
Setelah arasi meninggalkan the last, arasi langsung kembali ke kastelnya di the void, sesampainya arasi di kastelnya, arasi langsung membanting gerbang kastelnya, yang menyebabkan kepala pelayan di kastel itu kaget dan langsung menghampiri arasi, “ada apa tuan, apakah ada yang mengganggu perasaan Anda hari ini” tanya kepala pelayan dengan muka pucat, “aku hanya tidak di dalam suasana hati yang bagus hari ini, elena, aku akan mengurung diri di kamarku untuk sementara waktu, perintahkan pelayan yang lain untuk tidak mengganggu, ini perintah langsung dariku” jawab arasi, “baik tuan” jawab elena, arasi yang mendengar jawaban elena langsung pergi ke kamarnya tanpa sepatah kata pun, sesampainya arasi di kamarnya, arasi langsung duduk di atas ranjangnya dan mulai meneteskan air mata milinya, yang berwarna hitam kelam, “kenapa harus sekarang, kenapa, kenapa, kenapa semua harus terjadi seperti ini” pikir arasi, walaupun arasi bersikap sangat dingin saat kematian pilar pertama, jauh di lubuk hatinya, dia orang yang paling berduka atas kematian pilar pertama, arasi bersikap dingin agar dia terlihat sebagai mana mestinya seorang pilar keempat.
__ADS_1
Setelah arasi lama menangis akhirnya arasi mendapatkan ide untuk menyelesaikan masalah ini, arasi pun menghapus air matannya, dan langsung berdiri dari ranjangnya dan berteriak “eleana!” teriak arasi, seketika elena langsung muncul di hadapan arasi “ada yang bisa saya batu tuan?” tanya elena, “elena aku memiliki ide yang sangat bagus untuk menyelesaikan masalahku” jawab arasi “kalau boleh tahu masalah apa yang sedang Anda hadapi tuan ?” tanya elena, arasi pun menceritakan semuanya kepada elena, “jadi pilar pertama sudah tiada” kata elena, “yap benar sekali” jawab arasi, “dan Anda di tunjuk sebagai penerus pilar pertama, akan tetapi pilar kedua tidak setuju dengan keputusan pilar pertama” kata elena, “yap” jawab arasi, “dan oleh sebab itu Anda berencana pergi ke dunia fana untuk menenangkan situasi dan meninggalkan semua tanggung jawab Anda” kata elena, “ yap tepat sekali, bukankah itu ide yang sangat bagus ?” jawab arasi, “tuan, Anda menciptakan kami untuk membatasi Anda, kan, jadi, dengan segalah hormat, saya rasa itu bukan ide terbaik untuk di lakukan di situasi ini” jawab elena, “apa maksudmu, itu ide terbaik yang bisaku pikirkan di situasi ini, kau akan baik – baik saja, kau hanya akan melakukan pekerjaanku seperti biasa, hanya sedikit tambahan saja, jadi selamat tinggal” jawab arasi, “tunggu tuan” teriak elena, tapi sayang sekali, arasi sudah pergi, melihat arasi yang pergi begitu saja, elena pun berteriak, “fuck!”.
__ADS_1
maaf baru bisa update sekarang\, ada beberapa masalah pribadi yang harus saya selesaikan\, makanya saya telat banget upload novel versi bahasa inggris ini\, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya\, oh iya saya juga stuck\, jadi mungkin butuh waktu lama untuk mengakhiri novel ini\, jadi saya harap kalian semua bisa bersabar\, dan jangan lupa tinggalkan kesan dan pesan untuk saya di kolom komentar\, agar saya bisa tahu di mana kesalahan saya\, serta a referensi untuk bab berikutnya\, ternyata untuk versi bahasa inidonesia\, memiliki lebih sedikit kata dari bahasa inggris\, jadi saya harus menambahkan sedikit pesan lagi *menghela napas* welp\, jadi untuk bahasa indonesia\, saya sudah menguploadnya duluan\, dikarnakan itu yang duluan selesai\, welp itu tidak sepenuhnya selesai\, tapi itu yang paling banyak selesai
__ADS_1