Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Kedatangan Para Orangtua


__ADS_3

" huah akhirnya sampai juga di indonesia " ecca merentangkan tangannya menghirup udara malam yang segar .


" ayo " aidar menarik tangan ecca menuju mobil jemputan mereka.


" aku tidak sabar ingin membagikan oleh oleh ini pada semua orang . semoga mereka suka " ujar ecca semangat .


"awas saja kalau sampai ada yang tidak suka " batin aidar .


" iya tapi besok saja kau berikan pada mereka "


" kenapa tidak sekarang " kernyit ecca .


" apa kau tidak lihat ini sudah malam . "


" oh iya ya aku lupa " cengir ecca .


Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di rumah mereka .


Mereka kemudian turun di sertai para pelayan rumah yang dengan sigap membawakan barang barang aidar dan ecca.


" selamat datang tuan , nyonya" ucap kepala pelayan di ikuti pelayan yang lain membungkuk sedikit .


" terima kasih bibi. Aku sudah merindukan bibi dan yang lain " ujar ecca tersenyum membuat mereka juga balas tersenyum pada majikannya tersebut .


" mari tuan , nyonya " mereka kemudian masuk dan langsung menuju kamar mereka untuk istiŕahat.


" hey, ganti dulu bajumu . Jangan langsung tertidur dengan baju kotormu " titah aidar .


Dengan malas malasan ecca bangkit lagi dari atas ranjang menuju ruang ganti dan mengganti bajunya dengan baju tidur , begitupun dengan aidar.


" kemarilah " aidar menepuk ranjang disebelahnya dengan posisi menyamping menyanggah kepala dengan tangan.


" tunggu sebentar aku mau pakai krim malam ku dulu "


Setelah selesai memakai krim malamnya ecca bergegas menuju ke atas ranjang dan berebaring menghadap aidar .


" tidur " titah aidar singkat lalu menarik ecca dalam pelukannya .


Mereka pun sama sama tertidur nyenyak tanpa melakukan ritual apapun karna sudah terlalu larut mungkin .


Keesokan paginya rumah aidar dan ecca sudah heboh dengan kedatangan para orangtua dan oma dari singapura .


mereka semua sedang sibuk memasak makanan kesukaan aidar dan ecca terutama tante wulan yang sedari tidak berhenti bertanya pada besannya apa saja makanan kesukaan ecca.


" jeng ecca suka makanan apa ?"


" ecca menyukai hampri semua makanan jeng . Tidak ada makanan khusus karna dia itu hobby makan dan kulineran " jawab sofia .


" oh kalau begitu kita masak saja menu lengkap pagi ini "

__ADS_1


Sofia mengangguk kemudian mereka memasak berbagi jenis menu makanan untuk sarapan bersama .


" sedangkan di lantai atas aidar dan ecca baru saja keluar dari kamar mandi secara bersamaan setelah melakukan aktivitas melelahkan disana.


" aku tidak mau lagi mandi berdua denganmu " cemberut ecca sambil duduk dimeja rias.


" kenapa ? " aidar masih bertanya sok polos


" karna kau seperti ulat bulu jika dekat denganku . Pegang sana pegang sini mesum sekali"


" bukan kah kau juga menikmatinya .bahkan kau yang mendesah terus sepanjang .... " ecca langsung menutup mulut aidar dengan tangannya sebelum menyelesaikan kalimat yang memalukan bagi ecca.


aidar terkekeh melihat raut masam ecca .


Kemudian ia mengambil sisir dan menyisir rambut sang istri dengan hati hati .


Ecca menatap semua yang dikerjakan aidar dari pantulan kaca dan menutup mata sejenak menikmati sisiran aidar yang seperti memijat kepalanya.


" sini aku pakaikan krim mu" ecca memberikan krim wajah pada aidar.


Aidar memakaikannya persis seperti saat ia mengamati sang istri memakinya setiap hari .


setelah selesai merekapun beranjak menuju lantai bawah untuk sarapan tanpa tahu kalau dibawah sudah ramai dengan kedatangan orangtua mereka .


