Aika with a trouble maker

Aika with a trouble maker
Episode 11


__ADS_3

Adrian berlari menuju tangga, ia melangkahi tiga anak tangga sekaligus pikirannya kalut karena ia baru mendengar dari neneknya Anggun jika Aika pulang dalam keadaan kacau. Jalannya tertatih bibirnya biru tubuhnya bergetar matanya memancarkan ketakutan hingga membuat batin Aika terguncang


Adrian berhenti di depan pintu Ai, ia mengatur nafasnya perlahan sebelum akhirnya ia memutar handle pintu yang ia pegang.


Clek


Adrian menatap adiknya tengah menangis sambil mengadap jendela, tubuhnya pucat seperti mayat.


‘’Ai...’’ panggil Adrian pelan, ia menghampiri Aika. Aika melepaskan tangannya dari dada, dengan cepat ia memeluk abangnya menangis sambil sesenggukan.


‘’aku di bawa ke tempat itu kak!! Tempat di mana aku membencinya hiks!! Tempat di mana semuanya gelap dan senyap hiks!! Seseorang membawaku ke sana dan mengancamku!! Tempat di mana aku di perkosa bang!! Tempat di mana yang mengingatkanku sosok yang ku benci...’’ kata Aika. Adrian hanya diam tapi di dalam hatinya terdapat seribu amarah yang ia uapkan.


‘’siapa yang membawamu kesana Ai...’’ tanya pelan Adrian.


‘’aku tidak tau bang yang jelas lelaki itu seumuran papah rambutnya panjang sampai telinga bewarna hitam ke kuningan....’’ jawab Aika. Ia melihat tampang lelaki itu saat sebelum ia di bekap dari belakang. ‘’ tapi aku sudah membunuhnya kak!! Aku mematukan ular ke wajahnya. Kebetulan di situ ada sebuah ular jenis king kobra.’’ Kata Ai lagi.


‘’tindakanmu sudah benar sayang, tidak apa- apa!!’’ kata Adrian sambil mencium pucuk kepala Aika. ‘’ untuk sementara tetaplah di rumah untuk menenangkan guncangan batinmu Ai...’’ sambung Adrian lagi.


*****


Kini Barraq pergi ke sebuah tempat, di mana Ardi memberikan alamat seseorang di sebuah amplop lengkap beserta fotonya. Hingga rumah yang ia tinggali hanya ada Kathrina dan Ed.


Kathrina menangis histeris sambil memegang gelas winne yang sudah remuk, maskara hitamnnya kini luntur di wajahnya, gaun merah yang menyala sudah berantakan. sedangkan Eduardo diam sambil menahan tangisnya. Salah satu anak buah Ed mengatakan jika Derrek tewas akibat bisa ular kobra di sebuah gudang kosong.


‘’heks Derrek kenapa kau meninggalkanku dan putramu...’’ teriak Kathrina tak terima dengan takdirnya.


Derrek adalah suami sah Kathrina sebelum menikah dengan Barraq untuk mengeruk hartanya. hingga memilik satu anak yaitu Eduardo. Dulu kathrina hanya wanita miskin sedangkan Derrek pekerja kasar. hingga saat itu di mana Kathrina melihat sebuah keluarga kecil bahagia dan hidup berkecukupan tidak seperti dirinya miskin dan menyedihkan. Kathirna dengan bekal jasa SMA dan body yang sempurna ia mencoba untuk melamar pekerjaan di Anthony company hingga ia di terima bekerja di situ sebagai serketaris Barraq. Barraq lelaki yang tampan saat masa itu dan melihatnya sedang berjalan dengan Adelia dan Ethan. Khatrina Cristina menggoda Barraq saat itu hingga Barraq jatuh cinta dan mau menikahi Khatrina dengan apa adanya. Sejak saat itu Khatrina menjadi ratu di istana Anthony bersama Ed.


‘’jalang itu benar- benar keterlaluan mom!! Membunuh ayah seperti itu...”kata Ed emosi.


