Aika with a trouble maker

Aika with a trouble maker
Episode 21


__ADS_3

Angga berdiri  di balkon kamarnya. Empat hari yang lalu Angga sudah pindah di kediaman Adelia.


Angga baru saja menyelesaikan aktivitas sebagai suami istri bersama Aika. Namun Aika sudah tidur duluan. Jam menunjukan pukul setengah satu malam, Angga hanya mengenakan handuk putih yang terlilit di pinggang kedua tangannya ia tumpu di atas pagar besi matanya menatap hamparan bintang di langit. Terpaan cahaya bulan mengenai dirinya, sejenak Angga menutup mata merasakan hawa dingin yang menusuk ke dalam dirinya. terlintas wajah seorang wanita, seseorang di masa lalunya seseorang yang sangat dekat dengannya waktu SMA.


‘’bagaimana kabarnya...’’ kata Angga sambil membuka matanya. Angga sempat merasakan rasa namun dengan cepat menggelengkan kepalanya. Ia sadar bahwa sekarang ia memiliki Aika. Dan hanya Aika yang menjadi cinta dan priroritasnya. Angga segera masuk ke dalam tiba- tiba saja tenggorokannya kering, Angga menutup pintu balkon dan menguncinya setelah itu ia mendatangi Aika yang tengah terlelap, ia mencium istrinya sambil memakai celana pendek dan kaos putih.


Angga turun dari tangga satu tangannya ia masukan ke dalam kantung celana, ia segera menuju dapur untuk mengambil gelas tinggi dan juga air dingin di kulkas.


‘’mommy kira siapa, rupanya kamu...’’ kata Adelia sambil mengeratkan kimono tidurnya, Angga segera berbalik sambil menandaskan satu gelas air minum.


‘’maaf mom, mengganggu tidurnya..’’ kata Angga sambil mendatangi mommnya. Adelia hanya menggeleng pelan


‘’mommy juga haus jadi keluar kamar...’’ kata Adelia sambil melewati Angga dan mengambil gelas bekas Angga dan air minum hangat di dispenser.  Angga berbalik menghadap Adelia.


‘’kamu belum ngantuk Ethan...’’ kata mommy yang seleai minum. Angga menggedikan bahunya


‘’belum mom...’’ jawab Angga.


‘’kalau gitu kita bisa bicara sejenak di ruang tv, gimana...’’ tawar Adelia. Angga nempak berfikir sejenak sebelum akhirnya menyetujuinya.


Setelah sampai Angga dan Adelia duduk, adelia menautkan kedua tangannya


‘’Ethan katakan pada mamah dengan jujur, apa semasa mamah tinggallkan kamu hanya Aika yang kamu tiduri atau ada lagi...? ‘’ kata Adelia sambil melihat anaknya. Angga menautkan alisnya


‘’maksud mommy...’’


‘’ah tidak ada, lupakan saja!! Besok papahmu akan pulang kesini... maksudnya suami mommy...’’ kata Adelia. Angga diam


‘’ semenjak mommy pergi dari Samarinda mamah di bawa pergi dengan seorang lelaki dan menikah dengannya hingga menetap di sini...’’ kata Adelia lagi. ‘’ dan juga kedua adikmu, dia saudara tirimu bukan kandung!! Maaf tadi mommy membohongimu...’’ kata Adelia. Angga menundukan wajahnya


‘’aku tidak perduli mom!! Rasanya lelah kalau ingin memikirkan masalah kalian!! ‘’ jawab Angga jengah. Angga pikir untuk apa membahas masa lalu rasanya tidak berguna lagian masa lalu tidak dapat kembali seperti semula bukan so, lebih baik di jadikan pelajaran agar ke depannya bisa menjadi lebih baik


 


 


‘’besok papah Bram akan pulang, bersama putrinya bernama Elsa, kakak dari Rano dan Reno umurnya hanya terpaut dua tahun lebih muda denganmu!! Elsa memiliki anak dari mantan pacarnya waktu SMA di Samarinda... namanya sama persis denganmu Ethan. Mamah harap pria itu bukan dirimu... kasian Aika jika kamu adalah anak dari anaknya Elsa...’’ kata Adelia. Hati Angga seperti terbanting sesaat jantungnya berhenti. Elsa gadis manis adik kelasnya dulu.


‘’gak mungkin mom! Ethan memang pernah berbuat  ‘’itu’’  waktu SMA tapi tidak pernah sampai hamil...’’ kata Angga sambil mengkutip ‘’ apalagi nama yang mommy sebutkan sama dengan nama pacar Ethan waktu sekolah...’’ sambung Angga.


‘’mommy harap kamu tidak memiliki sifat seperti daddymu yang brengsek itu Ethan, meninggalkan Aika demi Elsa ataupun sebaliknya...!! ‘’ kata Adelia sambil beranjak pergi. Sejenak Angga termenung.


