
Komandan Bull yang sedang dalam mobil tempur dengan Kak Jeremy. Mereka diam tanpa ada yang mengawali untuk berbincang. ‘’kenapa kou melakukan ini semua kepada tim Zero. Kenapa kou tidak berikan kemajuan tim Zero dan kenapa kou mengabil plashdisk mereka, kou tahu karena itu mereka hampir di pecat.’’ Komandan Bull mengetahui sesuatu.
‘’ee maaf Komandan aku melakukan ini semua agar kou bisa melupakan masa lalu mu dan agar sifat kelemahan mu menghilang, Komandan sudah lihat tentang tim Zero, mereka mengubah segalanya setelah sampai di PASH.’’ Jawab Kak Jeremy.
‘’terimakasih.’’ Jawab Komandan Bull. Kak Jeremy terkejut, dia yang mengiranya Komandan Bull akan marah malah kebalikannya.
Blue Jack yang sedang mengendarai mobil cepatnya, dia merogoh tombol-tombol di atas, lalu mengambil microphone. ‘’bagi pasukan menjadi dua bagian, satu dengan ku, satu lagi dengan Shuan,’’ Blue Jack menutup microphennya lalu tersenyum. ‘’sudah lama ya Bull.’’
‘’akhirnya kami bisa bertemu lagi,’’ ‘NGINGGGGGG’ ‘’ada apaa!!.’’
‘’Komandan dia depan kita.’’ Jawab seorang Pharmy yang membawa mobil.
‘’siapa yang kamu maksud.’’
‘’BLUE JACKKK!!’’ Komanda Bull melotot kaget mendengar nama itu.
perjalanan mereka terhenti karena pasukan PAHS dan pasukan Blue Jack Skull bertemu di satu jalan, ini di karenakan plashdisk yang tim Zero dapatkan sehingga mereka tahu rencana Blue Jack. Blue Jack keluar dari mobil tempurnya dengan membawa pistol cannggihnya, dan Komandan Bull keluar juga dari mobil tempurnya dengan menggunakan armor di lengan dan badannya. Senjata yang di bawa oleh Komandan Bull adalah, armor yang melindungi tangan, hmm seperti Thanos tapi ini kedua tangannya ada, senjata ini bisa membuat efek gelombang yang dapat menghancurkan mementalkan segala objek, bentuk dari gelombangnya bulat dan berwarna merah.
__ADS_1
Mereka berdua maju bagaikan dua rival yang di pertemukan. Blue Jack memulai pembicaraan. ‘’lama tidak bertemu komandan.’’
Komandan Bull teringat kata Zero untuk mengobati masa lalu. ‘’Jack tolong semua yang kamu tahu di masa lalu itu salah, kembalilah.’’
Blue Jack terkejut. ‘’hahah aku sudah kembali, tapi tidak berubah.’’ ‘DORRR DORRR DOR DOR DOR DURUBMSSSS DUARRR’ Blue Jack menembak Komandan Bull, Komandan Bull juga membalas serangan. dia meninju aspal, membuat gelombang merah terpancar besar, mementalkan seluruh objek di sekitarnya sampai berasap Karena pukulannya.
Di dalam asap Komandan Bull berwaspada, dia tidak bisa melihat apa pun selain asap coklat. ‘DORRR’ komandan Bull segera berputar ke belakang lalu meninju udara, membuat gelombang besar menghilangkan asap di depan tinjuannya, saat di lihat tidak ada apa-apa. Komandan Bulll terus berwaspada, memungkinkan Blue Jack muncul dari arah yang dia tidak tahu.
‘DOR DOR DOR DOR’ rentetan peluru menghujani tubuh Komandan Bull, Komandan Bull bergerak cepat dalam asap menghindari seluruh serangan. ‘DOR DOR DOR STUNKK STUNKK’ beberapa peluru mengenai armor yang komandan Bull pakai. Sampai akhirnya dia meninju-ninju udara, ‘GRUMBS GRUMSB GRUMBS’ banyak gelombang yang berpancar dari dalam asap, terlihat dari langit kalau banyak sekali gelombang merah yang menyapu asap.
‘’wahh wahhh, sepertinya asapnya hilang, sarung tangan itu sangat menganggu.’’ Blue Jack sedang berdiri di salah satu mobil Pharmy yang terbang. Ternyata peluru yang di tembakan Blue Jack dapat menghilangkan efek gravitasy, jika tertembak ke objek. Mereka berdua saling beradu tatap. Banyak mobil yang mengapung di udara, membuat zona nyaman untuk Blue Jack.
