblin hog, hobgoblin, jendral orck, orckes, troll, warion orck, dan illusioner orck.
Setelah arasi membantai semua moster yang ada arasi pun langsung turun ke lantai sepuluh, di lantai sepuluh arasi menemukan sebuah gerbang besar yang dihiasi cairan hijau dan ungu, “gerbang ?, emm, kalau tidak salah di setiap sepuluh lantai ada yang namanya bos arena, jadi ini gerbang bos arena”, pikir arasi, setelah itu arasi langsung membuka gerbang itu, seketika raungan yang sangat keras terdengar dari dalam ruangan itu, ternyata di dalam ruangan tersebut terdapat tiga bos moster, raja goblin, ratu goblin, dan jester goblin, arasi yang melihat ada tiga bos moster di dalam ruangan itu kebingungan, “kenapa ada tiga bos moster, bukannya setia bos area hanya memiliki satu bos moster ?” pikir arasi, setelah itu raja goblin mensumon ratusan ksatria goblin, di ikuti dengan jester goblin yang memainkan mandolinnya yang memberikan berserker effect ke para kesatria goblin, arasi yang melihat hal tersebut, tidak tinggal diam, arasi langsung mengambil ancang – ancang untuk menyerang, tanpa arasi sadari ratu goblin yang tadinya di sebelah raja goblin telah berteleport ke belakang arasi dan langsung ingin menyerang arasi, arasi yang menyadari hal itu langsung berbalik dan menutup bagian depanya dengan kedua sayapnya untuk menangkis serangan yang ingin di lancarkan oleh ratu goblin, arasi yang terkena serangan dari ratu goblin langsung terpental ke arah gerombolan ksatria goblin, perlu di ingat, tidak seperti Kyogi arasi, walaupun arasi terlihat tidak menggunakan cincin sama sekali di jarinya, arasi tetap menggunakan sepuluh cincin di setiap jarinya, walaupun cincin tersebut tidak terlihat bukan berati itu tidak ada, dan tidak seperti kyogi arasi, cincin yang digunakan arasi, memiliki effect ribuan kali lipat, lebih kuat dari cincin yang digunakan kyogi arasi, yang membuat arasi hampir tidak memiliki kemampuannya, dan hanya menyisakan skill dan stats yang dia dapatkan dari dunia ini, arasi yang menyadari dia terpental ke arah gerombolan kesatria goblin, langsung menutupi seluruh tubuhnya dengan api hitam, walaupun api hitam yang arasi keluarkan dari skillnya tidak bisa di bandingkan dengan api hitam yang ada di kastilnya, tapi itu sudah cukup untuk membumi hanguskan semua yang ada di dungeon itu, setelah itu arasi langsung menggunakan skill impack miliknya yang membuat api hitam yang menutupi seluruh tubuhnya langsung menyebar ke seluruh arena, yang membuat setiap moster yang ada terbakar tanpa tersisa, setelah arasi selesai membakar habis semua moster yang ada, tiba – tiba muncul sebuah pintu dan peti di ara berlawanan dari gerbang masuk arasi, arasi yang melihat peti yang ada di depan pintu yang baru muncul, langsung menghampiri peti tersebut, tidak di sangka, saat arasi ingin membuka peti tersebut, peti itu menggigit tangan arasi, ternyata peti itu adalah mimics, arasi yang terkejut dengan refleksnya membanting peti tersebut yang menyebabkan peti itu hancur berkeping keping dan hanya menyisakan item di lantai, arasi yang melihat bahwa peti tadi menjatuhkan item, arasi pun langsung mengambil item tersebut, ternyata item yang di jatuhkan oleh peti tadi adalah sebuah Treasure Bag, “peti yang menyerangku tadi disebut mimics dan kantong kulit kecil ini disebu Treasure Bag, menurut informasi dari skillku sesuai namanya Treasure Bag adalah sebuah kantong kulit sekali yang jika dibuka akan menghilang dan hanya menyisakan sebuah material atau item, dan untuk mimics, mimics adalah sebuah moster yang bisa menirukan sebuah objek dan paling sering ditemukan sedang menirukan peti dan pintu di dungeon, dan untuk beberapa kasus khusus, mimics tidak menirukan sebuah peti akan tetapi menyatu dengan sebuah peti, yang membuat benda yang ada di peti itu menjadi benda yang lebih berharga, berarti aku sedang beruntung karna menemukan mimics jenis ini” pikir arasi, setelah itu arasi langsung membuka Treasere bagnya, seketika treasere bagnya menghilang dan menyisakan tumpukkan batangan metal berwarna ungu