
Kemudian mereka pun turun kebawah dengan begandengan tangan dengan senyum yang merekah di kedua bibir pasangan tersebut .
Semua pasang mata melihat mereka ketika sudah sampai ditaman . ada yang melihat dengan tersenyum ada juga yang melihat dengan sisnis dan mencibir
Siapa lagi kalau bukan bryan yang masih jomlo.
“ tingkah mereka berdua seperti kita waktu awal awal nikah ma’ bucin ‘.” Kekeh hendri sambil berbisik pada wulan yang juga ikut tersenyum dan mengangguk .
Sedangkan pasangan yang satunya lagi juga melakukan hal yang sama .
“ sepertinya ada sesuatu yang terjadi dengan mereka diatas .lihat saja wajah menantu kita yang cerah melebihi matahari dan wajah malu malu putri kita “ bisik wibnu pada sofia yang langsung mendapat cubitan dipinggangnya.
“ kau ini ‘ tidak perlu mengatakannya. Seperti tidak pernah muda saja “ balas sofia .
Sedangkan oknum yang sedang dibicarakan terlihat santai menuju meja yang sudah disiapkan untuk nanti makan bersama nantinya .
“ eh lo berdua kalau mau mesra mesraan ingat tempat dong . orang semua pada sibuk kerja disini buat ngerayain hari kelulusan lo bek ‘ eh kalian malah asik ngamar”. Celutuk bryan saat aidar dan ecca sudah duduk.
Bukan apa . tapi bagi bryan yang seorang jomlo hal ini sangat mengganggu dan menyakiti jiwa jomlonya.
“ makanya cari pacar sana . biar gak gangguin orang lagi “ balas ecca polos
Karna memang benar bryan ini setiap bertemu dengan mereka selalu merusuh seperti tidak punya kerjaan .
“ ini juga lagi nyari . tapi belum ada yang pas dan memenuhi syarat untuk menjadi pacar abang “ balas bryan sambil menghela nafas dramatis.
“ kebanyakan milih sih . jadinya kan abang jadi bujang lapuk” sontak perkataan ecca membuat bryan gemas dan menjitak kepala ecca .
Membuat ecca mengaduh dramatis dan melihat aidar mencari pembelaan.
“ sebaiknya jaga tanganmu itu sebelum nanti kupatahkan “ dengus aidar tidak suka ada orang yang menyakiti ecca barang sedikitpun.
Ecca yang sedang dielus keningnya oleh aidar tersenyum mengejek kepada bryan yang tidak mampu melawan aidar .
Walaupun aidar adalah adik iparnya tapi bryan menghormati aidar karna aidar lebih tua dari dirinya .
Juga aidar banyak berjasa bagi perusahaannya yang kini dalam waktu tidak penuh 3 bulan sudah berkembang pesat dan kini akan membuka cabang lagi di luar negeri .
Semua itu tidak lepas darri campur tangan aidar yang menanam saham dan menarik investor ternama agar bekerjasama dengan perusahaan bryan .
Semua itu aidar lakukan tanpa diminta oleh bryan sendiri.
Sungguh adik ipar yang berbakti bukan ? wkwkw
__ADS_1
Bryan yang sudah mati kata begitu berlalu pergi melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
Setelah beberapa saat semua makanan pun sudah dihidangkan di atas meja . sedari tadi ecca terus memelototi semua makanan yang tersaji di depannya yang langsung dapat teguran dari sofia.
“ ecca makanan itu tidak akan kemana mana jadi tidak perlu kau pelototi”
“ heheh iya bu . habisnya semuanya makanan kesukaan ecca “ ecca malu karna semua keluarga terkekeh melihat tingkahnya .
Kemudian mereka mulai makan dengan hikmat serta diselingi dengan obrolan santai.
Sesekali terdengar tawa ketika nova dan bryan yang sedang adu mulut saat bebrapa kali terlihat bersamaan mengambil piring lauk yang sama .
Malam itupun terlewati dengan sukacita pada masing masing mereka .
Dan kemudian memutuskan untuk pulang kerumah masing masing karna sudah larut malam .
