Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Putri Tuan Richard


__ADS_3

Seperti runitinitas pagi .


Kini ecca harus membiasakan diri untuk memberi ciuman pagi pada aidar saat akan berangkat bekerja .


Bagaimana kalau ciumannya berlangsung di ruang makan dan ada yang melihat ? Seperti saat ini .


"mana ciuman paginya ?" tagih aidar mendekatkan diri pada ecca yang sedang memperbaiki dasinya dan posisi mereka masih berada di ruang makan.


" ciuman apa ?" ecca bertanya dengan wajah polos seakan tidak mengerti.


" jangan pura pura tidak tahu !.kau yang memulai atau aku yang memulainya " aidar memberi pilihan yang sama sama menguntungkan dirinya .


" idih ,pilihan apa seperti itu " cemberut ecca.


"cepat ! Waktuku tidak banyak" desak aidar .


Kemudian dengan wajah terpaksa ecca menjinjit dan mencium bibir sang suami .saat akan melepaskan nya aidar menahan tengkuknya dan memperdalam ciumannya .


mereka tidak menyadari kalau ada seorang pelayan yang kebetuoan lewat .


" astaga mae " seorang pelayan wanita terkejut melihat sang majikan yang ciuman di ruang makan.


Sontak ecca yang mendengarnya memukul bahu aidar agar melepaskan ciumannya.


Aidar dengan terpaksa melepaskan ciuman panasa mereka dan memandang ke arah pelayan itu dengan tatapan se tajam elang .


Membuat sekujur tubuh sang pelayan gemetaran dan merututi kebodohannya tadi.


wajah ecca sudah seperti kepiting rebus.saking malunya ia menutup wajahnya di dada aidar sambil memaki sang suami dalam hati.


" apa yang kau lakukan disini ? Kau sangat tidak tau sopan sopan" bentak aidar .


Ecca segera mengangkat wajahnya mendegar bentakan aidar pada pelayan yang tidak bersalah itu.


" hey kenapa kau membentaknya ? Memang apa salahnya . Dia kan sedang melakukan tugasnya membersihkan ruangan ini " bela ecca tidak terima aidar berlaku seenaknya pada pelayan tadi .


" dia tidak sopan sudah mengganggu aktivitas tuannya " ujar aidar masih dalam mode emosi.


" dia tidak bersalah jangan membentaknya . Kita saja yang tidak tau tempat. Melakukan itu di tempat yang dilalui oleh orang . kau tidak kasihan melihat orangnya sudah bergetar ketakutan begitu karna bentakanmu yang tidak berdasar " ecca ikut tersulut emosi tidak setuju dengan sikap sang suami yang arogant.


Melihat ecca yang mulai terpancing emosi aidar akhirnya menghembuskan nafasnya beberapa kali sampai emosinya mereda.


" baiklh . terserahmu saja . sekarang kau cepat kembali ke pekerjaanmu ." suruh aidar pada pelayan tadi.

__ADS_1


Pelayan tadi menatap wajah ecca dengan sorot mata berterima kasih karna sudah menyelamatkannya kemudian ia bergegas meninggalkan tempat tersebut.


aidar juga berpamitan untuk berangkat kekantor


Ecca lalu mencium tangan aidar sekali yang aidar balas ciuman dikening sebanyak 2 kali.


Kemudian saling dadah dadah sampai mobil yang aidar kendarai tidak terlihat lagi.


Ecca kemudian kembali masuk ke rumah untuk juga bersiap siap menemui sahabatnya yang sudah kembali dari liburan pulang kampung.


hari ini ia sudah merencanakan akan mencoba sebuah gaun sederhana namun terlihat manis yang di pilihkan langsung oleh aidar saat mereka mencari oleh oleh di italia.


Sesuai seperti yang ecca harapkan , gaun tersebut terlihat manis di tubuhnya yang sedikit mungil dan berkulit putih cerah .


" wahh lain kali dia saja ya yang kusuruh memilihkan pakaianku " ecca terkikik dengan pemikirannya .


Mana mungkin seorang aidar mau disuruh suruh memilih kan pakaian untuknya .


Jawabnya pasti ' semakin hari kau semakin lancang ya . Kau akan ku hukum' ecca meniru perkataan aidar sambil berbicara dengan dirinya di cermin kemudian kembali terkikik.


Lalu ia menyudahi aksinya dan segera berangkat dengan sopir rumah.


