AKHIRNYA JATUH CINTA S2

AKHIRNYA JATUH CINTA S2
eps 7


__ADS_3

Semua barang dan keperluan milik Lea sudah tertata rapih di dalam bagasi mobil tiba waktu nya Lea untuk berpamitan pada kedua orang tua asuh nya "Bibi, Paman! Aku pergi dulu.." Lea tertunduk sedih Engan untuk pergi dari rumah tempat nya tumbuh besar


"Kenapa masih memanggil bibi, dulu karna terbiasa kamu tidak bisa memanggil kami dengan sebutan ibu sekarang kami akan melarang mu untuk memanggil kami dengan sebutan bibi/Paman lagi." Ucap Lili menegaskan dengan lembut.


Lea mengangguk pelan di iringi senyum kecil nya mengiyakan apa yang di minta sang bibi.


"Jangan sedih sayang meski setatus mu sekarang menjadi menantu di keluarga kami, kau tetap putri kesayangan kami. kapan pun kamu ingin datang kami akan selalu menyebut mu," ucap lili lagi masih dengan sikap lembut nya.


Lea hanya bisa menjawab dengan anggukan dan senyum sendu . Entah mengapa ucapan bibi nya itu tidak membuat nya tenang. Sebab dengan sikap Aryan saat ini tidak akan memungkinkan kalau Lea boleh dengan bebas berkunjung ke kediaman dirgantara apa lagi jarak tempat tinggal mereka nanti nya lumayan jauh hingga memakan waktu 1 jam untuk sampai.


Dirga dan lili mengantar Lea sampai di gerbang hingga mobil yang membawa lea menghilang di kejauhan.


***


Lea termenung menatap luar jendela dengan tatapan sayup. Sasa yang melihat nya mencoba untuk menanyakan apa yang terjadi pada Lea hingga membuat nya bersedih.


"Nona Lea, kenapa?" Lea tersadar ketika Lea mengajak nya bicara.


"Sasa, ini sudah bukan di kediaman TARA mengapa kamu masih memanggil ku dengan sebutan nona?!" Balas Lea datar.

__ADS_1


"Uh..itu.. aku terbawa saat di kedalam tuan besar, ka."


"Lain kali panggil saja aku Kaka, kau sudah aku anggap sebagai adik ku sendiri." Ucap Lea lembut dan di balas anggukan oleh Sasa.


Mereka sudah sangat dekat sejak dulu namun identitas Lea sebagai nona besar membuat merak harus menjaga jarak saat berada di kediaman TARA.


Sasa melirik kecil pada Lea ia sedikit ragu untuk menanyakan kenapa Lea nampak sedih di hari pernikahan nya?


"Ada apa Sasa? Jika ada yang ingin kau tanyakan katakan saja.. kenapa kau masih saja sungkan dengan Kaka mu ini." Seru Lea dengan senyum kecil ia menyadari lirikan Sasa sejak tadi.


Sasa merasa malu karna Lea menyadari sikap nya "Emm.. ka kenapa ka Lea terlihat sedih? Bukankah Kaka sejak dulu sudah menyukai tuan muda, dan sekarang impian Kaka tercapai, lalu kenapa kaka terlihat tidak bahagia?" Ucap Sasa hati-hati.


"Aku bahagia..aku sangat bahagia bisa menikah pria yang aku cintai tapi.." Lea memalingkan pandangan nya pada Sasa " Kamu tidak tau seperti apa sikap ka Aryan terhadap ku, Sasa. Dia.." Lea tidak sanggup membayangkan seperti apa kehidupan rumah tangga nya nanti bersama pria yang sangat membenci nya.


Sasa tertegun tidak tega saat melihat Lea menahan tangis nya ia langsung meriah tubuh Lea dan memeluk nya untuk Lea meluapkan air mata yang terus ia tahan sejak selesai nya cara pernikahan.


Lea menangis lepas di bahu Sasa yang dengan kokoh menerima keluh kesahnya.


Sasa tidak lagi membahas tentang hubungan Lea dan tuan muda nya. ia tidak ingin membuat Lea semakin tertekan. tetapi setelah Lea sudah merasa tengah saya mencurahakn tangisan nya ia pun menceritakan tentang kebencian Aryan terhadap diri nya yang tidak pernah ia ceritakan pada Sasa.

__ADS_1


Sasa tercengang kaget saat mengetahui semua tentang hubungan tida baik Lea pada tuan muda nya sampai Sasa tidak Bernai berkomentar apapun tentang tuan muda yang baru pertama kali ia temui itu selama ia bekerja di kediaman TARA.


Seketika di dalam mobil menjadi hening setelah percakapan mereka tentang Aryan. Lea kembali dalam lamunan nya sedangkan Sasa merasa gelisah dan takut saat mendengar kekejaman Aryan selama ini terhadap Lea.


Ia tidak tau harus bersikap bagaimana jika nanti tuan muda nya kembali menyiksa Lea di depan mata nya? Apa yang harus ia lakukan ia juga tidak tau sebab ia berada di pilihan yang sulit di satu sisi ia sudah menaggaap Lea dan berjanji akan menjaga Lea sebagai seorang adik dan di sisi lain ia juga harus menepati janji dari sang nenek untuk tetap menjaga keluaraga TARA seumur hidup nya.


Jika ia menyinggung tuan muda nya maka ia akan berakhir di pecat dan akhirnya ia akan mengingkari janji sang nenek tapi di sisi lain.. Sasa kebingungan dengan posisi nya saat ini bagaimana ia harus menjaga orang terpenting nya tanpa harus mengingakri janji lain. Apa lagi Sasa tidak 24 jam berada di rumah Sebab ia harus pergi ke sekolah nya untuk menempuh pendidikan tinggi. Meski dia di meminta menggantikan sang nenek untuk bekerja sebagai pembantu di kediaman TARA. Sasa tetap tidak melepaskan pendidikan nya dan cita-cita nya sebagai seorang dokter.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2