" rupanya kalian sudah turun . pasti kalian belum puas bulan madu makanya kalian lanjut lagi tadi " celutuk oma menghampiri aidar dan ecca didekat tangga dan disambut tawa oleh yang lain


sontak wajah ecca memerah salting


" sudah oma . Jangan membuat istriku malu "


" baiklha baiklah sekarang mari kita makan bersama


mamu dan mertuamu sudah memasak makanan kesukaan kalian "


" selamat datang sayang .ayo ayo makan " wulan memeluk ecca sejenak lalu mengarah kannya untuk duduk.


" terima kasih ma. Aku tidak menduga kalian akan datang kemari .kalau aku tau pasti aku yang akan memasak untuk kalian " ujar ecca merasa bersalah karna sudah 2 kali mereka datang kemari dan mereka selalu bangun terlambat .


" semua ini karnanya " batin ecca memandang aidar sinis.


" tidak apa apa sayang .kami mengerti kalau pengantin baru itu biasa bangun terlambat " ujar wulan dengan senyum menggoda.


" sudah sudah mari kita makan"


ecca mulai enyendokkan nasi sang suami terlebih dahulu baru kemudian untuk dirinya .


lalu mereka makan setelah berdoa terlebih dahulu .


Setelah selesai makan para wanita berkumpul di ruang santai sedangkan para pria sedang di taman belakang entah sedang apa.

__ADS_1


" aku sudah membawakan oleh oleh untuk kalian .semoga kalian suka ya "


" tentu saja kami suka .apalagi ini gratis " celutuk oma.


" ibu bagaimana sih " ujar wulan malu .


"Haha . Sudah tidak apa apa oma aku juga seperti itu lebih suka yang gratis "


"kalian lihatkan cucu menantuku sama seperti aku " senyum oma merekah .


Kemudian ecca membagikan kadonya satu persatu untuk mereka dan juga untuk dan juga untuk om henďri dan wibnu.


" jangan dibuka dulu. Kadonya bisa dibuka saat kalian sudah sampai dirumah saja" titah ecca tegas.


sang oma yang akan membuka kadonya terhenti dan bertanya melalui isyarat matanya kenapa .


" biar lebih gerget aja oma . Dan juga kalian tidak ada yang protes karna hadiah kalian semua aku buat berbeda " jelas ecca .


Mereka pun menganggukkan kepalanya pertanda setuju .


" ya sudah kalau kau melarang " ujar oma cemberut


" lalu bagaimana dengan kado utama kalian ? Apakah buyut ku sudah launching ? " antusias oma kembali perihal buyutnya .


" astaga ibu . mereka kan baru saja bulan madu .mana mungkin secepat itu sudah hamil ."


" kenapa tidak mungkin mereka kan sudah lebih 4 bulan menikah " ujar oma ada benarnya tapi kedua ibu tersebut lebih tau tentang hubungan anak mereka yang di awal awal pernikahan .


" 4 bulan sih 4 bulan , tapi buat adoannya baru seminggu yang lalu " ucap ecca dalam hati.


" sepertinya belum oma . Oma doakan saja supaya kami segera dikaruniai anak " ucap ecca tenang .


" iya bu jangan terus menanyakannya lagi . Kalau tuhan menghendaki mereka memiliki anak pasti ecca akan hamil bu " jelas tante wulan kurang suka dengan sang ibu yang membahas masalah sensitif pada sang menantu kesayangannya .


" iya iya . Ibu tidak akan teru mendesak mereka .tapi kalian jangan sampai menunda memiliki momongan " ujar oma ningsih .


" baik oma " jawab ecca


Kemudian mereka menghabiskan sepanjang hari tersebut dengan bersantai dan mengobrol


Sampai tak terasa matahari sudah mulai tenggelam yang membuat semua rombongan keluarga akan pulang kembali kerumah masing masing .


Tidak terkecuali oma yang akan menginap di rumah putri dan menantunya .


Katanya ia tidak mau mengganggu aidar dan ecca yang sedang sibuk membuat buyut untuknya.


Yang membuat senyum aidar mengembang.


Bersambung ...

__ADS_1


gimana guys sejauh ini cerita author seru ga ? Komen dong 🤗


jangan lupa tinggalin jejak ya 👍


__ADS_2