'tak tak tak' jarum jam sudah menunjukkan jam 12 siang .


Ia berencana akan menelpon sekretarisnya untuk membawakan makan siang untuknya .


Sebelum sempat ia menelpon seseorang memasuki ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu .


dan terlihat seorang wanita tinggi yang terlihat seperti model melenggak lenggok memasuki ruangan tuan muda tersebut tanpa merasa bersalah sudah mengganggu waktu sang presdir yang berharga.


" kenapa kau sembarangan memasuki ruanganku?" aidar menggebrak meja .


Ia paling tidak suka sembarang orang memasuki ruagannya apalagi tanpa mengetuk terlebih dahulu.


" haha hey kau tidak mengenaliku ya ? Padahal hanya beberapa tahun kita tidak bertemu . Wanita itu tertawa kecil dengan tangan menutupi mulut.


" siapa kau ? tidak berguna mengingat orang orang tidak penting sepertimu


Cepat keluar dari ruanganku atau perlu aku menyuruh satpam untuk menyeretmu?" aidar mulai gusar menahan emosi.


Ia sedàng belajar menahan emosinya agar tidak mudah meledak ledak.


Wanita tersebut langsung berlari kecil mendekati aidar dan memeluk lengannya yang langsung ditepis kasar oleh aidar.

__ADS_1


"berani beraninya ****** sèpertimu mengotori bajuku " teriak aidar murka


Tapi bak tidak punya malu wanita tersebut malah dengan santai duduk di kursi di depan aidar dengan mengangkat kaki sebelah.


"ckck ternyata kau benar benar sudah lupa ya . Aku anna orang yang kau sukai sewaktu kuliah dulu .


Kau masih tidak ingat ? padahal kita sering menghabìskan waktu bersama hampìr setiap hari .


Kau juga sering mengajakku makan di restorant mu .


Kau sudah ingat tidak ai?" wanita yang mengaku bernama anna tersebut tersenyum manis pada aidar .


Namun dimata aidar itu terlihat menjijikkan.


aidar kini sudah mengingat sedikit kalau wanita ini adalah wanita yang mengejar ngejar sewaktu masa kuliah .


setiap hari selalu mengganggunya dengan berbagai cara tetapi selalu berakhir dengan bentakan bahkan tidak segan segan aidar mendorong perempuan itu dengan kasar .


Sampai ia lelah sendiri dan akhinya memilih untuk menganggap wanita bernama anna itu seperti angin lalu tidak pernah ia hiraukan .


Puñcaknya aidar menyuruh sang papa untuk turun tangan karna perbuatan anna yang sudah melebihi batas dengan berusaha menjebak aidar untuk tidur dengannya di suatu malam.


Hendri yang mengetahui hal itu segera membalikkan perusahaan ayah anna menjadi bangkrut hanya dalam waktu satu hari .


Yang kemudian ayahnya memohon mohon meminta maaf dan mau membantu perusahaannya yang hampir koid.


hendri menyetujui dengan syarat kalau putrinya anna harus di sekolahkan di luar negeri agar tidak mengganggu putranya lagi.


Ayah anna pun berterima kasih dan keesokan harinya langsung mengirimkan anna keluar negeri sendirian tentu dengan fasilitas darinya .


Rupanya ia belum jera dan kembali lagi mengganggu aidar untuk mewujudkan obsesinya tersebut .


" cih rupanya waktu beberapa tahun tidak membuat perubahan bagimu ya ? " aidar berucap sinis namun anna yang melihatnya semakin tersenyum lebar .


" ternyata kau ingat juga .ye yeea aku memang sudh yakin kalau kau tidak mungkin melupakanku .hanya aku wanita yang bisa menembus sikap dingin dan cuekmu . Dan juga satu satunya wanita yang dekat denganmu " dengan tidak tau malunya ia menyombongkan hal yang ia asumsikan sendiri .


" cih dasar sinting ' sebaiknya kau cepat keluar dari ruanganku sebelum kesabaranku habis " bentak aidar dengan gigi bergelutuk.


"ihh aku baru saja sampai masa sudah disuruh pulang . Kau tidak kasihan melihatku " dengan wajah sok lugu dan sedih ia berkata hal yang terdengar sangat menjijikkan baginya.


Bersambung.....


Hay hay ✋. Gimana kabarnya kawan kawan . baik gak? 🤗

__ADS_1


__ADS_2