‘’Ed mommy mohon habiskan jalang kecil itu dengan keji ...’’ pinta Khatrina emosi.


‘’pasti mom!! Ed akan hancurkan Alayka bila perlu dengan tanganku sendiri tapi setelah aku membunuh terlebih dahulu Ethan...’’ ed mengepalkan tangannya hingga buku  buku tangannya memutih.


‘’mommy percayakan itu semua padamu nak...’’ jawab Khatrina yakin. Ia berdiri tegak lalu mengapus air matanya, seringai licik terukir di wajah Khatrina. Ia akan mencari perhatian ke Ardiansyah Putra Agatha untuk mengeruk hartanya juga.


*****


Satu minggu Aika selalu di rumah, ia tak berniat kemanapun bahkan untuk sekedar berkunjung ke restoran Abra. Aika masih merasakan nyeri di hatinya saat meligat Angga bersama wanita lain. Masalah kasus penculikannya Adrian dan papah sudah mengurus itu semua dalang di balik ini semua adalah istri dan anak tiri dari Barraq Anthony


Tok


Tok


Tok


“Ai, kamu ingin ikut mamah hm? ‘’ tanya Ratna tanpa masuk ke kamar ia hanya menyembulan kepalanya di balik pintu yang ia buka sedikit. Aika melihat ke mamahnya dan menggeleng pelan. Saat ini posisinya sedang tengkurap  kepalanya ia letakan di guling dan matanya tertutup


‘’Ai mau bobo aja mah!!’’ balas Aika sambil menguap lalu menelentangkan tubuhnya.


‘’Ai mamah dengar- dengar sih Angga punya temen cewek dan suka main ke restoran  saat jam makan siang!! Mereka sering keluar bareng dan makan bareng di tepian Mahakam...’’ oceh mamah. Aika yang gabut dengan posisinya langsung membuka mata dan bangun.


‘’what!! Rupanya dia udah ada cewek baru eh...’’ gumam Aika sambil mengacak pinggang di kasur.dengan cepat ia turun dari kasur dan berlari menuju lemari kemudian ia melesat ke kamar mandi. Setelah mandi ia mengenakan pakaian santai bewarna coklat dan celananya bewarna hitam ketat.


Ratna menggelengkan kepalanya sambill memegang matanya karena melihat Aika ngedumel sambil ngacir ke mana- mana.


‘’ayo mah kita ke restoran Abra...’’ kata Aika yang langsung menrik tangan mamahnya.


‘’eh emang kita mau ke restoranya...?’’ kata Ratna. Aika langsung terdiam ia menunduk malu.


‘’terus mama mau kemana?” tanya Aika


‘’mamah mau mata- matai papahmu nak soalnya salah satu pengawal papahmu hubungin mamah kalau papahmu menabrak seorang wanita dan wanita itu musuh mamah... uh awas aja papahmu macam- macam mamah kebiri dia...’’ kata Ratna berapi- api.


Aika hanya meringis dalam hati ia mengatakan kalau mamahnya ini over cemburu tidak bisa lihat papah dekat dengan cewek sedikitpun.


‘’oh kalau gitu Ai ke restoran aja...’’ jawab Aika sambil meninggalkan mamahya. Hari ini ia menggunakan mobil honda jazz warna biru melatik, pemberian dari papahnya dan abang Ran. Aika membelah jalan Samarinda sepanjang jalan ia diam entah alasan Apa yang tepat jika di tanya Abra di sana. Setelah sampai Aika memarkirkan mobilnya tepat di HRV hitam milik Abra.


Ting!

__ADS_1


Lonceng di atas pintu berbunyi saat Aika masuk ke dalamnya, matanya membelah seluruh ruangan itu ia sedikit terganggu dengan senda gurau Angga dan wanita yang ia lihat seminggu lalu. Aika menaikan dagunya angkuh menuju Abra yang sedang berbincang dengan beberapa pelayannya


‘’kak Ai,’’ pekik Abra sambil menghampiri Aika yang melangkah tepat di depan Angga. ‘’ ya ampun kak Ai sudah baik? Udah gak tertekan kaya kemarin- kemarin...’’ kata Abra cepat dan padat ‘’ kak Ai kalau takut jalan sendirian bilang ke Abra, kakak kesini sama siapa, pake apa dan kakak gak di hadang sama penjahat lagi kan...’’ kata Abra sambil memeriksa tubuh Aika.


