
#Academy AB.
"Jaemin, adek kamu gimana kabarnya??" tanya Jisung.
"Memangnya kenapa kamu tiba-tiba nanyain soal adek aku??"
"Ya enggak papa, cuman pengen tahu aja!!!" Jisung suka terhadap adeknya Jaemin tapi Jaemin melarang Jisung mendekati adeknya karena adeknya masih harus sekolah.
"Pak permisi saya Keyra ingin bertemu dengan kakak saya Jaemin!!" ucap Keyra dari depan gerbang.
"Silahkan!!"
"Makasih pak." Keyra langsung lari mencari kakaknya ke rumah dinasnya, sehingga tanpa sengaja Keyra menabrak seseorang dan terjatuh.
"Dek kamu enggak papa?" tanya orang yang menabrak Keyra.
"Aku enggak papa kok, maaf tadi aku enggak liat jalan sekali lagi maaf sudah menabrak anda!!!" saat Keyra sedang meminta maaf tiba-tiba Jaemin datang.
"Key, apa yang kamu lakukan disini??"
"Kamu kenal dia?" tanya Senior Ka dan senior Sen.
"Senior kenalin dia adek ku, namanya Keyra."
"Kak!!" ucap Keyra dengan memelas kepada kakaknya bahkan air matanya juga bercucuran saat memandang kakaknya.
"Key kenapa kamu nangis apa yang terjadi???"
"Kak, kak Reyna!!" bukan hanya Jaemin yang kaget soal Reyna melainkan yang lain juga kaget yang mendengar perkataan dari Keyra.
"Memangnya Reyna kenapa???" ucap Jaemin masih santai menjawab pertanyaan dari Keyra.
"Kak Rey di culik kak!" ucap Keyra makin menjadi nangisnya.
"Dek jangan becanda!!"
"Kakak pikir aku becanda? ini serius kak!!" ucap Keyra sehingga Keyra terjatuh karena tak kuat menahan rasa kehilangan Reyna.
"Enggak mungkin!!"Jaemin mulai panik.
"Jaemin kamu tenang dulu, dek kamu ceritakan ke kita kronologinya seperti apa!!"
"Tadi abis beli peralatan lukis kita mampir ke kafe tempat kakak makan lalu aku ketoilet saat keluar dari toilet kak Rey udah enggak ada bahkan tasnya dia tinggal saat aku tanya sama playan kafe katanya kakak bersama dua orang wanita dan satu pria. Lalu aku mengejar keluar saat aku tanya satpam katanya kakak pinsan dan mau di bawa kerumah sakit, pas diperjalanan menuju rumah sakit ada orang yang menghubungiku dia bilang jika kak Jaem tidak menceraikan kak Rey maka nyawa kak Rey jadi taruhannya!!" ucap Keyra langsung memeluk kakaknya, sambil menangis tersedu-sedu sehingga yang lain melihatnya ikut sedih.
"Kakak tidak akan membiarkan itu terjadi, Reyna pasti selamat apapun akan aku lakukan untuk menyelamatkannya!!"
"Kakak tidak akan menceraikannya kan??"
"Tentu saja tidak, kakak belum siap kehilangan dia!!" ucap Jaemin sambil memeluk adeknya agar dia lebih tenang dan tidak terus menangis.
"Kalian tenang saja kita siap untuk membantu!!"
"Iya aku juga siap membantu!!!"
"Terima kasih senior, terima kasih Jisung, tanpa kalian aku enggak bisa apa-apa!!" Keyra masih saja menangis walaupun kakaknya menenangkannya tapi tidak membuat adeknya tenang justru makin menjadi.
__ADS_1
"Kak, ini gimana? apa yang harus kita katakan kepada mamanya kak Reyna? begitu juga dengan mama??"
"Untuk masalah itu bisa diatur yang paling penting saat ini adalah keselamatan Reyna!!!" bukan hanya kepanikan yang ada di wajah mereka bahkan rasa ketakutanpun mereka rasakan.
"Sebelum kita mencari Reyna kita harus merahasiakan ini semua dari yang lain, karena kita enggak tahu siapa pelakunya bisa dari luar, bisa juga dari dalam." Ucap senior Sen yang sedang memikirkan sesuatu.
"Jangan membicarakan masalah di tempat terbuka seperti ini, sebaiknya keruangan ku biar tidak ada yang tahu!!!" ucap senior Ka.
"Aku setuju!!"
"Dek kamu ikut kakak ya!!!" Jisung melihat Keyra yang sedang menangis Jisung merasa kasihan dan tidak tega, Jisung merasa ingin selalu berada di sampingnya dan menenangkannya.
"Dek sudah menangis lagi, kamu sudah datang ke orang yang tepat kita semua tidak akan membiarkan Reyna terluka. Karena Reyna juga bagian dari kami selagi dia masih memiliki ikatan sama Jaemin!!!" senior Sen berusaha menenangkan adeknya Jaemin.
"Ini semua salahku, coba aja aku enggak meninggalakan kakak sendirian pasti enggak akan terjadi seperti ini!!"
