Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Kabar baik


__ADS_3

Pagi yang cerah, matahari pagi muncul dengan sangat indah, Jaemin membuka tirai jendela sehingga membuat cahaya masuk kedalam kamar dan membuat Reyna terbangun.


"Sayang ayo bangun kita sarapan dulu!!" ucap Jaemin sambil menggoyang-goyangkan pipi tembemnya agar Reyna bangun.


"Aduh sayang aku masih ngantuk!!" ucapnya sambil menarik selimutnya agar cahayanya tidak masuk.


"Kalau kamu enggak bangun, nanti aku cium ya mau??"


"Iya-iya aku bangun, kalau urusan nyium bakal berabe urusannya!!" ucap Reyna sambil bangun agar Jaemin tidak menciumnya. Jaemin hanya tersenyum melihat sikap Reyna yang tergesa-gesa menuju kamar mandi.


"Sayang hati-hati nanti kamu jatoh!!"


"Iya sayang!!" Reynapun memelankan jalannya, sambil mengambil handuk untuk segera mandi. Setelah selesai mandi dia langsung ganti pakaian, sedangkan Jaemin masih duduk sudah bergabung bersama seniornya yang masih berada di rumahnya.


"Selamat pagi kakak ipar!!" ucap Keyra yang melihat Reyna sedang menuruni anak tangga Reyna tersenyum melihat Keyra yang begitu gembira melihat kedatangannya.


"Maaf ya aku bangun kesiangan!!!"


"Enggak papa Rey, santay aja!!!"


"Gimana kalau kita makan di luar??" Reyna mengusulkan untuk makan di luar.


"Maaf kak aku enggak bisa ikut aku harus berangkat sekolah."


"Aduh maaf ya Key gara-gara kakak kesiangan kamu jadi enggak sarapan!!" ucap Reyna sambil memeluk Keyra yang tidak bisa sarapan karena kesiangan pikirnya.


"Udah kak enggak papa, aku bisa makan di kantin sekolah, ngomong-ngomong siapa yang mau nganterin aku??"


"Biar aku yang anterin kamu boleh kan Jaem??" tanya senior Ka, karena dia sudah menganggap Keyra seperti adek sendiri.


"Bolah senior yang penting Key nya mau!!"


"Ya udah boleh dari pada aku telat, kak Rey aku berangkat dulu ya, dah semuanya!!!" Keyra pum berangkat diantar sama senior Ka.


"Kita juga duluan, ada piket pagi. Jaem sebaiknya kita nanti langsung ketemu di sekolah Key aja ok??"


"Siap senior!!" merekapun pergi meninggalkan Reyna dan Jaemin di rumah mereka yang baru.


"Sayang kamu mau makan di rumah apa di luar??"


"Di rumah aja deh, aku pengen makan masakan kamu!!" ucap Jaemin sambil memeluk Reyna dari belakang.


"Baiklah, jika itu mau kamu sayang!!" saat Reyna ingin menuju dapur ponsel Jaemin berbunyi video call.


"Sayang liat siapa yang menghubungiku??" jawab Jaemin sambil sambil menunjukkan ke pada Reyna.


"Maaf ya sayang mereka mengganggumu!!" Reyna hanya tersenyum karena teman-temannya menghubunginya.


Reyna 📲 "Hay semuanya!!!"

__ADS_1


Zilfa 📲 "Hay yang udah punya suami lupa sama temen."


Venda 📲 "Iya nih jarang ngasih kabar lagi? kebanyakan main suami ampek lupa sama teman!!"


Reyna 📲 "Maaf ya sumuanya kalian tetep kok teman aku. Kemaren terjadi masalah sesuatu dan enggak sempet ngasih kabar ke kalian."


Venda 📲 "Iya, kita semua ngerti kok ya kan guys?"


Leyna, Zilfa 📲 "Yoi!!!"


Saat Reyna sedang asik ngobrol bersama teman-temannya tiba-tiba Jaemin memanggilnya.


"Sayang kamu topi aku enggak??" ucap Jaemin yang baru menuruni tangga dan menghampiri istrinya."Hm, masih belum selesai?? nganggu enggak?? tanya Jaemin kepada istrinya yang masih di posisinya dan hanya senyum kepada suaminya itu.


"Iya, bentar lagi, tadi kamu nanya apa sayang??"


"Kamu liat topi aku enggak??" ucapnya sambil mencium kening istrinya sedangkan teman-teman nya melihat kelakuan Jaemin hanya merasa jadi nyamuk dalam percintaan mereka berdua.


Leyna 📲 "Woi, udah romantisnya lanjut nanti masih ada kita nih, bikin jiwa jomblo meronta aja!!"


Mendengar ucapan itu Reyna hanya tersenyum melihat teman-temannya kesal.


"Ya udah sayang lanjut aja, aku balik ke kamar lagi!!" sebelum pergi meninggalkan istrinya Jaemin mencium bibir istrinya sehingga membuat teman-temannya makin kesal akan kelakuan dua sejoli itu.


"Aiiiiihhh kok malah matiin? jangan-jangan mereka marah kali ya? udahlah lebih baik aku ke kamar aja!!" karena teman-teman Reyna mematikan sambungan telfonnya jadi Reyna memutuskan untuk menyusul suaminya ke kamar


"Udah telfonnya??" ucap Jaemin yang terkejut melihat istrinya masuk kamar.