Aika hanya tersenyum manis.


‘’kaka gak kenapa- napa Abra!!kakak udah baikan kok, kakak kesini naik mobil ‘’kata Aika sambil memperlihatkan kunci mobil. Abra bernafas lega


‘’baguslah kirain jalan kaki lagi! Oh ya kakak ngapain kesini...’’ tanya Abra sambil meletakan tangannya di pinggang. aika menggigit bibirnya rupanya benarkan apa ekpetasinya pasti Abra akan tanya ngapain dia di sini. Abra menarik sudut bibirnya sambil mengangkat alis sebelah.


‘’kebetulan ada kakak jadi untuk hari ini tolong gantiin posisi Abra jadi bos pengganti di sini oke..’’ kata Abra. Aika menggelengkan kepalanya


‘’no way’’ balas Aika cepat. Mata Aika melirik ke Angga yang hanya diam.


‘’mbak permisi dong, kalau ingin ngobrol silahkan jauh sedikit karena saya dan teman dekat saya terganggu...’’ kata wanita yang ada di depan Angga, Sherly.


Aika berbalik sambil menyilangkan tangannya di dada.


‘’hey pelayan kembali ke dapur!! Kau di sini bekerja dan di gaji bukan untuk pacaran...’’ kata Aika sambil menatap Angga cemburu. Angga ingin membuka suara namun Abra melambaikan kedua tangannya di belakang Aika tanda agar jangan jawab


‘’ jangan- jangan...’’


Angga bangkit lalu pergi begitu saja sedangkan Sherly menatap Aika pedas


‘’hey gadis culun, ini jam makan siang bukannya seluruh staff restoran ini istirahat...’’ kata Sherlly.


‘’suka- suka aku!! Ini restoran milik adikku yang tak lain adalah milikku juga, terserah aku mau memerintah apa...’’ balas Aika sambil tersenyum setan. Wajah Sherly merah padam ia menahan emosinya agar tidak meluap di depan umum terutama Angga. Selama seminggu ini pendekatan antara dirinya dan Angga sangat baik. Aika maju selangkah di depan Sherly


‘’jangan main- main denganku nona... kamu pikir aku gadis polos hm? Jangan pernah menginjakan kakimu di restoran ini....’’ desis Aika tak suka.


‘’kau bukan gadis tapi kau hanya seorang perempuan yang berstatus gadis tapi sudah tidak perawan akibat di perkosa!!’’ kata Sherly lantang mambuat tubuh Aika membeku, Abra mengepalkan tangannya sedangkan Angga membulatkan matanya.


.


‘’angga mengatakan itu padaku!! Kemarin ...’’ lanjut Sherly. Aika melihat ke arah Angga ia hanya diam tanpa ekspresi.


‘’aku memang tidak tau!! Dan aku akan cari tau itu, karena aku salah satu kerabat Anthony company. Aika tersenyum menuju tawa. Apa Sherly tidak tau kalau Aika anak salah satu dari pengusaha terkenal di dunia Agatha corp? Adrian, Aika dan Abra menanggalkan nama belakangnya Agatha agar tidak terlalu di segani dan di anggap istimewa bukan berarti ia tidak menyukai nama belakang Agatha. Angga memberi kode ke Aika menggeleng tanda agar tidak melawan Sherly lagi


‘’maafkan aku, tapi aku tidak puya banyak waktu untuk melawanmu kakak manis... aku harus pergi mengurus sesuatu...’’ kata Aika sambil beranjak pergi namun di tahan. Sherly mendekatkan bibirnya di telinga Aika dan bebisik


‘’aku akan memiliki Angga bukan kau! Jadi enyahlah jalang...’’ kata Sherly sambil tersenyum. Aika tau ia berbicara seperti itu agar Aika menghajarnya membuat drama alay seakan Sherly tengah di zolimi. Aika mendekati Angga


