AKHIRNYA JATUH CINTA S2

AKHIRNYA JATUH CINTA S2
eps 9


__ADS_3

Sudah hampir setengah jam Lea di dalam kamar mandi. Ternyata ia tidak Bernai keluar dari sana lantaran takut jika Aryan akan memaksa lagi untuk melayani nya.


Lea meringkuk di bawah pancuran air yang terus mengguyur tubuh nya.


Tubuh nya mulai terasa mengigil kedinginan sebab ia sudah lama berada di bawah shower yang mengalir.


Perlahan ia bangkit mengambil handuk untuk membalut tubuh nya.


Kla.. Lea mengintip keluar untuk mematikan apakah Aryan masih menunggu nya atau tidak? Lea mengehla nafas lega saat ia tidak menemukan Aryan di kamar.


"A..apa ka Aryan sudah pergi?" Gumam nya mencari di setiap sudut dengan perasaan takut.


Setelah memastikan bahwa Aryan memang tidak ada Lea keluar dari kamar mandi dengan langkah yang tertatih.


Baru saja keluar beberpa langkah Lea di kejutkan dengan suara pintu terbuka, ia langsung buru-buru menutupi tubuh nya dengan takut.


"Kaka!" Seru Sasa yang ternyata sejak tadi mengetuk pintu namun tidak mendapat jawaban sehingga ia langsung masuk khawatir terjadi sesuatu dengan Lea.


"Kaka kenapa tidak menjawab panggilan ku? Aku sungguh takut terjadi sesuatu dengan ka Lea. Karna itu aku langsung masuk?" Ucap Sasa berjalan masuk sambil membawa satu set sprei biru laut di tangan nya.


Ketakutan yang tadi menyerang Lea seketika hilang saat melihat bahwa Sasa yang datang.


Ia masih berdiam diri mengatur diri nya agar tenang.


Sasa menatap tubuh Lea yang di penuhi bekas kecupan juga melihat kaki Lea yang masih tidak setabil saat berdiri, di tambah noda merah di seprei yang berada di keranjang kotor, membuat Sasa malu untuk menebak kalau tuan mereka telah melakukan sesuatu yang intim.


Lea memalingkan wajah dengan malau saat diri nya di tatap oleh Sasa dan akhirnya kecanggungan pun terjadi. Mereka saling memalingkan wajah dengan malu.


"Uhuk.. apa Kaka habis mandi? Tadi tuan muda meminta ku untuk mengganti seprei yang kotor.." ucap Sasa memecah kecanggungan.


"Ehm.. ya kau bisa mengganti nya, Sasa." Balas Lea malu.


Sasa masih merasa canggung dengan situasi nya saat ini. Ia bergegas memasang seprei agar lebih cepat pergi dari kamar itu supaya tidak membuat Lea malu dengan kondisi nya saat ini.


"Ka, aku sudah selesai membersihkan ranjang, kalau begitu aku akan tinggal Kaka untuk istirahat." Ucap Sasa bergegas pergi sebelum Lea membalas ucapan nya.

__ADS_1


Lea tertegun mengehla nafas panjang melihat sikap Sasa yang malu ketika melihat kondisi nya yang sangat memalukan.


***


Saat Lea melewati proses ranjang yang kejam Lea menjadi semakin takut saat bertemu dengan Aryan, Bahkan untuk bertatap muka saja sudah membuat nya ketakutan setengah mati, sebab ia takut jika Aryan akan memaksa ia untuk melayani nya dengan kasar.


Setelah Aryan pergi sore itu Lea tidak lagi melihat Aryan kembali ke kamar Bahakan saat makan malam pun aryan tidak ada, tanpa Lea bertanya kake Han sudah memberi tahukan nya lebih dulu bahwa Aryan tidak akan kembali malam ini lantaran ada urusan kantor.


"Terimakasih kake Han, aku tidak papa.. ka Aryan pasti sangat sibuk dengan urusan kantor nya yang ada di Jepang!" Ucap Lea sedikit tenang ketika mendengar Aryan tidak akan pulang malam ini.


"Nona Lea sungguh gadis yang pengertian, silahkan nikmati makan malam mu nona. Aku akan pergi membereskan pekerjaan yang lain.,"


Lea mengangguk dengan senyum mempersilahkan Paman Han.


Meja makan menjadi sunyi setelah Paman Han pergi hanya dia seorang diri yang makan malam di meja makan sebesar itu yang di penuhi berbagai macam menu yang di sajikan. Ia sangat ingin di temani lelah Sasa namun karna tugas kuliah nya yang menumpuk Sasa tidak bisa menemani Lea makan malam Bahkan ia makan malam di kamar sambil mengerahkan kuliah nya.


Makan malam yang sunyi akhinya berakhir. Setelah selesai makan Lea lebih memilih langsung pergi ke kamar nya untuk istirahat sebab ia masih merasakan seluruh tubuh nya terasa sakit terutama di bagian pangkal paha.


Hah... Lea berbaring di atas ranjang mencari posisi yang nyaman untuk tubuh nya.


Aku rindu Paman dan bibi..


Lea mengambil ponsel nya ketika ia mengingat bibi lili nya.


Bi..uhk ibu.. aku merindukan mu!


Bunyi pesan Chet Lea untuk lili.


Ting. Bunyi balasan chet lebih cepat dari yang ia kira.


Ibu juga merindukan mu sayang😊 bagaimana apakah Aryan menyulitkan mu!?


Tidak Bu, ka Aryan baik pada ku. Bu bisakah kau meminta ayah untuk membatalkan masa cuti ku? Aku sangat bosan di rumah dan ingin bekerja besok.


Balas Lea bohong demi wanita yang merawat nya sejak kecil dengan penuh kasih sayang itu tidak khwatir.

__ADS_1


Syukurlah jika anak itu tidak menyulitkan mu. Baik ibu akan katakan pada ayah mu.


Terimakasih bu😊


Ting.


Sayang kebetulan ayah mu datang, dia tidak mengijinkan mu bekerja sampai masa cuti mu habis.


Uhh.. baiklah☹️


Lea kecewa dengan jawaban sang bibi.


Ting.


Jagan bersedih. Jika bosan kau bisa jalan-jalan memanjakan diri bersama Sasa.


Lea tersnyum sendu merindukan Bibi lili nya yang sekarang sudah menjadi ibu mertua nya.


Baiklah Bu, kalau begitu ibu cepatlah istirahat sampai jumpa. selamat malam Bu😘


Selamat malam🥰


Lea mengeluh kecewa lantaran ia tetap tidak di ijin kan bekerja Samapi masa cuti nya habis. Padahal ia tidak ingin keseringan bertemu dengan Aryan dan jika ia bekerja ia akan mengabiskan waktu penuh di kantor tanpa harus bertemu dengan Aryan.


Lea tidak tau jika group TARA akan di ambil alih oleh Aryan dan posisi CEO akan di gantikan oleh nya dan lebih-lebih nya lagi Dirga sudah mengatur posisi Lea di kantor untuk di pindahkan menjadi asisten Direktur agar Aryan dan Lea bisa terus berdekatan.


Entah sekaget apa Lea jika ia tau kantor tempat satu-satu nya ia untuk menghindari Aryan malah menjadi sarang penderitaan nya nanti.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSMABUNG..


__ADS_2