AKHIRNYA JATUH CINTA S2

AKHIRNYA JATUH CINTA S2
eps 3


__ADS_3

Setibanya di bandara mereka langsung bertemu dengan Aryan yang juga baru turun dari pesawat.


Sosok tampan dan gagah di diri Aryan membuat para wanita yang melihat nya sampai terpesona. jelas saja Aryan mewarisi ketampanan ayah nya saat muda bahkan ayah nya yang sudah berumur pun masih nampak gagah dan tampan.


Lea bersembunyi di belakang punggu Dirga sambil diam-diam mencuri pandangan melihat pesona Aryan yang membuat nya tersipu kagum dengan perubahan Aryan yang semakin tampan setelah tidak bertemu 8 tahun.


"Ayah, ibu!" sapa Aryan dengan senyum lembut yang tidak pernah ia dapat.


Aryan memeluk kedua orang tua nya dengan pelukan rindu. tubuh Lea yang mungil membuat nya tidak terlihat oleh Aryan, jadi ia mengira yang menjemput nya hanya kedua orang tua nya saja.


"Apa kalian sudah menunggu lama di sini?!" tanya Aryan sambil menyerahkan jas yang ia tenteng pada asisten wanita nya.


"Tidak nak, ibu dan ayah mu juga baru tiba!" Aryan hanya menggauk datar ia seperti terlihat sibuk selalu melihat arloji nya.


"Seni.. pesan 1 hotel untuk beberpa hari aku tinggal!" ucap Aryan pada asisten nya.


"Aryan, apa kau tidak akan pulang kerumah? jangan buat ibu mu kecewa dia sudah menyiapkan segala nya untuk menyambut mu!" potong Dirga.


"Maaf ayah, ibu. aku tidak bisa kembali ke rumah, kelak aku tidak akan pernah pulang jika masih ada wanita itu di rumah kita!" balas Aryan dengan expresi benci saat membahas tentang Lea.


Lea tertunduk sedih saat melihat sikap Aryan tetap sama seperti dulu membenci nya tanpa ia tau apa yang membuat ia benci pada nya.


Dirga dan lili terkejut dengan perkataan kasar putra nya itu "Aryan, jaga ucapan mu Lea sudah menjadi bagian dari keluarga kita!" tegur Dirga dengan nada sedikit meninggi.


"Ayah aku tidak pernah sedikit pun menerima anak dari wanita yang telah membu.."


"ARYANTARA WIJAYA!" Bentak Dirga mengentikan kalimat aryan dengan lantang sampai seluruh pengunjung yang ada di bandara menatap mereka.


Aryan terdiam seketika saat melihat sang ayah sangat marah. ia tidak ingin ribut dengan ayah nya di hari pertama ia datang setelah sekian lama tidak bertemu.


"Sayang sudah kau jangan marah, Aryan minta maaf pada ayah mu!" lerai Lili menahan emosi Dirga yang memang sejak dulu sulit di kontrol.


Aryan diam tak bergrming menolak untuk meminta maaf atas dasar ia merasa tidak salah dengan ucapan nya. Lea yang masih berada di balkang punggung Dirga semakin menyembunyikan diri nya takut jika ia muncul akan semakin membuat kedua nya semakin panas. tangan nya gemetar ketakutan saat melihat pertengkaran ayah dan anak yang di sebabkan oleh diri nya. ia merasa takut dan bersalah hingga ia tidak sanggup menahan tangis nya lantaran takut.


Dirga tertegun saat mendengar suara lirih tangisan dari arah Lea. ia menatap marah pada putra nya yang selalu membuat gadis yang ia rawat sejak kecil itu terus menangis.

__ADS_1


"Aryantara, ayah tidak tau harus bagaimana menjelaskan tentang pikiran salah mu itu. tapi ayah menjamin kau akan menyesali semua nya nanti." tegas Dirga dengan nada dingin ia memperingati putra nya.


