A Love That Will Never Be Avenged - Spesial Volume

A Love That Will Never Be Avenged - Spesial Volume
chapter 04


__ADS_3

“elf\, emmh\, tidak dia bukan elf\, lebih ke arah dark elf” pikir arasi\, “kenapa dark elf sepertimu menyerangku ?” tanya arasi\, seketika dark elf tersebut mengambil pisau dari sakunya dan menusuk kaki arasi\, arasi yang melihat dark elf tersebut menusuk kakinya\, hanya diam\, tanpa reaksi apa – apa\, “ *menghela napas* \, itu tidak akan berhasil sama sekali\, setidaknya kau butuh senjata suci untuk menyakitiku\, setelah kupikir – pikir\, kenapa aku harus susah – sudah menghindari anak panah tadi\, owh aku tahu\, karna aku tidak suka jika bajuku robek “ kata arasi\, setelah itu arasi menyingkirkan kakinya dari dada dark elf tersebut\, dark elf yang melihat kesempatan langsung mendorong tubuhnya ke belakang dan langsung mengambil posisi bertarung\, arasi yang melihat dark elf itu mengambil posisi bertarung\, hanya diam dan mencabut pisau yang tertancap di kakinya\, dark elf yang melihat arasi mencabut pisau yang dia tancapkannya di kaki arasi\, dengan sangat mudahnya\, terkejut\, dan berteriak “kenapa manusia sepertimu bisa tetap hidup\, setelah terkena pisau beracunku” kata dark elf\, “manusia ?\, apa dia tidak melihat saat aku menggunakan sayapku tadi\, hmmm” pikir arasi\, “dengar\, aku baru saja sampai di hutan ini\, dan kau menyerangku tanpa alasan sedikit pun\, setidaknya beri aku alasan\, kenapa kau menyerangku?” tanya arasi\, “jangan berpura pura bodoh\, aku tahu\, satu satunya alasan manusia jauh – jauh datang ke hutan ini\, untuk menculik kaumku untuk di jadikan budak” jawab drak elf\, “ *menghela napas* dengar baik – baik\, aku sudah lama tidak keluar dari tempatku\, jadi aku tidak tahu apa pun yang terjadi di luar tempatku\, satu satunya alasan aku ada di sini karna aku melihat hutan ini saat aku mau mencari peradaban manusia\, dan aku berpikir\, akan sangat bagus untuk beristirahat di hutan seperti itu\, karna banyak sumber daya di sana\, udara yang sejuk\, dan pepohonan yang melindungiku dari panas terik sinar matahari\, aku tidak berpikir\, owh itu hutan yang sangat besar\, pasti ada banyak drak elf di sana untuk di jual\, ayo ke sana \, tidak\, aku tidak berpikir seperti itu\, bahkan aku tidak tahu bahwa ada drak elf tinggal di hutan ini!\, ok \, jadi sebelum kau menyerang orang tanpa alasan !\, lebih baik kau tahu dulu apa yang orang itu lakukan!\, ok\, *menghela napas* ” kata arasi dengan wajah emosi\, “jadi kau ingin bilang  ini semua hanya kesalahpahaman saja” jawab drak elf\, “ *menghela napas* ya! “ jawab arasi\, “aku sangat menyesal karna mengganggumu” jawab drak elf sambil menundukkan kepalanya\, “ ya terserah kau saja” jawab arasi\, setalah itu arasi langsung berjalan melewati drak elf tersebut\, “tunggu dulu” teriak drak elf\, “*menghela napas* apa! “ jawab arasi sambil berbalik\, “aku tahu ini aneh tapi\, maukah kau mampir ke desaku dulu” jawab drak elf\, “hah ?” jawab arasi\, “aku sungguh mintak maaf atas tindakanku sebelumnya\, tapi setidaknya biarakan aku menjamumu di rumahku\, sebagai tanda permintaan maaf” jawab drak elf\, “yaaaa\, tapi\, kurasa itu bukan ide yang bagus” \,jawab arasi\, “tolonglah\, setidaknya itu satu satunya cara untukku meminta maaf” jawab drak elf\, “*menghela napas* dengar\, kau menyerangku\, yang berarti dark elf membenci manusia\, dan artinya jika aku pergi ke desamu\, aku bisa di serbu” jawab arasi\, “apa kubunuh saja bocah ini\, agar tidak rumit” pikir arasi\, “itu tidak akan terjadi\, jadi tolonglah” jawab drak elf sambil bersujud\, “*menghela napas* di mana?” jawab arasi “eh ?” jawab drak elf sambil melihat muka arasi\, “aku bilang di mana” jawab arasi\, seketika drak elf itu berdiri sambil tersenyum dan berkata “lewat sini”\, arasi yang melihat drak elf tersebut langsung mengikutinya\, “aku akan menyesali ini” pikir arasi


__ADS_2