Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Wisuda


__ADS_3

Salah satu momen bersejarah dalam hidup ecca akan ia jalani hari ini . setelah hampir empat tahun menempuh studi jurusan manajemen keuangan yang tidaklah mudah


Karna banyak suka duka yang ia alami selama perkuliahan seperti mahasiswa pada umunya .


Ecca termenung didepan meja rias membayangkan setelah hari ini ia akan kemana


Kalau ia melanjutkan studi s2 nya diluar karna memang ada tawaran beasiswa kesana aidar pasti tidak akan setuju.


‘ iya sih , wajar kalau aidar tidak setuju sekarang kan kami sudah menikah dan tidak baik kalau kami terpisah .


hufft aku bingung , apa aku kerja aja ya ?


Aku coba aja kali ya minta izin buat kerja ‘ batin ecca bermonolog.


Kemudian ecca memandang keruang ganti yang terdapat aidar disana . sudah lama aidar masuk kesitu tapi belum keluar juga .


Ecca memang sering memperhatikan hal itu setiap pagi ‘ aidar selalu lama berada di ruang ganti entah apa yang ia lakukan.


Ia jadi berpikir negatif


‘ aku masuk aja kali ya ‘


Masuk pelan pelan ia melihat aidar yang sedang sibuk memasang dasinya . aidar selalu gagal memasang dasi dengan benar .


“ sini aku pasangkan “ ecca merebut dasi itu dari tangan aidar yang membuat aidar terkejut dengan kedatangan ecca.


“ kenapa kau tidak bilang kalau kau kesulitan memasang dasimu ? tanya ecca masih fokus memasang dasi aidar.


“ aku bisa melakukannya sendiri, ‘’


walaupun memakan waktu yang lama dan berulang kali salah karna biasanya mama wulan yang setiap pagi memasang dasi aidar.


Ecca jadi merasa bersalah dan tidak berguna .


selama ini ia belum melakukan kewajibannya dengan baik sebagai istri . ia hanya sibuk dengan duniannya sendiri tanpa tau kalau aidar juga membutuhkan dirinya .


‘’ maafkan aku . aku belum melaksanakan kewajibanku dengan baik.


Seharusnya sebagai iastri aku melayanimu dengan baik setiap hari. Menyiapkan pakaian dan kebutuhan lain seperti yang ibu lakukan kepada ayah “


sendu ecca menatap aidar dengan mata berkaca kaca yang membuat aidar tersenyum.


“ kau itu istriku bukan pembantu , jadi tidak harus kau yang menyiapkan kebutuhanku dan melayaniku . kecuali melayani yang satu itu “


mata aidar melirik kearah ranjang yang terlihat dari pintu ruang ganti yang terbuka.


Bluss’ wajah ecca memerah mengerti maksud aidar .


‘haahha’ aidar tertawa melihat wajah ecca yang memerah sampai ketelinga .


lalu mengusap wajah itu dengan sayang dan mengecupnya kiri kanan.


“ hanya omongan saja kau sudah seperti ini, apalagii kalau prakteknya . apa kau akan pingsan ? iseng aidar lagi


Kini hobby nya berubah menjadi mengerjai ecca ‘ karna ia suka melihat wajah eca yang memerah dan terlihat malu malu.

__ADS_1


“ sudah siap . aku bersiap siap dulu kalau begitu “


tanpa menunggu jawaban aidar ecca berlalu meninggalkan ruang ganti dengan cepat .


‘brak’ terdengar pintu yang ditutup keras oleh ecca.


Sedangkan aidar yang masih diruang ganti sudah tergelak kembali .


“ aaaaa wajahku kenapa sih harus memerah setiap digodain aidar .


jantung ini juga kenapa selalu berdebar saat menatap aidar . tubuhku ini selalu berhianat


Hey aku ini sudah berprinsip agar tidak mencintai aidar karna bagaimanapun juga aidar pasti tidak akan mencintaiku .


kami kan menikah terpaksa .


Jadi tolong hati dan tubuhku agar kalian biaasa saja kalau didekat aidar dan jangan mempermalukanku” ucap ecca konyol .


Lalu memutuskan untuk mandi .


Skip


Kini mereka sudah berada didalam mobil yang akan mengantarkan mereka ke kampus ecca dengan aidra yang sedang mengusili ecca.


