
Reno dan Angga, mereka
bagai kucing dan tikus bawaannya saling tidak suka. Seperti sekarang
Reno tengah menyipitka matanya ke Angga begitupun sebaliknya!! Reno
memotong rotinya dengan kesal. Aika melirik Angga yang belum juga
memakan sarapannya.
‘’kakak kenapa gak
makan...’’ bisik Ai pelan. Angga menggeleng perlahan ia bangun daru
duduknya dan melenggang pergi. Aika membelalakan matanya. ‘’dia
kenapa...’’ tanya Aika lagi.
Setelah makan siang, Angga berdiri dimana terdapat foto anak kecil yang sangat mirip dengannya.
‘’apa itu aku...’’ gumam
Angga sambil melihat sebingkai foto. Ia memasukan kedua tangannya di
kantung celana. Walaupun berpakaian usang Angga tetap cool dan tampan,
angga menunduk dan menggeleng keras, ketika ia melihat di atas meja
sebuah foto, foto keluarganya dulu. Daddy mommy dan dirinya. angga
mengambil foto itu di meja nakas
‘’mommy...’’ gumam Angga. Apa ini terlalu cepat baginya bertemu dengan mommy.
‘’nak Angga...’’ panggil
Adelia. Tubuh Angga mematung, perlahan ia berbalik melihat wanita renta
di depannya memperhatikan dengan detail di setiap sudutnya. Mata itu
mirip dengan matanya, senyumannya mirip dengan dirinya juga. Semuanya
masih sama hanya saja waktu yang telah merubah mereka. Angga
memperlihatkan foto yang di tangannya
‘’apa ini, apa ini fotoku bersama mommy dan daddy...’’ tanya Angga tercekat. Adelia perlahan maju.
‘’maafkan mommy nak...’’
kata Adelia akhirnya. Angga menggeleng ia meletakan foto itu dan
melangkah menjauhi Adelia. Aika yang baru saja membersihkan meja
langsung di tarik Angga
‘’kita pulang Ai...’’ kata Angga tercekat.
‘’Ethan tunggu mommy
nak, mommy akan jelasin semuanya...’’ kata Adelia sambil menarik baju
Angga. Angga berbalik tanpa melepaskan pegangannya dari Aika.
‘’apa? Apa yang mau di
jelasin mom? Apa...?’’ kata Angga frustasi. ‘’ mommy kemana selama ini?
Mommy meninggakanku tanpa berniat mencariku...’’ sambung Angga lagi.
‘’ maafkan mommy
Ethan... ‘’ kata Adelia yang sudah menangis. Ia mencoba untuk memegang
wajah Angga, dan anaknya membiarkan itu. Reno dan Rano hanya berdiri tak
jauh dari mereka. ‘’mommy ingin mengambilmu tapi daddy melarangnya...’’
kata Adelia.
‘’mommy tau, aku rela
jadi urak- urakan, berkelahi dengan preman bahkan di usir oleh Katrina
dari rumah agar mommy tau dan mencariku, tapi kenapa gak ada mom, kenapa
baru sekarang ketemunya...’’ kata Angga ia menahan amarahnya.
‘’siapa bilang mommy
tidak tau, mommy tau Ethan bahkan kamu memperkosa anak gadis di gudang,
dan masuk penjara mommy tau!! Mommy juga tau kalian sudah menikah...!!
mommy tau bagaimana kamu tumbuh dalam kesusahan!! Tapi mommy tidak bisa
berbuat apa- apa karena daddymu melarang mommy untuk
mengambilmu!!daddymu selalu mengirimi orang jahat untuk membunuh dan
memperkosa mommy!! Katrina telah mempengaruhi daddy agar mommy dan kamu
menderita....’’ jelas Adelia “ tapi mommy bersyukur punya Ethan yang
tidak punya sikap buruk saat jauh dari mommy kecuali kamu memperkosa
istrimu sendiri, itu bisa di maklumi karena kamu sangat mencintai
istrimu...’’ sambung Adelia sambil melihat Aika.
Angga hanya diam.
‘’sudahlah mom gak usah
di bahas...’’ kata Angga menyerah. ‘’ terus mereka berdua siapa...’’
tunjuk Angga ke Rano dan Reno. Adelia memanggil Rano dan Reno agar
mendekat.
