Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Kepulangan Oma


__ADS_3

Dari awal oma memang tidak merencanakan kapan ia akan kembali kesingapura.


Melihat niat awalnya yang ingin mengetes cucu menentunya ' tapi baru sehari ia sudah sangat suka dengan ecca.


Oma bahkan meminta agar ecca ikut ke singapura dengannya .


Tentu saja hal ini ditentang keras oleh aidar.


Kalau ecca sih mau mau aja , sekalian jalan jalan gratis ' pikir ecca .


" tidak .ecca tidak akan pergi dengan oma.sebentar lagi ia kan wisuda " alàsan aidar .


" nanti kami balik lagi kesini pas wisuda ecca, kemudian kembali lagi kesingapura .mungkin ecca oma tahan paling tiga atau empat bulan .


Kau tidak kasihan ya melihat oma tinggal sendiri di singapur "


Oma membuat mimik wajah tersakiti dan terlihat menyedihkan.


Tapi sangat terlihat kalau itu dibuat buat


Yang membuat ecca ingin tertawa melihat akting wanita tua tersebut.


"apapun alasannya aku tidak mengizinkan ecca pergi dengan oma. ecca istriku jadi dia akan selamanya bersamaku"


Aidar berujar datar tapi membuat kedua wanita didepanya ini baper dengan kata kata aidar.


" kau selalu saja keras sejak dulu. Baiklah oma tidak akan membawa ecca pulang .


Tapi kalian harus secepatnya membuat buyut untuk oma , agar oma nanti menetap di sini".


" hm "


" JANGAN hm hm saja .tapi harus dilakukan. Jangan jangan kau ini impoten ya ? Makanya tahan tidak menyentuh ecca ?" selidik oma


Membuat harga diri aidar tersentil .


" aku tidak impoten. Aku menahan diri selama ini karna ecca masih sekolah .aku tidak mau menghalangi impiannya jika seandainya dia hamil" tegas aidar .


' aaaa dia itu sosweet sekali .aku jadi baper ' aku jadi baper ' teriak ecca dalam hati karna salting .


Aidar yang melihat gerak gerik ecca tersenyum tipis


Dimatanya ecca terlihat sangat menggemaskan dengan pipi merah dan mata jernih yang selalu berbinar itu.


" kau buktikan saja perkataanmu itu.ecca sudah akan lulus , jadi kalian sudah bisa mencicil" oma tersenyum menggoda.


"iya" jawab aidar santai.


Sedañgkan ecca yang mendengar pembicaraan vulgar merekà sudah sangat malu.


' ya tuhan .tolong bawa aku jauh dari hadapan mereka berdua. Bagaimana bisa mereka membicarakan hal seperti itu dengan santai dan di depan orangnya langsung ' batin ecca syok


" aku sudah memesankan tiket ke singapura untuk oma.


Oma harus menjaga kesehatan dengan baik disana


jangan melulu memikirkan soal pekerjaan .

__ADS_1


Ada kami disini anak dan cucu oma tempat oma menikmati masa tua oma" aidar memandang oma dengan lembut .


" iya oma tahu .sesuai perkataan oma tadi . Setelah buyut oma launcing oma akan menetap disini "


"baiklah kalau begitu oma siap siap dulu keatas"


Setelah kepergian oma tinggallah kedua nya dengan suasana hening.


" kemarilah " aidar mengibaskan tangannya agar ecca duduk di sampingnya .


" tidak mau " ecca masih malu jadi dia dalam mode membantah .


" tidak mau ? Jangan sampai aku memaksamu untuk duduk disini ." tegas aidar yang tidak suka di bantah .


" iss iya iya "


ecca pun duduk disamping aidar dengan bersungut sungut .


Lalu aidar menaikkan ecca ke pangkuannya dan memeluknya dengan hati hati .


" kenapa kau seperti merajuk begitu.padahal aku merasa tidak melakukan apa apa " aidar bertanya sambil mengusap kepala ecca lembut


" em aku tidak mau hamil " ecca berucap apa yang ia cemaskan .


sontak hal tersebut membuat aidar menguraikan pelukannya dan memandang ecca dengan sorot memincing.


" apa alasanmu tidak mau mengandung anakku ? Apa kau sudah memiliki pria lain dihatimu ?"


" bukan .bukan itu ' aku tidak mau hamil karna aku belum siap .katanya hamil itu sangat sakit dan mempertaruhkan nyawa saat melahirkan.


" siapa yang mengajari tentang semua itu ?" selidik aidar .


" nova " jawab ecca polos .


