Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan

Aidar & Becca, Pernikahan Dadakan
Akhirnya jadi


__ADS_3

Seharian penuh sepasang suami istri tersebut menghabiskan waktu di dalam kamar tanpa melakukan apa apa .


Hanya makan , lalu tidur kemudian makan dan tertidur kembali sampai akhirnya bangun pada sore hari .


Lalu memutuskan untuk mandi.


“ sayang aku menagih janjimu yang tadi untuk makan malam ditaman hotel . jangan ingkar ya ?” celutuk ecca membahas janji aidar tadi agar aidar tidak lupa .


“ hm tapi kali ini aku akan membatasi waktunya . hanya 1 jam “ aidar memberi syarat


“ kenapa begitu “ heran ecca


“ karna aku tidak ingin dikibuli lagi seperti kemarin malam “ jawab aidar to the point .


Sontak wajah ecca berubah menjadi gugup karna alasan frontal aidar yang membahas tentang kemrain malam .


“ eh memangnya kenapa dengan kemarin malam sayang ?” tanya ecca dengan wajah polos pura pura tidak tau


“ ada seseorang yang mengajakku kesana dan kesitu mengelilingi jalan seperti anak jalanan hanya untuk menghindar dari kewajibannya “ ketus aidar menjawab secara gamblang .


‘bluss’ wajah ecca sudah seperti tomat busuk yang malu sendiri dengan perkataan vulgar aidar.


Ia tidak mengira kalau aidar akan mengatakannya dngan gamblang .


“ sudah lh jangan banyak bicara lebih baik kita segera berangkat agar tidak kemalaman pulangnya “


Ecca merasa tersindir kembali dengan perkataan aidar .


Malam ini ia sudah tidak bisa lagi menghindari , aidar terlalu pintar untuk ia kibuli kembali .


Mereka pun akhirnya sampai ditaman yang sudah terdapat para bodyguard dan pelayan yang sudah aidar siapkan


“ bahkan dia sudah menyiapkan makanannya sebelum kami sampai , benar benar aku sudah tidak bisa menghindar lagi kali ini “ batin ecca.


Skip


Saat ini mereka sudah berada di di dalam kamar setelah selesai makan malam. Aidar benar benar tepat waktu . 1 jam yang ia syaratkan benar benar terlaksana dengan baik .


“ sayang bagaimana kalau kita masker wajah dulu . aku sudah lama sekali tidak bermasker wajah lagi


Lihat wajahku sudah kusam begini . yah yah” rayu ecca dengan tersenyum manis dan mata di kedip kedipkan .


“ hah kau mau memakai alasan apapun tidak akan aku turuti, sebaiknya kita naik ke atas ranjang ecca sayang “ seringai aidar dengan tatapan seperti singa yang ingin memangsa


Membuat ecca bergidik dan semakin takut .

__ADS_1


“ aku ingin ganti baju dulu sayang dengan baju tidur tidak mungkin kita akan berpakaian seperti ini “ uajr ecca serius.


Mata aidar memincing memperhatikan tingkah laku ecca yang sudah seperti cacing kepanasan


Bergerak kesana , kemari .


“ baiklah segera ganti bajumu sana . aku beri waktu 5 menit dan tidak ada protesan “ telak aidar membuat ecca langsung kicep kemudian segera beranjak ke ruang ganti.


Aidar juga mengganti bajunya dengan baju tidur setelah melihat ecca sudah pergi.


Beberapa saat kemudian terlihat ecca keluar dari ruang ganti dan menghampiri aidar yang sudah berbaring di atas ranjang sambil memainkan hp .


Pelan pelan ecca naik ke atas ranjang agar tidak disadari aidar , setelah sampai di dekat ranjang ecca menyusup masuk keb dalam selimut dengan hati hati . namun terlambat


‘ hap’ selimut yang menutupi tubuh ecca di tarik oleh oleh aidar .


“ kenapa kau langsung ingin tidur ? bukankah kataku kita akan melakukan bulan madu yang sesungguhnya “ perkataan aidar terdengar seperti hukuman di telinga ecca


Membuat ia pucat dan tubuh bergetar . lidahnya kelu untuk menjawab saat aidar mulai mengecup telinganya .


Lalu aidar mengehentikan sejenak aktivitasnya dan memandang wajah ecca


“ apakah kau siap sayang ? aku janji akan melakukannya pelan pelan jadi kau tidak perlu khawatir “ ucap aidar pelan dan menatap ecca dengan lembut .


