Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
hukuman


__ADS_3

Tidak terasa setelah seharian beraktifitas dan kini jam sudah menunjukkan puku lima sore .


Aidar memutuskan pulang lebih awal kerumah karna terus kepikiran tentang pertengkaran kecil tadi pagi bersama ecca.


Ia jadi rindu dan ingin cepat cepat menjumpai ecca untuk menyelesaikan pertengkaran mereka dan kembali berbaikan .


" rey aku pulang duluan . Dan kau bereskan berkas berkas dimeja ku baru kau pulang juga."


" benarkah bos ? Aku juga ikut pulang cepat ? Bos memang sangat pengertian .baiklah hati hati dijalan bos " ujar sekretaris reyhan senang.


" sama sama.jangan lupa bodyguard yang kuminta .besok pagi harus sudah ada dan kau bawa ke rumahku tanpa terlihat oleh ecca" tambah aidar kemudian berlalu.


" ckck ternyata ia ada maksud tertentu menyuruhku ikut pulang cepat . Tentu saja meksud ucapannya agar besok aku ke rumahnya pagi pagi sekali sebelum nona bangun membawa para bodyguard itu"


" sepertinya aku sudah bisa meminta kenaikan gaji .karna tugasku semakin bertambah !" sekretarsi reyhan berbicara sendiri.


sedangkan aidar kini sudah sampai didepan rumah mewahnya yang lebih pantas di sebut mansion .


ia masuk kerumah yang langsung disambut oleh pelayan dan ia mencari cari keberadaan ecca.


" bi dimana ecca sekarang "


" emm anu tuan .nona ecca belum pulang sampai sekarang . Nona juga menyuruh supir kita pulang setelah memgantar nona kekampus tadi pagi " ujar bibi takut takut.


Di rumah ini memang banyak pelayan perempuan paruh baya namun hanya kepala pelayan yang di panggil bibi oleh aidar .


" bagaimana bisa kalian tidak tau keberadaan nona kalian .sepertinya kalian terlalu sepele sekarang dengan hal yang terjadi dirumah ini " marah aidar


" cepat suruh supir tadi menjumpaiku di ruang kerja" perintah aidar yang kemudian berlalu dari sana


"nona .apa yang telah nona lakukan .nona pasti akan mendapat murka dari tuan " gumam bibi kawatir terhadap nasib nonanya.


"tok tok tok .permisi tuan.saya ingin menghadap


saya adlah supir yang mengantar nona tadi pagi "


"masuk"


Kemudian supir tersebut masuk kedalam ruang kerja aidar dan melihat aidar yang duduk dikursi kerjanya dengan posisi membelakangi pintu.


aidar berbalik dan langsung bangun memukul wajah supir tersebut yang berusia sekitar 30 an .


" memangnya untuk apa kau kusuruh menjadi supir kusus ecca ?. Dari awal saya sudah menjelaskan apa saja tugasmu .coba kau sebutkan tugas tugasmu !" ujar aidar pelan namun dengan aura yang menakutkan.

__ADS_1


supir tersebut sudah sangat ketakutan dan kesakitan akibat pukulan aidar yang membuat pipinya bengkak dan sobek pada ujung bibirnya.


" selain menjadi supir pribadi nona , saya juga bertugas mengawasi dan melindungi nona dimanapun nona berada jika itu diluar lingkup rumah tuan" ujar supir tersebut dengan mulut bergetar karna takut dan juga menyesal karna telah menuruti perintah nonanya .


aidar kemudian memejamkan matanya sejenak guna meredam emosinya .


" kali ini kau kumaafkan .selanjutnya jika kau lalai melakukan tugasmu maka kau akan kupecat" peringat aidar ketika sudah bisa menguasai emosinya.


" cepat minta pelayan mengobati lukamu .kemudian beristirahatlah " tmbah aidar.


" baik tuan.terima kasih " supir tersebut merasa terharu dengan ucapan tuannya yang mengkawatirkan lukanya.


Ia berjanji kedepannya ia akan bekerja dengan sungguh sungguh dan tidak akan mengecewakan tuannya.


sedangkan aidar kembali duduk di kursinya dan menelpon orang suruhannya untuk mencari keberadaan ecca.


" biarkan saja ia bersenang senang hari ini .tugasmu hanya perlu mengawasinya dan memastikan ia pulang dengan selamat "


'Klik' telpon ditutup oleh aidar.


ia pun memutuskan untuk berendam guna merilekskan otot tubuhnya yang sempat tegang karna emosi tadi.


