Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Kebahagiaan 1


__ADS_3

#Rumah Reyna.


Kali ini Jaemin yang bermalam di rumah Reyna, lagi-lagi mereka melakukan apel malam bersama lagi. Lagi-lagi Reyna yang bangun lebih awal lagi, ketika dia bangun dia melihat wajah Jaemin yang begitu tampan meski tidur.


"Selamat pagi sayang!!" ucap Reyna sambil mengelus pipinya, sedangkan Jaemin tetap tidur meskipun Reyna mengelus-ngelus pipinya.


"Pagi anak mama!!" ucap mama Reyna saat Reyna tiba di dapur.


"Pagi mam, aku kangen sama masakan mama. Udah dua minggu enggak makan masakan mama!!" jawab Reyna sambil memeluk mamanya dari belakang.


"Mama juga kangen sama rajukan kamu, pas mau kuliah tanpa pamit sama!!" ucap mama Reyna sambil mengelus-ngelus pipinya Reyna.


"Aku bantuin ya mam!!"


"Cantik, mama tanya sama kamu tentang perasaan mu padanya!!"


"Maksud mama??" ucap Reyna tidak mengerti dengan perkataan mamanya.


"Seperti apa perasaan kamu kepadanya??"


"Awalnya aku pengen marah dengan sikapnya yang tiba-tiba menikahi ku tanpa nungguin aku sadar. Tapi saat dia menatap Reyna, membuatku luluh padanya!!" ucap Reyna sambil senyum-senyum mengingat kejadian saat di rumah sakit.


"Apapun keputusan kamu mama sama papa akan mendukungmu cantik!!"


"Makasih mam, mam aku kekamar dulu ya mau siap-siap ke kuliah!!" ucap Reyna sambil mencium pipi mamanya.


"Iya udah!!" ucap mama Reyna membalas ciuman dari Reyna.


"Selamat pagi cantik!!" Reyna kaget saat membuka pintu tiba-tiba Jaemin ada di belakangnya.


"Sejak kapan kamu disini??"


"Sejak aku denger kalau pintu ada yang mau kebuka!!" ucap Jaemin menatap Reyna sehingga Reyna merasa gugup di depan Jaemin.


"Kamu kenapa liatin aku kayak gitu??"


"Pagi-pagi aku jadi pengen peluk istriku yang cantik!!" Reyna jadi baper mendengar perkataan Jaemin yang benar-benar menyayangi Reyna dengan tulus.


"Kan tadi malem udah." Ucap Reyna terkekeh dengan perkataannya.


"Jadi maksudnya enggak mau nih di peluk sama suami??"


"Bukannya enggak mau, tapi aku lagi buru-buru!!"


"Memangnya kamu buru-buru mau kemana??" ucap Jaemin penasaran.


"Aku mau kuliah dan kebetulan kelasnya pagi!!"


"Aku anter boleh??" ketika Jaemin bilang akan nganterin Reyna tersenyum.


"Boleh, kebetulan aku ingin orang yang membenciku kaget melihatku!!"


"Siapa??"


"Nanti kamu akan tahu sendiri!!" ucap Reyna langsunh pergi karena Jaemin tiba-tiba melamun jadi Reyna menggunakan kesempatan untuk melepaskan diri dari suaminya.


"Cantik kasih tahu dong aku penasaran nih!!"


"Jangan sekarang Ya, bukan kejutan dong namanya, kalau dikasih tahu sekarang." Ucap Reyna membuat Jaemin makin penasaran dengan orang yang di maksud oleh Reyna.


"Aduh cantik jangan bikin aku penasaran dong!!" Jaemin memohon agar Reyna memberi tahunya.


"Nanti aja ya suamiku!" ucap Reyna sambil mencium pipi Jaemin.


"Jadi bener nih enggak mau kasih tahu??"

__ADS_1


"Iya suamiku yang tampan, nanti aja ya!!" Rena langsung pergi kekamar mandi, dan untuk siap-siap kuliah.


"Cantik makasih ya udah hadir dalam kehidupan ku!!" ucap Jaemin sambil memeluk Reyna yang sedang merias wajahnya di depan kaca.


"Aku yang harus makasih karena kamu sudah menolongku, karena tanpa kamu aku enggak tahu apa yang akan terjadi!!" saat mereka sedang bicara tiba-tiba ada suara pintu terketok.


"Cantik ayo kita sarapan dulu!!"


"Iya mam, kita turun yuk sarapan." Ajak Reyna.


"Kamu enggak bantuin mamamu masak??"


"Kali ini mama melarangku masak karena aku harus kuliah!!"


"Cantik meskipun harus kuliah setidaknya??" belum selesai bicara Reyna langsung memotongnya.


"Iya aku paham, tapi mama yang ngelarang kalau aku maksa yang ada aku kena imbasnya!!"


"Lain kali kamu bantuin mama walau cuman sebentar!!"


"Siap suamiku. Udah yuk turun kasihan mama sama papa nungguim!!" merekapun turun unyuk sarapan bersama, kali ini Reyna benar-benar merasakan kehangatan keluarga setelah kejadian dua minggu yang lalu.


"Reyna maafin papa ya yang selama ini jarang di rumah!!"