Kepala ecca reflek mengangguk terbuai dengan tatapan teduh aidar


Setidaknya ia berfikir sebentar dulu baru mengangguk agar tidak terkesan sangat menginginkan .


Tapi tubuh ecca selalu meespon sebaliknya dengan pikirannya .


Kemudian aidar memulai aksinya sedangkan ecca mencengkeram seprei tempat tidur


Malam panjang baru saja dimulai ......


Pagi ini terlihat wajah berbeda dari dua orang yang sudah rapi dengan pakaian santai .


Aidar dengan senyum yang tidak pernah luntur dari wajahnya setelah bangun tidur .


Sedangkan sang wanita terlihat hanya diam dengan sedikit rona merah di wajahnya karna selalu tergiang peristiwa semalam.


Ia tidak berani lagi hanya untuk sekedar menatap wajah sang suami yang sedari tadi bertanya padanya namun tidak ia jawab .


“Aku mengerti kau masih malu dengan yang semalam ‘ jadi kali ini kau ku maafkan ‘


Sekarang tidak lagi kau harus menjawab pertanyaanku karna jawabanmu akan menentukan nasib mu hari ini “ aidar masih setia mengelus rambut ecca dengan tersenyum .

__ADS_1


“ kau mau kemana hari ini ? kau bebas menentukan tempat wisata yang ingin kau kunjungi ‘ tapi kalau kau masih merasa tidak enak badan kita bisa menundanya dulu dengan istirahat “ aidar berucap dengan santai sambil beralih memainkan tangan ecca yang mungil jika dibandingkan dengan tangannya .


“ kenapa tanganmu kecil sekali ? “ tanya aidar random .


‘ memangnya aku tuhan makanya tahu kenapa tanganku diciptakan kecil . lagian tanganmu saja yang kebesaran ‘ batin ecca .


“ aku ingin jalan jalan hari ini sayang . katanya tempat wisata romantis ada banyak disini . bagaimana kalau kita mulai mengunjungi florence?


Menurut yang aku baca florence ini tempat bersejarah . banyak bangunan megah di kota ini dan terlihat sangat indah apalagi malam hari “ jelas eca menatap wajah aidar seakan lupa dengan rasa malunya yang tadi .


“ aku sudah tau . tapi aku tidak pernah kesana “ jawaban aidar membuat ecca mendengus .


Aidar memang sudah sering ke italia tapi hanya untuk mengecek perusahaannya saja tidak pernah kalau untuk jalan jalan.


Kemudian mereka segera berangkat menuju kota tesebut dengan dikawal oleh beberapa bodyguard yang terlihat .



(kota floronce)


Setelah memakan waktu yang lumanyan lama akhirnya mereka sampai juga di kota tersebut yang disambut dengan bangunan megah khas eropa yang terlihat tinggi menjulang.


Saat mobil mereka sedang berputar untuk mencari destinasi wisata yang bagus , ecca terpaku meliaht sebuah bangunan yang teramat luas yang merupakan sebuah museum bernama palazzo pitti yang kini sudah dijadikan gereja .



( palazzo pitti)


Meskipun sudah di jadikkan sebagai gereja didalamnya masih terdapat banyak lukisan lukisan religius .


Di sebelah barat bangunan ini ada pula piazza del carmine yang menjdi pusat seni dan pekerja.


Mereka kemudian memasuki bangunan tersebut di tuntun oleh seorang tour guide memasuki bagunan tersebut .


Ecca beberapa kali berfoto di didepan patung atau tempat yang menurutnya menakjubkan .


Sesekali aidar ikut difoto juga itupun kalau aidarnya sendiri mau .


Kota florence memang sangat cocok di juluki sebagai kota seniman .


Sepanjang hari ini mereka habiskan dengan berwisata di kota florence .


Walaupun lelah namun kedua manusia ini terihat sangat menikmati jalan jalan mereka


Terlebih aidar yang belum pernah merasakan hal seperti ini ‘ berwisata satu harian penuh karna sebelumnya hanya terus bekerja dan bekerja .

__ADS_1


Ini sangat menyenangkan untuk aidar , bebas tanpa memikirkan pekerjaan yang tidak ada habisnya dan semua ini karna kehadiran ecca dalam hidupnya yang monoton menjadi berwarna .


Bersambung..


__ADS_2