
Setelah arasi pergi dari the void\, akhirnya arasi sampai ke sebuah hutan di dunia salah satu dunia di mt kelima\, “*menghirup napas* akhirnya sampai juga\, hemmm\, sebelum itu\, aku harus tahu di mana aku ini” kata arasi\, setelah itu arasi menggunakan kekuatannya untuk mengetahui dunia seperti apa yang dia masuki\, “jadi dunia ini adalah dunia sihir dan pedang\, dan layar di depanku ini adalah statusku\, hemmm\, menarik” pikir arasi\, setelah arasi puas mengecek statusnya\, setelah itu\, arasi pun mulai mencari kehidupan di sekitarnya dengan skill pelacak miliknya\, “ehhh\, kenapa banyak sekali titik merah di sekitarku” tanya arasi\, tanpa peringatan sama sekali\, tiba - tiba segerombolan monster yang tidak terhitung jumlahnya\, menyerang arasi secara bersamaan\, arasi yang melihat itu\, tidak tinggal diam saja\, arasi menarik kedua sabitnya dan mulai menebas satu persatu monster tersebut\, puluhan\, ribuan\, bahkan jutaan monster yang telah arasi bunuh\, akan tetapi monster – monster itu tetap berdatangan tanpa hentinya\, arasi yang mulai geram berteriak “cukup” seketika mata kanan arasi bersinar\, yang menyebabkan semua yang beradius tiga ratus meter darinya\, seketika mati dan hanya menyisakan tubuh tak berjiwa\, “*menghela napas* apa apaan itu tadi\, aku baru saja sampai di tempat ini dan aku sudah di sambut seperti ini” kata arasi\, arasi yang melihat bangkai monster – monster itu\, berkat\, “makhluk apa ini\, aku tidak ingat menciptakannya\, siapa yang membuatnya?”\, setelah itu arasi mengecek bangkai monster tersebut\, dan tak diduga bangkai moster yang dikalahkan oleh arasi bisa dijual dengan harga tinggi\, “hemm\, sepertinya aku tidak perlu kawatir lagi dengan finansialku” kata arasi\, setelah itu arasi langsung memasukkan semua bangkai moster yang ia bunuh\, ke dalam inventorynya\, “ *nafas lega* akhirnya selesai juga\, sepertinya tujuanku berikutnya untuk menemukan kota” kata arasi\, arasi pun berjalan ke arah kota yang dia liat di skill mapnya\, setelah cukup jauh arasi berjalan\, tiba tiba sebuah anak panah melayang ke arahnya\, arasi yang melihat anak panah tersebut langsung menghindarinya\, setelah itu arasi melihat ke sekelilingnya untuk mencari sumber dari anak panah itu\, tiba – tiba satu anak panah lagi melayang dari belakang arasi\, arasi yang menyadarinya langsung berbalik dan menangkap anak panah tersebut\, “aku tidak tahu siapa kau\, tapi lebih baik kau keluar sekarang\, karna aku sudah mulai kesal” kata arasi\, sekali lagi\, anak panah datang dari sebelah kanan arasi\, arasi yang melihat arah anak panah itu di tembakkan pun langsung mengeluarkan sayapnya dan memutar tubuhnya untuk membuat kabut debu yang sangat tebal\, “di mana dia” pikir orang yang menembak arasi\, arasi yang mendengar suara dari pikiran orang itu\, tiba – tiba muncul di depan orang tersebut\, arasi pun mencekik orang tersebut dan membantingnya ketanah\, di lanjutkan dengan arasi yang menginjak dadah orang itu\, “siapa kau\, dan kenapa kau menyerangku” kata arasi\, setelah kabut debunya menghilang\, akhirnya arasi bisa melihat siapa orang yang menyerangnya\, arasi terkejut\, karna orang yang menyerangnya adalah seorang elf
__ADS_1
"Pesan penulis"
__ADS_1
maaf baru bisa update sekarang\, ada beberapa masalah pribadi yang harus saya selesaikan\, makanya saya telat banget upload novel versi bahasa inggris ini\, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya\, oh iya saya juga stuck\, jadi mungkin butuh waktu lama untuk mengakhiri novel ini\, jadi saya harap kalian semua bisa bersabar\, dan jangan lupa tinggalkan kesan dan pesan untuk saya di kolom komentar\, agar saya bisa tahu di mana kesalahan saya\, serta a referensi untuk bab berikutnya\, ternyata untuk versi bahasa inidonesia\, memiliki lebih sedikit kata dari bahasa inggris\, jadi saya harus menambahkan sedikit pesan lagi *menghela napas* welp\, jadi untuk bahasa indonesia\, saya sudah menguploadnya duluan\, dikarnakan itu yang duluan selesai\, welp itu tidak sepenuhnya selesai\, tapi itu yang paling banyak selesai
__ADS_1