Tidak terkecuali aidar dan ecca yang juga pamit pulang kerumah mereka karna aidar harus berangkat pagi pagi sekali karna ada rapat .
sedang bryan di paksa oleh sofia untuk mengantarkan nova .karna tidak baik perempuan pulang sendiri larut malam.
nova mau mau saja karna ada benarnya .
sedangkan bryan sudah menolak namun apalah daya titah ibu ratu tidak dapat ia bantah atau nanti akan mendapat omelan panjang.
Nova bodo amat dengan ekspresi masam bryan selama perjalanan . Yang penting ia bisa sampai kos an dengan selamat .
Kembali ke aidar dan ecca !
Ditengah pejalanan pulang hanya ada keheningan dalam mobil tersebut. Aidar yang fokus mengemudi dan ecca yang fokus dengan hp nya.
Aidar sesekali melihat ecca berharap ecca mengajak ngobrol atau apapun asalkan fokus ecca tertuju padanya .
“ ingin rasanya aku melemparkan hp itu keluar agar ecca tidak sibuk bermain hp mulu dan mengacuhkanku “ batin aidar yang kesal karna diacuhkan .
Padahal hpnya tidak salah apapun sehingga harus di lempar. Ecca juga sedang chat an dengan nova yang katanya akan pulangg kampung besok karna rindu dengan orangtuanya .
Aidar saja yang sensian dan harus selalu di nomor satukan.wkw
“ ecca “ panggil aidar pelan yang ecca balas dengan deheman.
Tedengar helaan nafas kasar dari aidar melihat respon ecca tersebut.
Ecca yang mendengar itu segera mengalihkan atensinya ke arah bryan yang sudah berwajah masam.
__ADS_1
‘ berulah lagi seperti anak anak ‘ batin ecca .
Lalu memiringkan badannya dan memasang wajah manis “ ada apa sayang ?” ecca mengeluarkan kalimat pamungkasnya .
Berhasil ‘ aidar sedikit terkejut namun lanngsung tersenyum yang ditahan dan wajah yang sedikit bersemu merah .
“ apa ? kau mengatakan apa tadi “
“ tidak ada pengulangan” geleng ecca
“ aku tidak dengar tadi . coba kau katakan lagi” desak aidar yang ingin mendengar lagi pannggilanl sayang ecca padanya .
Ecca pun mengalah karna tau aidar akan mendesaknya dan urusannya semakin panjang.
“ ada apa sayang “ ulang ecca
Katakan saja aidar lebay , tapi saat ini ingin rasanya aidar berjingkrak jinngkrak untuk mengekspresikan perasaan senangnya .
Banyak kupu kupu yang bertebaran dalam perutnya yang menggelitik sampai kehati .
Kemudian ia pun terkekeh sendiri menyadari dirinya yang seperti bukan kepribadianya yang selama ini. Datar dan dingin serta membosankan dalam catatan hidupnya sebelumnya .
‘‘ kau meniru panggilanku padamu ya ? dasar tidak kreatif? Aidar pura pura marah tapi tapi wajahnya masih terlihat senang . sangat tidak sinkron antara perkataan dan perbuatan.
“ kalau kau tidak mau ya sudah . aku akan memikirkan panggilan yang lain “ ketus ecca bersidekap dada
Ia sudah menurunkan egonya tadi agar aidar senang tapi kenyataan malah sebaliknya.
“ tidak usah. Karna kau sudah susah payah memikirkannya aku menghargai usahamu . jadi mulai sekarang kau harus memanggilku dengan panggilan sayang “ ujar aidar dengan tersenyum.
“ tidak perlu. Aku bisa memikirkan panggilan yang lain” ecca bersikukuh dengan pilihannya karna sudah terlanjur kesal.
“ aku bilang tidak usah . kau harus memanggiku dengan panggilan sayang mulai sekarang “ telak aidar tidak ingin dibantah.
‘ kenapa sekarang jadi dia yang memaksa sih .dasar tuan pemaksa ‘ batin ecca akhirnya mengalah karna karna pada dasarnya memang ia yang harus mengalah .
“ baiklah sayang “ ucap ecca dengan senyum terpaksa namun dibumbui dengan debaran didadanya saat mengatakan kalimat tadi.
Panggilan sayang terlihat menggelikan baginya.
Aidarpun tersenyum puas mendengar jawaban ecca dan selanjutnya mereka mengobrol ringan sepanjang perjalanan untuk mengalihkan kantuk yang sudah mulai menyerang .
bersambung
__ADS_1