Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
babak kedua


__ADS_3

Masih dengan posisi yang sama 'aidar memandang pada ecca yang menundukkan kepalanya dan tangan saling menjalin


"hahh .apa kau ingat tentang kesepakatan kita sebelum menikah ?" tanya aidar masih dengan tatapan mengintimidasi.


Ia ingin tau sampai dimana otak ecca dapat memikirkan alasan untuk mengelamatkan diri


Yang nyatanya itu semua sia sia karna aidar sudah tau apa saja yang ecca lakukan satu hari ini.


" baiklah .ecca minta maaf , aku tidak akan mengulanginya lagi Janjiii" ecca membuat wajah memelas agar aidar tidak marah lagi.


Padahal ini belum puncak dari babak 2 pertengkaran mereka


"tidak usah bertingkah seperti itu ! Saya jijik melihatnya" aidar sudah kembali berbica formal


Ia perlu bersikap tegas pada istri kecilnya ini agar tidak semena mena lagi.


" Kau pikir aku kurang kerjaan mempekerjakan supir kusus untukmu kemana pun kau berada? Itu karna kau sudah menjadi istriku dan otomatis semua musuh ku pasti berupaya menjatuhkanku lewat dirimu. Aku punya banyak saingan bisnis , dan rekan bisniskupun belum tentu ada dipihakku .bisa jadi mereka juga menusukku dari belakang"


"apa harus kujelaskan satu persatu bahaya apa saja yang mungkin akan mengintaimu kedepannya NYONYA rebecca?! " tanya aidar dengan lantang.


" kenapa ? Jika tau nasibku akan seperti ini aku tidak akan dengan mudah meenyetujui untuk menikah denganmu !" ujar ecca kelepasan .


Raut wajah aidar berubah, dari yang semula pura pura marah dan berteriak pada ecca kini menjadi marah betulan .


Ia mengepalkan kedua tangannya . Hatinya sangat sakit mendengar perkataan ecca .


Ada rasa marah, tersentil, dan lebih banyak kecewa dalam raut wajah aidar .


Ia tidak menduga akan mendapat jawaban demikian dari mulut kecil ecca.


Kemudian aidar berlalu meninggalkan ecca .


sepertiny ia perlu waktu sendiri.


Ecca merasa sangat bersalah sekarang .


" aku kenapa bisa kelepasan ? .bukan itu yang seharusnya aku katakan.bagaimana ini ?.hiks hiks aku bingung. " ujar ecca pelan sambil terisak lirih .


Ia tidak tenang kalau aidar sudah diam begitu .itu artinya aidar sangat marah padanya .begitu pikir ecca.


Tapi ia takut kalau menemui aidar sekatang ini,disaat aidar dalam kondisi emosi.


Sedangkan Adrian yang sudah 2 jam berada ruang kerjanya , setelah mencampakkan semua benda yang ada diatas meja dan berdiri di dekat kaca sambil termenung.


Aidar pun memutuskan untuk kembali kekamar mereka namun bukan untuk tidur.


Ia melihat ecca sudah tertidur dengan mata bengkak karna kelamaan menangis.


Aidar yang mengira ecca sudah tertidur mendekatkan dirinya ke samping ecca dan memperbaiki letak selimut ecc yang melorot .


lalu berlalu keluar dari kamar dengan membawa bantal.aidar memutuskan untuk tidur di kamar tamu.

__ADS_1


Sedangkan ecca yang memdengar suara pintu ditutup aidar kembali menangis karna melihat aidar tidur diruang lain .


' pasti aidar marah besar' pikir ecca .


Karna ecca memang tidak bisa tidur karna tidak ada yang memeluk juga karna masih kepikiran soal pertengkaran mereka, memutuskan untuk menyusul aidar .


Ecca mencari cari keberadaan aidar di seluruh kamar kosong dan menemukan aidar sedang berbaring sambil memainkan hp di tangannya disalah satu kamar tamu .


'clekk'


Ecca memasuki kamar tersebut dengan badan yang gemetaran sambil menggigit bibirnya .


Jantungnya serasa mau copot saat ini.


"ada apa kau kemari ? " tanya aidar dengan raut wajah datar dan lebih dingin dari biasanya yang membuat mata ecca semakin berkaca kaca .


'bugh' ecca menerjang aidar dengan pelukañ dan menangis sekencang kencangnya .


"huaaa.hiks hiks"


Aidar sebenarnya tidak tega melihat air mata ecca yang tumpah dengan deras. Ia berusaha menahan keinginanya untuk menghapus airmata ecca dan membalas pelukan ecca.


" kenapa kau menagis?"


"Maafin ecca aidar .aku tadi ngak bermaksud mengatakan seperti itu. Ecca nyesal .ecca dipengaruhi setan sebelah kiri ecca tadi makanya mengatakan hal hal yang tidak sepantasnya." kata ecca polos sambil sesenggukan dan masih memeluk erat tubuh aidar.


"aku tidak mau memaafkanmu " ujar aidar datar.


"kenapa hiks"


'hadiah ' pikir ecca dan tidak ada barang yang tidak bisa dibeli aidar .


tanpa pikir panjang ecca langsung mencium bibir aidar sekilas ,dan menenggelamkan wajah merahnya di dada bidang aidar.


Aidar yang mendapat perlakuan tidak terduga ecca seketika wajahnya memerah dan segera mematikan lampu kamar dengan remot kontrol dan membalas pelukan ecca sambil berbaring.


" kau ternyata sangat agresif " ucap aidar pelan disamping telinga ecca.


ecca tidak membalas nàmun wajahnya saat ini sudah semerah tomat dan terasa panas.


' gilaa apa yang sudah kulakukan ' rutuk ecca dalam hati.


" tidurlah . Kau sudah terlalu capek hari ini" titah aidar yang langsung ecca turuti dengan memejamkan mata dan mencari posisi yang pas .


Aidar pun melakukan hal yang sama dengan memeluk ecca sambil mencari possi yang nyaman.


Aidar dan ecca tertidur dengan pulas tanpa pernah melepaskan pelukannya.


Semakin kesini semakin ecca menyadari ada yang aneh dengan dirinya akhir akhir ini saat menyangkut hal tentang aidar.


Ia tidak tau pastinya perasaan apa yang sedang ia rasakan.

__ADS_1


Namun ia sangat menyukai hal tersebut .


Tengah malam tiba tiba saja perut ecca berbunyi beberapa kali dan membangunkan ecca.


Ecca meraaa lapar karna belum sempat makan malam.


Iapun bangun untuk makan malam ke lantai bawah yang otomatis membangunkan aidar dari tidurnya .


"kau mau kemana" tanya aidar dengan mata yang terpejam.


" aku lapar .mau makan sekarang ke lantai bawah " jawab necca.


" ayo kutemani"


"boleh"


Sesampainya dilantas bawah, ecca segera memanaskan makanan yang dikulkas .lalu makan dengan lahap.


" kau mau makan juga ? Biar aku ambilkn !" kata ecca .


" tidak perlu aku sudah makan tadi sore" ujar aidar .


Skip


Setelah ecca selesai makan mereka kembalj melanjutkan tidur .namun kembali ke kamar utama.


" kenapa kau selalu ber muka datar ? " tanya ecca sambil membentuk pola abstrak di dada aidar dan bertanya hal hal random.


ecca belum ngantuk saat ini .p


" tidur ecca .besok kau ada matkul pagi kan?"


" iya kok bapak tau?"


"tidak perlu kau tau aku mengetpahui informasi itu dari mana .sekarang ayo tidur "


P


"hmm " jawab ecca sambil memeluk pinggang


aidar .p


Kemudian mereka kembali melanjutkaģen tidur dengan nyenyak.⁰


Segitu dulu ya guys. bab selanjutnya akan lebih seru lagi.


.


Makanya guys jangan lupa like , komen dan vote karya aithor 😁.


Btw author udah nambahin cast pemerannya nih.biar pembaca mudah memahami alur çerintanya.

__ADS_1


dan juga author akan up date chapternya satu satu dulu ya guys.sesempatnya author buat nulis cerita.


Jadi sabar nungguin karya author ya . Masih lama lagi kalau untuk tamat .wkwkw.


__ADS_2