"Sayang kamu enggak boleh berfikiran seperti itu, dengerin aku. Mungkin saja mereka lagi sibuk!!" melihat istrinya yang sedang gelisah Jaemin langsung memeluknya dengan pelukan hangatnya.


"Aku takut mereka membenciku karena membuat mreka panas!!"


"Ya ampun istriku comel banget sih kalau lagi cemberut gini!!" ucap Jaemin sambil mencubit pipi istrinya yang bikin Jaemin gemes.


"Ih, sakit tau!!


"Maaf ya sayang, abisnya kamu lucu!!"


"Ya ampun aku lupa??" mendengar ucapan istrinya membuat Jaemin terkejut akan sifat istrinya itu.


"Lupa apa sayang??"


"Tadi kan rencananya mau makan di rumah aku yang masak, aku malah telfonan!!" Jaemin pun tersenyum melihat istrinya yang baru ingat akan hal itu.


"Hm, sayang kamu tenang aja aku udah masak tadi, sebaiknya kita sarapan dulu yuk karena abis ini aku mau ke sekolah Key!!!"


"Maafin aku ya sayang!!"


"Udah enggak papa, sebaiknya kita sarapan entar keburu dingin makanannya!!" ucap Jaemin menarik tangan Reyna agar mengikuti langkah suaminya ke meja makan. Setelah di meja makan Reyna kaget karena suaminya yang masak bukan dirinya, sedangkan Jaemin yang melihat reaksi Reyna hanya tersenyum.

__ADS_1


"Udah kagetnya sebaiknya kamu duduk dan sarapan!!" Jaemin meski laki-laki dia sudah terlatih untuk mandiri karena pelatihan academynya. Mereka pun sarapan, ketika Reyna menaruh lauk di piring Jaemin yang tiba-tiba Jaemin mual-mual dengan masakannya sendiri.


"Sayang kamu kenapa??" ucapnya sambil menggedor-gedor pintu kamar mandinya karena Jaemin sengaja menutup pintu dan menguncinya sehingga membuat Reyna kebingungan. Tak lama kemudian Jaemin keluar dari kamar mandi dengan wajah lemas dan lesu, karena dia baru saja mengisi perutnya dan malah dia keluarkan semua isi perutnya yang membuatnya mual-mual.


"Sayang kamu kenapa? kamu sakit??" ucap Reyna panik melihat suaminya yang lemas tanpa tenaga.


"Aku enggak papa sayang hanya mual saja tadi!!" Jaemin berusaha menyembunyikan semuanya dari istrinya itu.


"Kita ke dokter ya, aku takut kamu kenapa-napa sayang!!"


"Sayang dengerin aku enggak papa mungkin hanya masuk angin aja!!" ucap Jaemin menangkup wajah istrinya sehingga mata mereka saling pandang.


"Kamu yakin sayang??"


"Iya sayang, udah ya aku mau ke kamar dulu mau telfon senior mau izin untuk enggak hadir!!"


"Ya udah aku beres-berea dulu ya sayang nanti aku nyusul!!" Jaemin membalasnya dengan anggukan, Reyna merasa ada yang aneh dengan ke adaan suaminya yang mual-mual tanpa sebab.


"Aku kenapa ya? malah mual-mual enggak jelas kqyak gini!!" gumam Jaemin sambil memejamkan matanya agar rasa pusing akibal mual-mual tadi.


"Aneh kenapa Jaemin mual-mualnya? jangan-jangan dia hamil?? eh tunggu kenapa dia yang hamil, mana mungkin cowok hamil??" setelah selesai membereskan semuanya Reyna menuju ke kamarnya sambil mebawa teh anget untuk suaminya, tapi setelah di depan pintu dia teringat akan sesuatu saat ini. Dan akhirnya.........


"Sayang aku telat??"


"Telat apa??" ucap Jaemin yang tidak mengerti ucapan istrinya itu


"Masa kamu enggak ngerti sih??" Reyna kesal karena suaminya tidak mengerti dari tadi akan maksud dari perkataan istrinya itu.


"Beneran sayang enggak ngerti apa maksud kamu!!"


"Hmm, udahlah enggak usah di bahas!!" Jaemin kebingungan karena istrinya cemberut lagi karena Jaemin yang tidak paham akan perkataan istrinya.


"Baiklah aku mengalah katakan padaku kamu telat apa sayang??" ucapnya sambil memegang kedua pipi manis istrinya itu, dengan wajah pucatnya Jaemin berusaha untuk tersenyum dan lembut kepada istrinya.


"Hm, baiklah. Aku telat datang bulan, udah satu bulan aku berfikir mungkin aku hamil!!"


"Apa hamil?? kamu serius sayang??"


"Iya sayang, tapi masih kurang yakin ini cuman telat datang bulan belum tentu juga kan??" Reyna sangat menginginkan kalau dirinya hamil.


"Hm, ya sudah besok kita periksa ya, maaf aku enggak bisa ngajak periksa sekarang takut mual lagi!!"


"Sayang muka kamu pucat, kita ke dokter ya??


"Enggak usah sayang, aku hanya butuh istirahat aja. Satu lagi aku pengen liat senyum manis kamu boleh ya??" Reyna mendengar perkataan Jaemin terkejut karena permintaan Jaemin.


"Tapi sayang kam......"


"Aku mohon sayang!!" ucapnya dengan wajah memelasnya agar Reyna mau tersenyum kepadanya.

__ADS_1


"Baiklah sayangku!!" Reyna pun tersenyum kepada Jaemin.


__ADS_2