__ADS_1
‘’kamu ingat! Di hari
ulang tahunmu minta apa? Kamu minta adik bukan. saat di usir mommy
tengah hamil empat bulan, dan jadilah mereka. Mereka adikmu!! Adik
kandungmu Ethan...’’ jawab Adelia. Angga diam, seketika tampangnya
dingin membuat Rano dan Reno tergidik ngeri.
‘’pantesan mirip...’’
kata Aika buka suara. ‘’ terlebih lagi kak Rano mirip kakak kalo lagi
marah hehe Cuma bedanya kalo kak Rano marah secara terang- terangan
kalo kakak marahnya tersembunyi seperti mendekam api dalam sekam ...’’
kata Aika. Angga menaikan satu alisnya tak suka. Aura kecemburuan mulai
menguar di dalam tubuh Angga. ‘’ tapi Ai cintaya Cuma sama kakak
kok!!...’’kata Aika spontan. Angga melebarkan matanya seketika ia
tersenyum kecil
‘’apa Ai, tadi ngomong
apa..’’ kata Angga sambil tersenyum. Aika memukul bibirnya pelan.
Pikirnya nih mulut gak bisa di ajak kompromi. Aika membuang wajahnya
‘’ah enggak, udah ah Ai mau ke belakang dulu...’’ kata Aika sambil beralu pergi.
‘’kakak juga cinta kamu
Ai...’’ kata Angga sambil menahan tawa. Aika hilang dari pandannya lalu
Angga beralih melihat mommnya, ia tersenyum sambil merengkuh Adelia
‘’maaf mom, Ethan gak
peka kemarin kalo mommy adalah ibunya Ethan...’’ kata Angga lembut.
Adelia menangis ia pun memeluk anaknya kuat. Adelia memegang kedua pipi
anaknya,
‘’kamu mirip sekali
dengan daddymu nak, tapi mommy harap sifat bajingannya gak nurun ke
kamu...’’ kata Adelia. Angga mengangguk.
‘’Ethan gak akan
menduakan Ai seperti daddy menduakan mommy, kalaupun itu terjadi Ai akan
tetap bersama Ethan...’’ kata Angga. Adelia hanya tersenyum.
*****
Aika duduk di pinggir
keluarganya, mamah papah abang Ran dan tripplet
‘’Ai kangen kalian...’’ gumam Aika, air matanya lolos begitu saja.
‘’ekhem ekhem..’’ sorang
lelaki terdehem yang tak lain adalah Reno, Reno duduk di samping Aika
dengan gaya yang sama seperti Ai.
‘’maafkan aku yang kemarin...’’ kata Reno tanpa mengalihkan pandangannya ke depan, Aika melihat Reno.
‘’tidak apa- apa!!’’jawab Aika sambil tersenyum kakinya ia ayun- ayunkan di dalam air.
‘’kalau boleh tau dari
keluarga mana...’’ kata Reno ramah. Reno tipe pria jutek, angkuh dan
dingin tapi ketika bersama Aika ada rasa tersendiri baginya untuk
beramah tamah.
‘’Agatha, papahku Ardiansyah Putra Agatha pemilik Agatha corp...’’ kata Aika. Mata reno terbelalak.
‘’astaga! Maafkan aku ya
ampun !! kamu adalah anak pengusaha terkeal di dunia... ku mohon jangan
beri tau papahmu kalau aku menabrakmu...’’ kata Reno memohon membuat
Aika ingin tertawa
‘’ya ampun kamu itu lucu
ya!! Udah lah lupain aja gak masalah ckck... lagian aku gakpapa
kok...’’ balas Aika. Melihat Aika tertawa membuat Reno tersenyum ada
rasa di dalam hatinya seperti bunga bermekaran di dalam taman yang
indah, hawa hangat menerpa hatinya yang beku. Reno mengalihkan
pandangannya dari Aika,
‘’bagus berdua’an...’’ kata Rano yang ikut duduk di samping Aika, jadilah Aika di tengah dua pria tampan.
‘’Ai aku mau tanya sama kamu boleh...’’ kata Rano. Aika mengangguk
‘’boleh...’’ kata Aika.
‘’Lily, pertama kali kalian bertemu di mana...?” tanya Rano.