6‘’kakak aku di bilangin jalang sama wanita itu. dia bilang! Dia akan miliki kaka bukan aku, benarkah itu...’’ kata Aika ke Angga. Shelry membulatkan matanya tak menyangka. Angga menatap Aika dingin dan datar. Angga menarik tangan Aika dan pergi ke lantai atas tepatnya di kamar mereka di sana mereka saling diam. Angga menatap mata Aika apa benar kata Sherly kalau dia hanya terobsesi dengan Aika bukan cinta


‘’Ai mari kita bekerja sama...’’ kata Angga saat sudah aman ekspresinya berubah seperti semula. Aika menautkan alisnya.


‘’jadi tadi Cuma sandiwara!! Tapi Ai gak sandiwara di depan wanita itu tadi...’’ kata Ai jujur.


‘’wanita itu sedang membohongi kakak! Ketahuan dari caranya cih!!’’ kata Angga tak suka


‘’terus...’’ Aika menyilangkan kedua tangannya alisnya ia naikan sebelah.


‘’kita akan tetap seperti ini, sampai kakak berhasil bawa kamu pergi! Di sini tidak aman Ai!! Seminggu yang lalu kamu di culik dan mereka sengaja mengalikan hal itu dari kakak agar kakak tidak melindungimu tapi  untung aja kamu pintar uh kakak salut...’’ Angga mengacungkan dua jempolnya. Angga mendapatkan berita dari Adrian mengenai Aika yang mengenaskan waktu itu.Aika tersenyum


‘’yaiyalah siapa dulu Aika...’’ puji Aika sendiri.


‘’jadi, kita turun ke bawah dan bersandiwara sebaik mungkin oke..’’ kata Angga sambil mencium kening Aika. Aika melototkan matanya


‘’kakak yang memperkosaku, harusnya aku benci kakak dan gak mau bantu...’’ kata Ai kesal.


‘iya kamu benci kakak Ai, tapi bencimu itu beda..’’ Angga mengedipkan sebelah matanya lalu kembali turun


Flashback


Ini sudah hari kelima Sherly datang ke restoran untuk ngerecoki Angga bekerja. Sherly mengajaknya untuk keluar namun Angga tidak mau sampai akhirnya Sherly menggunakan cara liciknya yatu membohongi Angga tentang ibunya. Hal itu ia dapatkan dari kekasih hatinya Eduardo.


Sesampainya di taman Sherly mulai mempengaruhi otak Angga. Taman di ujung tepi Mahakam sangat sepi karena tidak ada orang


‘’ibumu sangat cantik ia sekarang berada di sebuah kota kota intan (Banjarmasin) sedang bahagia dengan pujaan hati barunya...’’ kata Sherly.

__ADS_1


‘’ kamu hanya terosbesi dengan Aika bukan cinta Angga!! Aku tau kamu karena aku pernah seperti dirimu...’’ Sherly mulai mendrama. Angga hanya diam ia mencerna kata- kata tadi.


‘’cintailah Aku Angga!! Maka kau akan lupa dengan obsesimu...’’


‘’bagaimana kau tau...’’ kata Angga singkat


‘’karena aku mencari tau informasi tentang kalian...’’ kata Sherly enteng.’’ Aku akan membantumu melakukan cara agar melupakan Aika ga...’’ sambung Sherly


‘’bagaimana caranya...’’ kata Angga. Sherly tersenyum tipis. Perlahan ia menaiki diri Angga. Tubuh Angga sedikit menegang dengan cepat ia menahan tubuh Sherly


‘’percayakan padaku ga...’’ bual Sherly. Angga mengikuti permainan Sherly yang menurutnya kampungan.saat Sherly maeakukan aksinya mata Angga tak sengaja melihat seorang fotografer tengah mengabadikan foto mereka, Angga tersungging miring.


