AKHIRNYA JATUH CINTA S2

AKHIRNYA JATUH CINTA S2
eps 2


__ADS_3

Kediaman Dirgantara.


"Lea kita sudah harus menjemput Aryan di bandara! " seru Lili memanggil Lea yang masih berada di kamar nya merias diri setelah tau kalau Aryantara akan kembali ke kota A setelah 7 tahun berada di Jepang menempuh pendidikan di sana.


"Iya bibi Lili, sebentar lagi aku datang!" sahut Lea sibuk memakai riasan bibir agar terlihat lebih merona. Lea tidak pandai berdandan ia hanya memakai bedak tipis dan lipstik pink di padu dres polos moderen yang memperlihatkan tulang selangkang nya.


Lea turun dengan terburu-buru mengahmpiri lili yang sudah menunggu nya di depan.


"Ayo bibi kita jalan sekarang!" ucap Lea dengan senyum merekah nya ia nampak manis dan ceria.


"Nak, apa kau senang akan bertemu lagi dengan Aryan!?" Lili menyingkap lembut rambut Lea yang tertiup angin meningkat di wajah nya.


Lea manggaguk antusias. meski aryntara selama 8 tahun memperlakukan diri nya dengan tidak baik. namun aryan adalah satu-satu nya teman yang ia miliki sebab teman-teman sebaya nya menjauhi nya dengan sebutan sebagai anak seorang pembunuh namun Lea tidak menanggapi perkataan mereka karna menurut nya itu tidak benar ia selalu menganggap ibu nya adalah ibu terbaik sebab Rena merawat dan mendidik Lea dengan sangat baik bahkan memberikan kasih sayang penuh pada nya. karna itu Lea tidak peduli dengan omongan anak-anak yang mengejek nya.


Lili tersnyum sendu menatap expresi polos yang tidak pernah berubah yang ada di diri Lea. Lea tubuh menjadi gadis yang cantik dan baik bahkan ia terbilang terlalu lembut dan baik sehingga ia mudah di tindas oleh orang lain. terkadang ia akan menangis di pelukan lili saat pulang bekerja di perusahaan Milik Dirga sebagai asisten manajer yang sengaja di tempatkan oleh Dirga agar Lea tidak perlu susah payah mencari kerja di luar.


"Apa kau tidak membenci Aryan?" ucap lili dengan senyum kecil yang berat.


Lea tertegun mendengar ucapan dari bibi lili nya. ia tidak tau apa maksud pertanyaan itu namun mengerti sebab lili selalu memperhatikan Lea dan Aryan semasa kecil bahkan lili juga sering kali melerai perlakuan Aryan yang kasar pada Lea.


"Aku tidak membenci nya bibi! tapi aku..menyukai ka Aryan!" ucap Lea tersipu malu saat mengungkapkan perasaan nya pada ibu dari pria yang ia sukai.


Lili tercengang ketika mendengar pengakuan Lea dengan polos nya


"Lea.. suka apa yang kau maksud?" tanya lili


"Em.. tapi bibi jangan marah ya.," balas Lea ragu.


Lili mengangguk tidak sabar menunggu jawaban dari Lea.


"Aku suka dengan ka Aryan, suka..suka yang ku maksud itu ,cinta. bibi!" ucap Lea tertunduk takut setelah melihat reaksi Lili yang lebih terkejut lagi setelah mendengar pengakuan nyata Lea


Apa Lea mencintai Aryan? ini..

__ADS_1


Lili kembali menatap Lea setelah ia bingung untuk menjawab balasan Lea.


"Lea bibi dan paman tidak melarang ku jatuh cinta dengan Aryan, tapi.. Aryan dia.."


Lea tertunduk murung saat harus menerima kenyataan kalau Aryan begitu sangat membenci diri nya. lili tidak tega melihat wajah ceria Lea yang tadi tiba-tiba menghilang.


"Jangan sedih, bukankah masih banyak waktu untuk membuat nya jatuh cinta!" ucap Dirga yang tiba-tiba muncul di belakang mereka.


"Paman!"


"Sayang, apa sudah siap!" seru Lili merangkul mesar Dirga dan mendapat ciuman hangat dari sang suami di kening nya.


"Apa Lea kecil sudah bisa merasakan jatuh cinta, hm.." goda dirga meraih bahu kecil Lea dan memeluk nya.


"Paman.. aku sudah dewasa aku bukan Lea kecil lagi."


"Lalu apa Paman sekarang harus memanggil Lea besar!" goda nya lagi.


Mereka bertiga tertawa bahagia di dalam pelukan Dirga.


"Sayang bukankah ini ide bagus untuk menikahkan Lea dengan Aryan! " ucap Dirga spontan memutuskan.


Lili dan Lea tercengang mendengar ucapan Dirga.


"Dirga.. bukankah ini sangat mendadak untuk Aryan, putra kita dia tidak lagi seperti dulu yang memiliki kelembutan aku kahwatir Lea.."


"Sudah kita lanjutkan masala ini setelah menjemput Aryan.. kita akan telat nanti.." Dirga memotong kalimat lili yang memungkinkan membuat Lea curiga tentang kejadian masa lalu tentang ibu nya.


Dirga membawa kedua wanita kesayangan nya itu masuk ke mobil lalu melaju menuju bandara.


Lea termenung menatap jendela dengan pikiran yang membuat nya bingung dan penasaran.


Sebenar nya apa yang membuat ka Aryan membenci ku? dan lagi, ibu.. dia mana dia sudah 15 tahun kenapa tidak datang menemui ku. apa ibu melupakan ku, aku rindu pada ibu, di mana kau Bu?

__ADS_1


Tanpa sadar air mata mengalir di pipi Lea ia terisak merindukan sang ibu yang tidak kunjung datang mencari nya.


Lili dan Dirga tertegun saat mendengar isak tangis Lea " Lea.. kenapa kau menangis sayang?!" Lili meraih tubuh Lea yang bersandar di kaca dengan mata yang berair.


Lea memeluk erat lili sambil masih terus terisak menyedihkan " Aku rindu ibu, bi. kenapa ibu tidak mencari ku sampai sekarang, apa mungkin selama ini terjadi sesuatu dengan ibu?" ucap nya tersdu-sedu dalam pelukan lili.


Dirga langsung menghentikan mobil nya di pinggir jalan saat melihat gadis malang itu merindukan ibu nya.


"Lea kecil bukan kah bibi lili mu sekarang sudah menjadi ibu mu!" seru Dirga menghibur Lea.


Lea menggauk pelan mengiyakan ucapan Paman Dirga nya. "Tapi Lea sangat merindukan ibu, Paman.." lirih nya masih terus memeluk lili karna itu membuat nya lebih baik.


Lili menatap sedih pada Dirga ia tidak bisa berkata-kata apapun untuk menghibur Lea karna tidak ada kata-kata yang bisa ia keluarkan untuk membohongi gadis malang itu lagi.


Dirga mengehla nafas dalam-dalam melihat dua wanita kesayangan nya itu lagi-lagi bersedih.


"Para kesayangan ku, jangan sedih lagi.. bagaimana kalau setelah menjemput Aryan kita pergi mengunjungi Bian dan menikmati pemandian air panas di vila nya!!" Dirga menghibur dan merayu kedua nya.


Lea akhirnya berhenti bersedih saat mendengar nama Bian. ia sangat senang saat mendengar akan bertamu dengan Bian. sebab orang pertama yang menolong nya adalah Bian.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2