Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Tragedi


__ADS_3

Masih suasana bulan muda kedua sejoli yang berkepribadian bertolak belakang ini


Aidar kembali berulah yang membuat mood ecca buruk padahal masih pagi


“ sayang ayo bangun . lihat ini sudah jamj 10 ‘ sampai kapan kau akan bergelung diatas ranjang ?.


Baikilah kalau kau tidak bangun aku pergi saja keluar sendiri . makanan dihotel ini tidak enak jadi aku ingin makan diluar saja “ ucap ecca dengan suara keras sebagai bentuk protesnya.


Aidar yang berpura pura masih tidur segera tersadar karna ucapan ecca kalau mereka sudah melewatkan sarapan .


Ia pun menyudahi aksinya dan pura pura bangun agar memuluskan aktingnya


“ pagi sayang “ aidar tanpa memedulikan raut wajah ecca mencium kening dan bibir ecca yang terlihat sudah segar dan wangi setelah mandi .


Ecca tidak menjawab ‘ hanya mengunci mulut dan bersidekap dada


“ kenapa dengan wajahmu itu ‘ cepat siapkan bajuku aku ingin mandi “ aidar berlalu meninggalkan ecca kekamar mandi dengan tawa kecil karna berhasil mengerjai sang istri.


Ketiak menyiapkan baju untuk aidar ecca merasa sedikit nyeri pada perutnya ‘ tapi ia hiraukan saja karna berfikir itu hanya sebentar .


Terlihat aidar keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya menutupi bagian bawahnya yang membuat ecca malu dan refleks menutup matanya dengan tangan.


“ khiakk’ sayang kenapa kau tidak memaki baju sih “ ecca belum pernah melihat pria bertelanjang dada , tentu saja membuat ia malu dan gemetaran.


“ memangnya kenapa ? kau juga nanti akan sering melihatnya dan merabanya . lagian bajunya kan ada padamu “ ucap aida tanpa tau malu


‘ eh iya juga . ya sudah ini pakai bajumu aku mau ke kamar mandi sekarang “ ecca berlalu kekamar mandi karna sakit perut .


Sudah sekitar 15 menit ecca belum keluar dari kamar mandi yang membuat aidar cemas dan berfikir lain


“ kenapa dia lama sekali di kamar mandi ? tidak mungkin buang air besar selama itu “ aidar bermonolog dan gusar sendiri .


Ia pun memutuskan untuk menyusul ecca ke kamar mandi


“ sayang ‘ kau sedang apa di dalam kok lama sekali ? “ tapi tidak ada jawaban dari dalam


Hanya terdengar suara kran air yang menyala.


“ sayang cepat buka pintunya atau aku akan mendobrak pintu ini “ tapi tidak tedengar juga sahutan dari dalam

__ADS_1


Membuat aidar sudah di penuhi pikiran buruk dan cemas .


“ baiklah kalau kau tidak mau membuka pintunya ‘ aku akan dobrak “ benar saja aidar mendobrak pintu tersebut dan dobrakan kedua berhasil pintunya terbuka


Wajah aidar langsung pias melihat sang istri yang tergeletak bersandar di dinding kamar mandi tidak sadarkan diri.


“ sayang kau kenapa ?’ aidar menepuk wajah ecca dengan tangan gemetaran dan cemas yang berlebihan


Tanpa panjang ia langsung menggendong ecca dan menaruhnya di ranjang dan segera menghubungi dokter pribadinya di italia.


“ cepat kau datang kesini dalam waktu lima menit ‘’ ‘tut tut ‘ telpon langsung dimatikan sepihak pleh aidar


“ cepat kalian siapkan mobil segera dan juga suruh pelayan menyiapkan makanan dan minuman hangat , kita akan kerumah sakit setelah ini“ titah aidar pada pengawal yang berjaga di depan pintu kamar .


Aidar kembali mengambil tambahan selimut dari lemari dan menyelimuti sang istri dengan hati hati


“ hey kau kenapa ? ayo bangun buka matamu sayang . kita akan jalan jalan sepuasnya sesuai kemauanmu ‘ tapi kau bangun dulu “ ujar aidar lirih dengan mata berkaca kaca dan bibir yang bergetar.


Ia sangat ketakutan saat ini .


Terlihat pintu dibuka yang pelakunya adalah dokter egi , dokter pribadi aidar asal indonesia yang tinggal menetap di italia , beserta dengan pelayan yang membawakan makanan.


