Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Drama sebelum baikan


__ADS_3

Sedangkan aidar kini frustasi sebab ecca tidak di temukan keberadaannya .


saga merasa seperti tertangkap basah sedang selingkuh dan ecca akan meminta cerai darinya .


Padahal insiden di kantor hanyalah kesalah pahaman.


" aku tiďak mau tau cepat temukan keberadaan ecca sekarang atau kalian semua aku pecat " teriak aidar pada pengawalnya yang sudah gemetar ketakutan melihat aura kemarahan sang bos yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


"ba baik tuan" ucap mereka hampir berbarengan.


"sial . Kemana lagi aku harus mencari mu sayang .dasar bodoh pakai acara menghilang hanya karna kesalah pahaman ." aidar ingin memaki sang istri yang sudah membuat ia cemas , marah, gusar serta khawatir .


" permisi bos, sepertinya nona ecca menonaktifkan hp nya sehingga kita tidak bisa melacak keberadaannya" lapor rey dengan kepala menunduk.


" apa ? Aku tidak ingin mendengar berita gagal "


" semua ini juga salahmu ! kalau saja kau mencegah ****** itu datang ke ruanganku eccaku pasti tidak akan menghilang seperti ini " marah aidar meninju pipi kanan rey.


Rey tidak membalas melainkan semakin merasa bersalah sebab ia merasa bahwa apa yang aidar katakan memang benar.


" maaf tuan .saya berjanji ini yang terakhir kali saya melakukan kesalahan " ucap rey dengan lantang dan bahasa formal tidak memanggil aidar dengan sebutan bos lagi .


" heh apa kau pikir dengan kau minta maaf semuanya akan membaik ? Huft kemana julukan yang selalu kau agung agung kan ? selalu bisa diandalkan dalam segala sesuatu. Nyatanya kau bisa teledor juga " ejek aidar seperti anak kecil yang sedang marahan dengan temannya .


Padahal ia tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan pasti akan pernah melakukan kesalahan .


" memang aku tuhan selalu bisa mengatasi semua masalahmu ?" ucap rey hanya dalam batin jika ingin karirnya langgeng .


" ini sudah akan malam. Bagaimana keadaan ecca sekarang ? ia pasti belum makan . atau bahkan bagaimana kalau ia tersesat? Tidak aku bisa gila membayangkannya" aidar mencengkeram lengan rey kuat melampiaskan ke kawhatirannya dengan dugaaan dugaan di kepalanya .


" tidak akan terjadi apa apa dengan nona. Tuan tenang saja " rey membantu menenangkan padahal ia juga sama khawatirnya dengan bosnya .


Tapi yang ia khawatirkan adalah bagaimana kalau para musuh mengincar ecca saat mengetahui ecca berkeliaran tanpa pengawasan?.


" cih dari mana kau tahu ? Kau saja tidak tahu di mana ia sekarang " marah aidar .


Karna pada saat ecca meninggalkan perusahaan ia pergi dengan sembunyi² untuk mengelabuhi para pengawal di depan perusahaan dan berhasil mereka tidak menyadari kalau ecca sudah meninggalkan perusahaan .

__ADS_1


Tetapi ecca tidak tahu bahwa masih ada pengawal bayangan yang selalu mengikutinya kemanapun ia pergi tanpa ecca ketahui.


Kemudian aidar dan rey melanjutkan mencari ecca di sekitar ibukota dan kini hari sudah mulai gelap.


Sedangkan di suatu tempat yang terlihat ramai dengan banyak orang terdapat seorang wanita yang sedang duduk di sebuah taman di dekat danau yang sedang asyik menikmati makanan di tangannya sambil menyaksikan matahari terbenam sampai kini hari sudah mulai gelap.


Ia sedari siang asyik jalan jalan sendiri kesana kemari .menikmati setiap jajanan pinggir jalan yang terlihat menarik baginya .


Ia tidak lagi memikirkan kejadian tadi siang yang menjadi alasan ia pergi dengan sembunyi sembunyi .


Begitu ia di suguhkan dengan jajanan pinggir jalan yang terlihat lezat dan banyak di minati orang ia seolah lupa dengan semuanya dan malah asyik bersenang senang sampai lupa waktu.