"Iya pah, Reyna juga minta maaf karena sering membuat papa marah dengan sikap aku!!" Jaemin tersenyum karena Reyna memperbaiki hubungannya dengan papanya.


"Sudah-sudah enggak malu apa sama nak Jaemin?"


"Enggak papa kok mam, justru aku seneng Reyna udah bisa memperbaiki hubungannya dengan papa." Ucap Jaemin sambil memegang tangan Reyna, merekapun melanjutkan sarapan paginya, kehangatan keluargalah yang bisa membuat senyuman tulus.


"Ya ampun udah jam delapan lagi mam, aku berangkat dulu ya pah mam, ayo anterin aku!!" ucap Reyna sambil menarik tangan suaminya.


"Mah, pah aku anterin Reyna dulu ya!"


"Iya, hati-hati ya di jalan!!" merekapun berangkat ke kampusnya Reyna.


"Memangnya kenapa??" Tanya Jaemin sambil mengemudi mobilnya.


"Aku harus ketempat foto copy, buat nge print tugas, tapi kayaknya enggak keburu deh. Aduh bakal kena hukuman nih!!"


"Sini failnya biar aku yang ke tempat foto copy, kamu masuk kelas aja dulu!!" ucapnya sambil melihat ke arah Reyna.


"Ih kamu lagi mengemudi kalau nabrak gimana??"


"Hahahaha, nabrak orang mobilnya berhenti kok."


"Kok berhenti??" lagi-lagi perkataan Reyna membuat Jaemin ketawa.


"Hhahaha, ya iya lah berhenti aku enggak tahu arah kampus kamu, dan kamu dari tadi sibuk sama tugas yang belum kamu kerjakan!!"


"Maaf, abisnya tugas ini sudah dua minggu yang lalu, tapi aku lupa mengumpulkannya!!" ucap Reyna dengan menyesal tidak meminta bantuan teman-temannya.


"Sudah jangan dipikirkan dosen kamu pasti mengerti, waktu itu kan kamu kecelakaan mana mungkin mengerjakan tugas kampus iya kan??"


"Kalau menurut kamu kayak gitu, kamu kayak enggak tahu anak-anak yang lain!!"


"Sudah tenang, kamu lupa kalau aku bersamamu?? aku akan membantu istriku menyelesaikan masalah!!" Reyna tersenyum mendengar perkataan suaminya.


"Makasih ya suamiku!!"


"Gitu dong senyum, kamu lupa lagi??"


"Apa??"


"Aku kan enggak tahu kampus kamu dimana!!" lagi-lagi perkataan Jaemin membuat Reyna tersenyum karena suaminya kebingungan jalan menuju kampus.

__ADS_1


"Kampus aku di Universitas multi art!"


"Ok kita berangkat supaya istri cantikku tidak terlambat!!" mereka melanjutkan perjalanan menuju kampus.


#Kampus Universitas multi art.


"Aduh Reyna kuliah enggak ya?" tanya Venda sambil melihat-lihat kearah parkiran mobil dari dalam kelas.


"Kayaknya Reyna berhenti kuliah deh, secarakan dia udah punya suami!!" ketika mereka bicara tiba-tiba.


"Hay guys, aku enggak telat kan??" Teman-teman Reyna kaget bukan main bahkan Mark, Chenle, Haechan, dan musuh bebuyutannya Reyna kaget bukan main melihat Reyna masuk kampus.


"Reyna, ya ampun akhirnya yang kita tunggu-tunggu dateng juga!!" ucap Leyna.


"Kamu kesini sama siapa kok kita enggak liat mobil kamu??"


"Kalian lupa, mobil akukan terhantam sama tanah lonsor bukannya kalian juga merasakan hantaman itu??" ucap Reyna duduk di tempat biasanya dia duduk.


"Reyna ini kamu kan??" ucap Mark yang berdiri di hadapan Reyna.


"Iya, kenapa??"


"Bukannya kamu hilang??"ucap Haechan.


"Awalnya emang iya tapi ada orang yang menemukanku, dan membawaku kerumah sakit. Emang kenapa kalau aku kembali??" rencananya Reyna benar-benar berhasil membuat mereka kaget.


"Syukurlah kalau gitu aku seneng dengernya karena kamu baik-baik aja!"


"Paling dia cuman pura-pura hilang supaya dia dapat perhatian dari kamu Mark!!" ucap Kayra, membuat Reyna kesal dengan sifat nenek lampir atau Kayra.


"Terserah!!" ucapan Reyna membuat teman-temannya kaget bukan main karena Reyna tidak melakukan apa-apa dengan ucapan nenek lampir.


"Selamat pagi semuanya!!" tiba-tiba dosen datang jadi nenek lampir itu pergi kembali ketempat duduknya.


"Selamat pagi pak!!"


"Selamat datang Reyna!!" Reyna terkejut saat mendengar ucapan dari desennya Yang memberi ucapan selamat, sehingga membuat nenek lampir itu semakin kesal dengan Reyna.















__ADS_1


Reyna makin girang dengan sikap Kayra yang selalu mengganggunya, tapi untungnya Reyna orang yang sabaf jadi dia hanya diam, tapi kalau sampai emosinya memuncak maka Kayra bisa kalah.


Jangan lupa ya like, vote dan comen, di tunggu ya 😘😘😘


__ADS_2