“ ya tuhan kenapa dengan nyonya ?”


Kemudian dengan gugup dokter egi memeriksa keadaan ecca ‘ ketika ia akan menyingkap baju ecca sedikit aidar langsung mencegah.


“ apa yang kau lakukan ‘ beraninya kau ingin berbuat cabul pada istiku “ teriak aidar keras ingin membogem wajah dokter muda tersebut .


‘ya tuhan ‘ apa salahku hingga harus berurusan dengan orang seperti dia ini ‘ batin dokter egi


“ memang aku harus menyingkap bajunya sedikit untuk memeriksa perutnya dan bagian ini yang paling akurat untuk pemeriksaan” jelas dokter egi dengan berteriak juga .


“jangan membuang waktu dengan cemburu itu’ aku harus segera memeriksanya “ tambah dokter egi


Aidar pun membiarkan dokter egi melakukan tugasnya karna hanya akan memakakn waktu kalau mereka berdebat kembali .


Setelah beberapa saat dokter muda itu membenahi alatnya dan berkata pada aidar .


“ istrimu tidak sakit yang serius ‘ dia hanya kambuh maag karna telat makan ‘ dan juga ia pingsan karna tidak ada tenaga sehingga tidak tahan dengan rasa perih di perut

__ADS_1


Aku sudah menyuntikkan vitamin dan obat ketubuhnya ‘ sebentar lagi ia akan sadar .


Lagian bagaimana bisa jam segini ia bellum sarapan ? apa kau menyiksa istrimu dengan tidak memberinya makan “ tanya dokter egi marah


Aidar yang mendengar penjelasan dokter tersebut sedikit lega namun merasakan perasaan bersalah yang amat besar karna sudah menyebabkannistrinya jatuh sakit seperti ini.


“ syukurlah ia baik baik saja . aku tidak tau kalau ia mempunyai sakit maag . dan aku tidak sekejam itu hingga menyiksa istriku sendiri “ ketus aidar tidak terima dengan tuduhan tersebut .


“ trus kenapa bisa nyonya seperti ini ?”


Aidar pun menceritakan kejadian yang sebenarnya dengan singkat pada dokter tersebut namun dapat dokter egi mengerti .


Karna ia sudah biasa berhadapan dengan aidar yang irit dalam bicara .


“ ckc ckc kau ini memang suami yanng tidak pengertian dan tidak perhatian , istri punya sakit saja kau tidak tahu “ ejek dokter egi menggelengkan kepala .


“ diam kau ‘ atau bayaranmu tidak akan ku transfer “ ancam aidar yang membuat dokter egi segera diam dan mencari jalan aman.


“ aku sudah boleh pergi tidak? Pasienku masih banyak dirumah sakit “ dokter egi bicara yag sebenarnya .


ia merupakan dokter terbaik di italia yang membuat ia tidak punya banyak waktu libur karna padatnya jadwalnya dirumah sakit.


“ tunggu dia sadar dulu baru baru kau boleh pergi. Bagimana kalau dia kenapa napa “ aidar tidak dapat tenang kalau ecca belum sadar juga .


“ eughh”


Sebelum dokter egi menjawab terdengar lenguhan yanng berasal dari tempat tidur .


“ kau sudah sadar sayang ‘ apa yang kau rasakan ? bagianmana yang sakit ?” aidar bertanya beruntun sambil mengelus pipi ecca yang belum membuka mata sepenuhnya .


Ecca yang mendengar pertanyaan aidar segera membuka mata dan melihat orang orang yang ada di sekelilingnya .


“ ada apa ini ? kenapa ada banyak orang disini ? “ heran ecca sambil berusaha untuk duduk yang dengan sigap di bantu aidar dan meletakkan bantal dibelakanng ecca agar nyaman bersandar.


“ syukurlah nyonya kau sudah sadar . anda tadi pingsan karna maag anda kambuh “ dokter egi menjawab cepat menyambar aidar yang ingin menjawab tadi


Membuat aidar sangat kesal dan berfikir kalau dokter egi sedang mencari perhatian istrinya .


“ dia bertanya padaku ‘ bukan ‘ padamu sebaiknya sekarang kau pergi saja cepat

__ADS_1


Bukankah kau mengatakan kalau kau banyak pasien hari ini “ ucap aidar namun terdengar seperti perintah dengan wajah datar .


Bersambung..


__ADS_2