“ cium pipiku “ celutuk aidar tiba tiba .


Ecca yang mendengarnya menoleh kearah aidar dengan tatapan heran


“ kau berbicara dengan siapa?


“ tidak mau” tolak ecca sambil bersedekap dada. Yang benar saja disini tidak hanya ada mereka


tapi juga ada sopir yang punya mata dan telinga untuk melihat dan mendengar tingkah mereka.


“ tidak mau ? pagi pagi kau sudah merusak moodku ya” marah adiar


“ cepat cium atau kita putar balik kerumah dan menunda acara wisudamu sejam kedepan” ancam aidar


Dengan cepat ecca mencium pipi aidar daripada semakin panjang maalahnya


“ kenapa dipipi ? yang kumaksud di bibir bukan dipipi” gusar aidar


Ecca yaang mendengar perkataan aidar mebelalakkan mata karna ucapan aidar yang tidak tahu malu.


Lalu mereka saling bertatapan dengan tajam .


‘ hufft yang waras harus mengalah ‘ gumam ecca.


Kemudian mendekatkan dirinya kearah aidar lalu mencium bibir aidar


‘ ketika ia akan melepaskan diri, aidar menahan tengkuknya dengan satu tangan dan tangan yang lain memencet tombol untuk sekat pembatas kursi sopir dan kursi belakang .


Lalu menaikkan tubuh ecca ke atas pangkuannya dan memperdalam ciumannya .


mereka melakukan aksi panas tersebut hampir sepuluh menitan.

__ADS_1


‘hos hoss’ ecca menghirup nafas dengan rakus setelah ciuman mereka terlepas dan kemudian terbengong masih syok dengan yang mereka lakukan tadi.


Itu merupakan ciuman terlama dan terpanas mereka .


Aidar yang melihat ecca bengong hanya tersenyum tipis lalu mengusap bibir ecca yang masih basah dengan ibu jarinya .


Kemudian suasana canggung terjadi setelah itu.


Mereka tidak lagi berbicara hanya saling memeluk , lebih tepatnya aidar yang memeluk dan ecca hanyay diam saja dengan wajah menunduk karna masih malu.


Sesaat kemudian mereka sampai sebuah universitas negeri ternama tempat ecca menempuh ilmu selama ini.


“ sudah sampai tuan , nona “


“ baik. Terima kasih pak . bapak bisa langsung pulang saja kerumah dengan taksi .


ini uangnya karna saya yang akan menemani ecca hari ini” titah aidar.


“ baik tuan “


“ hati hati pak “ sahut ecca


Kemudian mereka memasuki gedung tempat dilaksanakannya wisuda .


Terlihat para calon wisuda dan orangtua mereka semuanya menampilkan wajah yang bahagia dan bibir yang terus menampilkan senyum.


“ oh ya pak orang tua saya dan orang tua bapak kok tidak datang dihari bahagia ecca.


Padahal ecca udah bilang loh dua hari yang lewat tentang hari wisuda ecca . jangan bilang mereka sibuk.” ucap ecca dengan wajah sendu .


“ siapa bilang mereka tidak datang . mereka tidak mungkin lupa dengan hari bahagia ini”


kata aidar sambil menunjuk pintu masuk yang sudah terdpat seluruuh keluarga besar mereka yang hadir .


Terdapat ibu , ayah, mama, papa, oma , dan juga bryan yang datang dengan mengenakan pakaian rapi dan ibu ibu yang terlihat anggun.


mereka melambaikan tangan pada ecca yang ecca balas juga .


mereka duduk di kursi belakang karna bersama karna akan menggu wisudawan yang lain kalau mereka sekeluarga ikut duduk di depan .qkwk


Acara wisuda pun sudah berkahir .ecca menjadi lulusan dengan penghargaan cumlaud karna berhasil menyelesaikan studi sarjana kurang dari empat tahun


Dengan ipk 3, 9 . Membuat aidarsan seluruh keluarga bangga dengan pencapaian nya .


" selama ya sayang " semua anggota keluarga memberi selamat pada ecca


Dan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto .


Setelah rangkaian acara selesai mereka pun memutuskan untuk kembali ke rumah orangtua ecca untuk mengadakan pesta kecil kecil an


atas kelulusan ecca .


Bersambung


bersambung

__ADS_1


__ADS_2