‘’baiklah, mari kita buat permainan ini jadi nyata’’ kata Angga dakam hati


Mereka melakukan hal intim yang sangat nikmat menyanyikan lagu- lagu desahan indah diantara keduanya. Suasana sangat mendukung walaupun di luar.


Flashend


Kejadian beberapa hari yang lalu membuat Aika tidak mengerti, sandiwara entahlah, Aika baru saja keluar dari salah satu caffe terkenal di kota Samarinda .ia kini sekarang berada di parkiran sambil menyeruput minuman dinginnya Aika membuka pintu mobil namun langkahnya terhenti saat melihat Eduardo sedang bersama wanita yang ia kenal Sherly. Aika hanya bedecih sebelum Akhirnya ia masuk ke dalam mobilnya dan pulang.


Mata Aika nanar saat melihat video menjijikan seseorang, matanya terus mengeluarkan air mata. Ia kecewa dan sakit. Angga membohonginya rupanya ia bekerja sama dengan Sherly dan bersandiwara di depan Aika bukan Sherly bahkan mereka menjalin hubungan selama Aika tidak ada semingguan ini.  Video itu ia dapatkan dari email yang di kirim oleh seseorang yang Aika tidak tau.


‘’jadi kau berhasil membuatnya percaya sayang...’’ kata Sherly di sela desahan


‘’yeah sayang...’’ jawab Angga.


Video ini adalah video setelah di mana Aika bertemu dengannya. Ia kenal tempat itu kamar Angga di gubuk kecil orang tua angkatnya. Aika menyeka air matanya saat ini juga ia akan pulang ke jakarta menata hidupnya sebaik mungkin


‘’rupanya kota ini tetap menjadi kota yang paling menyakitkan bagiku!!’’ gumama Aika. Aika segera turun untuk menemui anggota keluarganya.


‘’mamah, papah, bang Ran, Aika ingin pulang ke jakarta besok boleh?” tanya Aika saat ia sudah sampai di sana.


‘’kenapa ingin pulang hm...’’ tanya mamah.


‘’besok Ai harus kuliah, jadi harus kembali...’ jawab Aika enteng. Ardi dan Ratna nampak berfikir sebelum Akhirnya mengangguk. Tapi mengangguk antara ikhlas dan tidak.


‘’nanti papah pikirkan Ai, soalnya kalau kamu pulang duluan takutnya gak ada yang jagain...’’ ujar papah sambil bersandar di pundak mamah. Kini keluarga itu sedang bersantai di ruang tv yang cukup luas, Aika menghembuskan nafasnya.


‘’yaudah kalo gitu...’’ ujar Aika sambil melangkah pergi, ia masuk ke dalam kamar. Aika nangis sambil memeluk gulingnya,


Aika pov


Aku salah karena mempercayai dia lagi, nyatanya aku tersakiti.


‘’aku benci kamu Ethan sangat membencimu...’’ desisku.


Author pov


Aika bangkit dari kasurnya, dengan cepat ia mengusap kasar pipinya. Ia tersenyum remeh jika perempuan itu menggoda bisa Ethan maka ia juga bisa menggoda Ed. Bukan kah Eduardo kekasihnya Sherly??.


Aika segera mengganti pakaiannya yang cukup santai sambil mengetikan SmS ke Eduardo.


 


Alayka : kak Ed bisa kita ketemuan di Tripplet A, Ai mau belajar di situ aja


Eduardo : siap cantik...


Setelah selesai Ai segera turun ke bawah sambil memegang buku dan juga kunci mobil


‘’mau kemana Ai...’’ tanya mamah saat melihat Aika mencari sepatu di rak khusus sepatu


‘’restoran mom...’’ teriak Aika yang cukup jauh. Setelah dapat sepatu yang ia cari Aika segera menemui keluarganya


‘’mah, Ai pamit dulu, papah dan abang Ar...’’ kata Aika sambil mencium pipi mereka satu- satu.


Adrian menaikan alisnya sebelah melihat penampilan Aika yang dewasa, ia baru sadari jika adiknya itu sangat cantik wajar saja Angga sangat mencintainya.


♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧

__ADS_1


__ADS_2