Aika with a trouble maker

Aika with a trouble maker
Episode 20


__ADS_3

Reno dan Angga, mereka


bagai kucing dan tikus bawaannya saling tidak suka. Seperti sekarang


Reno tengah menyipitka matanya ke Angga begitupun sebaliknya!! Reno


memotong rotinya dengan kesal. Aika melirik Angga yang belum juga


memakan sarapannya.


‘’kakak kenapa gak


makan...’’ bisik Ai pelan. Angga menggeleng perlahan ia bangun daru


duduknya dan melenggang pergi. Aika membelalakan matanya. ‘’dia


kenapa...’’ tanya Aika lagi.


Setelah makan siang, Angga berdiri dimana terdapat foto anak kecil yang sangat mirip dengannya.


‘’apa itu aku...’’ gumam


Angga sambil melihat sebingkai foto. Ia memasukan kedua tangannya di


kantung celana. Walaupun berpakaian usang Angga tetap cool dan tampan,


angga menunduk dan menggeleng keras, ketika ia melihat di atas meja


sebuah foto, foto keluarganya dulu. Daddy mommy dan dirinya. angga


mengambil foto itu di meja nakas


‘’mommy...’’ gumam Angga. Apa ini terlalu cepat baginya bertemu dengan mommy.


‘’nak Angga...’’ panggil


Adelia. Tubuh Angga mematung, perlahan ia berbalik melihat wanita renta


di depannya memperhatikan dengan detail di setiap sudutnya. Mata itu


mirip dengan matanya, senyumannya mirip dengan dirinya juga. Semuanya


masih sama hanya saja waktu yang telah merubah mereka. Angga


memperlihatkan foto yang di tangannya


‘’apa ini, apa ini fotoku bersama mommy dan daddy...’’ tanya Angga tercekat. Adelia perlahan maju.


‘’maafkan mommy nak...’’


kata Adelia akhirnya. Angga menggeleng ia meletakan foto itu dan


melangkah menjauhi Adelia. Aika yang baru saja membersihkan meja


langsung di tarik Angga


‘’kita pulang Ai...’’ kata Angga tercekat.


‘’Ethan tunggu mommy


nak, mommy akan jelasin semuanya...’’ kata Adelia sambil menarik baju


Angga. Angga berbalik tanpa melepaskan pegangannya dari Aika.


‘’apa? Apa yang mau di


jelasin mom? Apa...?’’ kata Angga frustasi. ‘’ mommy kemana selama ini?


Mommy meninggakanku tanpa berniat mencariku...’’ sambung Angga lagi.


‘’ maafkan mommy


Ethan... ‘’ kata Adelia yang sudah menangis. Ia mencoba untuk memegang


wajah Angga, dan anaknya membiarkan itu. Reno dan Rano hanya berdiri tak


jauh dari mereka. ‘’mommy ingin mengambilmu tapi daddy melarangnya...’’


kata Adelia.


‘’mommy tau, aku rela


jadi urak- urakan, berkelahi dengan preman bahkan di usir oleh Katrina


dari rumah agar mommy tau dan mencariku, tapi kenapa gak ada mom, kenapa


baru sekarang ketemunya...’’ kata Angga ia menahan amarahnya.


‘’siapa bilang mommy


tidak tau, mommy tau Ethan bahkan kamu memperkosa anak gadis di gudang,


dan masuk penjara mommy tau!! Mommy juga tau kalian sudah menikah...!!


mommy tau bagaimana kamu tumbuh dalam kesusahan!! Tapi mommy tidak bisa


berbuat apa- apa karena daddymu melarang mommy untuk


mengambilmu!!daddymu selalu mengirimi orang jahat untuk membunuh dan


memperkosa mommy!! Katrina telah mempengaruhi daddy agar mommy dan kamu


menderita....’’ jelas Adelia “ tapi mommy bersyukur punya Ethan yang


tidak punya sikap buruk saat jauh dari mommy kecuali kamu memperkosa


istrimu sendiri, itu bisa di maklumi karena kamu sangat mencintai


istrimu...’’ sambung Adelia sambil melihat Aika.


Angga hanya diam.


‘’sudahlah mom gak usah


di bahas...’’ kata Angga menyerah. ‘’ terus mereka berdua siapa...’’


tunjuk Angga ke Rano dan Reno. Adelia memanggil Rano dan Reno agar


mendekat.