Aidar melanjutkan dengan makan sendirian di ruang makan .ia perlu memulihkan tenaganya untuk menghukum istrinya yang nakal nantinya.


Sekitar jam tujuh malam ecca pulang kerumah dan kini sedang mengendap endap masuk dari pintu belakang .


Ia memang berencana menghabiskan hari ini dengan jalan jalan ke mall bersama nova setelah pulang kuliah. dan meminta supirnya untuk pulang duluan karna ia merasa risih jika sang supir mengikuti mereka kemana mana.


Tapi ecca kebablasan dan tidak ingat waktu.


Itupun tadi ia di ingatkan nova kalau sekarang sudah jam tujuh yang membuat ecca bergegas pulang dengan taksi bersama nova.


Setelah sampai di depan pintu kamar ecca mengusap dada.


" hufft aķhirnya selamat juga .untung tidak ada yang melihat ecca " padahl aidar sengaja meminta penjaga agar pura pura tidak melihat ecca dan memberi celah masuk pada ecca.


Aidar ingin melihat sejauh mana otak kecil ecca membuat rencana rencana yang tidak aga gunanya tersebut .


Karna toh ia akan bertemu juga dengan aidar.


" kemudian ecca membuka pintu kamar pelan pelan dan melihat tidak ada aidar didalamnya.


" kemana dia ? Bukankah ia sudah pulang kerja " gumam ecca karna tadi melihat mobil aidar sudah terparkir digarasi depan.

__ADS_1


"mungkin ia diruang kerja " ecca menjawab sendiri


20 menit kemudian ecca susah selesai mandi dan ganti baju dengan baju tidur berlengan pendek serta celana panjang yang bermotif bunga warna coklat muda serta rambut terurai .


'cklek ' terdengar suara pintu yang dibuka dan pelakunya adalah aidar yang masuk kedalam kamar dengan jalan santai dan muka datar.


yang membuat ecca segera berpura pura tidur .


Aidar mengikuti skenario ecca dan mengambil posisi tidur disamping ecca


" kau sudah tidur ya ? .tanya aidar pelan dengan posisi kepala bertumpu pada tangan dan menghadap wajah ecca


"rupanya kau sudah benar benar tidur .padahal aku mau memberitahu bagaimana nasib supir mu sekarang karna lalai melakukan tugasnya.


Perkataan aidar sontak membuat ecca membuka mata dan melihat wajah aidar.


" apa apa yang kau lakukan dengan supir itu. aku yang menyuruhnya pulang karna aku merasa risih jika selalu diikuti ." jelas ecca dengan menggoyangkan tangan aidar yang menumpu kepalanya yang membuat aidar tidak seimbang.


" hey tenanglah .aku tidak melakukan apapun padanya .aku hanya mengetas saja apa kau benar benar sudah tidur .


Dan berhasil . Actingmu sangat jelek sekali " ejek aidar .


Sontak membuat ecca merututi dirinya sendiri


'bodoh' bodoh.


" duduklah. Kau tahu kesalahan apa yang sudah kau lakukan hari ini " tanya aidar .


Ecca hanya diam dan menundukkan kepalanya karna melihat aidar sudah mulai menunjukkan aura menakutkannya .


" baiklah karna kau tidak mau bicara aku yang akan menyebutkannya.


Kau pergi bersama temanmu itu tanpa memberitahu aku maupun orang rumah .kau juga mengabaikan perintahku untuk diantar sopir kemanapun kau berada. Tidak hanya itu kau juga tidak ingat waktu pulang dan melalaikan tugasmu .benar begitu nona rebecca " tanya aidar dengan tatapan mengintimidasi.


" aku aku .sebenarnya tadi itu aku benar benar lupa memberitahumu .namanya juga lupa .itukan manusiawi dan tidak sengaja dilakukan.


Dan tentang sopir itu aku sudah menjelaskan padamu kalau aku tidak suka diikuti kemana mana" ujar ecca dengan mengumpulkan keberaniañ.


" lalu bagaimana dengan yang terakhir ? Kau tidak ingat kewajibanmu dan asik bersenang senang dengan sahabatmu"?


" sebenarnya kami berencana untuk jalan jalan sebentar .tapi karna terlalu keasyikan , kami sampai lupa waktu " jelas ecca


semua itu hanya alasan saja karna sebenarnya ecca sengaja berbuat seperti itu sebagai bentuk kemarahannya terhadap aidar setelah pertengkaran tadi pagi .

__ADS_1


Ok .lanjut chapter berikutnya👇


__ADS_2