
Lea terpaku kaget seakan seperti kejatuhan batu satu karung, ia tidak menyangka sang suami dengan terbuka berselingkuh di depan mata nya dan yang lebih tidak menyangka nya lagi Aryan dengan sengaja memanasi nya.
Sedang wanita yang baru menyadari ada nya orang lain yang ikut bersama Aryan ia langsung melepaskan pelukan nya lalu menatap penuh penilaian pada Lea yang terlihat sederhana dengan pakaian kerja.
"Sayang, siapa dia!?" Tanya wanita itu angkuh menatap lea.
Aryan menoleh datar pada Lea yang saat itu terlihat menahan kesal pada wanita yang menggelayut mesra suami nya dan itu membuat Aryan puas dengan reaksi sakit hati nya.
"Dia.." Baru saja Aryan mengucap satu kalimat tiba-tiba sepontan Lea memisahkan kedua nya yang saling menempel.
"Aku istri nya! Tolong jaga sikap mu nona terhadap laki-laki yang sudah beristri." Ketus Lea, mendorong kasar wanita itu menjauh dari sang suami.
"Dia suami ku.. jika kau punya harga diri sebagai seorang wanita maka menjauh lah dari nya!" Hardik Lea, sambil menahan sakit hati nya.
Wanita itu terkejut dengan makian Lea. Ia tidak terima dan membela diri dengan cara meminta pembelaan dari Aryan. Wajah sok polos nya ia tunjukan pada Aryan.
"Sayang.. apa kau lihat dia menghina ku." Ucap nya memasang expresi tertindas.
Aryan termakan oleh kepura-puraan wanita itu sehingga ia membela nya.
Ia mendorong Lea dengan kasar dari hadapan nya "Minta maaf pada nya!" Ketus Aryan.
Lea terpaku tak menyangka ternyata suami nya sangat membela wanita lain di bandingkan dengan diri nya yang sebagai istri.
Pembelaan itu membuat Lea semakin tertekan dan sakit hati hingga tidak bisa lagi membendung air mata yang sejak tadi berusaha ia tahan.
__ADS_1
Karna tidak tahan dengan perlakuan kejam Aryan, ia berlari pergi tanpa sepatah kata pun dengan air mata yang sudah mengalir deras.
Aryan tertegun melihat Lea yang berlari sambil menangis ada perasan yang mengganjal ketika melihat wanita yang selama ini ia benci itu menangis.
*Apa dia menangis..?*
batin Aryan merasa bersalah namun ia menyangkal untuk tak peduli dengan Lea dan masuk ke dalam apartemen bersama wanita itu, akan tetapi ada rasa janggal yang terus menggangu nya sehingga membuat ia tidak tenang saat bersama wanita itu..
Perlakuan Aryan terhadap wanita itu sangat sepcial sebab dia adalah wanita yang sudah 7 tahun ia pacari saat berada di Jepang, sebut saja 'Cindy nola' Aryan sangat mencintai Nya sehingga saat ia kembali ke kota A, ia membawa serta Cindy bersama nya untuk di perkenalkan. Pada kedua orang tua nya sekaligus melamar. Namun tak di sangka rencana nya itu gagal karna ada nya Lea dan membuat ia terpaksa menikahi Lea demi sang ibu..
"Sayang apa dia istri mu? Kenapa kau membawa nya ke sini apa kamu sengaja ingin membuat ku.."
"Tidak Cindy, jangan salah paham.. jangan marah, oke. Kemarilah mana mungkin aku tega menyakiti mu!" Aryan memeluk, merayu agar kekasih nya itu tidak lagi ngambek. Ia memutuskan untuk tinggal di sana atas permintaan Cindy yang tidak bisa ia tolak.
Aryan tidak memperdulikan Lea yang sendirian di luar malam-malam seorang diri dengan kondisi yang menyedihkan.
BUG..
ia menabrak seseorang lantaran berlari tanpa sambil menangis. Tubuh nya yabg mungil hampir saja terlempar kebelakang namun seseorang yang di tabrak nya itu dengan cepat menangkap tubuh Lea agar tidak terjatuh.
Dev. Tenyata orang yang di tabrak nya adalah Dev, kota A sangat kecil sehingga mereka sangat kebetulan sekali bertemu kembali untuk pertemuan ke tiga. Lea mendorong kecil tubuh Dev sambil menyeka sisa air mata di pipi nya.
"Maaf tuan aku.. aku tidak sengaja, permisi.."
"Tunggu!" Dev menahan lengan Lea ketika ia ingin berlalu pergi sambil menutupi mata sembab nya.
__ADS_1
"Apa kau menangis? "Tanya Dev. Peduli ketika melihat gadis yang membuat nya tertarik berwajah sembab.
Lea menunduk menutupi wajah nya agar tidak terlihat "tidak tuan.. aku.." Lea tertegun ketika tubuh nya di tarik pergi oleh Dev menuju parkiran.
"Tu..tuan Dev.. kau mau membawa ku kemana? "
"Pergi untuk melunasi sisa hutang,"
Tanpa persetujuan Lea ia langsung membawa nya masuk ke mobil.
Karna Dev telah membahas tentang sisa hutang yang memang harus ia bayar jadi Lea tidak menolak ketika Dev membawa nya masuk ke mobil. Ia merogoh tas nya mengeluarkan lembaran uang dari dompet lalu mengulurkan nya pada Dev yang saat itu sedang mengemudi.
Dev melirik pada lembaran uang yang di sodorkan Lea" untuk apa." Ucap nya datar sambil kembali fokus pada kemudi.
"Membayar sisa hutang," balas Lea seperti anak kecil ia bicara sambil menyeka kembali air mata yang tidak mau berhenti mengalir di iringi Iskan.
Dev tidak tega melihat gadis polos yang menyedihkan itu ia menepikan mobil nya di sembarang tempat.
"Maaf jika aku lancang, tapi aku tidak suka melihat seorang wanita menangis." Ia menyeka lembut air mata lea yang baru saja terjatuh. Lea terpaku diam melihat kelembutan Dev sehingga membuat ia tidak bisa menahan lagi sakit hati nya dan membuat ia mengisi sejadi nya untuk pelampiasan rasa sakit.
Dev marasa iba melihat Lea yang kasihan.. dia menyerahkan bahu nya pada Lea untuk tempat pelampiasan nya menangis, tangisan yang di iringi gumaman membuat Dev kaget lantaran Lea terus memarahi nama Aryantara.
Rasa penasaran Dev semakin besar dengan identitas Lea dan hubungan nya dengan Aryan.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG...