
Pagi hari. Ecca bangun pagi pagi sekali karna akan memasak sarapan pagi mereka sendiri.
" pagi bi , pak tono .kenapa kalian cepat sekali bangunnya ? Padahal tadinya aku berpikir aku yang pertama bangun dirumah ini" ucap ecca terkekeh karna memang itu yang ia pikirkan .
" tidak nona . Kami biasa bangun jam 4 sesuai peraturan di rumah ini " kata pak tono dengan sopan.
" oh ya kenapa seperti itu pak ? Bukankah itu terlalu cepat untuk ukuran banyaknya pelayan disini" heran ecca .
" karna kadang tuan aidar berangkat kerja pagi pagi sekali seperti saat akan keluar kota .nona "
Ecca hanya ber ohria dan berfikir kalau aidar itu terlalu gila kerja "
Bukankah hidup ini harus dinikmati karna hanya sekali kesempatan hidup diberikan tuhan. Prinsip ecca .
" baiklah mumpung bibi belum memasak ecca yang akan memasak sarapan kami pagi ini . Dan bibi serta rekan bibi yang memasak sarapan untuk semua pekerja rumah ini.heheh"
" baik nona "jawab kepala pelayan dengan tersenyum .
Semenjak ada ecca tuan aidar menjadi lebih manusiawi . Tidak seperti dulu yang tidak pernah menampilkan ekspresi kecuali raut datar.
Para pelayan ini memang mantan pelayan dirumah orantua aidar yang sengaja wulan pindahkan kesini untuk membantu dan menemani ecca .
" tapi , apakah tuan aidar tidak akan marah karna membiarkan nona memasak ?"
" bibi tenang saja .aidar tidak akan marah hanya karna ecca memasak " bals ecca tersenyum
Kemudian melanjutkan masakannya .
Ia pagi ini memasak makanan simpel saja yaitu nasi goreng dan telur mata sapi , .
Sedangkan dilantai atas aidar meraba raba kesamping dan tidak menemukan apa yang ia cari sampai akhirnya ia membuka mata dan tidak melihat ecca di sampingnya .
Ia tidak suka perasaan ini . Saat ecca tidak ada disampingnya ketika ia membuka mata .
Dengan mood yang sudah buruk aidar berteriak memanggil ecca.
"ecca ! Ecca ! " yang terdengar sampai kelantai bawah .
" dia itu kenapa sih pagi pagi sudah berteriak .untung masaknku sudah siap" gerutu ecca sambil berjalan kelantai atas
" kau darimana saja " tanya aidar kesal
"kau ini kenapa sih ? Aku barusan dari bawah ! "
" untuk kedepannya aku tidak mengijinkanmu beranjak dari tempat tidur sebelum aku bangun " titah aidar tegas dan tidak ingin dibantah.
__ADS_1
"kenapa !" heran ecca.
" aku tidak suka "
" baiklah .terserahmu saja . Sekarang mandilah aku akan menyiapkan airnya"
Kemudian aidar beranjak ke kamar mandi sementara ecca menyiapkan pakaian kerja aidar .
Skip
Sesampainya dimeja makan.
" kenapa hanya ada satu menu diatas meja" tanya aidar pada para pelayan dengan tatapan mengintimidasi.
" kenapa kau menatap para pelayan seperti itu ? Mereka pasti takut .ini aku yang memasaknya !
kau tidak suka ya ?" ecca langsung murung karna mengira aidar tidak suka makan menu nasi goreng .
" tidak bukan seperti itu .aku hanya merasa heran karna tidak biasanya mereka memasak satu menu saja " kilah aidar karna tidak tau bahwa istrinya yang memasak pagi ini.
"kalau begitu .ayo kita makan , kau harus mencoba nasi goreng ala rebecca" sombong ecca dengan menetup nepuk dadanya.
Kemudian aidar menyuapkan satu sendok nasi goreng dalam mulutnya.
Nasi goreng ini terasa enak dan sesuai dengan seleranya .ia tidak menyangka bahwa putri manja seperti ecca ternyata bisa memasak .
" rasanya enak .aku suka " jawab aidar yang membuat ecca seketika mendongak dengan senyum lebar .
" benarkah rasanya enak ? Coba aku makan punyaku .
emm ternyata enak.walaupun tidak seenak yang di resto "
" tapi aku suka rasanya .pas dilidah" celetuk aidar datar.
" baiklh aku akan membuatkannya lagi nanti kalau kau suka".
Kemudian mereka pun makan dengan hening sampai selesai.
"ecca kau kuliah jam berapa " tanya aidar sambil memandang ecca yang sibuk meminum susunya .
Ingatkan aidar untuk membeli stok susu seperti itu untuk ecca .karna ecca setiap hari selalu meminum susu tersebut.
" ehmn aku hanya ada satu matkul dan juga akan bimbingan skripsi dengan dosen "
" dosenmu laki laki atau perempuan " tanya aidar resah .
__ADS_1
" laki laki . Dia masih muda dan termasuk dosen yang disegani karna pintar dan disiplin . banyak juga yang memuji dia tampan sehingga banyak mahasiswi yang suka padanya" kata ecca bermaksud menerangkan tentang dosen pembimbingnya tersebut agar aidar tau bahwa dospem nya itu dospem terbaik dan akan bisa membimbing ecca sampai selesai skripsi.
Namun hal itu ditanggapi lain oleh aidar yang mengira ecca ada menaruh rasa pada dosen tersebut.
" kau berani bermain api dibelakangku ?" marah aidar
" yakk kenapa jadi bermain api ? Bukankah kita tadi sedang membahas dospem ku ? "tanya ecca masih belum konek.
" apa namanya kalau tidak bermain api.kau diam diam bimbingan dengan dosen laki laki tanpa memberitahuku ' kau bahkan berani memuji dosen JELEK itu didepanku " terang aidar sambil menuding ecca.
" siapa juga yang memuji pak segi . dan aku juga sudah bimbingan dengannya jauh sebelum kita menikah " ecca ikut terpancing dengan tuduhan aidar.
" cih jangan pernah mulutmu memanggil namanya !!
mulai saat ini kau tidak akan bimbingan dengannya .aku akan merekomendasikan dosen pembimbing lain dan pastinya WANITA " putus aidar sepihak.
" kenapa bapak asal memutusakan seperti itu . Tuduhan bapak sangat tidak mendasar " marah ecca
" aku benci dengan bapak " kemudian ecca berlari keatas kamar mereka .
ia tidak suka diatur atur begitu oleh aidar .point pentingnya ecca tidak suka sifat aidar yang asal menuduh tanpa ada bukti .
Mana mungkin ia bermain api dengan dosennya di belakang aidar . Terpikirkan pun tidak .
Sementara di bawah
" sial . Kenapa aku bisa lepas kendali tadi . Aku juga menuduhnya selingkuh tanpa dasar . Ini semua karna dosen sialan itu " rutuk aidar pada dirinya sendiri.
" sepertinya aku perlu menempatkan bodyguard di sekitar ecca . bukan tidak mungkin banyak laki laki yang menyukainya di kampus .membayangkan saja aku sudah emosi".
" tututut . Rey aku punya tugas penting untukmu .pilih dua orang bodyguard terbaik kita untuk menjaga ecca dari kejauhan .pastikan mereka tidak terlihat oleh ecca" ujar aidar kemudian mematikan telpon sebelum sempat dijawab sekretaris reyhan yang sudah dipastikan mencak mencak dikantor karna mendapat tugas tambahan .
" bi kalau begitu aidar berangkat dulu.bilang pada ecca kalau mau kekampus atau kemana mana ia harus diantar oleh supir rumah "
" baik tuan " bibi menunduk dengan sopan.
Kemudian aidar berangkat kekantor dengan langkah cepat karna ada pertemuan penting dengan invesrtor pagi ini.
Sementara dilantai atas rumah mewah tersebut .terlihat sang nona yang susah berpakaian rapi hendak kekampus namun dengan bibir cemberut dan mood buruk .
Ia juga kemudian berpamitan dengan bibi dan berangkat kekampus diantar sopir rumah .
Tidak ada cium tangan dan cium kening karna pertengkaran kecil mereka tadi .
Tidak ada yang mau mengalah dan minta maaf duluan.
__ADS_1
Wahh makin seru nih guys😀. Up