__ADS_1


‘’kamu ingat! Di hari


ulang tahunmu minta apa? Kamu minta adik bukan. saat di usir mommy


tengah hamil empat bulan, dan jadilah mereka. Mereka adikmu!! Adik


kandungmu Ethan...’’ jawab Adelia. Angga diam, seketika tampangnya


dingin membuat Rano dan Reno tergidik ngeri.


‘’pantesan mirip...’’


kata Aika buka suara. ‘’ terlebih lagi kak Rano mirip kakak kalo lagi


marah hehe Cuma bedanya kalo kak Rano marah secara terang- terangan


kalo kakak marahnya tersembunyi seperti mendekam api dalam sekam ...’’


kata Aika. Angga menaikan satu alisnya tak suka. Aura kecemburuan mulai


menguar di dalam tubuh Angga. ‘’ tapi Ai cintaya Cuma sama kakak


kok!!...’’kata Aika spontan. Angga melebarkan matanya seketika ia


tersenyum kecil


‘’apa Ai, tadi ngomong


apa..’’ kata Angga sambil tersenyum. Aika memukul bibirnya pelan.


Pikirnya nih mulut gak bisa di ajak kompromi. Aika membuang wajahnya


‘’ah enggak, udah ah Ai mau ke belakang dulu...’’ kata Aika sambil beralu pergi.


‘’kakak juga cinta kamu


Ai...’’ kata Angga sambil menahan tawa. Aika hilang dari pandannya lalu


Angga beralih melihat mommnya, ia tersenyum sambil merengkuh Adelia


‘’maaf mom, Ethan gak


peka kemarin kalo mommy adalah ibunya Ethan...’’ kata Angga lembut.


Adelia menangis ia pun memeluk anaknya kuat. Adelia memegang kedua pipi


anaknya,


‘’kamu mirip sekali


dengan daddymu nak, tapi mommy harap sifat bajingannya gak nurun ke


kamu...’’ kata Adelia. Angga mengangguk.


‘’Ethan gak akan


menduakan Ai seperti daddy menduakan mommy, kalaupun itu terjadi Ai akan


tetap bersama Ethan...’’ kata Angga. Adelia hanya tersenyum.


*****


Aika duduk di pinggir


keluarganya, mamah papah abang Ran dan tripplet


‘’Ai kangen kalian...’’ gumam Aika, air matanya lolos begitu saja.


‘’ekhem ekhem..’’ sorang


lelaki terdehem yang tak lain adalah Reno, Reno duduk di samping Aika


dengan gaya yang sama seperti Ai.


‘’maafkan aku yang kemarin...’’ kata Reno tanpa mengalihkan pandangannya ke depan, Aika melihat Reno.


‘’tidak apa- apa!!’’jawab Aika sambil tersenyum kakinya ia ayun- ayunkan di dalam air.


‘’kalau boleh tau dari


keluarga mana...’’ kata Reno ramah. Reno tipe pria jutek, angkuh dan


dingin tapi ketika bersama Aika ada rasa tersendiri baginya untuk


beramah tamah.


‘’Agatha, papahku Ardiansyah Putra Agatha pemilik Agatha corp...’’ kata Aika. Mata reno terbelalak.


‘’astaga! Maafkan aku ya


ampun !! kamu adalah anak pengusaha terkeal di dunia... ku mohon jangan


beri tau papahmu kalau aku menabrakmu...’’ kata Reno memohon membuat


Aika ingin tertawa


‘’ya ampun kamu itu lucu


ya!! Udah lah lupain aja gak masalah ckck... lagian aku gakpapa


kok...’’ balas Aika. Melihat Aika tertawa membuat Reno tersenyum ada


rasa di dalam hatinya seperti bunga bermekaran di dalam taman yang


indah, hawa hangat menerpa hatinya yang beku. Reno mengalihkan


pandangannya dari Aika,


‘’bagus berdua’an...’’ kata Rano yang ikut duduk di samping Aika, jadilah Aika di tengah dua pria tampan.


‘’Ai aku mau tanya sama kamu boleh...’’ kata Rano. Aika mengangguk


‘’boleh...’’ kata Aika.


‘’Lily, pertama kali kalian bertemu di mana...?” tanya Rano.