‘’sebenarnya apa yang kamu harapkan Bull.’’
‘’aku mengharapkan kamu BERUBAHHHH.’’ Komandan Bull melompat tinggi, menuju mobil-mobil yang mengambang. ‘DORR DORR DOR GRUMBSS GRUMBBS’ intinya Blue Jack dan komandan Bull itu kejar-kejaran, Blue Jack melompat ke mobil lain, sambil salto lah, masuk ke kaca mobil terus keluar laewat kacanya lagi. Komandan Bull juga tidak akan kalah. Dai mengamuk mengejar Blue Jack, menyerangnya dengan gelombang merah besar. Sampai pada akhirnya, Blue Jack berhasil menembak lengan kanan Komandan Bull dengan 3 peluru.
Tangan kanan komandan Bull sudah sakit untuk digerakan, sampai dia lemas untuk menggerakannya. Sedangkan Blue Jack sudah memuntahkan darah sedikit, karena di bagian yang saya gak ceritai, Blue Jack di tinju perutnya dan terpental jauh ke tumpukan mobil jeep yang melayang. ‘’hahhah ada apa BULL KAMU SUDAH KALAH, HANYA INI SAJA KEKUATAN AGENT MU HAH.’’ Cela Blue Jack di depan Komandan Bull.
__ADS_1
Topi merah Komandan Bull di buang oleh Blue Jack, dia menekan keras kepala botaknya, lalu di tatapnya dengan senyum iblis di sertai mulut yang di penuhi darah. ‘’ADA APA BULL, ADA APA,’’ muka Komandan Bull di tending Blue Jack, lalu dia mengambil lagi kepalanya. ‘’dengarkan, jika kamu membunuhku saja tidak bisa. Lalu bagaimana kamu bisa melindungi PAHS dari keluargaku.’’ Keluar tetesan darah dari hidung Komandan Bull.
Blue Jack menunjukan muka kesalnya. ‘’tidak berguana KOUUU.’’ Blue Jack menarik pelatuk pistolnya. ‘DORRNKK’ tangan kiri Komandan Bul mencengkram tangan kanan Blue Jack, sehingga pelurunya tertahan.
‘’akan kubuktikan.’’ Ucap Komandan Bull dengan pelan tapi di penuhi tekad. Tangan kanan Komandan Bull mendorong dengan sedikit gelombang, Komandan Bull segera melepas tangan kirinya, lalu mencekik Blue Jack dengan kencang. Mereka berdua melompat tinggi lalu menghantam tanah dengan keras.
Belum cukup dari itu, gelombang teramat besar menyebar di antara merek, gelombang besar ini membuat seluruh objek maupun itu gedung, hancur total tak Nampak lagi. Beberapa bangunan hancur di sekitar mereka, menyapu segala benda, ‘GRUMBS GRUMB GRUMBS’ gelombang terus-menerus bertambah besar, membuat lubang besar di daratan Komandan Bull mencekik Blue Jack.
‘’EEEEAA..A.A..AAAAA.’’ teriak Blue Jack ke sakitan. Seluruh tubuhnya gemetar oleh gelombang merah besar. Dirinya tidak bisa melawan walaupun sudah memakai jas gravitasy ‘DUARRRRR’ akhirnya serangan terakhir itu dapat menumbangkan Blue Jack.
‘’BOSS BOSSSSS BOSSS.’’ Terlihat Shuan di dalam asap yang mengepul, mencari-cari Bossnya.
Blue Jack muncul di depannya, lalu menepuk pundaknya. ‘’Shuann…Shuann…ayo selesaikan misi kita.’’
Shuan ingin mengandeng Bossnya. ‘’tidak usah, aku bisa.’’ Blue Jack melangkah keluar dalam asap menuju mobilnya secara pincang, sekujur tubuhnya di penuhi oleh tanah, baju jas dan celan Blue Jack menjadi koyak semua. Seluruh lehernya di penuhi oleh darah. Penasaran yaaa kenapa Blue Jack masih hidup.
Asap mulai menghilang, memperlihatkan sebuah lubang besar di depan Shuan, jika selangkah lagi dia maju maka dia akan terjatuh ke dalam lubabng besar itu. ‘’diaa Bull kann.’’ Shuan melihat Komandan Bull memegangi tangan kanannya, tidak lama kemudian datanglah Kak Jeremy menghampiri Komandan Bull yang terluka parah.
__ADS_1