 


 


Elsa Limonia, cinta pertama Angga waktu SMA. seorang adik kelas yang keluguannya membuat Angga jatuh hati Angga mengejar Elsa hingga menjadi kekasihnya setelah itu mereka menjalin hubungan serius sampai mereka berdua melakukan hubungan intim berkali- kali. Selang beberapa bulan Elsa pergi dari Samarinda membuat Angga nyaris gila. Tapi kegilaan itu hilang sejak Angga melihat Aika gadis kecil kelas enam SD adik kelasnya di sekolah dasar dulu.


 


 


Di ujung sana, Aika menutup mulutnya buliran air mata jatuh mengenai pipi mulusnya.

__ADS_1


‘’kakak...’’ gumam Aika sambi berlari ke kamar ia pura- pura tidur kembali saat Angga masuk ke dalam kamar dan tidur di samping Aika.


*******


Keesokan pagi...


Sarapan pagi begitu gaduh karena Angga,  Reno dan Rano saling berebut sayap ayam yang tinggal satu. Adelia berusaha melerai mereka sedangkan Aika ia diam matanya sembab sejak semalam. Saat di tanya Angga matanya kenapa Aika menjawab matanya  sedang alergi. Aika jengah dengan pertengkaran mereka


‘’diam...’’ teriak Aika. Ia membanting sendok dan garpunya di atas piring ‘’ bisa tidak, kalian gak usah seperti anak kecil! Malu udah tua, kak Angga udah 27 tahun udah punya anak sedangkan kalian berdua hanya beberapa tahun perbedaannya dari kak Angga!! Kenapa sih gak ada dewasanya! Heran..’’ kata Aika cepat, Aika berdiri begitu saja lalu pergi keluar. Air matanya jatuh di pelupuk matanya. Pikirnnya masih kalut soal tadi malam


Flashback


Aika merasakan sebelah kasurnya kosong, reflek ia membuka matanya


‘’kakak...’’ panggil Aika namun tak ada jawaban. Aika langsung menyibak selimut dan mengambil kimono untuk di pakai. Aika keluar dari kamar dan turun ke bawah. Di sana Aika mendengar suara Angga tegah berbicara dengan seseorang. Perlahan Aika mendekat dan mendengar pembicaraan Angga dan Adelia. Aika syok mendengar penuturan Angga. Ia segera menghapus air matanya dan pergi.


 


 


Flashend


Angga merasa janggal dengan perkataan istrinya, anak? Maksudnya apa... apa jangan- jangan Aika mendengar perkataan Angga semalam dengan mommy-ya? Ah tapi tidak mungkin pikir Angga.


‘’kenapa...’’ tanya Rano. Angga menggeleng


‘’tidak ada...’’ jawab Angga singkat. Ia tidak mau hal pribadinya di ketahui orang sekalipun itu adik tirinya. Reno yang baru saja sampai celingak celinguk mencari keberadaan Aika.


‘’Ai mana yah...’’ tanya Reno sok manis.


 


 


‘’yeee emang napa! Kan kakak ipar...’’ timpal Reno sambil mendaratkan bokongnya di sofa.


 


 


Angga , Reno dan Rano tengah menunggu kepulangan Bram bersama dan Elsa


‘’kak Elsa pulang kesini bawa anaknya...’’ tanya Reno. Rano mengangguk


‘’yuph, dia bawa Ethan ke sini...’’ jawab Rano. Seketika Angga terpatung.


'’nama anaknya kak Elsa mirip denganmu ga...’’ kata Rano. Angga hanya tersenyum kikuk. Angga tidak ikutan menunggu lebih baik ia mencari Aika. Angga bangkit dari duduknya namun dirinya terhenti  saat seorang bocah lelaki tengah masuk berumur sebelas tahun.


‘’uncle Ran, uncle Ren, Ethan come home...’’ pekik lelaki itu sambil mengampiri mereka. Rano serta Reno tertawa dan menyambut keponakannya sedangkan Angga bersikap acuh, kalau seandainya benar bocah itu adalah anaknya pasti firasat Angga sebagai  ayah biologisnya akan ada tapi ini tidak sama sekali.


Bram serta Elsa menghampiri mereka, mata Elsa membulat saat melihat Angga. Angga kekasihnya dulu.


‘’sayang aku pulang...’’ kata Bram, Adelia yang baru keluar langsung menyambut suaminya.

__ADS_1


‘’selamat datang sayang...’’ kata Adelia sambil mendekati Bram, Bram meraih tubuh Adelia namun di tahan Angga. Angga tidak suka jika mommnya di sentuh orang lain kecuali daddynya.


‘’Ethan...’’ tegur mommy.


