
“berapa jauh lagi” tanya arasi, “sebentar lagi kita sampai” jawab drak elf, arasi terus mengikuti drak elf sampai drak elf tersebut berhenti berjalan, “ada apa ?” tanya arasi “aku hanya berpikir aku tidak pernah menanyakan namamu” jawab drak elf sambil berbalik, “kasar sekali (that rude)” jawab arasi, “owh, maaf di mana sopan santunku, namaku Emilyann, emilyann roper” jawab drak elf, “namaku arasi” jawab arasi, tiba tiba enam anak panah mengarah ke arasi secara bersamaan, arasi yang melihat anak panah tersebut langsung menghindar, “ok cukup, kalian semua mati” jawab arasi sambil mengeluarkan kedua sabitnya, emilyann yang melihat arasi mengeluarkan senjatanya langsung berdiri di depan arasi dan berkata “tenang dulu arasi, kalian semua apa yang kalian lakukan! , arasi bukan musuh kita”, setelah itu enam drak elf muncul dari semak semak dengan busur yang mengarah ke arasi, “tuan putri, apa yang Anda lakukan, kenapa Anda melindungi manusia itu” kata sala satu drak elf yang menyerang arasi, arasi yang mendengar perkataan salah satu drak elf tersebut langsung mengeluarkan aura membunuhnya yang membuat keenam drak elf tersebut langsung merinding ketakutan, “arasi tenanglah ini hanya salah paham, dan untuk kalian semua, turunkan senjata kalian” kata emilyann, “tapi tuan putri” jawab salah satu drak elf, “tidak ada tapi tapian, turunkan senjata kalian sekarang juga !, walaupun jika arasi adalah musuh, apa kalian sanggup melawan arasi, bahkan jika seluruh clan drak elf bekerja sama, aku pun tidak yakin mereka bisa mengalahkan arasi, dan kalian malah menyerangnya” kata emilyann, setelah mendengar perkataan emilyann para drak elf tersebut langsung menurunkan senjata mereka, emilyann yang berkata seperti itu bukan tanpa alasan, kembali ke tiga puluh menit selumnya, arasi dan emilyann yang sedang dalam perjalanan ke desa emilyann, di serang oleh moster yang sangat banyak, emilyann yang melihat langsung mundur dan tersungkur, “kenapa bayak sekali moster kelas legendary di sini” pikir emilyann, saat monster monster itu ingin menyerang, seketika arasi langsung majuh dan mengalahkan salah satu moster itu dengan satu pukulan, tidak hanya sampai di sana monster monster yang lainnya satu persatu di bunuh oleh arasi, emilyann yang melihat arasi dengan mudahnya membunuh monster monster kelas legendary semakin merinding ketakutan, “ ha ha ha kau pasti bercanda kan, membunuh moster kelas legendary seperti membunuh serangga, sebenarnya moster macam apa yang baru saja kusinggung” pikir emilyann, seketika emilyann sadar bahwa jika arasi mau dia sudah lama mati, tapi arasi lebih memili untuk menjelaskan situasinya daripada membunuhnya, “hem ada apa ?” tanya arasi, “bukan apa apa” jawab emilyann dengan wajah terkejut melihat puluhan mayat moster kelas legendary berkaparan.
__ADS_1
"Pesan penulis"
__ADS_1
maaf baru bisa update sekarang\, ada beberapa masalah pribadi yang harus saya selesaikan\, makanya saya telat banget upload novel versi bahasa inggris ini\, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya\, oh iya saya juga stuck\, jadi mungkin butuh waktu lama untuk mengakhiri novel ini\, jadi saya harap kalian semua bisa bersabar\, dan jangan lupa tinggalkan kesan dan pesan untuk saya di kolom komentar\, agar saya bisa tahu di mana kesalahan saya\, serta a referensi untuk bab berikutnya\, ternyata untuk versi bahasa inidonesia\, memiliki lebih sedikit kata dari bahasa inggris\, jadi saya harus menambahkan sedikit pesan lagi *menghela napas* welp\, jadi untuk bahasa indonesia\, saya sudah menguploadnya duluan\, dikarnakan itu yang duluan selesai\, welp itu tidak sepenuhnya selesai\, tapi itu yang paling banyak selesai
__ADS_1