Adik Iparku Kekasihku

Adik Iparku Kekasihku
Cinta Pertama


__ADS_3

Mendengar perkataan Zian, tubuh Arsen pun rasanya memanas, hatinya kini diselimuti amarah yang begitu menggelora.


"APA MAKSUD DARI PERKATAANMU, ZIAN!" bentak Arsen.


"Arsen, papamu masih hidup," sambung Zian.


"Kau jangan berbohong padaku, Zian! Kalau Papa masih hidup, lalu siapa laki-laki yang di dalam peti itu?"


"Arsen, aku akan menceritakan semuanya. Tapi, tolong tenangkan dirimu."


Arsen pun mencoba bersikap lebih tenang, meskipun tak dapat dipungkiri, jika perasaannya kini terasa begitu berkecamuk. "Sekarang, tolong ceritakan padaku, apa yang sebenarnya terjadi?"


Zian kemudian mengambil nafas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya, mengingat kembali semua kejadian yang sebenarnya cukup membuat nuraninya bergejolak, dan berontak pada sikap Ethan. Tapi, pada saat itu, dia tak kuasa menolak, karena Ethan pun mengancamnya.


"Sebenarnya, beberapa hari sebelum kecelakaan itu, Ethan bertengkar hebat dengan papamu dan tidak ada orang yang tahu itu. Termasuk mamamu sampai kematiannya, mamamu tidak tahu kejadian itu. Yang tahu kejadian itu, hanya aku dan salah seorang OB yang masih ada di kantor ini, karena pertengkaran itu terjadi pada saat malam hari."


Mendengar perkataan Zian, Arsen pun mengingat kejadian beberapa minggu yang lalu, saat dia baru saja datang ke Indonesia, dan untuk pertama kali datang ke kantor ini setelah bertahun-tahun hidup di U.K. Saat itu, dia sedang mengunjungi pantry untuk meminta dibuatkan kopi, dan salah seorang OB secara tidak sengaja mengatakan padanya jika beberapa hari sebelum kecelakaan itu Ethan dan papanya bertengkar hebat di ruang kerja Chandra.


Setelah kejadian itu, menurut OB tersebut, dia tidak lagi melihat Chandra datang ke kantor itu. Sejak kejadian malam itu, Chandra memang sakit. Arsen pun masih mengingat jelas saat terakhir kali Chandra melakukan video call dengannya. Dan, semua orang di kantor itu pun tahu, ketidakhadiran Chandra di kantor itu karena sakit.


Selang beberapa hari setelah itu, kabar yang mengejutkan pun datang dari Chandra. Ketika dia dan Larasati istrinya sedang pergi ke rumah sakit, mereka mengalami kecelakaan tunggal yang begitu dahsyat, hingga membuat mobil mereka terbakar. Yang orang-orang tahu, jenazah keduanya serta salah satu sopir pribadi keluarga mereka, memang sudah hangus terbakar. Dan tidak lagi dapat dikenali, hingga saat mereka dikuburkan jenazah mereka tetap berada di dalam peti.

__ADS_1


"Asen, apakah bisa kulanjutkan lagi ceritanya?" tegur Zian yang melihat Arsen saat ini hanya terdiam.


"Ya, tolong lanjutkan lagi," sahut Arsen.


"Arsen, maafkan aku jika semua yang kuceritakan ini menyakitkan bagimu. Sebenarnya, kecelakaan itu adalah konspirasi yang dilakukan oleh Ethan. Dia yang membuat mobil papamu mobil mengalami rem blong dan juga kebocoran bensin, sehingga terjadi kebakaran."


Tubuh Arsen pun seakan menegang, emosinya kini sudah berada di ubun-ubun. "Brengsekkk!" bentak Arsen.


"Arsen, tolong kendalikan emosimu, karena setelah ini, mungkin akan terdengar lebih menyakitkan."


"Lanjutkan, Zian."


Arsen pun tampak menutup matanya diiringi air mata yang mulai keluar dari sudut matanya, hatinya terasa begitu sakit.


"Ethan yang mengamati kejadian kecelakaan itu tahu kalau papamu selamat, dan langsung membawanya ke rumah sakit, karena dia tidak ingin ada yang tahu kejahatan yang dia lakukan."


"Dasar iblis, dia bahkan rela membunuh mama kandungnya sendiri!"


"Sebenarnya Ethan tidak berniat membunuh mamanya, Nyonya Larasati. Ethan pikir awalnya Nyonya Larasati tidak ikut mengantar Tuan Candra, karena saat itu, dia sedang tidak enak badan. Tetapi, ternyata Nyonya Larasati ikut mengantar Tuan Candra ke rumah sakit, sehingga jebakan yang dilakukan oleh Ethan justru merenggut nyawa ibu kandungnya sendiri."


"Lalu sekarang di mana papaku? Cepat katakan dimana Papaku!"

__ADS_1


"Papamu disembunyikan oleh Ethan di sebuah rumah, setelah hampir 6 bulan lamanya, dia menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit. Ethan juga sengaja membayar dokter di rumah sakit itu, agar tutup mulut sehingga tidak ada yang tahu kalau Tuan Candra masih hidup."


"Tolong antarkan aku ke rumah itu, aku ingin bertemu dengan papa."


"Jangan gegabah Arsen, aku akan memberikan alamatnya. Tapi, kau harus berhati-hati karena di rumah itu juga ada anak buah Ethan yang menjaga Tuan Candra. Aku tidak mau jika kau bersikap gegabah, hanya akan merugikan dirimu sendiri dan Tuan Candra, karena Ethan bisa saja berbuat nekat. Kau harus membuat rencana terlebih dulu sebelum membebaskan papamu."


"Baiklah, lalu apalagi yang disembunyikan dari Kak Ethan?"


"Dia juga dendam padamu karena cinta pertamanya bertepuk sebelah tangan. Wanita itu, justru menyukaimu."


"Apa menyukaiku? Memangnya, siapa cinta pertama Kak Ethan?"


"Cinta Pertama Ethan, adalah teman masa kecil kalian. Seorang gadis yang dulu suka memakai jepit rambut bermotif kupu-kupu."


Arsen pun tampak mengerutkan keningnya. "Kau ingat Phoe kan? Saat ini dia disekap Ethan di sebuah rumah, tolong kau bebaskan dia."


Bersambung...


NOTE: Dear, mampir juga ya ke novel bestienya othor. Novelnya Kak Irma Kirana, dijamin keren abis, bikin baper, sampe kalian tersedak-sedak 😍😘😂


__ADS_1


__ADS_2