Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Bulan madu telah selesai


__ADS_3

" ecca " panggil aidar dengan senyum tipis namun terlihat menjengkelkan di mata ecca sehingga ia tidak menyahut.


" kau ini ya semakin aku membaik baikimu kau semakin menjadi jadi dan pembangkang " ketus aidar .


Sudah dibilang kesabaran aidar hanya setipis kertas dan ia juga tidak suka ditentang apalagi diabaikan.


Cuma ecca seorang yang berani melakukan semua pelanggaran tersebut .


" iya .ada apa ?" dengan malas ecca menjawab . Tetap saja ia tidak berani lagi sedikit memberontak kalau aidar sudah dalam mode emosi .


" jawab yang benar ! Kenapa kau terlihat malas begitu ? Apa memang sudah malas hidup denganku ?" asumsi aidar seenaknya .


" kenapa jadi ngawur kesitu? Baiklah ada apa sayang ?"


Senyum aidar segera terbit mendengar balasan ecca


" kemari ! Kenapa kau duduk disitu . Cepat duduk di sampingku " sedari tadi aidar sudah gusar melihat ecca yang duduk bersebelahan dengannya.


" aku disini saja sayang biar tidak gerah " bukan apa apa ecca berjaga jaga saja takut aidar yang tidak rahu malu melakukan yang iya iya disini .


" aku hitung sampai tiga .satu..., dua"


hitungan kedua ecca segera bangkit dan duduk disamping aidar .


"huh perlu kesabaran untuk menghadapi bocah keras kepala sepertimu " tuding aidar ke kening ecca yang membuat ecca tutup mata rapat rapat.


" bocah apanya . Bocah bocah tapi kau paksa membuat bocah " cerocos ecca emosi .


" buahaha. Itu perumpamaan tingkahmu yang masih seperti bocah labil " ejek aidar .


" daripada kau umur masih 25 tapi sudah seperti om om anak 6 saja " balas ecca membuat aidar melototkan matanya .


" apa kau bilang ? Dari segi mana aku seperti om om. Hanya kau yang bilang begitu. Semua perempuan berlomba lomba agar aku lirik saking kuatnya pesonaku bahkan banyak yang rela untuk kunaiki ranjangnya secara percùma karna ingin mendapatkan pria tampan sepertiku" angkuh aidar panjang lebar namun ia lupa dampak dari perkataannya yang terasa sensitif untuk sang istri.


" apa ?jadi sudah berapa banyak wanita yang kau tiduri ? Brarti aku bukan yang pertamakan umtukmu seperti kamu yang pertama untukku" ecca hanya fokus menangkap bagian itu .


"apa ? Kau ngomong apa sih ? Kapan aku bilang kalau aku meniduri banyak wanita ?" tanya aidar heran karna ia merasa tidak mengatakan demikian.


" tadi itu kau bilang begitu !

__ADS_1


'Banyak yang rela kunaiki ranjangnya secara percuma saking kuatnya pesonaku. ' ecca mengulang perkataan aidar masih dengan emosi.


" sebaiknya Kau perlu mengulang pelajaran bahasa indonesia . Aku tidak bilang kalau aku mau meladeni mereka


. Bahkan melirik saja tidak pernah karna mereka semua menjijikkan .dan hanya kau ýang pernah kuberikan malam panas dan juga kuromantisi begini " aidar menjawab dengan gusar karna sañg istri mempertanyakan keperjakaannya sebelum menikah.


sontak wajah ecca merona mendengar jawaban tanpa filter dari mulut aidar .ia juga senang kalau ia merupakan yang pertama untuk aidar dan akan menjadi satu satunya sampai akhir '


" lalu apakah kau pernah menyukai seseoràng? Atau apakah kau pernah berbuat hal romantis kepada seseorang dimasa lalu ?" ecca bertanya tidak sabaran . Ia berdebar menunggu jawaban aidar yang akan menentukan pilihan hidupnya apakah mengikuti perkataan hati atau pikiran .


" kenapa kau penasaran ? Apa kau sedang cemburu?" senyum aidar mengintimidasi.


" jawab saja ! Aku hanya penasaran " ecca berdalih


" aku tidak mau menjawab . Bagimana kalau kau yang menjawab duluan !" tawar aidar . Ia juga merasa penasaran .