‘’ aku tidak suka dengan pria ini mom!!!’’ kata Angga terus terang, pria paruh baya itu kaget sebelum akhirnya tersenyum. Adelia tersenyum masam


‘’dia anakku Bram, dari Barraq namanya Ethan...’’ kata Adelia, Aroma ketidak sukaan tercium oleh Angga. Bram tidak menyukai kehadiran dirinya.


‘’oh ya, Aku Bram papah barumu nak...’’ kata Bram pura- pura ramah ia menjulurkan tangannya ke Angga, namun Angga bersikap cuek dan acuh sama seperti Barraq pikir Bram.


‘’cih, ‘’ Angga berdecih ‘’ bukannya paman Bram sahabatnya tante Kathrina!! Ohhh sepertinya aku benar...’’ kata Angga. Wajah Bram seketika bingung hawa takut menjalar ke seluruh otaknya, senyuman licik tersungging di bibir Angga.


‘’kamu ngomong apa sih nak, sudah lebih baik kamu berkenalan dengan adikmu namanya Elsa... sayang kemarilah kenalin ini anak mamah...’’ kata Adelia ke Elsa. Elsa tersenyum malu perlahan maju mendekati Angga


‘’hai kak Ethan...’’ kata Elsa sambil memberanikan menatap Angga.  Angga hanya diam ia melepaskan tangan mommynya.


‘’baik daddy maupun  mommy sama saja!! Mengejar kebahagian sendiri tanpa memikirkan perasaanku! Lebih baik aku pergi dari sini...’’ kata Angga sambil melangkah pergi. Berlama- lama di sini membuat Angga pecah kepalanya.


‘’Ethan tunggu, kamu harus bertanggung jawab terhadap Elsa...’’ kata Bram. Angga tersenyum.


‘’permainan bodoh macam apa yang kalian sedang perankan huh!!” kata Angga. Sungguh perasaannya  tidak enak sejak berada di sini. Angga bukan pria bodoh.


‘’dan kau...’’ tunjuk Angga ke Elsa. ‘’kau memang adik kelasku waktu dulu tapi keluguanmu hanya bohongan belaka, banyak kelaki yang mencicipi tubuhnmu sudahlah berhenti menjadi wanita psikopat!! Terlalu drama, ini bukan kisah novel...’’ kata Angga tajam. Mata Elsa terbuka lebar


‘’sial...’’ umpat Elsa dalam hati ‘’ belum juga rencananya berjalan tapi harus gagal duluan...’’ sambung Elsa.


 


 


Aika yang baru saja kembali langsung mendekati Angga.


 


 


‘’kenapa kak...’’ bisik Aika


‘’kita jadi artis yuk Ai, berperan drama...’’ bisik Angga. Aika menatap Angga binggung Angga mengedipkan matanya sambil tersnyum jail. Entah emosinya menguap kemana saat melihat Aika.  Aika menatap seluruh anggota keluarga sebelum akhirnya pamit tidak lupa ia menarik suaminya ke kamar. Setelah sampai Aika menatap Angga tajam


‘’jadi wanita itu siapa kak? Jujur sama Ai...’’ kata Aika. Angga menatap Aika serius


‘’tadi ke mana Ai...’’ Angga pengalihkan pembicaraan ia meraih wajah Ai, namun Aika menjauhinya.


‘’bertanggung jawablah...’’ dua kata yang Aika lontarkan sebelum pergi keluar. Angga mencoba mengejar Aika namun Aika tetap terus berjalan


‘’Ai dengarkan kakak dulu...’’ Angga mencekal tangan Aika. Reflek Aika langsung berhenti.


‘’kakak memang penjahat kelamin!! Harusnya aku gak nerima nikahan ini!! Cepat kakak katakan cerai ke aku!! Kita kan Cuma nikah sirih...’’ kata Aika.


‘’gak akan...’’ jawab Angga. Kini Angga yang meninggalkan Aika.


Angga berhenti sebentar saat melihat Elsa, ia menatap wanita itu penuh kebencian.

__ADS_1


‘’Ethan...’’ panggil mommy.


‘’stop!! ‘’ teriak Angga. Aku benci kalian!! Tidak ada yang mengerti aku!! Anak tiri daddy beserta istrinya ingin membunuhku sedangkan anak tiri mommy dan suaminya ingin menikahiku yang sudah menikah dengan wanita lain!! Pikir pakai perasaan kalian!! Kalian anggap aku apa hah!!! Mommy dan daddy sama! Sama- sama picik, memikirkan keuntungan cinta yang buta di bandingkan aku!!...’’ kata Angga ‘’ jangan pernah mengaturku karena kalian tidak pernah mengasuhku selama ini paham!!” kata Angga. Ia pergi begitu saja. Aika yang sudah berlinang air mata langsung mengejar Angga.


__ADS_2