‘’di restoran...’’ jawab Aika singkat.


‘’kamu itu wanita yang sedang duduk sambil menggendong bayi kan...’’ tebak Rano.

__ADS_1


Flashback


Rano mendapatkan


keberadaan Lily dengan cepat ia berlari mengejar Lily sepanjang


pelataran toko hingga ia masuk ke dalam sebuah restoran, Rano sempat


melihat seorang wanita tengah menggendong bayi bersama seorang pria


tentunya. Rano berhenti sejenak. Bahagia dirinya jika ia seperti mereka,


kemudian Rano melihat Lily msuk ke toiletdengan cepat ia berlari ke


toilet dan menemui lily. Namun sayang Lily hilang begitu sampai di dalam


toilet ia merasa putus asa hingga pergi keluar.


Flashend


‘’selesaikan secara


baik- baik hubungan kalian!! Kasian Athan masa hidup tanpa papahnya’’


kata Aika. Membuat Rano tersenyum. Senyuman yang mengisyaratkan


kesedihan.


Dari sebrang Angga


menceburkan dirinya pelan lalu tenggelam, perlahan ia berenang tanpa di


ketahui Reno, Aika dan Rano. Setelah sampai Angga langsung menarik Aika


masuk ke dalam kolam renang


‘’kyaaaa...’’ pekik Aika saat kakinya di tarik. Angga menimbulkan dirinya dan tertawa


‘’hahaha...’’ tawa Angga sambil mengusap wajahnya, Aika langsung memeluk Angga kuat.


‘’kakak...’’ pekik Aika


kesal. ‘’kakak kalo Ai tenggelam gimana...’’ kata Ai kesal. Terpaan


sinar yang terpantul di dalam air membuat Angga bersinar bersama


dirinya.


‘’Ai gak bisa benerang


hm...’’ tanya Angga sambil memegang pinggang Aika di balik baju. Spontan


Aika mengangguk. Angga **** tawanya


.


‘’ketawa aja!


Punya suami kok jail banget, sudah jail mesum lagi!! Huh!! Omel Aika


yang ingin naik ke daratan namun Angga membawanya berenang. Setelah puas


berenang Angga menaikan Aika ke tepi kolam sedangkan dirinya tetap


berada di kolam, Aika tersenyum bahagia sambil mengelus rambut Angga di


bawahnya.


‘’kakak gak ke dinginan...’’ kata Aika. Angga mengeleng pelan tangannya ia letakan di samping sisi Aika.


‘’Ai mau lihat kakak olahraga...’’ kata Angga, ia menarik sudut bibirnya tipis.


Aika mencium bau- bau kemodusan, perlahan Aika mengangguk. Angga mulai mengangkat dirinya ke atas dan


Cup


Cup


Cup


Angga melakukan hal itu berulang kali membuat Rano dan Reno terpelongo iri.


‘’cih ada- ada saja


bedebah itu punya modus...’’ kata Reno sambil beranjak pergi. Baru saja


hatinya menghangat kini beku kembali. Rano menggelengkan kepalanya lalu


mengikuti Reno.


Angga tertawa saat melihat reaksi Aika yang diam.


‘’kakak...’’ pekik Aika


sambil menendang kakinya ke dalam air. Angga mencoba menahan kaki Aika


yang menendang takutnya Aka menendang sang junior.


‘’Ai, ya ampun jangan kaya preman, kaleman dikit...’’ kata Angga.


‘’kakak  modus, olahraga


apaan masa begitu...’' kata Aika. Angga hanya cengengesan. Sebenarnya


Angga cemburu dan kesal. Namun Angga menyimpannya sebagai pelampiasan


Angga menarik Aika dan ikut berenang bersamanya. Angga tidak ingin Aika


dekat dengan kedua adik yang baru di kenalnya itu.


‘’maaf Ai, kakak pengen aja...’’ Angga naik dan ikut duduk di tepi kolam, ia menyapu rambutnya ke belakang.


"masuk yuk Ai..." kata Angga


Aika mengangguk sambil


merentangkan tangannya, tanda agar Angga menggendong dirimha. Angga


tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Ia bangun lalu mengangat tubuh

__ADS_1


Aika, Aika mengalungkan lengankannya di leher Angga. dan mulai masuk ke


dalam rumah


__ADS_2