Aku Anakmu Ayah

Aku Anakmu Ayah
Cinta itu Bahagia


__ADS_3

Bagas mengerang setelah beberapa jam sudah melakukan pergumulan dengan istrinya. Sudah kesekian kali sejak menikah Bagas tak pernah absen menyentuh Kartika. Bagas berguling ke samping Kartika dan tangannya di bentangkan untuk menjadi bantal kepala Kartika.


"Mas.. " Panggil Kartika dengan lirih.


"Apa? Tunggu mas masih cape, Sayang. " Jawab Bagas yang tersenyum menatap wajah istrinya.


"Ck.. Apa sih, Mas. Aku juga masih cape. " Kata Kartika memukul pelan dada suaminya.


"Iya, maaf ada apa? " Tanya Bagas.


"Kemarin, Gayatri telepon katanya dia mau kembali bekerja disini. Boleh tidak, Mas? " Tanya Kartika mendongakkan kepalanya menatap wajah sang suami.


"Memangnya, suaminya mengizinkan? " Tanya Bagas.


"Gayatri, sudah bercerai dengan suaminya empat bulan yang lalu. " Kata Kartika.


"Bercerai? Kenapa? " Tanya Bagas.


"Suaminya, suka melakukan KDRT. Dan suka main perempuan, sungguh malang nasib Gayatri yang menikah dengan laki-laki yang seperti itu. " Kata Kartika.


"Iya, benar. Padahal anak itu cantik tapi kenapa nasibnya bisa seperti itu. " Kata Bagas.


"Hmmm.. Cantik ya Gayatri anaknya. " Kata Kartika yang tak suka suaminya mengatakan cantik pada perempuan lain.


"Tapi masih cantik kamu, Sayang. Tenang saja aku tidak akan tergoda pada wani lain. Cuma kamu yang aku cintai, dan cuma kamu yang sudah membuat aku ketagihan dengan goyanganmu, Sayang. " Jawab Bagas.


"Ih.. Apaan sih gak jelas kamu, Mas. Jadi boleh tidak Gayatri bantuin aku lagi? " Tanya Kartika.


"Terserah apapu mau mu ratuku, hamba menurut saja. Tapi malam ini ratuku harus bayar sebagai gantinya. " Kata Bagas yang memeluk tubuh Kartika.


"Mas, aku lelah aku ingin tidur besok aku harus ke toko dan mengantar Bagus sekolah. " Rengek Kartika yang melihat suaminya masih ingin berhubungan.


"Satu kali lagi, please. Hmmm. " Kata Bagas yang memasang wajah memelas.


"Mas.. " Panggil Kartika dengan manja dan itu membuat Bagas makin bergairah.


"Sayang, barangkali saja ada salah satu kecebong aku yang masuk dan terus jadi adik buat Bagus. " Kata Bagas.


"Ck.. Bisa saja alasannya. " Kata Kartika yang tak menolak ketika Bagas mulai melakukan aksinya. Hingga dini hari Kartika baru memejamkan matanya, rasa lelah di tubuhnya seakan dirinya tak sanggup lagi. Bagas pun tidur sambil memeluk Kartika.


Pagi ini seperti biasa Kartika menyiapkan sarapan untuk anak dan suaminya. Bagas yang sudah rapi berjalan menghampiri Kartika yang sedang berdiri di meja makan sambil merapikan makanan.


"Sayang, bereskan dasi aku. " Kata Bagas yang mendekati Kartika. Dan Kartika mulai merapikan dasi suaminya.


"Sudah, rapi. " Ujar Kartika.

__ADS_1


"Kamu jadi jemput Gayatri di terminal bis? " Tanya Bagas yang duduk di kursi lalu Kartika mengambil piring dan nasi beserta lauknya.


"Iya, Mas. Tadi Gayatri telepon katanya sampai disini sekitar jam 10-11an." Jawab Kartika.


"Kak Gayatri mau datang, Bun? " Tanya Bagus yang keluar dari kamar mendengar Kartika dan Bagas berbincang.


"Iya, Sayang. Kak Gayatri akan bantuin bunda lagi di sini. " Kata Kartika.


"Asik, Bagus ada temannya kalau ayah dan bunda pergi. " Kata Bagus dengan girang. Bagas tersenyum melihat anaknya yang begitu senang mendengar pengasuhnya datang lagi.


"Sekarang makan sarapannya, lalu siap-siap berangkat sekolah. " Kata Kartika yang mengusap rambut Bagus.


"Siap, Bos. " Jawab Bagus membuat Kartika tersenyum.


Di terminal bis, seorang perempuan cantik yang tengah kerepotan membawa barang berjalan menuju sebuah warung untuk istirahat sambil menelepon Kartika. Perempuan itu Gayatri Putri seorang perempuan dengan mata bulat, hidung mancung dan bibir tipis. Gayatri memakai setelan tunik panjang dengan celana legging yang panjang sehingga terlihat sopan dan tak mengundang mata laki-laki menatap lapar padanya.


"Awww.... " Teriak Gayatri yang terjatuh ketika seseorang laki-laki menabrak dirinya sehingga membuat barang yang di pegang Gayatri terjatuh.


"Maaf, aku tidak melihat. " Kata Laki-laki itu yang membantu Gayatri merapikan barangnya.


"Tidak apa-apa mungkin Gayatri juga tidak hati-hati. " Kata Gayatri.