‘’di restoran...’’ jawab Aika singkat.
‘’kamu itu wanita yang sedang duduk sambil menggendong bayi kan...’’ tebak Rano.
__ADS_1
Flashback
Rano mendapatkan
keberadaan Lily dengan cepat ia berlari mengejar Lily sepanjang
pelataran toko hingga ia masuk ke dalam sebuah restoran, Rano sempat
melihat seorang wanita tengah menggendong bayi bersama seorang pria
tentunya. Rano berhenti sejenak. Bahagia dirinya jika ia seperti mereka,
kemudian Rano melihat Lily msuk ke toiletdengan cepat ia berlari ke
toilet dan menemui lily. Namun sayang Lily hilang begitu sampai di dalam
toilet ia merasa putus asa hingga pergi keluar.
Flashend
‘’selesaikan secara
baik- baik hubungan kalian!! Kasian Athan masa hidup tanpa papahnya’’
kata Aika. Membuat Rano tersenyum. Senyuman yang mengisyaratkan
kesedihan.
Dari sebrang Angga
menceburkan dirinya pelan lalu tenggelam, perlahan ia berenang tanpa di
ketahui Reno, Aika dan Rano. Setelah sampai Angga langsung menarik Aika
masuk ke dalam kolam renang
‘’kyaaaa...’’ pekik Aika saat kakinya di tarik. Angga menimbulkan dirinya dan tertawa
‘’hahaha...’’ tawa Angga sambil mengusap wajahnya, Aika langsung memeluk Angga kuat.
‘’kakak...’’ pekik Aika
kesal. ‘’kakak kalo Ai tenggelam gimana...’’ kata Ai kesal. Terpaan
sinar yang terpantul di dalam air membuat Angga bersinar bersama
dirinya.
‘’Ai gak bisa benerang
hm...’’ tanya Angga sambil memegang pinggang Aika di balik baju. Spontan
Aika mengangguk. Angga **** tawanya
.
‘’ketawa aja!
Punya suami kok jail banget, sudah jail mesum lagi!! Huh!! Omel Aika
yang ingin naik ke daratan namun Angga membawanya berenang. Setelah puas
berenang Angga menaikan Aika ke tepi kolam sedangkan dirinya tetap
berada di kolam, Aika tersenyum bahagia sambil mengelus rambut Angga di
bawahnya.
‘’kakak gak ke dinginan...’’ kata Aika. Angga mengeleng pelan tangannya ia letakan di samping sisi Aika.
‘’Ai mau lihat kakak olahraga...’’ kata Angga, ia menarik sudut bibirnya tipis.
Aika mencium bau- bau kemodusan, perlahan Aika mengangguk. Angga mulai mengangkat dirinya ke atas dan
Cup
Cup
Cup
Angga melakukan hal itu berulang kali membuat Rano dan Reno terpelongo iri.
‘’cih ada- ada saja
bedebah itu punya modus...’’ kata Reno sambil beranjak pergi. Baru saja
hatinya menghangat kini beku kembali. Rano menggelengkan kepalanya lalu
mengikuti Reno.
Angga tertawa saat melihat reaksi Aika yang diam.
‘’kakak...’’ pekik Aika
sambil menendang kakinya ke dalam air. Angga mencoba menahan kaki Aika
yang menendang takutnya Aka menendang sang junior.
‘’Ai, ya ampun jangan kaya preman, kaleman dikit...’’ kata Angga.
‘’kakak modus, olahraga
apaan masa begitu...’' kata Aika. Angga hanya cengengesan. Sebenarnya
Angga cemburu dan kesal. Namun Angga menyimpannya sebagai pelampiasan
Angga menarik Aika dan ikut berenang bersamanya. Angga tidak ingin Aika
dekat dengan kedua adik yang baru di kenalnya itu.
‘’maaf Ai, kakak pengen aja...’’ Angga naik dan ikut duduk di tepi kolam, ia menyapu rambutnya ke belakang.
"masuk yuk Ai..." kata Angga
Aika mengangguk sambil
merentangkan tangannya, tanda agar Angga menggendong dirimha. Angga
tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Ia bangun lalu mengangat tubuh
__ADS_1
Aika, Aika mengalungkan lengankannya di leher Angga. dan mulai masuk ke
dalam rumah