"Dek jangan menyalahkan diri sendiri ini semua adalah takdir bukan sepenuhnya salah kamu." Jaemin menangis karena tidak tega melihat adeknya, dan tidak sanggup untuk kehilangan istrinya.
"Tapi gimana kalau kak Reyna??"
"Dek jangan berfikir macem-macem, kakak janji tidak akan terjadi apa-apa padanya!!" air matanya Jaemin terus bercucuran karena tak sanggup melihat adeknya yang begitu ketakutan akan semua yang sudah terjadi.
"Sudah kalian berdua jangan sedih, jika Reyna melihat sikap kalian pasti dia akan lebih sedih. Jaemin kamu seorang laki-laki jangan jadi pengecut kamu harus buktikan sama mereka bahwa mereka berurusan dengan orang salah!!!" dukungan semangat dari orang terdekat Jaemin tiada henti sehingga Jaemin menghapus air matanya yang terus keluar.
"Aku janji akan menyelamatkan Reyna dengan segala macam cara meski nyawa taruhannya!!"
"Kakak!!" tiba-tiba Keyra pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit akan kehilangan Reyna.
"Dek, bangun aaaakhhhhrr!!!" Jaemin makin kesal yang tadinya mendengar kabar Reyna menghilang dan sekarang dia harus melihat adeknya pingsan.
"Aku enggak harus bagaimana lagi? Reyna menghilang dan sekarang adek ku mengalami hal ini!!!"Jaemin benar-benar tidak sanggup dengan semua yang sudah terjadi.
"Kita harus menyusun rencana sebelum mencari Reyna!!" mereka mulai memikirkan rencana untuk mencari Reyna. Sedangkan Keyra masih terbaring di sofa yang ada di ruangan senior Ka, mereka benar-benar serius dalam menyusun rencana begitu juga dengan Jisung yang tadinya tidak pernah serius tapi kali ini dia serius.
"Kakak!!"
"Key, kamu sudah sadar???" Jaemin senang karena adeknya sudah sadarkan diri begitu juga yang lain tersenyum melihat keadaan Keyra sudah mulai tenang dari sebelumnya.
"Kak aku takut??"
"Sudah jangan takut kakak bersamamu, temen kakak bahkan senior kakak akan melindunginya, jangan takut lagi ok!!!"Jaemin berusaha senyum kepada adeknya dan terlihat tenang walaupun hatinya merasa sangat hancur.
"Iya yang dikatakan kakakmu itu benar, kami ada di pihaknya dan kami tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya!!"
"Sekarang kamu jangan nangis lagi ok!!" Jaemin menyuruh adeknya untuk tidak menangis lagi.
"Untuk sementara kita harus pikirkan bagaimana caranya memberi tahu keluarganya??" ucap Jisung.
"Untuk masalah itu biar aku yang mengatakan kepada mama dan papanya Reyna, dan kepada mama ku, aku serahkan itu kepada mu Key."
"Baik kak!!"
"Tunggu dulu, mereka memang wajib tahu tapi jangan sampai mereka panik, jika mereka panik maka pelaku makin semena-mena ke kita. Kita harus pastikan mereka diam dan biarkan masalah ini kita yang urus!!" ucap senior Ka.
"Aku paham, Dek nanti aku akan menemanimu untuk menjelaskan semua kepada mamamu, dan untuk keluarga Reyna aku serahkan kepada mu Jaemin dan kamu Ka, untuk Jisung tetaplah disini jika ada yang menanyakan kita kemana kamu bilang saja kita sedang menemani adeknya Jaemin yang sedang di teror kamu paham maksud aku kan Jisung??"
__ADS_1
"Siap paham!!" ucap Jisung dengan begitu tegas menjawab perintah dari seniornya.
"Baiklah, aku mohon kerja samanya senior Ka."
"Sudah panggil saja kakak!!" ucap senior Ka kepada adeknya Jaemin sambil tersenyum.
"Baiklah kak!!" Keyra mulai tenang setelah mendengar rencana dari kakaknya dan para seniornya.
"Makasih semuanya sudah mau membantuku!!"
"Itu sudah jadi kewajiban kami sebagai senior kamu dan kami tidak akan membiarkan kejahatan meraja lela!!!" ucap Senior Ka.
"Nah gitu dong itu baru aku suka!!" tiba-tiba Jisung angkat suara tapi tak nyambung sehingga membuat yang lain melihat kearahnya dengan tatapan sinis.
"Jisung!!" ucap Jaemin sehingga Jisung sedikit ketakutan dengan tatapan mereka.
"Maaf, aku kan cuman enggak ingin kalian terlalu serius sekali-kali becanda dikit ya kan??"
"Jisung??" lagi-lagi Jaemin menyebut nama Jisung dia langsung mengerti.
"Iya-iya maaf, ini penting jadi harus serius paham!!" ucap Jisung dengan sedikit lesu karena dia perkataannya tidak ada yang suka.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Jaemin tidak ingin kehilangan orang yang dia sayangi dia tidak akan tinggal dia untuk menyelamatkan Reyna.
__ADS_1
Jangan lupa Like vote dan komen ya 😍😍😍