"Oh, jadi namamu Gayatri. Aku Dewa Pradana. " Kata Dewa yang mengulurkan tangannya untuk berkenalan.


"Kamu mau kemana? Aku akan antar. " Ujar Dewa.


"Terimakasih, aku sedang menunggu kakakku menjemput. " Jawab Gayatri yang memanggil Kartika dengan sebutan kakak, karena sejak mengenal Kartika Gayatri sudah menganggap Kartika sebagai kakaknya.


"Bagaimana kita menunggunya sambil minum di cafe itu. " Kata Dewa yang mengajak Gayatri ke sebuah cafe dekat terminal.


"Boleh, lagian aku juga haus. " Kata Gayatri sambil tertawa.


Dewa membantu Gayatri membawa barang-barangnya menuju sebuah cafe yang di tunjuk Dewa. Gayatri duduk di dekat jendela agar ketika Kartika jemput Gayatri bisa melihatnya.


"Mau minum apa? " Tanya Dewa ketika seorang pelayan datang memberikan kertas menu.


"Aku mau jus strawberry saja. " Kata Gayatri yang melihat daftar menu.


"Baiklah, jus strawberry dua. " Kata Dewa dan pelayan itu langsung pergi.


"Kamu baru disini? " Tanya Dewa yang memecahkan keheningan.


"Sebenarnya aku pernah ke sini, tapi aku pulang karena harus menikah. " Kata Gayatri.


"Oh, sudah menikah. " Jawab Dewa yang sedikit kecewa karena sebenarnya Dewa ingin mengenal lebih dekat dengan Gayatri.

__ADS_1


"Aku menikah satu tahun yang lalu, tapi empat bulan yang lalu aku dan suamiku berpisah. Kami bercerai karena aku sudah tak tahan dengan sikapnya. " Kata Gayatri yang entah kenapa dia berani bercerita pada Dewa yang baru saja dia kenal.


"Bercerai? Kenapa? " Tanya Dewa ada rasa bahagia mendengar Gayatri sudah berpisah dengan suaminya.


"Dia suka memukulku dan selalu membawa perempuan ke rumah. Setiap hari dia membawa perempuan p********r kerumah, dan setiap malam aku harus mendengar suamiku bercinta dengan perempuan lain. " Kata Gayatri dengan sedih.


"Kamu sabar ya, laki-laki seperti itu akan menyesal karena sudah memperlakukan kamu seperti ini. " Kata Dewa yang mengingat kejadian dulu saat dia menyakiti Kartika.


"Ini, diminum dulu. " Kata Dewa yang memberikan jus strawberry yang baru saja datang di antar pelayan.


"Terimakasih. " Jawab Gayatri.


"Kamu pantas bahagia, Gayatri. Masih banyak laki-laki yang akan mencintai kamu. " Kata Dewa yang berharap dia bisa dekat dengan Gayatri.


"Iya, aku yakin. Karena cinta bagiku adalah kebahagiaan untuk aku sendiri dan orang yang sudah menyakitiku. " Kata Gayatri.


"Kamu yang sabar, ya. Kamu pasti bisa. " Kata Dewa.


"Terimakasih. " Jawab Gayatri dengan senyum yang membuat Dewa jatuh hati.


"Kamu benar, cinta adalah kebahagiaan. Jika kita melihat orang yang kita cintai bahagia itu adalah kebahagiaan bagi kita yang dulu pernah mencintainya. " Kata Dewa yang merasa kebahagiaan Kartika adalah kebahagiaannya.


" Gayatri tidak mau jika dia harus mencintai Gayatri. "Kata Gayatri tersenyum. Lagi-lagi senyum Gayatri memesona sehingga Dewa menatap wajah Gayatri dengan intens.


"Memangnya, kamu menikah atas dasar apa? " Tanya Dewa.


"Awalnya aku di jodohkan, tapi lama kelamaan aku mencintainya. Aku pikir dia akan mencintaiku dan bisa berubah kelakuannya, tapi satu tahun dia tidak berubah sama sekali. " Kata Gayatri.


"Gayatri, maaf ya jika aku lancang sudah bertanya tentang masa lalumu. Namun apakah aku boleh mengenalmu lebih jauh lagi? " Tanya Dewa. Gayatri hanya diam dan menundukkan kepalanya.


"Maafkan, Mas. Aku masih ingin sendiri dulu, aku masih takut untuk berhubungan dengan laki-laki. " Jawab Gayatri.


"Bukan seperti itu, aku ingin menjadi temanmu, teman disaat kamu membutuhkan untuk mencurahkan isi hatimu. " Kata Dewa.


"Mana ponselmu? " Tanya Dewa yang meminta ponsel Gayatri.


"Untuk apa? " Gayatri balik tanya.


"Sudah sini. " Ujar Dewa, lalu Gayatri memberikan ponsel pada Dewa dan Dewa menekan tombol menulis no dan namanya disana begitu juga sebaliknya Dewa menyimpan no dan nama Gayatri diponsel miliknya.


*Hai.... Readers... 2 bab ini Author mau menceritakan Gayatri dan Dewa juga Harus dulu ya..


*Jangan lupa like, komen dan kasih author hadiah dong.. biar makin semangat Author upnya..


*Salam hangat Author "Byyou" 😘

__ADS_1


__ADS_2