Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Hari terakhir berada di asrama Academy


__ADS_3

#Rumah Reyna


Rumah Reyna sangat sepi karrna tidak ada Reyna di dalamnya, mama Reyna selalu menangis sambil melihat foto Reyna yang berada di kamarnya.


"Mah, ayo makan. Mama dari kemaren belum makan loh!!" Papa Reyna memaksa mama Reyna agar makan makanan yang dia bawa dari bawah.


"Pah bagaimana mama bisa makan secara mama enggak tahu dia sedang apa, apa dia sudah makan atau dia baik-baik aja apa enggak. Pah tolong cari dia pah, mama mohon pah!!" ujar mama Reyna sambil nangis tersedu-sedu di pangkuan papa Reyna.


"Mah polisi dan tim SAR sudah mencari Reyna, jadi mama enggak usah khawatir, mereka pasti akan menemukan Reyna mam!!"


"Tapi pah?"


"Mam jika mama seperti ini terus dilihat Reyna dia pasti sedih mam." Keadaan mama Reyna memburuk karena Reyna sudah sepuluh dua minggu masih belum di temukan. Rasa kekhawatiran keluarga terhadap Reyna sangan dalam dan tulus dari lubuk hati mereka.


"Rumah Dinas academy


Reyna sudah keluar dari rumah sakit academy, dan tinggal di rumah Jaemin. Selama seminggu Reyna menunggu kesempatan untuk bisa pulang dan akhirnya kesempatan itu sudah berhasil Reyna dapatkan saat ini.


"Rey hari ini kita akan pulang, dan aku akan menemui orang tuamu!"


"Jaemin apapun keputusan dari keluarga kita, kita akan tetap bersatu kan??"


"Iya aku janji, sekarang kamu siap-siap gih sepuluh menit lagi kita akan berangkat!!" jawab Jaemin sambil mencium kening Reyna.


"Siap sumiku!!" Reyna langsung mengambil handuk dan segera pergi ke kamar mandi.


"Tidak kusangka ternyata aku sudah mulai menyukai Reyna." Gumam Jaemin sambil senyum-senyum sendiri.


"Jaemin, ternyata aku mulai menyukaimu!!" gumam Reyna sambil senyum dengan menghayal akan wajah Jaemin. Setelah selesai mandi Reyna ganti baju, sedangkan Jaemin berada di luar kamar.


"Udah siap?"


"Udah!!" karena mereka sudah selesai siap-siap merekapun berangkat kepangkalan academy yang akan mengangtar anggotanya pulang menggunakan bis pribadi.


"Enggak papa ya naik bis pribadi?"


"Iya enggak papa!!"


"Cie-cie yang penganten baru mau pulang ya?" tanya Jisung yang sedang menggoda mereka berdua.


"Apaan sih kalian berdua."


"Kalian enggak pulang?" tanya Reyna membuat mereka terdiam mendengar perkataan Reyna.


"Hahahaha, rasain tuh makanya jangan godain kita mulu!!" Jaemin tertawa lepas setelah mendengar perkataan Reyna tentang mereka.


"Jaemin kok malah ketawa?"

__ADS_1


"Jujur ya mereka belum pulang." Reyna terdiam dan menundukkan kepalanya karena bertanya seperti itu kepada teman-teman Jaemin.


"Kapan kalian pulang?"


"Tiga hari lagi!!"


"Kalau kalian udah nyampek rumah jangan lupa main-main ke rumahku!"


"Siap Rey!!" lalu bis yang akan membawa mereka pulang sudah siap.


"Rey bis nya sudah dateng yuk kita naik!!"


"Aku pulang dulu dah!!" jawab Reyna sambil melambaikan tangan kepada teman-temannya Jemin. Di dalam bis mereka duduk satu kursi, dan banyak anggota yang akan pulang karena sudah ada di dalam bis anggota yang lain melihat kearah Reyna dan Jaemin.


"Mereka sedang melihat kita ya??" ujar Reyna sambil munundukkan kepalanya.


"Sudah abaikan mereka!!"


"Kamu mah bisa tapi aku enggak bisa melakukan itu!" Jaemin menarik nafas.


"Tutup mata kamudan taruh kepala kamu di sini!" sambil menunjuk ke arah bahunya.


"Reyna tersenyum mendapat pelakuan seperti itu dari Jaemin tanpa banyak bicara Reyna langsung melakukan perintah dari Jaemin. Jaemin tersenyum melihat istrinya yang penurut dengan perkataan darinya, Jaemin langsung mencium ujuk kepala Reyna karena ulahnya yang menggemaskan. Reyna hanya tersenyum melihat sikap Jaemin yang begitu Romantisnya terhadapnya. Selama di perkjalana Reyna tertidur di bahu Jaemin sedangkan Jaemin tidur sambil memiringkan kepalanya di kepala Reyna. Tak lama kemudian tiba di posko academy metropolitan 1.


"Rey bangun kita udah sampek." Reyna pun turun dari bis, Reyna tidak menyangka kalau dia begitu cepat kembali ke kota metropolitan 1, dimana dia di lahirkan dan di besarkan.


"Jaemin kamu janji ya?" dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kita pulangnya naik apa?"


"Naik mobilku di rumah dinas!!" jawab Jaemin sambil menarik tangan Reyna.


"Rumah dinas, lagi??"