Lili kebingungan melihat perdebatan suami dan anak nya itu yang tidak pernah akur semenjak hadir nya Lea di keluarga nya.


namun ia tidak menyalahkan Lea lantaran Aryan lah yang salah sebab sejak dulu ia terus di pengaruhi oleh Adik ipar nya Jeni yang juga sangat membenci Rena ibu kandung Lea.


"Ayah aku tidak akan pernah menyesal!" tegas Aryan membantah.


Dirga sangat geram dengan sifat keras kepala putra nya, sampai ia tidak tau harus menggunakan cara apa lagi agar Aryan tidak lagi membenci Lea.


Dirga masih terus menutupi Lea lantaran ia tidak ingin setelah Aryan melihat Lea ia akan membabi buta menghina dan memaki Lea.


Aryan menatap dingin pada ayah nya" Ayah aku tidak ingin kita terus bertengkar seperti ini hanya karna wanita luar itu!" keluh Aryan.


"Aryan berapa kali ayah bilang Lea adalah keluarga kita."


"Cih.. dia bukan keluaraga tapi perusak yang akan mengahncurkan keluaraga kita!"


"Aryan kau.."


"Ibu pikir ini adalah hari bahagia setelah kepulangan mu Aryan, tapi kenapa hari yang aku nanti, kalian rusak begitu saja. aku kecewa!"


"Ibu aku.."


"Cukup, ibu lelah jika kalian masih ingin bertengkar lanjutkan saja aku tidak perduli.. Lea kita pulang!" Seru Lili menarik pergi Lea yang sejak tadi bersembunyi di belakang Paman nya.


Aryan tercengang ketika melihat Sosok Lea dengan mata sembab dan ketakutan keluar dari balik punggung ayah nya .


Dia ...apa dia wanita itu??


Aryan termangu diam menatap wajah tertunduk Lea yang sendu. Aryan sedikit terpesona ketika melihat gadis kecil yang dulu sering ia tindas kini sudah menjadi gadis dengan paras yang cantik dan manis. wajah lugu nya membuat Aryan terpikat sesaat olah Lea.


"Tuan muda!?" lamunan Aryan pecah saat asisten nya yang masih di sana mengacau nya.


Aryan tersadar saat setelah terpaku dalam pesona Lea. ia tidak melihat ayah nya yang sudah pergi menyusul Lea dan ibu nya.

__ADS_1


"Tuan muda?" panggil asisten nya lagi yang masih melihat Aryan belum sepenuh nya sadar dari lamunan nya.


"Apa tuan muda jadi memesan hotel?" tanya nya lagi.


"Tidak perlu aku akan kembali ke kediaman TARA!" jawab Aryan Kemabli dalam kenyataan.


Aryan pergi dengan wajah muram ia tidak menyangka kalau ia bisa-bisa nya terpikat oleh anak dari pembunuh adik nya.


Heh.. aku rasa aku sedang berhalusinasi.. aku akan pulang demi ibu. batin Aryan benci.


.


.


.


"Bibi, maafkan aku sudah mengacau semua perayaan yang bibi siapkan untuk ka Aryan!" seru Lea merasa bersalah.


"Tidak nak, ini bukan salah mu.. Aryan selalu pergi itu, istirahatlah maaf kan putra bibi jika sudah menghina mu Lea!"


"Tidak, tidak bi. bibi tidak perlu meminta maaf ini bukan salah bibi.. tidak papa aku tidak sudah terbiasa dengan hinaan ka Aryan. aku yakin sikap ka Aryan pada ku pasti akan berubah nanti." ucap Lea dengan senyum yang ia paksa demi menghibur Lili agar tidak menyalahkan diri sendiri.


Lili tersenyum lirih mengusap lembut pipi Lea yang menurut nya sangat malang itu " Hmm.. bibi berharap itu secepat nya terjadi. sekarang istirahat lah besok kau harus bekerja bukan!" ucap lili.


Lea mengangguk dengan senyum kecil nya " Ya bi.. aku akan kembali ke kamar ku, bibi juga harus istirahat.," ucap Lea sambil berlalu pergi.


Lili menatap sendu lea yang sudah tidak terlihat.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG ...


__ADS_2