" bodoh . Dimana mana seorang perempuan semuanya ingin memiliki anak .karna itu merupakan anugrah.


Kau tahu seorang perempuan akan merasa tidak sempurna bahkan merasa cacat kalau tidak bisa mengandung .


Memang mengandung dan melahirkan itu sakit .tapi ketika kau melihat wajah anak mu pertama kali ' kau tidak akan merasa kesakitan lagi ' dan mengangap kesakitan yang kau lalui setimpal dengan kebahagianan yang kau dapatkan" jelas aidar panjang lebar.


Dan lagi aku akan pelan pelan saat melakukannya jadi tidak akan sakit tapi enak" sambung aidar


sontak pipi ecca memerah mendengar perkataan frontal aidar.


aidar lega mendengar alasan ecca .


Sebelumnya ia berpikir kalau ecca sudah memiliki pria lain yang ia sukai mengingat kalau pernikahan mereka berawal dengan tidak saling mencintai.


" dari mana kau tahu semua itu ? Aku saja yang perempuan tidak tahu" tanya ecca serius.


" memang apa yang otak kecilmu ini ketaui ?


aku tahu semua itu dari mama dan juga dari berbagai sumber pelajaran "


" makanya kau harus sering sering membaca" ejek aidar .


Ecca mengerucùtkan bibirnya

__ADS_1


" aku ini pintar tahu . makanya nilaiku bagus semua " bangga ecca ketika mengingat nilai mata luliahnya yang hampir semua A.


" iya iya .terserahmu " aidar mengalah agar tidak semakin panjang perdebatan mereka.


Tak lama kemudian terlihat oma menuruni anak tangga dengan anggun .


prinsip oma umur boleh tua tapi jiwa harus tetap muda .makanya oma selalu berpenampilan glamour dan kekinian .


Membuat aidar pusing karna sang oma yang hoby belanja brand baru .


Memang oma memakai uangnya sendiri , tapi bukankah sayang jika selalu dihamburkan begitu saja ?


Skip.


Kemudian ecca dan aidar mengantarkan oma sampai ke bandara .


" hiks hiks oma hati hati ya . Jangan lupain ecca " ecca menangis sedih karna beberapa terakhir ini ia selalu bersama oma yang sudah seperti temannya.


Mereka selalu kompak melakukan banyak hal yang membuat aidar pusing .


" kau pikir oma ini pikun? Sehingga mudah melupakanmu? . Dasar cucu nakal" kata oma garang .


" iya iya. pokoknya oma harus sering kesini .nemenin ecca kalau aidar kerja " balas ecca.


" akan oma usahakan . Kalian juga baikbaik disini .jangan pernah bertengkar . Ecca kalau aidar nakal atau memarahimu ! Telpon saja oma


Nanti oma pecat dia jadi cucu " ucap oma mengelus kepala ecca.


" baik oma"


Aidar yang mendengar namanya disebut hanya mendengus .


" juga kenapa orangtuamu itu tidak ada diindonesia ketika aku datang ? Mereka pasti sengaja merencanakan pekerjaan diluar negeri agar aku tidak merecoki mereka.dasar anak durhaka"


Celetuk oma tiba tiba ketika mengingat anak dan menantunya yang sedang perjalanan bisnis ke luar negeri.


" kan papa dan mama sudah bilang waktu ditelpon kalau perjalanan bisnis ini sangat penting oma dan juga kliennya orang luar .jadi harus dihadiri sendiri oleh papa"


" mama juga sudah menitipkan sedikit hadiah permintaan maaf ke rekening oma .coba oma cek " ucap aidar panjang lebar.


" oh ya . " oma kemudian mengecek isi rekeningnya dan seketika tersenyum lebar.


Ecca menduga jumlahnya pasti banyak makanya oma langsung girang begitu.


" baiklh tidak masalah.bilang pada mereka hati hati disana . Nanti juga kita bisa atur waktu untuk berkumpul" .


aidar hanya menggelengkan kepala melihat sikap omanya yang masih mata duitan .


kemudian oma pun pergi ke ruang tunggu karna sebentar lagi penerbangan akan dimulai .


Aidar dan ecca pun melambaikan tangan dari jauh yang dibalas oleh oma .


Lalu aidar dan ecca bergegas pulang kerumah .


Sebenarnya aidar ingin mengajak ecca keliling ' tapi melihat wajah ecca yang sudah mengantuk itupun memutuskan untuk mengurungkan niatnya dan langsung balik kerumah.


Hay hay ✋. Lanjut chapter selanjutnya ya .jangan lupa like karya author

__ADS_1


__ADS_2