Aika with a trouble maker

Aika with a trouble maker
Episode 26


__ADS_3

''Ai kamu mau jadi biduan dangdut atau cabe- cabean,” kata Adrian pelan ‘’ganti’’ kata Adrian sedikit keras.


Posisi Adrian sedang duduk tangannya ia letakan di atas sandaran kursi sebelah kakinya ia naikan satu ke kaki lainnya.


‘’ih abang Ran ini sebentar aja!! Ai juga mau nyabe sekalian, yaudah kalau gitu sini Ai cium...’’ kata Ai sambil mendekati Adrian dan mencium pipinya


‘’aduh abang Ai tampan banget tapi sayang jones! Datengin gih Si Gadis Kandilonya...’’ goda Aika. Masksud dari Si Gadis Kandilo adalah Adriana, rupanya gadis itu tinggal di tanah Grogot bersama ibu dan satu adiknya. Hidupnya sangat miskin namun Adriana pantang untuk mengemis ia memilih untuk bekerja apapun yang penting halal. Mata Adrian  sayu ia merindukan gadis itu.


‘’Ran bawa ke sini gadis itu mamah pengen liat...’’ kata Ratna.


‘’iya Ran siapa tau bisa jadi mantu papah...’’kata Ardi sambil tiduran di paha Ratna. Adrian menatap papah dan mamahnya lalu beralih ke Aika yang meleletkan lidahnya jail


‘’iya mah, Aika juga pengen punya keponakan ganteng and tampan...’’ kata Aika sambil melihat Adrian jail. Dengan cepat  Adrian bangkit ingin mengejar Aika. Namun Aika sudah lari duluan ke luar. Aika membawa mobilnya sambil tertawa. Pasti di rumah Adrian sedang di sidang habis- habisan oleh papah dan mamah soal calon menantunya.


15 menit kemudian...


Aika sampai di restoran dengan gaya angkuh ia keluar dan masuk ke restoran di sana ia bertemu dengan Angga dan Sherly


'‘Ai...’’ panggil Ed ia melambaikan tangannya, Ai tersenyum layaknya wanita dewasa ia membalas lambaian Ed sambil menghampirinya


‘’maaf menunggu lama...’’ kata Aika yang langsung duduk di depan Ed.


‘’tidak, aku baru sampai juga...’’ jawab Ed sambil meneguk air liurnya. Mata Ed sedikit terpana melihat kecantikan Aika yang berpakaian seperti orang dewasa.


Aika mengangkat tangannya agar pelayan mendekat. Angga di ujung sana mengambil nampan dan juga menu ia menghampiri Aika dengan seribu kemarahan karena pakaiannya terlalu minim di bagian bawahnya.


‘’ada yang bisa saya bantu...’’ kata Angga datar


‘’saya pesan jus mangga dua sama air mineral dua botol,’’ kata Ai sambil melihat Ed tengah menulis


‘’kakak mau makan apa...’’ tanya Aika


‘’nasi aja Ai lauknya terserah kamu...’’ jawab Ed. Aika mengangguk paham

__ADS_1


‘’saya pesan nasi dua sama laukanya kepiting asam manis, cah kangkung sama kepiting lada hitam..’’ kata Aika ke Angga.


Angga hanya mengangguk sambil mencatatnya. Angga sempat melihat mata Aika sebelum akhirnya pergi


pemandangan itu tak luput dari Sherly yang sedang menatap mereka cemburu. Aika sadar jika ia di perhatiin dari belakang. Aika berdiri lalu berjalan mendekati Ed yang sedang sibuk dengan pemikiranya


‘’aw...’’ pekik Aika saat jatuh di pangkuan Ed. Lihatlah Aika seperti jalang kebanyakan namun ia tak hiraukan itu. Sherly langsung bangkit mendekati Aika begitupun Angga. Ed menekan perut Aika dengan lengannya tanda agar Aika tidak boleh berdiri. Ed ingin meraba di balik rok Aika namun Aika bergerak. Aika mencoba untuk berdiri namun tidak bisa karena merasakan sesuatu


‘’kakak...’’ pekik Aika. Angga langsung menarik Aika dengan sekali hentakan.


‘’jauhkan tangan kotormu dari punyaku Ed...’’ kata Angga sambil membawa pergi Aika ke kamarnya di lantai atas. Setelah sampai Angga menarik kasar Aika hingga tertubruk ke dadanya.


‘’apa yang kamu lakukan Ai...’’ kata Angga sambil menahan emosi. Aika hanya menatap Angga datar ia merogoh saku tasnya dan mengambil hpnya lalu membuka sesuatu.


‘’ini apa, aku membencimu sangat membencimu Angga!! Laki- laki brengsek...’’ umpat Aika. Ini perdana ia berkata kasar. Aika menghentakan tangannya dari cengkraman Angga. Angga mengambil hp Aika dan melihat video. Video berisikan hal panas


‘’itu bagian dari sandiwara Ai...’’jawab Angga.


Aika menampar Angga.


‘’sekali binatang tetap binatang!! Aku tidak mempercayaimu!! Sandiwara atau tidak itu urusanmu... ‘’kata Aika pedas ia berbalik melangkah keluar ia meraih handle pintu, belum sempat Ai memutarnya Angga sudah menahan Aika. Angga mengunci pintu itu dan membawa Aika ke atas kasur. Seringaian licik terpampang di wajah Angga. Melihat hal itu membuat Aika mengingat kejadian sepuluh tahun yang lalu. Angga membuka seragam putihnya hingga menampilkan tubuh atletnya, perlahan ia merangkak ke atas tubuh Aika. Tubuh Aika serasa tertahan ia ingin memberontak namun tubuhnya menolak


‘’apa yang kakak lakukan...’’ kata Aika sambil mencari benda sekitar


‘’membuatmu hamil Ai, agar kamu tidak kabur dari kakak... kamu tau kakak sangat mencintaimu, kakak tau kakak melakukan kesalahan!! Kakak mohon maafkan kakak...’’ kata Angga pelan ia menatap Aika di bawahnya .Aika hanya diam ia mengalihkan pandangannya ke samping


‘’kita tidak ada hubungan jadi kakak gak usah minta maaf....’’ ujar Aika sambil berusaha keluar dari kukungan Angga.


‘’kalau gitu mari kita buat hubungan...’’ kata Angga sambil mencium bibir Aika pelan. Aika memberontak berkali- kali ia memukul dada Angga.


‘’kak—ah...’’ desah Aika saat Angga menciumi lehernya.


‘’video itu gak semuanya benar Ai, kakak hanya mencumbunya tanpa lebih...’’ kata Angga serak ‘’ video itu banyak yang di edit! ‘’ Angga bangun dari tubuh Aika dan mengambil hp Aika tanpa turun dari tubuh wanitanya ‘’perhatikan video ini baik- baik...’’ kata Angga sambil menunjukan video tersebut ke Aika. ‘’lelaki itu hampir mirip kakak tapi bukan kakak. Lihat dia memiliki rambut hitam pekat walaupun terkena sinar matahari rambutnya tetap hitam dan lihat rambut kakak, rambut kakak warna hitam tapi kalau kena matahari jadi kelihatan warna coklat dan sedikit panjang....’’ jelas Angga. ‘’demi Allah kakak gak ada warnain rambut kalau kamu curiga Ai. Tonton video itu sampai habis karena di akhir pengeditan kamu akan tau mereka siapa!!! ...’’ kata Angga lagi  sambil memberikan hp Ai ke Aika. Aika nampak serius melihat video tersebut sedangkan Angga ia tersenyum jail perlahan tangan kekarnya membuka baju Aika pelan

__ADS_1


‘’tapi ini kok di rumah kakak di sana...kata Aika sambil bangun karena bajunya di buka oleh Angga. Ia tidak menyadari hal tersebut.


‘’mirip apanya?  kalo yang pertama iya di taman itu kakak kalo di rumah itu bukan, mereka sengaja buat seperti itu agar kamu meninggalkan kakak’’ jawab Angga jujur matanya melihat dada sintal Aika yang di balut bra bewarna merah merekah, putih mulus dan padat. Dengan pelan Angga membuka bra Aika. kebetulan kaitan bra Aika berada di depan antara kanan dan kiri. Mata Angga berbinar- binar melihatnya tanpa sadar kedua tangan itu memegang dada Aika yang polos


‘’padat dan sintal...’’ gumam Angga sambil meremas pelan.


Aika selesai menonton video tersebut, di dalam video itu adalah Ed dan sherly. Aika meletakan hpnya ke sembarang arah matanya melirik ke dadanya dan


‘’kakak...’’ pekik Aika saat melihat Angga tengah menciumi.


‘’Ai dadamu indah sekali beda dengan sepuluh tahun yang lalu...’’ kata Angga


‘’apa yang kakak lakukan...’’ kata Aika


‘’pengen Ai...’’ kata Angga.


Aika menggeleng keras ia mencoba untuk bangun


‘’dosa kak!! ‘’ kata Aika. Angga segera melahap dada Aika cepat menyesap dan lainnya. Aika menahan rasa yang tidak dapat diartikan ia mencengkram rambut tebal Angga.


‘’kakak udah...’’ kata Aika sambil menjuhkan wajah Angga dari dada Aika. Setelah lepas ia meraih bajunya namun di tahan Angga


‘’pakai aja baju kakak jangan lupa pake sarung, kakak gak mau penampilanmu kayak tadi!! Bikin kakak emosi...’’ kata Angga sambil meraih seragamnya lalu di pakaikan ke Aika, tak lupa ia mengambil sarung sholatnya dan di pakaian ke Aika juga. Penampilan Aika seperti ibu- ibu yang barusan beranak.


‘’kakak....’’ pekik Ai kesal.


‘’Ai...’’ ucap Angga tegas dan tak ada bantahan


‘’baiklah...’’ kata Aika sambil melilitkan sarung itu di pinggangnya. ‘’kakak juga jauhi cabe- cabean itu!! Jangan percaya kata katanya !!jangan- jangan kakak sandiwara di depanku ya...’’ kata Ai curiga.


Angga memakai seragam baru yang ada di lemarinya


‘’Ai cemburu sama kakak yah....’’ tanya Angga sambil tersenyum. Aika gelagatan ia membuang mukanya dan langsung pergi ke bawah.

__ADS_1


__ADS_2