" kenapa jadi aku ? kan aku yang bertanya duluan jadi harus kau jawab dulu !" ecca sudah ngambek .


"kalau kau tidak mau menjawab tidak masalah " tambah ecca memprovokasi aidar karna ia tau suami nya itu tidak bisa penasaran lama lama.


" baiklah aku dulu yang menjawab " benarkan aidar berhasil terprovokasi.


hanya padamu perlakuan berbeda aku berikan . Sudah bagimana denganmu ?" tanya aidar tidak sabaran.


" aku belum puas kau belum menjawab pertanyaan pertama. Apa kau pernah menyukai seorang gadis?"


"tidak .aku tidak pernah menyukai seseorang . Selama ini aku hanya fokus untuk bekerja dan tidak ada fikiran kesana "


Melihat aidar sudah mulai gusar ecca tidak jadi mengajukan pertanyaan lagi .


" aku juga sama belum pernah pacaran ataupun melakukan hal romantis pada seorang pria. aku memang kerap didekati oleh teman teman pria tapi aku hanya menganggap mereka hanya sebatas teman dan tidak lebih." ecca berkata jujur walau ada beberapa yang tidak ia sebutkan


Seperti beberapa kali ia jalan bersama temannya pria sewaktu masih SMA .


" itu termasuk tidak ya ? kami kan hanya jalan jalan sepeŕti seorang teman pada umunya " batin ecca.


aidar tersenyum kemenagan mendengar jawaban ecca yang memuaskan.


" baiklah. Lalu denganku apa yang kau rasakan saat dekat denganku ?"

__ADS_1


" maksudnya ?" ecca pura pura tidak mengerti.


" maksudnya apa kau merasakan suatu hal yang berebeda saat bersama denganku ? " ketus aidar kembali kesifat asli.


"em tidak ada " jawab ecca ragu ragu


"malu dong kalau aku yang mengatakan apa yang kurasakan duluan '' batin ecca .


" tidak ? Jadi setelah semua yang kulakukan padamu tidak berdampak apa apa padamu ? apa malam malam panas yang kita lalui sebelumnya itu juga kau terpaksa melakukannya ? " aidar emosi bahkan sampai memegang bahu ecca dengan kilatan kemarahan dimatanya .


Ecca gelagapan melihat reaksi aidar yang tidak ia duga .


" apa dia berharap aku menjawab lain ? Apa dia juga merasakan sesuatu yang sama dengan yang kurasakan . Tapi kenapa ia tidak mengatakannya langsung ? " batin ecca bertanya tanya.


" apa ? Maksudmu apa sih ? Aku tidak berani menaruh rasa sekecil apapun padamu . Bagimanapun kita menikah dengan terpaksa. Kau juga pasti suatu hari akan menemukan pasangan hidup yang sesungguhnya begitupun juga denganku .


Tidak mungkin selamanya kita berumah tangga dengan kepura puraan ini " ecca mengutarakan apa yang ia cemaskan selama ini. Tanpa tau kalau hati aidar sudah terbakar kemarahan dan sakit hati .


" apa katamu kepura puraan? . Semua hari yang kita lakukan merupakan kepura puraan ? .


Cih hebat sekali ya kamu berarti bisa ber acting pura pura tersenyum tanpa beban selama ini didepanku "


suara aidar terdengar menggelegar.


" sudah ku katakan sejak awal bahwa pernikahan ini bukan main main dan hanya akan terjadi pernikahan sekali dalam seumur hidupku bahkan kau juga menyetujuimya .


dan dengan seenaknya kau mempermainkan ikatan suci ini ? Cih .


" lalu apa yang kau mau . ? " ecca bertanya dengan mulut bergetar


Ia tidak salahkan mengatakan bahwa pernikahan ini tidak mungkin bisa bertahan selamanya" .


" aku .. Aku tidak mau nanti saat aku semakin dalam berharap padamu kau malah mencpakkanku"


perlahan emosi aidar menyurut mengerti inti dari kegundahan ecca .


" bodoh . Sudah kukatakan kau harus mengulang mata pelajaran bahasa indonesia untuk memperdalam nalarmu dan pikiranmu.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2