'puk ' astaga ternyata sudah mau malam . sepertinya aku lupa waktu karna asik bersenang senang " ecca menepuk keningnya dengan ekspresi yang sangat menggemaskan seperti seorang anak yang lupa waktu saat bermain ke rumah tetangga.


" hah ya sudahlah lagian aku juga sedang marah dengan aidar . Berani beraninya ia selingkuh di depanku ! " geram ecca mengepalkan tangannya dan meninju angin seakan akan aidar ada di depannya .


" sepertinya ia juga tidak mencari keberadaanku .huft menyebalkan " cemberut ecca .


kemudian terlihat dari jarak jauh dua orang pria sedang memantau keberadaan ecca .


" halo tuan. Nona saat ini sedang berada di taman dekat danau ****** dan keadaannya baik baik saja . Tetapi nona terlihat sangat kesal sekarang dan sepertinya menyebut nama bos berulang kali .


" baik .kalian bekerja dengan baik .terus awasi istriku dan pastikan keadannya baik baik saja sampai aku datang " ujar aidar kemudian mematikan sambungan telpon saat terdengar kata ' baik tuan ' .


" huh sepertinya sudah cukup waktu bersenang senangnya . " aidar tersenyum tipis kemudian menyuruh rey mempercepat laju mobilnya.


" sial ia mengerjaiku ! Ia sudah tau keberadaan nona tapi masih melakukan drama sedari tadi " rey memandang sinis pada aidar .


Harga dirinya terluka karna berhasil dibodohi oleh aidar.


" apa ? Kenapa wajahmu kurang ajar begitu ? " aidar bertanya seolah tidak ada apa apa dengan angkuh.


" kenapa? Wajahku memang seperti ini sedari dulu " rey menjawab malas .


" dasar pembohong ! Jelas jelas wajahmu memandangku dengan sinis tadi .masih mau berbohong ?" tanya aidar sengaja memancing emosi sekretarisnya tersebut.


Namun sayangnya rey tidak terpancing karna sudah teramat hapal dengan karakter aidar .

__ADS_1


ia hanya mengangguk saja .


Aidar tersenyum kemenangan karna membuat rey bungkam.


Beberapa saat kemudian aidar dan sekretaris rey sudah sampai di tempat yang dikatakan oleh pengawal yang mengawasi ecca .


Aidar memberi isyarat agar rey tidak usah mengikutinya.


Aidar pun berjalan perlahan dari arah belakang ecca sambil memperbaiki tatanan rambut agar terlihat rapi tidak lupa juga mengatur ekspresi senangnya menjadi kembali datar.


ketika sudah tepat berada di belakang ecca aidar bertanya .


" kenapa kau tidak pulang ?".


Ecca yang masih mengomel sendiri menjawab tanpa tau siapa yang bertanya.


" untuk apa aku pulang ? Aku kan tidak penting baginya makanya tidak di cari " jawab ecca ketus .


tapi sesaat kemudian ia tersadar dan menoleh ke arah sumber suara tadi.


" apa?" ecca terkejut dan reflek berdiri ketika sosok aidar lah yang ada di belakangnya.


" kau sudah cukup berani ya main kabur kaburan sekarang ?" suara aidar terdengar pelan namun menusuk membuat ecca sudah gemetar ketakutan


namun sebisa mungkin mempertahankan raut wajahnya agar tetap terlihat menantang.


" memang apa urusanmu ? Lebih baik kau kembali sana temui pacarmu pasti ia sedang menunggumu saat ini " ketus ecca melipat tangan di dada dan memandang ke arah danau .


Aidar sudah ingin tergelak melihat raut wajah dan gestur tubuh ecca yang terlihat sangat menggemaskan baginya.


Namun ia masih ingin melihat yang lebih.


" memangnya kenapa? Sekarang kau sudah menjadi tanggung jawabku dan aku berhak tau kau pergi kemana dan sedang apa " balas aidar tidak kalah ketus.


" cih. Dasar tidak tau malu mengatakan hal memalukan seperti itu . Kenapa tidak dari awal aku tau sifat brengseknya " guman ecca masih dapat di dengar aidar .


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2