"Yang kemaren itu rumah dinas academy pelatihan, ini rumah khusus bagi anggota academy AB anggap aja ini rumah keduaku!!" jawab Jemin sambil tersenyum, rumah dinas dengan posko tidak terlalu jauh.


"Ini dia rumah dinas AB yang aku maksud tadi."


"Wah indah meski rumahnya sederhana!!"


"Kamu suka??"


"Suka, apakah kamu mau ngajaka aku disini??" ujar Reyna dengan penuh semangat.


"Tentu saja jika kamu mau kenapa enggak?" Reyna tersenyum mendengar perkataan dari Jaemin.


"Sekarang kita akan kerumahku dulu kan??"

__ADS_1


"Tentu saja, aku pasti akan mendapatkan restu dari kedua orang tuamu!!!" meskipun mereka sudah sah menjadi suami istri, tetapi Jaemin tidak pernah menyentuh Reyna sedikitpun. Karena Jaemin tidak bisa melakukannya itu di sebabkan karena hubungan mereka belum ada restu dari keluarga, jadi Jaemin berencana untuk mendapatkan restu kedua orang tuanya dengan usahanya sendiri.


Merekapun langsung masuk kedalan mobil yang berada didepan rumah dinas Jaemin, ternyata bukan hanya tampan, baik dan perhatian terhadap satu sama lain walau baru kenal. Bahkan dia mematuhi perintah dari seniornya meskipun dia tidak suka dengan keputusan yang seniornya lakukan.


"Kamu kenapa?"


"Enggak papa, rumahku di jalan Ganghwa nomor 13!" jawab reyna sambil melihat kearah jendela mobil, melihat pemandangan di luar. Setelah tiba jalan Gangwa nomor 13 Jaemin berhenti, sambil melihat Reyna yang tetap mamandang jendela mobil.


"Kita udah nyampek!!" lalu Jaemin menyalakan klakson mobilnya supaya pintu gerbangnya terbuka. Di rumah Reyna ada satpam yang menjaga gerbang cuman tidak ada pembantu, karena mama Reyna ingin anaknya mandiri dalam hal apapun.


"Yaudah kita masuk!!!" Ucap Reyna memalingkan wajahnya dari Jaemin, lalu Jaemin menarik tangan Reyna.


"Rey, kamu kenapa? Apa kamu takut kalau keluargamu tidak menerimaku??"


"Aku takut kehilangan orang yang benar-benar perhatian padaku!" ucap Reyna sambil memeluk Jaemin, Jaeminpun membalas pelukan dari Reyna sehingga Reyna tersenyum mendapat balasan dari Reyna.


"Kamu percayakan ini padaku ok!!" ucap Jaemin sambil mengecup kening Reyna sehingga Reyna senyum kembali. Merekapun masuk ke rumah Reyna, ketika berada di dalam rumah Reyna tidak melihat mama dan papanya.


"Kamu tunggu disini ya, aku cari mama dulu!!" Reyna langsung mencari keatas, pencarian pertama adalah kamarnya sendiri.


"Mah, dengerin papa, papa juga sayang sama Reyna dan papa ingin dia segera pulang. Papa ingin minta maaf padanya mah atas kesalahan yang papa lakukan selama ini terhadapnya. Papa menyesal Mah atas perbuatan yang papa lakukan!!" Reyna mendengar semua perkataan papanya yang menyesali perbuatannya.


"Papa, mama!!" jawab Reyna sambil memasuki kamar dan mulai menghampiri kedua orang tuanya.


"Reyna!!" jawab mereka dengan segera menghampiri Reyna dan memeluk Reyna dengan penuh kasih sayang. Reyna menangis setelah mendengar perkataan papanya yang menyesali perbuatannya selama ini.


"Reyna ini benar kamu kan?" tanya mama Reyna sambil memegang wajah Reyna dimana kepala Reyna masih dibalut dengan perban dan begitu juga dengan lengan Reyna.


"Iya ini aku mam, Reyna yang suka membuat papa marah!!" mama Reyna kembali memeluk Reyna sambil menangis tersedu-sedu sedangkan papa Reyna hanya berdiri saja karena hubungan ayah dan anak tak begitu akur jadi papa Reyna lebih memilih untuk diam.


"Reyna maafkan papa yang selama ini selalu membuatmu bersedih karena ke egoisan papa!!" Reyna langsung memeluk papanya, melihat sikap Reyna papanya langsung membalas pelukan dari putrinya sambil mencium keningnya.


"Yang seharusnya minta maaf itu Reyna pah bukan papa. Karena Reyna selalu membuat papa kesal." Reyna menangis karena mendengar perkataan dari papanya yang telah menyesali perbuatannya.


"Cantik kenapa kamu bisa seperti ini??"


"Oh iya aku hampir lupa, pah mah, ada orang nolong aku. Dia sekarang ada di depan, dia irang baik dan bertangung jawab dia datang kesini ingin menjelaskan semuanya yang sudah terjadi. Pah tolong dengarkan penjelasan dia sampai selesai!!" Reyna memohon kepada papanya agar mendengarkan penjelasan dari Jaemin tentang semuanya yang sudah terjadi. Selama dua minggu setelah kejadian longsor di tebing itu.


-


-


-


-


-

__ADS_1


Bagaimana Reaksinya papa Reyna setelah mendengar kalau putrinya sudah menikah? Apakah papanya akan marah, atau akan mengusir Jaemin?


Jangan lupa like, dan vote dan komentarnya ya 😘😘


__ADS_2